
Happy Reading😘
Sesampainya dirumah. Adam terus menggandeng tangan Hawa. Dan pada saat melewati ruang tamu. Ummi memanggil Adam dan Hawa.
'' Bagaiama Dam? Haw sakit apa? Dia baik baik saja kan?'' cemas Ummi.
Adam tersenyum bahagia menatap semua orang di hadapan nya.
'' Ummi tak perlu khawatir! Hawa baik baik saja. Dia seperti itu karena....'' Adam menggantung ucapan nya, membuat semua orang sangat penasaran.
'' Karena apa Mas?'' tanya Syifa dengan tak sabar.
'' Karena, saat ini Hawa sedang.... HAMIL!'' ucap Adam.
Ucapan Adam sukses membuat Ummi dan Syifa menutup mulut nya. Mereka sangat terkejut, tapi sedetik kemudian mereka memeluk Hawa dengan erat.
'' Selamat ya Wa, akhirnya kamu hamil! Dan kita akan jadi ibu.'' ujar Syifa.
'' Selamat ya Sayang! Ummi bahagia sekali, karena sebentar lagi Ummi akan dapat cucu!'' ujar Ummi sambil mengecup kening Hawa.
'' Selamat ya Nak, Abi do'a kan semoga kandungan kamu sehat selalu!'' ucap Abi.
'' Aamiin.'' jawab mereka serempak.
__ADS_1
Semua wajah terlihat bahagia, saat mengetahui Hawa sedang hamil. Bahkan Ummi, berencana akan membuat Syukuran. Dan mengundang beberapa anak panti kerumah. Dan itu di setujui oleh Adam dan Hawa.
Aku senang Wa, akhirnya kamu hamil juga! Aku turut bahagia. Karena aku juga akan menjadi ibu, walaupun bukan dari rahimku! Tapi, kenapa di hati ini ada sedikit rasa iri pada Hawa. Dia begitu sempurna...
Syifa memandang wajah bahagia semua orang dengan sendu. Apalagi Adam, dia terlihat sangat bahagia saat mengetahui madunya sedang mengandung. Wajah nya memancarkan kebahagiaan yang begitu dalam. Bahkan, sedari tadi Adam selalu mengusap perut Hawa. Membuat hati Syifa, teriris sakit karena melihat cinta Adam yang begitu besar.
Apa bisa aku seperti Hawa ya rabb. Rasanya sakit sekali melihat Mas Adam sangat bahagia, saat mengetahui kehamilan Hawa. Sebagai istrinya juga, aku ingin mengandung ya allah. Tapi apa dayaku? Bahkan rahim pun aku sudah tak punya!
Hawa melihat raut wajah sedih dari Syifa. Kemudian dia melangkah dan duduk di sebelah Syifa, tangan nya menggenggam tangan madunya itu. Hawa mengerti dengan perasaan Syifa saat ini.
'' Mba, permintaan Mba sudah di kabulkan oleh allah! Dan aku mau, Mba membantuku dalam mengurus anak kita kelak!'' ujar Hawa.
Syifa memandang Hawa dengan haru. Kemudian memeluk tubuh madunya itu, dengan deraian air mata.
Tubuh Syifa bergetar hebat, menandakan kesedihan yang mendalam.
Wanita mana yang tak sedih, saat melihat madunya hamil. Dan dia, bahkan tak bisa memberikan suaminya Anak dari rahim nya.
Wanita Mana yang tak sakit, saat sesuatu yang berharga harus hilang dari tubuhnya. Padahal sesuatu itulah, yang bisa membuat rumah tangga nya harmonis. Semua wanita, tentu ingin hamil. Semua wanita, tentu ingin merasakan bagaimana menjadi ibu. Semua wanita, tentu ingin merasakan bagaimana rasa nya ngidam, muntah, menahan sakit dan pegal, dan juga melahirkan.
Semua wanita tentu ingin merasakan, bagaimana bertaruh nyawa demi mengeluarkan seseorang dari perut nya, untuk melihat dunia ini.
'' Mba! Allah menitipkan Mba anak, melalui Hawa. Allah ingin, supaya Mba membantu Hawa, untuk merawat dan menjaga anak kita kelak bersama sama!'' ujar Hawa sambil menghapus air mata nya.
__ADS_1
Hawa menarik Syifa dari pelukan nya, lalu menggenggam tangan kurus itu. Dan tersenyum manis pada Syifa.
'' Mba tahu! Kelak anak aku, akan mempunyai 2 ibu. Dan aku akan sangat bahagia, kalau Mba mau membantuku untuk mengurus dan mendidik anak ku kelak? Apa Mba Mau, menjadi ibu dari anaku kelak?'' tanya Hawa.
'' Aku mau Wa, aku mau!'' jawab Syifa.
Semua menangis haru melihat 2 istri yang begitu sangat menyayangi satu sama lain. Ummi langsung memeluk 2 putri nya itu. Mencium kening mereka bergantian.
'' Ummi bahagia sekali, karena kamu mau menerima Syifa sebagai ibu kedua dari anakmu?'' ujar Ummi.
'' Mba Syifa adalah Kakak ku Ummi! Dan dia juga berhak merawat anak ku kelak!'' jawab Hawa.
Adam tersenyum bahagia melihat kedua istrinya begitu akaur dan saling mengasihi. Biasanya, jika dalam 1 rumah, dua istri di gabungkan maka akan memicu pertengkaran. Tapi tidak dengan Hawa dan Syifa. Mereka sangat akur, dan saling menyayangi satu sama lain. Dan itu membuat Adam sangat bersyukur.
'' Abang sangat bersyukur pada Allah. Sebab Abang mempunyai 2 istri cantik, dan saling mengasihi!'' ujar Adam sambil mengecup kening Hawa dan Syifa.
'' Kalian tahu? Abang begitu beruntung, bisa memiliki kalian! Abang hebat kan?'' gurau Adam.
Hawa dan Syifa langsung memberikan cubitan di perut Adam. Hingga membuat Adam meringis kesakitan. Sedangkan Ummi dan Abi tersenyum bahagia, melihat keluarga kecil itu akur.
Ummi berharap keluarga kalian akan selalu dalam ridho nya allah.
Bersambung......
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA BUAT OTHOR😘