Menjadi Yang Ketiga

Menjadi Yang Ketiga
Kena Mental Vivi


__ADS_3

Happy Reading😘😘


Budayakan like sebelum baca ya dears👍👍dan jangan lupa vote dan mawar nya🌷🌷


Hari hari terus berlalu, Hawa menjalani kehamilan nya dengan rasa bahagia. Tapi memang akhir akhir ini, Hawa sering tak bisa mengontrol rasa cemburu nya pada Ikbal.


Dia kadang gak bisa menahan kesal nya, saat mendengar Ikbal bersama wanita lain, walau hanya sebatas kerjaan.


Biasanya Hawa tak akan marah, kesal atau cemburu. Tapi di kehamilan nya yg ini. Dia benar benar di buat kualahan dengan rasa itu. Untung saja Ikbal orang nya sabar.


Dia sudah hapal jika Hawa ngambek pasti itu karena hormon kehamilan nya. Mangkan nya sekarang Ikbal lebih menjaga ke stabilan emosi Istrinya.


'' Mas, kita jadi kan makan di resto seafood?'' tanya Hawa sambil bergelayut manja di lengan Ikbal.


Selain hormon yg berubah ubah, Hawa juga merasa semakin manja pada Ikbal. Dia tak mau jauh dari Ikbal. Bahkan pernah 1 hari di tinggal ke surabaya untuk kerjaan saja, Hawa sampai nangis semalaman. Dan tidur dengan mencium baju Ikbal yg belum di cuci.


'' Jadi sayang! Yuk, ajak Ummi dan Abi juga.''


Hari ini memang rencana nya Ikbal dan keluarga akan makan siang di salah satu resto yg cukup terkenal ke enakan seafood nya.


🌷


🌷


'' Mas, Ummi, Abi. Hawa pamit ke toilet dulu ya!'' pamit Hawa sambil berdiri


Mereka sudah sampai di restoran, dan sedang menunggu makanan pesanan mereka datang.


'' Aku antar ya, sayang?'' ucap Ikbal


'' Nggak usah Mas! Aku bisa sendiri kok.''


'' Beneran?''


Hawa mengangguk yakin, lalu dia pun pergi ke toilet.


Saat mereka sedang mengobrol sambil menunggu makanan nya datang. Tiba tiba, ada yg menyapa Ikbal.


'' Ikbal.... Kamu di sini juga?'' tanya seorang perempuan dengan pakaian thanktop putih dan rok span se tengah paha.


Semua menoleh ke arah sumber suara.


''Vivi....'' kaget Ikbal


Ikbal dan Abi langsung mengalihkan pandangan nya, sementara Ummi geleng geleng kepala. Tak habis pikir dengan pakaian anak jaman sekarang, yg berpakaian kurang bahan. Memepertontonkan aurat tubuh nya.


Aurat yg seharus nya di tutupi, dan lihat oleh suaminya saja kelak. Namun jaman sekarang, banyak orang berlomba lomba mempertontonkan kemolekan body mereka untuk di nikmati banyak pasang mata. Apalagi yg bukan muhrim nya.


Dan itu juga membuat orang jadi Zina mata, dan akhirnya menumpuk dosa.


'' Kamu di sini mau makan juga Bal. Om, tante.'' tanya Vivi


'' Iya, kami mau makan siang..'' jawab Ikbal sambil melihat ke arah lain


Waah, kesempatan nih deketin Ikbal. batin Vivi


'' Kalau gitu boleh saya gabung ya? Kebetulan, saya juga mau makan siang?'' ucap Vivi sambil duduk di sebelah Ikbal


Ikbal cukup kaget saat seorang wanita dengan aurat terbuka, duduk di sebelah nya.


Waduh, gawat nih kalau Hawa lihat? Bisa ngambek lagi dia? batin Ikbal


Eekhmm


Ekkhmm

__ADS_1


Hawa berdehem di balik kursi Ikbal. Saat Ikbal menoleh kebelakang, dia terkejut bahkan wajah nya sudah pias pucat.


Hawa mengangkat dagu nya ke arah Vivi, dengan kode menanyakan siapa wanita itu.


'' Eh, sayang. Kamu udah balik? Kenalin, dia Vivi teman aku? Tadi dia mau makan di sini, jadi.... Ummi ajakin gabung? Iya kan Mi?'' ucap Ikbal sambil mengedipkan mata nya ke arah Ummi.


Ummi sedikit terkekeh melihat wajah memohon Ikbal.


'' Iya, sayang.'' jawab Ummi


'' Ekhm, mba Vivi kenapa duduk di sebelah Mas Ikbal ya? Kalian kan bukan muhrim?'' tanya Hawa dengan nada lembut, namun menyindir.


'' Memang nya kenapa? Siapa kamu larang larang saya?'' ketus Vivi


'' Tentu saya berhak, Mba. Sebab Mas Ikbal suami saya!'' jelas Hawa


Vivi membulat kan mata nya dengan ekspresi terkejut.


'' Bal, kamu sudah menikah?'' tanya Vivi


'' Iya, kenalin ini istri aku. Nama nya Hawa! Dan sayang, kenalin dia Vivi teman aku.''


Hawa mengulurkan tangan nya, dan Vivi menyambut nya dengan enggan.


Mau tak mau vivi pun pindah ke sebelah Ummi.Tak lama makanan datang, Hawa langsung mengambil makanan untuk Ikbal.


'' Makasih sayang.'' ucap Ikbal


'' Sama sama Mas!''


Apa cantiknya sih istri ikbal ini? Pakaian nya aja kayak ninja hatori? batin Vivi


Hawa sadar di perhatikan oleh Vivi. Lalu ia menatap balik ke arah wanita itu.


Di sela sela makan nya, Hawa mengatakan sesuatu yg membuat Vivi benar benar malu.


Vivi menoleh ke arah Hawa dengan alis terangkat 1. '' Memang nya kenapa? Ini tuh trendy tau?'' jawab Vivi sedikit pongah


'' Memang iya, kalau pakaian akhir zaman itu banyak di minati. Terutama kaum wanita! Sebab mereka ingin berlomba lomba mempertontonkan aurat mereka.'' ucap Hawa


Vivi merasa tersindir oleh ucapan Hawa.


'' Maksud kamu apa?'' ketus Vivi


'' Saya tidak ada maksud apa apa. Tapi, apa Mba Vivi tahu? Balasan apa yg akan Mba Vivi dapat di akhirat kelak, karena tak menutup aurat?''


'' Dosa dosa saya! Kenapa kau yg ribet''


'' Saya hanya mengingatkan, sebagai sesama muslim dan juga saudara seiman. Seperti yg sudah Allah perintahkan, Allah SWT bersabda, “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).


Hukuman pertama yang akan didapatkan wanita tidak berjilbab adalah memiliki kepala seperti punuk onta yang berpunuk dua dan juga dipukul dengan cambuk seperti ekor sapi. Seorang wanita yang tidak memakai jilbab semasa hidupnya sudah dipastikan tidak akan masuk surga dan tidak mendapat bau surga.


Rasulullah bersabda “Ada dua kelompok termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihatnya: Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengan cambuknya, dan wanita yang kasiyat (berpakaian tapi telanjang baik karena tipis, atau pendek yang tidak menutup semua auratnya), Mailat mumilat (bergaya ketika berjalan, ingin diperhatikan orang) kepala mereka seperti punuk onta yang berpunuk dua. Mereka tidak masuk surga dan tidak mendapatkan baunya padahal bau surga itu akan didapati dari sekian dan sekian (perjalanan 500 th). (HR. Muslim 3971, Ahmad 8311 dan Imam Malik 1421).


Wanita yang tidak mengenakan jilbab juga akan digantung rambutnya memakai api neraka sampai otaknya menjadi mendidih dan akan terus berlangsung selama ia hidup di dunia saat belum menutup rambutnya.


Para wanita tidak berjilbab juga akan digantung dengan rantai api neraka dan bagian dada serta pusatnya akan diikat api neraka. Sedangkan pada bagian betis dan paha akan diberikan panggangan seperti layaknya sedang memanggang kambing dan ini menjadi hukuman yang sangat pedih.


Perempuan yang tidak ingin memakai jilbab semasa hidup di dunia dan memperlihatkan auratnya akan mendapat hukuman di akherat berupa tergantung kedua kakinya dan bagian tangan terikat sampai ke ubun ubun sambil diberikan kalajengking dan juga ular.


Hukuman di akhirat selanjutnya untuk wanita yang tidak memakai jilbab adalah perempuan tersebut akan memakan dirinya sendiri sambil dinyalakan api neraka pada bagian bawahnya sekaligus bagian muka berwarna hitam sambil memakan tali perutnya sendiri.


Perempuan tidak berjilbab juga akan dihukum berupa bagian telinga pekak dan matanya menjadi buta kemudian akan dimasukkan ke dalam peti yang terbuat dari api neraka dan otaknya akan keluar dari lubang hidung serta timbul bau busuk karena penyakit kusta dan juga sopak.


Nabi SAW bersabda, jika Beliau juga akan melihat wanita memiliki badan seperti himar serta beribu ribu sengsara yang akan dihadapi, perempuan serupa dengan anjing, api yang masuk melalui mulut dan keluar dari bagian ***** sekaligus malaikat akan memukul wanita tersebut dengan penting yang terbuat dari api neraka.

__ADS_1


Perempuan juga akan mendapatkan hukuman berupa memotong bagian badannya sendiri memakai gunting api neraka sebab selalu membuka aurat untuk memperlihatkan kecantikan pada pria yang bukan muhrim seperti melepas atau tidak memakai jilbab.


Bagi wanita yang tidak pernah mengenakan jilbab selama hidup di bumi, maka saat penghukuman di akhirat nanti akan mendapat hukuman yakni seluruh amal pahalanya akan terhapuskan dan masuk ke dalam kumpulan orang yang merugi.


Wanita yang tidak berjilbab juga akan mendapat hukuman berupa tidak diterimanya seluruh amal sholat yang sudah pernah ia lakukan selama di dunia.


Rasulullah SAW bersabda, “Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab).” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah)


Kaum wanita yang tidak mau memakai jilbab berarti telah mendustakan ayat ayat yang sudah diberikan Allah dan sudah menyombongkan diri pada perintah yang sudah Allah SWT berikan.


Surat Al A’raaf ayat 36, “Adapun orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal didalamnya”.


Wanita yang tidak mau mengenakan jilbab juga akan menerima hukuman di akhirat dan akan digantung pada bagian lidahnya serta tangan yang diikat di bagian belakang kemudian timah cair akan dituangkan ke dalam tengkoraknya.


Perempuan tidak berjilbab selama hidupnya di bumi akan menerima ganjaran berupa telinganya yang pekak dan mata menjadi buta kemudian dimasukkan ke dalam sebuah peti yang terbuat dari api neraka. Setelah itu, otaknya akan keluar dari lubang hidung dan tercium bau busuk dari tubuhnya.


Untuk perempuan yang senang menjadi seorang wanita penggoda dengan cara berusaha membuat pria bergairah dengan memperlihatkan auratnya seperti tidak memakai jilbab dan mengenakan pakaian terbuka, maka akan mendapat azab muka menghitam sekaligus memakan isi perutnya sendiri.


Sehelai rambut wanita pun yang terlihat oleh lelaki bukan mahram dan dilakukan dengan sengaja, maka akan mendapatkan balasan dihumban 70.000 tahun dalam neraka dan 1 hari di akhirat sama dengan 1000 tahun di dunia. Selain itu, seorang wanita yang akan masuk ke neraka juga akan menarik dua orang lelaki seperti ayah kandung, adik beradik lelaki, suami atau anak lelaki kandung.''


Hawa menjelaskan panjang lebar tentang hukuman apa yg akan di dapatkan oleh wanita yg tidak menutup aurat nya semasa hidup.


Gluk


Vivi merasa tenggorokan nya sangat kering. Bahkan saat ini wajah Vivi sudah merah padam menahan takut, dan keringat pun menetes di dahi nya.


Vivi memandang Hawa dengan penuh tanya, saat dia mendengarkan penjelasan Hawa. Vivi merasa diri nya ada di posisi itu, sehingga badan nya gemetar takut.


'' A-apa it-u sem-ua be-nar?'' tanya Vivi dengan nada gugup karena takut


'' Iya, sesungguhnya siksa api neraka itu sangatlah pedih Mbak! Bahkan lebih dari yg Mabk Vivi bayangkan sekarang.'' terang Hawa.


'' Apa ak-u mas-ih ada waktu bu-at berto-bat?'' tanya Vivi


'' Selagi napas kita masih berhembus, dan jantung kita masih berdetak. Maka tak ada kata terlambat! Sebab maut bisa datang kapan saja tanpa permisi.''


Waaah, istri gw is the best. Di saat makan aja, bisa ceramah? batin Ikbal heran+ kagum


'' Terimakasih, untuk masukan nya! Mulai sekarang, aku akan berusaha menutup aurat dan bertaubat pada Allah.'' ucap Vivi.


Dia merasa tersentuh dengan semua penjelasan Hawa barusan.


'' Semoga Mba bisa istiqomah ya?''


'' Aamiin.... Kalau gitu saya pamit dulu, Assalamu'alaikum..'' ucap vivi


'' Wa'alaikumusallam....''


Setelah vivi pergi, Hawa segera menegak lemon tea Ikbal sampai tandas tak tersisa. Ummi, Ikbal dan Abi sampai terbengong melohat Hawa seperti tidak minum 1 minggu.


'' Sayang kamu kenapa?'' tanya ikbal heran


'' Alhamdulillah....'' ucap Hawa sambil mengusap tenggorokan nya.


'' Nak, kenapa?'' tanya Abi


'' Haus Bi, Mas. Abis ceramah butuh banyak minum? Teenggorokan nya kering.''


Semua tertawa mendengar ucapan Hawa.


'' Hahaha, ya lagian kamu? Ngapain pake ceramah segala?'' ledek Ikbal dengan kepala menggeleng.


'' Habisnya mulut aku gatel Mas, mau nyadarin Mba Vivi?'' jelas hawa


Ummi, Abi dan Ikbal hanya menggelengkan kepala saja, melihat tingkah Hawa.

__ADS_1


'' Yasudah, kamu makan. Nanti makanan nya keburu dingin gak enak?'' ucap Ikbal di jawab anggukan kepala oleh Hawa.


Bersambung........


__ADS_2