
Happy Reading😘
Hawa dan Adam baru saja sampai di kantor polisi, mereka ingin menjenguk Bi Rahma, bukan Adam lebih tepatnya Hawa. Mereka pun menunggu di ruang tunggu, dan tak lama Bi Rahma datang di gandeng polisi.
Bi Rahma cukup terkejut saat melihat Hawa dan Adam yg menjenguk nya, tadinya ia pikir itu adalah Suami dan anak nya Shila. Tapi ternyata ia salah.
'' Ada apa kalian kesini? Oh, atau jangan jangan kalian mau mentertawakan ku?Teritama kau..'' tunjuk Bi Rahma pada Hawa.
'' Assalmu'alaikum Bi, apa kabar Bibi?'' tanya Hawa dengan lembut dan ramah.
'' Wa'alaikumussalam. Gak usah basa basi, tentu kau tahu keadaan ku hah?'' ketus BinRahma.
Hawa tersenyum saat Bi Rahma mau menjawab salam nya, walaupun masih bernada ketus. Tapi setidak nya Bi Rahma tak melupakan kewajiban seorang muslim untuk menjawab salam. Menjawab salam adalah wajib. Apabila ada seseorang melewati sekumpulan kaum Muslimin, kemudian dia memberi salam kepada mereka, namun mereka tidak mau menjawabnya, maka ruh al-quds (ruh yang suci) akan dicabut dari diri mereka, dan yang menjawab salamorang tersebut adalah malaikat.
Sedangkan dalam islam juga di terangkan bagi kaum muslimin yg tak mau menjawab salam saudara nya. Dan aebagaimana dalam hadits dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Ucapan salammu kepada orang-orang jika bertemu mereka, jika mereka membalasnya, maka Malaikat pun membalas salam untukmu dan untuk mereka, namun jika mereka tidak membalasnya, maka Malaikat akan membalas salam untukmu, lalu malah melaknat mereka atau mendiamkan mereka”.
'' Bi, ini Hawa bawakan makanan untuk Bibi.'' Hawa menyerahkan rantang yg berisi 5 susun dan semua berisi makanan yg telah Hawa siapkan sebelum ke kantor polisi.
'' Gak usah! Kamu mau meracuni saya kan?'' tuduh Bi Rahma.
'' Astagfirrullah Bi, Hawa tak pernah berpikir seperti itu. Untuk apa Hawa meracuni Bibi?'' tanya Hawa balik
'' Ya, mungkin saja kamu dendam sama saya! Karena saya sudah buat kamu kritis di rumah sakit.'' ujar Bi Rahma
Hawa tersenyum mendengar nya.
'' Bi, sumpah demi allah! Hawa tak pernah sedikit pun menyimpan dendam untuk Bibi, Hawa memaafkan segala kesalahan Bibi! Tak pernah sedikit pun Hawa membenci atau mendendam pada Bibi'' jelas Hawa
Bi Rahma sempat tertegun dengan ucapan Hawa, dia tak percaya jika Hawa tak menaruh dendam pada nya.
__ADS_1
'' Kenapa kamu gak benci saya? Saya kan sudah jahat sama kamu?'' tanya Bi Rahma dengan heran.
'' Tidak semua kejahatan harus di balas pula dengan kejahatan Bi! Seperti firman allah dalam al qur'an.
Allah Ta’ala berfirman :
ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُۥ عَدَٰوَةٌ كَأَنَّهُۥ وَلِىٌّ حَمِيمٌ
“Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia” (QS. Fushilat : 34).
Jika seseorang melakukan keburukan terhadapmu, terlebih khusus lagi jika mereka adalah kerabat-kerabatmu, sahabat-sahabatmu, mereka berbuat buruk kepadamu, baik melalui lisan mereka maupun perbuatan mereka, maka balaslah mereka dengan kebaikan. Jika mereka memutus silaturahmi denganmu, maka sambunglah kembali silaturahmi tersebut. Jika mereka berbuat zholim kepadamu, maka maafkanlah.
Jika mereka menjelek-jelekkanmu, di belakang maupun di hadapanmu, maka jangan engkau jelek-jelekkan mereka kembali, bahkan maafkanlah mereka, dan balas mereka dengan perkataan yang lembut. Jika mereka mengacuhkanmu, tidak mau berbicara denganmu, maka mulailah salam kepada mereka, sapalah mereka dengan baik.
Niscaya jika engkau telah melakukan itu semua, suatu saat nanti mereka akan berbalik menyukaimu, yang sebelumnya memusuhimu, berbalik menjadi teman setiamu.
Sesungguhnya hati manusia ada di antara jari-jariNya, Dialah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai kehendakNya. Sangatlah mudah bagi Allah untuk mengubah benci menjadi cinta ataupun sebaliknya.
Hawa menjelaskan panjang lebar, membuat Adam dan Bi Rahma begitu takjub dengan akhlak dan agama Hawa.
Bi Rahma menatap Hawa dengan pandangan yg begitu sulit di artikan. '' Walaupun saya membunuhmu, apa kau tetap memaafkan ku?'' tanya Bi Rahma.
Hawa mengangguk dengan cepat.
'' Iya Bi, sesungguhnya takdir jodoh, maut dan rezeki itu ada di tangan Allah! Kita hanya menjalani nya saja. Jika memang waktu kita sudah habis di dunia, maka untuk apa dendam. Kematian setiap manusia itu berbeda beda Bi, dan kita pun tak tahu apakah akan kembali pada nya dalam keadaan husnul Khotimah atau malah sebaliknya, suul khotimah?'' terang Hawa.
Kemudian Bi Rahma berlutut di hadapan Hawa, dia menangis mendengar semua ucapan dan penjelasan dari wanita yg lebih muda darinya.
'' Maafkan Bibi Nak, Bibi sudah salah! Bibi sadar jika Bibi sudah jahat dan dzolim kepadamu. Bibi sudah di butakan oleh amarah dan dendam.'' jelas Bi Ramha bersimpuh di kaki Hawa.
__ADS_1
'' Astagfirrullah, Bi bangun! Tidak baik seperti ini? Jangan pernah bersimpuh padaku Bi, sesungguh nya allah lah yg pantas untuk Bibi simpuhi.'' Hawa membantu Bi Rahma untuk bangun dari duduk nya.
'' Maafkan Bibi..'' pinta Bi Rahma sekali lagi dengan deraian air mata.
Hawa tersenyum.'' Hawa sudah memaafkan Bibi, jauh sebelum Bibi meminta maaf! Tapi, Bibi juga harus meminta ampun pada Allah, pintu taubat selalu terbuka bagi hamba nya yg benar benar mau memperbaiki diri dan bertaubat, taubatan nasuha.''
Bi Rahma mengangguk paham, kemudian dia memeluk tubuh Hawa. Setelah itu Hawa pun pamit bersama Adam, mereka akan kontrol kandungan Hawa ke rumah sakit.
'' Abang senang deh, akhirnya Bi Rahma mau menyadari kesalahan nya.'' ujar Adam saat di dalam mobil.
'' Iya Bang, alhamdulillah! Allah sudah membuka kan pintu hati Bi Rahma. Sesungguh nya Allah lah pemilik hati setiap manusia, dan Allah lah yg mampu membolak balikan hati manusia Bang!'' tutur Hawa.
Adam mengangguk setuju. Kemudian mobil pun pergi meninggalkan kantor polisi, tapi Hawa berpikir apakah ia harus meminta Adam untuk mencabut laporan nya atas Bi Rahma, sebab Hawa pikir Bi Rahma sudah taubat dan menyadari semua kesalahan dan perbuatan nya.
'' Tapi Sayang, Abang masih heran deh! Kenapa Bi Rahma begitu mudah menyadari kesalahan nya ya?''
'' Bang, Allah adalah dzat yg maha membolak balikan hati manusia. Ia yg menggenggam hati keturunan Adam di antara 2 jemari Ar-rahman yg maha pengasih. Dengan kehendak nya ia membolak balikan hati manusia! Seperti ayat ini...
" Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi 'alaa diinik.
Artinya, wahai dzat yg maha membolak balikan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama mu.'' jelas Hawa.
Adam mencium kening Hawa. '' Makasih sayang sudah menambah ilmu bagi Abang!''
Hawa mengangguk lalu menyenderkan kepala nya di bahu Adam. Hawa seketika jadi teringat pada Syifa. '' Bang, kita ke makam Mba Syifa dulu ya! Aku mau menjenguk nya.'' pinta Hawa
Adam mengangguk, lalu melajukan mobil nya menuju makam Syifa dahulu sebelum ke rumah sakit.
Bersambung....
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KAOIAN GUYS😗😗