Menjadi Yang Ketiga

Menjadi Yang Ketiga
Fov Adam (pertemuan pertama)


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Hawa mengusap batu nisan di makam yg masih basah itu, air mata nya kembali deras membasahi wajah cantik Hawa, tangan nya menengadah memanjatkan do'a bagi almarhumah Syifa.


'' Ya Allah, yg maha pengasih lagi maha penyayang, yg menciptakan langit dan Bumi beserta isi nya. Yang maha agung, dari semua yg agung. Yg maha tinggi dari semua yg tinggi. Yg maha kuasa, tuhan semesta alam.


Ya Allah, tiada tuhan yg patut di sembah selain engkau, darimu semua makhluk hidup berasal, dan kepadamu pula kami akan kembali. Ya Allah, aku meminta dan memohon padamu, agar engkau ampuni segala dosa dosa Mba Syifa, terimalah ia di sisimu, terimalah amal ibadah nya, tempatkanlah ia di syurgamu Ya allah, dan jauhkan lah api neraka darinya.


Ya Allah, engkau lah tempat sebaik baiknya pelindung bagi hamba hamba mu, maka aku meminta dan memohon kepadamu, agar engkau haramkan api neraka bagi Mba Syifa, ya Allah tempatkan lah Mba Syifa di syurgamu sebagaimana yg telah engkau janjikan pada seorang Istri yg ikhlas untuk di poligami.''


Hawa berdo'a begitu khusyu, bahkan ia tak sadar jika dirinya bersama Adam saat ini. Adam yg mendengar do'a sang istri untuk Syifa begitu terharu, betapa Hawa sangat menyayangi Syifa sebagai madu nya..


Sungguh luas hatimu Dek, mau memaafkan bahkan mau mendo'a kan orang yg bisa di bilang adalah saingan mu?


Seorang wanita yang bersabar dengan poligami suaminya lebih besar dari pahala seorang mukmin yang pergi untuk berjihad, dan jihad bagi seorang wanita adalah menunaikan ibadah haji, maka menyetujui poligami suaminya lebih besar dari pada jihad, Masyaallah.


Seperti yg di riwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi shallallahu'alaihi wasallam.


'' Sungguh Alloh telah menetapkan rasa cemburu kepada para wanita, dan menetapkan jihad kepada para laki-laki, barang siapa di antara mereka (para wanita) itu bersabar karena iman dan penuh pengharapan, maka baginya sama dengan pahala orang yang mati syahid”. (Hadits ini didha’ifkan oleh Albani dalam Dha’iful Jami’ as Shaghir: 1626)


Jika seorang wanita bersabar dalam ketaatan kepada suaminya, maka hal itu menjadi salah satu sebab yang akan mengantarkannya masuk surga, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban:


“Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa (pada bulan Ramadhan), menjaga ***********, taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang kamu sukai”. (Haidits ini dishahihkan oleh Albani dalam Shahih al Jami’ ash Shaghir: 660)


Setelah cukup ziarah ke makam Syifa, kini Adam dan Hawa pergi ke rumah sakit untuk cek kandungan. Tak ada pembicaraan di dalam mobil, kedua nya sama sama terdiam.


Adam jadi teringat dulu saat dirinya pertama kali bertemu dengan Syifa, dan sudah di jodohkan oleh alamrhum kedua orang tua nya.


Flash back Off


Saat itu Adam baru 3 bulan bekerja di rumah sakit tempat nya kini bekerja. Waktu itu Adam harus menangani pasien gawat darurat yg habis kena serempet motor.


Dan ternyata ia adalah seorang perempuan berhijab yg sangat cantik, Adam terlihat segan tapi dia tak punya pilihan sebab dokter wanita, teman sepropesi nya sedang cuti.


Adam dan 2 suster pun mulai menjahit luka di bagian kaki dan mengobati luka di dahi wanita berhijab itu. Setelah selesai, Adam keluar dari UGD untuk memberitahukan keadaan Pasien pada keluarga nya.


'' Dok, bagaimana keadaan putri saya?'' tanya seorang pria paruh baya.


'' Maaf, bapak dan ibu ini keluarga korban?'' tanya Adam memastikan

__ADS_1


'' Betul dok, saya Abi nya, dan ini Ummi nya!''


Adam mengangguk. '' Tidak ada luka yg serius dan harus di khawatirkan Pak, hanya luka di dahi dan beberapa jaitan di kaki nya saja.'' jelas Adam


''Alhamdulillah.'' ucap suami istri tersebut.


'' Apa kami boleh masuk?'' tanya Abi


'' Tentu Pak, silahkan.'' Adam memberi jalan bagi pasangan suami istri itu untuk masuk kedalam.


Sedangkan Adam harus ke kamar pasien lain nya untuk mengecek.


1 bulan sudah berlalu, saat ini Adam sedang berada di rumah nya. Dia hari ini cuti, sebab Adam akan menghadiri pesta pernikahan teman se propesi nya nanti siang. Saat Adam sedang menyiapkan baju untuk acara nanti, tiba tiba bel rumah berbunyi


Tingnong Tingnong


Adam pun bergegas ke depan dan membuka pintu, dan saat pintu di buka Adam begitu


terkejut melihat 3 orang yg sedang berdiri di depan nya.


'' Bapak, Ibu?''


Mereka sama sama terkejut saat Adam membuka pintu, kemudian Adam menyuruh masuk 3 orang itu, lalu dia melangkah kedapur dan membuatkan minum.


'' Silahkan di minum, maaf hanya seadanya saja.'' tutur Adam setelah meletakan 3 cangkir teh di meja.


'' Tidak apa Dok!'' jawab Abi


'' Maaf sebelum nya, Bapak dan Ibu tahu darimana alamat rumah saya?'' heran Adam menatap 3 orang itu. '' Dan, ada keperluan apa?''


'' Jadi ini rumah kamu Nak?'' tanya Abi dan di balas anggukan oleh Adam.


'' Begini, sebenar nya kami kesini mau bertemu dengan sahabat kami. Tapi kayak nya kami salah rumah? Tapi memang seinget kami, dulu ini rumah nya.'' ujar Abi dengan raut wajah mengingat ingat sesuatu.


'' Eum begitu, kalau boleh tahu siapa nama teman Bapak dan Ibu?'' tanya Adam. '' Ya, siapa tahu saja saya kenal.'' sambung nya lagi.


'' Nama sahabat Saya itu, Dody Al fahri, dan istrinya Khodijah.'' jelas Abi


Adam tersentak kaget saat mendengar nama orang tua nya di sebutkan.

__ADS_1


'' Apa! Dody Al Fahri?'' kaget Adam.


'' Iya Nak, kamu kenal? Kenapa kamu sangat terkejut?'' heran Abi


'' Tentu Pak, tentu saya sangat mengenal nya! Sebab mereka adalah orang tua saya.'' jelas Adam


Kali ini 3 orang itu yg di buat kaget oleh penjelasan Adam.


'' Masyaallah, jadi kamu Adam anaknya Dody?'' ucap Abi memastikan.


Adam mengangguk, lalu Abi langsung memeluk Adam dengan erat, dan menepuk pundak Adam.


'' Ya allah, kamu sudah besar ya nak? Masyaallah, kamu sudah sukses dan mapan juga tampan.'' puji Abi.


Adam hanya tersenyum canggung.


'' Dimana orang tua kamu Nak? Kami mau bertemu.'' tanya Ummi.


'' Papa dan Mama, sudah gak ada Tante! Mereka sudah meninggalkan Adam sejak umur Adam 10 tahun, mereka mengalami kecelakaan pesawat saat akan melakukan perjalanan bisnia ke Bali.'' jelas Adam dengan wajah sendu


'' Innalillahi wa'innalillahi roji'un.'' ucap Ummi Abi dan Syifa.


'' Kami turut berduka cita Nak! Kami gak nyangka jika mereka akan pergi duluan? Padahal kami kesini untuk menjalankan sebuah kesepakatan yg dulu pernah kami ucapkan.'' jelas Abi sambil memeluk tubuh Adam.


'' Kesepakatan, apa itu?'' heran Adam.


'' Sebelum kami jawab, perkenalkan dulu kami ini teman orang tua kamu, kami berteman sudah sejak lama sejak masih kuliah dulu. Dan ini anak kami, tentu kamu juga sudah mengenal Syifa.'' tutur Abi


Adam mengangguk menoleh sesaat pada Syifa.


'' Kami dulu pernah membuat sebuah surat wasiat, jika kami mempunyai anak maka kami akan menjodohkan dan menikahkan anak kami! Dan Om, juga bawa surat nya.''


Abi mengeluarkan sebuah kertas putih yg mulai usang, Adam menerima nya, lalu membuka surat itu Adam melihat ada tanda tangan orang tua nya juga disana. Di dalam surat itu orang tua Adam maupun Syifa akan menikahkan anak mereka kelak untuk menyambung tali silaturahmi.


Adam memandang satu persatu wajah di depan nya, dia menghela napas nya dengan panjang. Ada rasa ragu untuk menjalankan wasiat itu, Adam bingung sebab dia tak mencintai Syifa sama sekali.


Bersambung......


JANGAN LUPA JEJAK NYA GUYS😘😘

__ADS_1


__ADS_2