Menjadi Yang Ketiga

Menjadi Yang Ketiga
Buah Jatuh Tak Jauh Dari Pohon Nya


__ADS_3

Happy Reading😘


1 minggu sudah Bi Rahma di penjara, tapi masih saja tak mau menyadari kesalahan nya. Malah dia mensyukuri tindakan nya yg telah membuat Hawa celaka, bagi nya itu setimpal dengan perbuatan ibu nya dulu yg telah mengambil orang yg dia cintai.


Flash back On


Dulu Bi Rahma dan Ibu nya Hawa adalah teman saat ngekos di salah satu daerah di kota J. Mereka sangat dekat karena kosan mereka itu sebelahan.


Saat itu Bi Rahma mencintai satu pria yg bekerja di salah satu restoran milik sahabat nya, tapi tidak dengan pria itu. Bi Rahma setiap hari selalu mampir ke restoran sahabat nya guna melihat Pria itu. Dan semakin hari Bi Rahma dan pria itu dekat, tapi Pria itu hanya menganggap Bi Rahma sebagai teman saja, tak lebih.


Suatu hari Bi Rahma menyatakan perasaan nya pada Pria itu, karena Bi Rahma pikir dengan kedekatan nya selama ini dia pikir kalau pria itu mencintai nya juga, tapi ternyata salah. Pria itu menolak Bi Rahma.


'' Maaf Rahma, aku hanya menganggapmu teman saja! Jika selama ini kamu mengartikan kedekatan kita lebih dari itu, maka kamu salah besar! Aku menghargai kamu sebagai wanita dan juga teman! Maaf, aku sudah punya seseorang yg ku cintai di hatiku.'' tolak Pria itu.


'' Tapi Han, kenapa kamu selama ini baik padaku? Kamu juga bersikap seolah kamu menyukai ku?'' tenya Bi Rahma.


'' Seperti yg ku bilang tadi Rahma, kalau aku hanya menganggapmu sebagai teman! Jika kebaikan dan kedekatan kita selama ini kamu salah artikan aku minta maaf.''


Rehan pun pergi dari taman itu meninggalkan Rahma dengan sejuta luka di hati nya.


2 hari sejak kejadian itu, Bi Rahma sedang jalan di sebuah taman kota yg tak jauh dari kosan nya. Dia berniat akan pulang dan curhat pada Ruma, yaitu Ibu nya Hawa, Rumanah. Biasa di sebut dengan Ruma.


Tapi di tengah jalan Bi Rahma melihat Rehan sedang menggandeng tangan seorang wanita. Kemudian Bi Rahma pun mendekat ke arah mereka, Bi Rahma begitu penasaran dengan wanita yg ada di hati Rehan.


Dan saat dia sampai di hadapan mereka, Bi Rahma sangat kaget, ternyata wanita itu adalah Ruma teman kosan nya, dan teman dekat nya.


'' Ruma...'' kaget Bi Rahma sambil melihat tangan kedua insan itu yg berpegangan.


'' Eh, Rahma! Kamu di sini juga? Wah kebetulan dong! Nih, aku mau kenalin kamu sama calon tunangan ku Rah, dia Mas Rehan..'' ujar Ruma sambil mengenalkan Rehan pada Rahma.

__ADS_1


Plak


Rahma malah menampar wajah Ruma, membuat Ruma dan Rehan sangat terkejut. Ruma menatap teman nya dengan tatapan heran. '' Rahma, kenapa kamu nampar aku?''


'' Kamu tahu gak hah? Pria ini, yg selama ini aku ceritakan padamu! Dan aku pikir kamu itu adalah teman yg baik, tapi ternyata kamu ulat! Kamu malah merebut pria yg sangat ku cintai.'' teriak Bi Rahma.


Ruma sangat terkejut saat mendengar penuturan Rahma, dia mencoba meraih tangan Rahma mencoba menjelaskan kesalah pahaman Rahma pada nya, tapi Rahma malah mendorong nya hingga jatuh ke tanah.


'' Kamu gak apa?'' tanya Rehan saat membantu Kekasih nya bangun.


Ruma menggeleng, dia menatap sendu ke arah Rahma yg berlari meninggalkan nya, tanpa mau mendengar penjelasan Ruma. Sebenar nya Ruma dan Rehan sudah berpacaran selama 6 bulan, sedangkan Rahma baru kenal Rehan 2 bulan.


Ruma pulang di antar oleh Rehan, tapi saat dia mengetuk pintu kosan Rahma, tetangga nya bilang jika Rahma sudah pergi dan membawa tas nya kemungkinan Rahma pindah.


Jujur Ruma sangat sedih karena Rahma telah salah paham pada nya, dia mencoba mengirim pesan pada Rahma, dan menjelaskan semua nya, tapi bukan nya balasan yg baik yg di terima Ruma, melainkan sebuah cacian dan makian dari Rahma.


Zaman dulu belum ada yg nama nya APK hijau, jadi hanya mengandalkan SMS saja. Zaman dulu juga belum ada android, yg paling mewah hanya nokia.


Air mata Ruma lolos dari kedua mata nya, dia tak menyangka jika orang yg dia anggap baik dan tutur kata yg begitu lembut, mampu mengatakan hal yg begitu kasar yg tak pantas di ucapkan. Ruma sedih sebab Rahma membenci nya, tanpa mau mendengarkan penjelasan darinya.


2 Bulan telah berlalu, Ruma hari ini akan bertandang kerumah Rehan untuk pertama kali nya, dia akan di kenalkan Rehan pada orang tua nya. Tentu Ruma sangat bahagia saat Rehan mengenalkan nya pada kedua orang tua nya.


Namun seperti nya semesta tak berpihak pada mereka. Orang tua Rehan tak setuju dengan hubungan Ruma dan Rehan. Memang mereka berasal dari keluarga yg lumayan berada, dan Orang tua Rehan tak mau Rehan menikah dengan Ruma, sebab Ruma hanyalah anak seorang petani dan hanya pelayan Cafe.


'' Gak papa Mas, dengar kan dan turuti lah perkataan Ibu kamu! Sesungguh nya syurgamu ada pada nya.'' jelas Ruma


''Tidak Ruma, aku mencintai kamu! Aku gak perduli, jika orang tua ku tak setuju!'' ngotot Rehan.


Ruma tersenyum mendengar Rehan berucap seperti itu.'' Mas, ridho nya allah itu ada pada kedua orang tua mu! Kamu harus menuruti perintah Ibu mu Mas! Nabi pernah bersabda, jika anak laki laki adalah milik ibu nya, dan yg harus di utama kan adalah ibu nya.

__ADS_1


Jika ibu kamu menyuruh kamu untuk tak menikahiku, maka turutilah Mas! Dia adalah syurga bagimu, dan perintah nya wajib kau ta'ati Mas. Jika kita berjodoh insya allah, Allah akan menyatukan kita bagaimana pun itu.'' jelas Ruma


Kemudian Ruma pergi dari rumah Rehan. Ruma pergi dengan luka di hatinya, tapi Ruma percaya dengan takdir dari Allah. Ruma pecaya jika suatu hal tidak akan bisa dia raih dan dapat tanpa kehendak sang pencipta.


Hingga 1 tahun sudah Ruma di desa membantu orang tua nya di ladang. Hingga dia bertemu dengan Ali, suaminya kini. Mereka bertemu saat Ruma mengantarkan jagung hasil panen nya ke pasar, dan di sana lah awal mula mereka bertemu hingga dekat, dan menikah


Flash back Off


'' Bang, aku mau menengok Bi Rahma.'' pinta Hawa


'' Apa! Nggak sayang. Aku gak mau dia mencaci maki kamu lagi? Aku yakin jika Bi Rahma pasti masih dendam padamu?'' cemas Adam.


Hawa tersenyum manis. '' Bang, justru kita harus menyadarkan Bi Rahma, agar ia tak berlarut larut dalam dosa! Kejahatan tak selalu di balas dengan kejahatan Bang! Bila memang mereka jahat pada kita, maka kita jangan membalas nya juga dengan kejahatan! Tapi balas lah dengan kebaikan dan kasih sayang. Insya allah, atas izin allah pintu hati mereka akan terbuka Bang, dan mereka akan menyadari kesalahan nya.'' jelas Hawa.


Adam begitu kagum pada pribadi dan pesona Hawa. Dia benar benar beruntung memiliki Hawa, yg mempunyai hati yg begitu lembut nan tulus bersih.


'' Masyaallah, Abang benar benar beruntung mempunyai kamu! Kamu tahu, Abang banyak belajar mengenai arti nya hidup dari kamu.'' ujar Adam sambil menjawil dagu Hawa.


'' Itu lah guna nya suami istri Bang! Selalu mengingatkan pasangan nya jika salah, selalu memaafkan kesalahan pasangan nya, selalu ikhlas dalam menjalani bahtera rumah tangga. Selalu melengkapi satu sama lain, dan saling menjaga! Dan yg paling penting selalu bersyukur dengan apa yg ada di dalam diri pasangan nya, dan selalu menerima segala kekurangan pasangan nya.''


Cup


Adam mencium kening Hawa dengan penuh cinta. '' Abang sangat bahagia beristrikan dirimu.'' ujar Adam


'' Aku juga bahagia, bersuami kan Abang! Semoga allah senantiasa meridhoi keluarga kita ya Bang! Kita berusaha menggapai janah nya Allah bersama sama.''


''Aamiin..'' jawab Adam


Lalu mereka pun keluar menuju mobil setelah berpamitan kapada kedua orang tua Hawa.

__ADS_1


Bersambung.....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK NYA GUYS😘😘


__ADS_2