Menjadi Yang Ketiga

Menjadi Yang Ketiga
Harus Kembali Bertemu


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Sudah seminggu Hawa dan keluarga Ikbal berada di kampung. Hari ini, Hawa akan kembali pulang ke jakarta. Sebab Ikbal harus bertemu dengan beberapa rekan kerja nya.


Setelah mengemasi barang bawaan. Hawa keluar dari kamar menuju ruang tengah, dimana semua sudah menunggu untuk makan siang sebelum Hawa berangkat.


Ibu memasak ayam kecap kesukaan Hawa, dan juga tumis tebu buah khas kampung Hawa.


Walaupun Hawa masih kurang selera makan nya, dan masih sering muntah muntah. Tapi, melihat Ibu nya nemasak makanan kesukaan nya, Hawa pun memakan nya walau harus menahan mual.


Baru beberapa suap, Hawa langsung berlari ke kamar mandi, dan memuntahkan kembali makanan yg baru saja masuk kedalam perut nya.


'' Sayang, apa masih mual?'' tanya Ikbal saat Hawa membersihkan mulut nya.


'' Nggak Mas! Tapi, aku gak mau makan lagi?'' ucap Hawa


Ikbal mengangguk, lalu memapah Hawa masuk keruang keluarga lagi.


'' Nak, tadi ibu bikin kamu rujak mangga muda! Nanti, bisa di makan di jalan.'' ucap Ibu sambil memberikan box makan yg berisi rujak mangga muda pada Hawa.


'' Makasih, ya Buk!''


Jam menunjukan pukul 1 siang, setelah melakukan shalat dzuhur. Hawa, Ikbal dan kedua orang tua nya pun pamit pulang. Dan disana juga sudah ada Nisa dan Umar.


'' Nis, aku pulang dulu ya! Kalau nanti Kak Umar nakal, di jewer aja! Atau, kamu jangan kasih jatah selama 1 minggu?'' ucap Hawa sambil memeluk tubuh sahabat sekaligus Kaka Ipar nya.


'' Iya, kamu tenang saja!'' jawab Nisa dengan wajah merah merona.


Hawa pun pamit pada Ibu dan Kakak nya, di ikuti oleh Ikbal dan kedua orang tua nya. Setelah itu dia masuk kedalam mobil Ikbal.


Tangan Hawa melambai saat mobil melaju perlahan, meninggalkan rumah Hawa.


Ibu memandang Hawa dengan air mata yg menetes. Sebagai ibu, tentu dia sangat kehilangan saat Hawa pergi kembali ke jakarta.


Tapi, walau gimana pun Ibu Rum sadar. Jika Hawa sudah menikah, dan kodrat nya istri itu ikut suaminya. Karena surga nya istri itu, ada pada suami nya.


Hawa membuka box makanan yg di kasih ibu nya. Seketika ia menelan air liur nya, saat melihat rujak mangga muda buatan sang ibu.


Hawa segera mengambil mangga muda itu, lalu mencoel nya dengan sambel kacang lalu memakan nya dengan lahap.

__ADS_1


'' Mau gak Mas?'' tanya Hawa pada Ikbal.


Dengan cepat Ikbal menggeleng. Dia benar benar tak sanggup jika harus memakan buah asam itu. Mencium dari aroma nya saja, sudah membuat Ikbal bergidik asem.


'' Kenapa? Enak loh, Mas! Ini gak asam kok?'' ucap Hawa sambil kembali memakan mangga muda itu.


Memang di lidah Hawa mangga itu sama sekali tak terasa asam. Karen lidah ibu hamil memang sangat sensitif.


Ngidam makanan yang terasa masam, kecut, dan segar memang menjadi fenomena yang sering dialami oleh kebanyakan wanita hamil.


Lauren E. Blau dari Albany Medical College menyatakan bahwa wanita mengalami perubahan perilaku makan saat hamil. Ini biasanya terjadi karena faktor emosional dan perubahan hormonal.


Saat hamil trimester pertama, tubuh Anda mengalami penurunan aktivitas enzim pencernaan. Ini menyebabkan rasa mual dan muntah yang disebut dengan morning sickness. Pada kondisi tertentu, Anda mungkin juga mengalami kehilangan nafsu makan.


'' Mi, kenapa sih wanita hamil itu kebanyakan makan makanan yg asam? Emang nya gak berpengaruh buruk ya buat janin, di dalam perut? Kan pasti gak ada gizinya?'' tanya Ikbal pada sang Ummi.


'' Kamu salah Bal, makanan asam justru banyak manfaat nya buat bayi di dalam perut?'' jawab Ummi.


'' Hah! Banyak manfaat?'' heran Ikbal


Ummi mengangguk, lalu menjelaskan manfaat apa saja dari makanan asam itu pada Ikbal.


'' Satu! Saat menginjak usia 2 hingga 3 bulan kehamilan, kerangka janin mulai terbentuk. Mengonsumsi makanan asam yang mengandung kalium dan magnesium baik untuk pembentukan tulang bayi.


Zat besi sangat dibutuhkan dalam pembentukan hemoglobin darah. Selain membantu tumbuh kembang janin, zat besi juga dapat mencegah ibu dari anemia atau kurang darah saat hamil.



Meningkatkan daya tahan tubuh! Perlu kita ketahui bahwa ibu hamil mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga lebih rentan terhadap penyakit. Makan makanan asam saat hamil dapat membantu bumil untuk mengatasi kondisi tersebut." jelas Ummi



" Tapi, apa gak ada dampak buruk Mi? Kalau terus menerus makan makanan yg asam?" tanya Ikbal lagi


" Ada! Tentu saja ada! Makanan asam memang mengandung sejumlah gizi dan manfaat yang berguna bagi ibu dan janin. Sayangnya, jika dikonsumsi berlebihan makanan asam dapat menyebabkan berbagai dampak buruk juga, contoh nya, nyeri lambung, dehidrasi, memicu kenaikan tekanan darah dan juga diare.


Mangkan nya, makan yg asam boleh saja! Asal tidak berlebihan, dan keseringan." ucap Ummi


Hawa dan Ikbal mengangguk paham.

__ADS_1


" Tuh, sayang! Kamu dengar kan kata Ummi? Jangan banyak banyak, nanti kamu sakit?" ucap Ikbal memperingatkan Hawa.


" Iya Mas! Aku ngerti kok!" jawab Hawa.


Setelah abis setengah box, Hawa menaruh kotak makanan itu kembali ke dalam dasboard mobil.


Hoooaaamm


Hawa menguap, dia merasa ngantuk setelah memakan rujak itu. Hingga tak terasa mata nya sudah terpejam, dan terlelap dengan nyenyak.


🌸


🌸


" Bagaimana? Apa sudah ada tanda tanda, mereka pulang?" tanya Yusuf pada anak buah nya.


" Belum Bos! Rumah nya masih sepi." jelas anak buah nya tersebut.


" Aaaghh, siaal. Kemana mereka? Kenapa lama sekali?" geram Yusuf.


Sudah 1 minggu ini dia mencari keberadaan Hawa, tapi masih juga belum menemukan nya. Yusuf bahkan tak terpikir ke kampung Hawa, dan kalaupun iya. Dia sudah lupa dengan jalan kesana, sebab masuk ke area terpencil.


" Kau pantau terus! Jika mereka kembali, kabari aku?" ucap Yusuf sebelum masuk kedalam mobil nya dan pergi meninggalkan anak buah nya, yg masih berjaga siang malam di depan rumah Ikbal.


🌸


🌸


Mobil Ikbal sudah sampai di komplek dimana rumah nya berada. Ikbal melihat dari kejauhan, jika mobil anak buah Yusuf masih saja memantau.


" Dia masih di situ?" ucap Abi


" Sepertinya, kamu harus bicara sama Yusuf Bal!" timpal Ummi.


Ikbal mengangguk, dia memang harus bicara kembali sama Yusuf.


Sebenar nya, 2 minggu yg lalu Ikbal sudah pernah bertemu berdua dengan Yusuf. Dia memberi pengertian pada pria pebinor itu. Ikbal pikir jika Yusuf akan mundur. Tapi, ternyata dugaan nya salah.


Sepertinya memang aku harus bicara kembali pada nya?

__ADS_1


Bersambung.....


Akankah Yusuf mau mundur🤔Ikuti terus ya cerita Hawa


__ADS_2