
Happy Reading๐๐
Adam memarlirkan mobil nya di samping mobil Ikbal. Dia mengeryit heran saat melihat mobil mewah berwarna hitam itu. Adam hapal betul, jika itu mobil nya Ikbal.
'' Buat apa dia kesini? Apa dia berencana mendekati Hawa?'' gumam Adam
Ada rasa tak suka saat melihat mobil hitam di samping nya itu. Kemudian Adam turun dan membawa beberapa paperbag di tangan nya.
'' Assalamu'alaikum...'' ucap Adam di ambang pintu.
Sontak semua orang yg sedang berkumpul di ruang tamu menoleh. '' Wa'alaikumussallam..''
Adam melihat Ikbal memandangi Hawa saat dia tadi berdiri di depan pintu. Adam merasa tak suka saat melihat itu, hatinya di rasa sangat panas saat melihat Ikbal menatap Hawa penuh kagum. Walau bagaimana pun, Hawa masih istri nya Adam di atas kertas. Dan mereka belum benar benar bercerai.
'' Nak Adam. Sini masuk?'' ucap Ibu
Adam masuk dan mencium tangan Ibu nya Hawa dan kedua mantan mertua nya itu. Sekilas tatapan nya bersama Ikbal bertemu, dan Adam menatap tak suka ke arah Ikbal.
Dan itu di sadari oleh Ikbal. Namun ia berusaha cuek saja.
'' Kok kesini gak bilang bilang?'' tanya Ibu
'' Iya, Bu. Adam pengen ketemu Alwi..'' jawab Adam dengan senyum khas nya.
'' Mau ketemu anak, atau ibu nya?'' sindir Umar.
Adam diam saja tak menjawab, dia hanya tersenyum menanggapi sindiran Umar.
__ADS_1
Sedangkan Ibu sudah bersikap baik kembali pada Adam. Dia memang marah pada nya, karena sudah menyakiti putri kesayangan nya itu. Namun ibu sama seperti Hawa. Dia memiliki hati yg luas akan kata maaf, sehingga ibu marah tak berkepanjangan.
'' Tapi, usahamu sia sia saja! Sebab Alwi sudah tidur? Sebaiknya kamu pulang saja sana...'' usir Umar dengan kesal.
Dia masih marah terhadap Adam.
'' Kak, gak boleh gitu? Walau gimana pun, Bang Adam adalah ayah nya Alwi? Kakak jangan gitu? Ingat gak kata Ayah, jangan memendam amarah terlalu lama! Maafkan mereka yg berbuat salah dan dosa pada kita.'' pesan Hawa
'' Tapi, Dek. Abang masih emosi jika bertemu dia! Kesel tahu... Lagian ya, kamu sama ibu kok bisa sih memaafkan kesalahan dia?'' ketus Umar.
'' Abang inget gak, apa yg selalu ayah bilang dan ucapkan pada kita, saat kita sedang marah pada seseorang?'' tanya Hawa di jawab gelengan kepala oleh Umar.
'' Ayah selalu bilang, jika kita menahan amarah. maka Allah akan janjikan syurga untuk kita.
ุนููู ุฃูุจูู ุนูู ูุฑูู ุจููู ุฃูููุณู ุจููู ู ูุงููููุ ุนููู ุฃูุจูููู ููุงูู: ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู "ู ููู ููููู ุบูุถูุจููู ููููู ุงูููู ุนููููู ุนูุฐูุงุจูููุ ููู ููู ุฎุฒููู ููุณูุงูููู ุณูุชูุฑู ุงูููู ุนูููุฑูุชูููุ ููู ููู ุงุนูุชูุฐูุฑู ุฅููู ุงูููู ููุจููู ุนูุฐูุฑูู
Artinya:ย "Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang," (Hadis Nabi Muhammad yang dijelaskan oleh Malik bin Anas).'' jelas Hawa
'' Berarti kaka mirip syetan..'' cetus Hawa
Umar mebulatkan mata nya. '' Apa! Kok kamu gitu? Tampan gini, kok di samain sama setan? Mbok ya, sama jackie chan kek?'' kesal Umar
'' Kak orang yg marah marah terus itu, sama seperti setan. ุนููู ุฌูุฏููู ุนูุทููููุฉู -ูููู ุงุจููู ุณูุนูุฏู ุงูุณููุนูุฏููููุ ููููุฏู ููุงููุชู ูููู ุตูุญูุจูุฉู-ููุงูู: ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ูุณูู : "ุฅููู ุงููุบูุถูุจู ู ููู ุงูุดููููุทูุงููุ ูุฅููู ุงูุดููููุทูุงูู ุฎููููู ู ููู ุงููููุงุฑู ูุฅูููู ูุง ุชูุทูููุฃู ุงููููุงุฑู ุจูุงูู ุงุกูุ ููุฅุฐูุง ุฃูุบูุถูุจู ุฃุญูุฏูููู ู ููููููุชููุถููุฃู".
Artinya:ย "Telah menceritakan kepadaku ayahku di hadapan kakekku (yaitu Atiyyah ibnu Sa'd As-Sa'di) yang berpredikat sebagai sahabat, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: 'Sesungguhnya marah itu perbuatan setan, dan setan itu diciptakan dari api, dan sesungguhnya api itu hanya dapat dipadamkan dengan air. Karena itu, apabila seseorang di antara kalian marah, hendaklah ia berwudu.'' jelas Hawa
Umar terdiam, begitu pun dengan semua orang yg ada di ruang tamu. Mereka sungguh takjub oada akhlak dan agama Hawa. Merek sungguh berpikir jika Adam sangat bodoh, karena sudah mencampakan wanita shaleha seperti Hawa.
__ADS_1
' Ya allah, sungguh aku sangat menyesal dan bodoh, karena sudah menyia nyiakan istri penghuni syurga seperti nya.' batin Adam dengan sesal.
'' Kakak tahu gak? Jika Kakak mampu menahan amarah Kakak! Maka bidadari syurga merindukan kakak.'' ucap Hawa
'' Serius kamu dek?'' tanya Umar tak percaya dengan mata berbinar
Hawa mengangguk. '' Benar Kak....
ููุงูู ุงููุฅูู ูุงู ู ุฃูุญูู ูุฏู: ุญูุฏููุซูููุง ุนูุจูุฏู ุงูููููู ุจููู ููุฒูุฏุ ุญูุฏููุซูููุง ุณูุนููุฏูุ ุญูุฏููุซูููู ุฃูุจูู ู ูุฑูุญููู ุ ุนููู ุณูููู ุจููู ู ูุนูุงุฐ ุจููู ุฃูููุณูุ ุนููู ุฃูุจููููุ ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู: "ู ููู ููุธูู ู ุบูููุธูุง ูููููู ููุงุฏูุฑู ุนูููู ุฃููู ููููููุฐููุ ุฏูุนูุงูู ุงูููู ุนูููู ุฑูุคููุณู ุงููุฎููุงุฆูููุ ุญูุชููู ููุฎูุฑููู ู ููู ุฃููู ุงููุญููุฑู ุดูุงุกู
Artinya:ย "Barang siapa menahan amarah, sedangkan dia mampu untuk melaksanakannya, maka Allah kelak akan memanggilnya di mata semua makhluk, hingga Allah menyuruhnya memilih bidadari manakah yang disukainya," (Hadis diriwayatkan Imam Abu Daud, Imam Turmuzi, dan Imam Ibnu Majah).
Jadi, Kakak maafkan lah Bang Adam! Lupakan yg sudah berlalu ya! Allah saja maha pengampun, masa kita sebagai hamba nya masih dendam dan marah pada orang lain? Apalagi sampai tak memaafkan nya? Nanti Allah juga tak mau memaafkan dosa dosa kita, looh.... Emang Kak Umar mau....''
Umar menggeleng cepat. '' Gak lah, Kakak gak mau tidak di ampuni Allah! Dosa kakak saja banyak?'' ujar Umar
'' Nah, itu tahu....'' ledek Hawa
'' Baiklah, aku akan maafkan dia! Asal, kamu gak balik lagi sama playboy cap terong kayak dia? Kakak gak bakal izinin.'' tegas Adam
Hawa tersenyum, sedangkan Adam hanya tersenyum kecut saat mendengar penjelasan Umar. Tapi dengan maaf dari keluarga Hawa, setidak nya Adam sedikit lega. Sebab sudah terbebas dari beban yg menghantui nya selama ini.
Dia sadar jika keluarga Hawa tak mungkin mau menerima nya kembali, apalagi Hawa. Karena luka yg Adam berikan sungguh sangat dalam dan besar. Sampai membuat Hawa menggugat dirinya.
๐๐๐๐๐๐
Jam menunjukan pukul 22.00, Keluarga Ummi dan Adam berencana untuk pulang. NamunIbu nya Hawa melarang nya, sebab Hari sudah sangat larut malam. Akhirnya Ummi dan Abi menginap di rumah kontrakan Hawa, sedangkan Ikbal dan Adam di rumah Bibi dan paman nya Nisa.
__ADS_1
Ibu sengaja menyuruh Ikbal dan Adam untuk tidur di rumah bibi nya Nisa, sebab mereka bukan muhrim nya Hawa. Apalagi Adam dan Hawa lagi proses bercerai. Ibu gak mau, jika nantinya terjadi fitnah. Mangakan nya lebih baik menghindari dari pada terjadi.
Bersambung......