Menjadi Yang Ketiga

Menjadi Yang Ketiga
Mengaji Bersama


__ADS_3

Happy Reading😘


Sudah 3 hari Syifa di rawat di rumah sakit. Dan selama itu pula, Hawa selalu mengirim makanan untuk nya. Hari ini, Syifa sudah boleh pulang. Dia akan melakukan rawat jalan saja di rumah. Sebenar nya dokter melarang nya sebab Syifa masih belum pulih betul. Tapi Syifa memaksa untuk pulang saja.


Sebab Syifa pikir, taka ada guna nya dia berada di rumah sakit. Tidak akan merubah semua nya, tidak akan bisa membuat nya sembuh. Lebih baik di rumah dan kumpul bersama keluarga. Menghabiskan sisa waktu bersama Ummi dan Abi nya.


Karena obat obatan yang selama ini di minum Syifa, toh tak merubah apapun. Obat obatan itu hanya menahan sakit yg Syifa rasakan hanya untuk sekejap saja.


Hawa yang mengetahui jika saat ini Syifa pulang dari rumah sakit. Maka Hawa dan Nisa pun memasak, untuk di bawa kesana. Hawa juga sudah mengabari Adam, jika dia akan kesana bersama Nisa. Jadi Adam akan menjemput nya.


'' Sudah semua?'' tanya Adam saat dia sudah di rumah Hawa, dan akan berangkat kerumah Syifa.


Hawa mengangguk. '' Sudah Bang! Gak ada yang ketinggalan kok.'' jawab Hawa.


Mereka bertiga pun masuk kedalam mobil, lalu melaju kerumah Syifa. Selama dalam perjalanan, Adam tak henti nya memegang tangan Hawa. Dia begitu rindu dengan istri kedua nya itu. Sebab sudah 3 hari dia tak berjumpa dengan nya.


'' Maafkan Abang ya Dik! Selama 3 hari ini, Abang gak pulang kerumah kamu?'' ujar Adam sambil mengecup tangan Hawa.


'' Gak apa apa Bang! Adek ngerti kok. Lagian kan, Mba Syifa lagi butuh banget Abang.''


Hawa tak marah pada Adam. Dia memaklumi nya, dia tak mau memaksakan kehendak nya. Sebab Hawa juga paham, jika Adam juga pasti sangat bingung. Dan Hawa lebih mengalah, demi kesehatan Syifa.


Gila, gw di jadiin kambing conge sama si Hawa dan laki nya? Di kira gw patung apa? Maaak, Nisa juga mau kawin maaak. Biar bisa mesra mesraan begitu...


Nisa memalingkan wajah nya ke samping jendela. Dia tidak kuat melihat ke romantisan suami istri itu di hadapan nya. Walaupun hanya mencium tangan saja, tapi Nisa merasa malu. Sebab hanya ia yang jomblo.

__ADS_1


Emang nasib kalau jadi jomblo mah, harus kuat menahan godaan.


25 menit, mobil pun sampai di depan rumah Syifa. Adam langsung keluar, dan membuka kan pintu mobil Hawa. Dia menuntun Hawa untuk masuk kedalam.


Ummi dan Abi menyambut kedatangan Hawa dengan hangat. Mereka bersyukur, sebab Hawa sudah tak marah lagi pada Syifa.


'' Ummi, dimana Mba Syifa?'' tanya Hawa.


'' Di kamar Nak!'' jawab Ummi.


Hawa pamit dan melangkah ke lantai 2 untuk menemui Syifa. Setelah mengetuk pintu kamar nya, Hawa masuk kedalam. Dan dia pun melangkah ke arah ranjang. Dimana Syifa sedang terbaring lemah.


'' Mbak! Kenapa pulang? Kan Mba masih belum pulih benar?'' tanya Hawa sambil menguoas buah untuk Syifa.


'' Mba benar! Obat obatan itu memang tak mampu menyembuhkan penyakit Mbak. Tapi, kita pun harus ikhtiar Mbak! Ingat, jika tidak ada yang tak mungkin bagi gusti Allah. Bila Allah sudah berkehendak, maka pasti akan sembuh.


Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdo'a. Sisa nya, kita serahkan sama Allah. Karena tanpa nya, kita bahkan tak akan bisa berjalan di muka bumi ini. Mba mau tahu, obat apa yang bagus bagi tubuh?'' tanya Hawa


Syifa menggeleng lemah. '' Al-Qur'an Mbak. Dia lah sebaik baik nya obat bagi penyakit dan tubuh kita. Mba tahu? Dulu aku pernah mempunyai penyakit alergi kulit Mba, kalau lagi kambuh nih. Uuuuhhh, sakit nya bukan main apalagi nih, gatal nya itu bikin aku pengen garuk terus Mba. Sampe sela sela tangan aku nih, pada ngelupas Mbak..'' jelas Hawa


'' Terus..''


'' Terus aku ingat sama pesan guru ngaji aku Mbak. Kalau sebaik abik nya obat bagi oenyakit adalah Al-Qur'an. Nah dari situ aku mulai rajin membaca Al-Qur'an Mba. Dengan niat Lillahita'ala. Dan Allahu akbar. Tangan aku dalam kurun waktu 5 hari sudah membaik Mbak. Sudah tak gatal, bahkan luka nya sudah mengering. Bukan karena itu saja, tapu Karena aku juga rajin pakai daun yang khusus buat penyakit kulit. Dengan meminta pada Allah agar di sembuhkan. Maka Jadi lah sembuh...''


Syifa tersenyum mendengar ucapan Hawa. Dia sadar, jika selama ini Syifa memang kurang mendekatkan diri pada Allah. Dia tidak se getol biasanya dalan beribadah. Mungkin karena keadaan nya sekarang juga, yang lumayan sulit untuk banyak bergerak. Sebab Syifa merasakan tubuh nya sangat lemas dan tak bertenaga.

__ADS_1


Syifa bersyukur karena allah sudah mengirim Hawa kedalam rumah tangga nya. Sebab Hawa sudah menyadarkan Syifa, di saat dia lalai dan mulai tak dekat dengan sang pencipta.


'' Iya Wa, kamu benar! Aku akhir akhir ini memang kurang membaca ayat suci Al-Qur'an.''


'' Ya sudah, kalau gitu kita ngaji bareng yuk! Aku ambil wudhu dulu."


Hawa beranjak ke kamar mandi untuk mengambil Wudhu. Lalu mereka punmengaji bersama. Syifa terus memandang wajah Madu nya itu. Hatinya begitu sejuk saatmendengar suara merdu Hawa dalam melantunkan ayat ayat suci Al-Qur'an.


Pantaslah Wa, kamu menjadi bidadari di hati Mas Adam. Suaramu begitu sangat indah nan merdu. Begitu sangat menggetarkan dan menyejukan hati siapa saja yangmendengar nya! Ku harap jika suatu saat nanti, kita akan di pertemukan dan satukan kembali di Syurga nya Allah. Aamiin..


Selesai mengaji. Hawa turun ke bawah untuk mengambilkan makanan untuk Syifa.


'' Dek, gimana Syifa lagi apa?'' tanya Adam


'' Lagi istirahat saja Bang! Oh ya, ini aku siapain makan siang untuk Mbak Syifa, kamu suapin ya Bang?'' pinta Hawa.


Adam mengangguk. Kemudian mengambil nampan dari tangan Hawa, lalu melangkah ke kamar Syifa. Sedangkan Hawa, mengajak Ummi, Abi dab Nisa untuk makan siang di meja.


Mereka pun makan dengan khidmat. Dengan masakan yang di bawa Hawa dari rumah nya. Setelah selesai makan siang, Hawa meminta tolong pada Bik surti untuk membuatkan nya rujak bebek. Entah kenapa Hawa ingin sekali rujak itu.


Bik Surti mengangguk, lalu langsung membuat rujak pesanan bumil itu. Sedangkan Hawa sudah menunggu di ruang tamu bersama Ummi dan Nisa. Sementara Abi, sudah pamit ke kamar nya..


Bersambung.....


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN GUYS😘

__ADS_1


__ADS_2