MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU

MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU
Penolakan Angela


__ADS_3

Selamat membaca 🌸


Maaf banyak typo πŸ™


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


🌸🌸🌸


Hari makin gelap saat Vhe masih berdiam diri di teras rumah papi.


"Ayo non Vhe,,, Tuan meminta saya mengantar non keluar." kata penjaga gerbang langsung menarik kursi roda Vhe dan mengarahkannya keluar.


Vhe sama sekali tidak menjawab maupun protes. Dia hanya diam memangku bayinya yang mulai menangis.


Papi dan mommy melihat dari balik tirai jendela.


"Semoga apa yang kita lakukan ini bisa memberi pelajaran bagi Vhe ya pap,,, Mudah mudahan dia bisa merenungi semua kesalahannya dan kembali jadi manusia baik. Mommy tidak keberatan menerimanya lagi meski dengan penyakitnya dan bayinya asalkan dia sudah berubah dan tidak dipenuhi akal bulus begitu." ucap mommy.


"Papi pun tidak keberatan jika keadaannya seperti itu mom. Masalahnya papi masih bisa lihat di mata Vhe begitu banyak kebencian dan keegoisan. Makanya papi putuskan tidak menerimanya dulu daripada nanti membuat malu kita lagi." kata papi.


"Iya pap,,, Mommy sudah gak punya muka lagi ini rasanya. Maluuuu,," kata mommy.


Penjaga sebenarnya tidak tega terus mendorong Vhe keluar gerbang namun tidak berani menolak perintah majikannya.


Dengan terpaksa dia pun menutup gerbang rumah itu. Vhe hanya menoleh saat gerbang di tutup dan menyeka airmatanya.


"Baiklah papi,, mommy,, Vhe akan buktikan kalau Vhe bisa kok hidup tanpa kalian." geram Vhe.


Pandangannya lalu beralih pada bayi yang terus menangis itu.


"Harus ku apakan bayi ini?? Aku tidak mungkin merawat bayi yang tidak jelas asal usulnya ini. Enak saja. Aku tidak mau jadi janda dengan embel embel anak. Merusak citraku saja. Aku tidak ingin sampai anak ini menjadi penghalang untukku mendapatkan Sandy lagi. Aku yakin Sandy masih punya sejuta cinta untukku meski keadaaanku lumpuh begini. Sandy juga pasti akan memberikan dokter terbaik untukku agar aku bisa pulih lagi." batin Vhe bersemangat.


Vhe menggerakkan kursi rodanya dan terus meninggalkan rumah besar itu. Begitu melewati sebuah tempat pembuangan sampah yang sepi timbul niat buruknya.


"Lebih baik ku buang saja anak ini daripada terus menerus menyusahkanku." gumamnya.


Vhe melihat kanan dan kiri dan memastikan tidak ada satu pun yang melihatnya. Lalu dengan cepat dan setengah membungkukkan badannya diletakkanya bayi itu di antara tumpukan sampah yang menggunung itu.

__ADS_1


Vhe lalu cepat pergi dari tempat itu dan menyetop taksi setelah agak jauh agar bisa mengelabuhi sopir taksi yang membawanya. Sopir taksi akan curiga jika dirinya menghentikan taksi di dekat tempat pembuangan sampah tadi.


Sopir taksi pun membantu Vhe naik dan mengantarkan Vhe kembali ke apartemennya.


Vhe sampai di apartemennya dengan bantuan security yang tersedia di gedung itu.


"Baiklah,,,Aku sudah buang bayi itu. Sekarang aku hanya perlu menata kembali hidupku dan penampilanku. Meski lumpuh aku tidak boleh tampil buruk. Yang lumpuh kan cuma kakiku dan bukan yang lain. Aku masih bisa menarik perhatian pria dengan kecantikanku." gumam Vhe di depan cerminnya.


Vhe tersenyum dan mulai memesan seorang asisten rumah tangga dari sebuah agen penyedia dan memintanya mengirimkan satu orang malam itu juga untuk bekerja padanya karena Vhe tidak bisa melakukan semuanya sendiri dengan kondisinya.


"Besok aku akan mengunjungi dokter terbaik untuk mengatur pengobatan penyakitku juga. Aku yakin penyakitku masih bisa dikondisikan." gumamnya lagi.


Vhe menata semua yang diperlukan untuk kesehatannya lagi dari awal dengan sangat bagus. Dokter untuk terapi kakinya dan untuk penyakitnya. Vhe bersedia membayar mahal untuk itu.


"Aku masih punya pundi uang dari spa yang ku buka dari uang yang diberi Dirga dulu. Uang uang dari daddy tua bangka itu juga masih lumayan banyak ku simpan. Tabunganku sendiri dan harta yang ku bawa dari Sandy juga masih banyak. Aku masih bisa hidup tanpa kalian papi mommy,,," sinis Vhe yang merasa dendam pada orang tuanya.


🌸🌸🌸🌸


Dreeettt,,,,


Ponsel Angela bergetar saat ada panggilan masuk dari Vhe.


"Kok kamu tanya begitu,,,?? Kita masih punya kesepakatan kan Angela,,, Kamu masih menginginkaj Sandy kan??" tanya Vhe manis.


Angela tertawa sinis.


"Buat kamu saja lah kalau kamu masih mau dan bisa mengambilnya dari Ayu sahabatku." ucapnya sinis.


"Apa maksudmu Angela?? Ayu sahabatmu??" tanya Vhe heran.


"Sudah ya,,, Aku sibuk!!" ketus Angela.


"Jelaskan dulu apa maksudmu bilang kalau Ayu itu sahabatmu!!!" ketus Vhe.


"Bukan urusanmu. Aku peringatkan kamu jangan lagi mengusik Sandy,,, Lagipula kamu itu mestinya sadar diri dong,, Sudah sebegitunya menyakiti Sandy tapi masih mau balik lagi." sungut Angela kesal.


"Angela,, Dari nada bicaramu itu aku tau kamu masih sangat tidak rela jika Sandy bersama Ayu. Aku yakin kamu masih sangat menginginkan Sandy bukan?? Apa kamu yakin melepasnya lagi?? Apa kamu yakin membatalkan kerjasama kita??" goda Vhe.

__ADS_1


"Sudahlah Vhe,, Aku malas meladeni wanita ular sepertimu. Kamu pikir aku bodoh?? Aku tau kamu pasti hanya akan memperalatku saja. Kamu berdalih membantuku mendapatkan Sandy lagi tapi aku tau suatu saat nanti saat benar Sandy telah berpisah dengan Ayu maka kamu akan menusukku dan merebut Sandy dariku." ucap Angela.


"Lagipula apa yang kamu katakan itu juga salah. Aku sudah tidak menginginkannya lagi. Aku sudah menemukan cinta sejatiku sendiri dan itu bukan Sandy." kata Angela langsung menutup telponnya.


Vhe kesal dan membanting ponselnya. Lagi lagi dirinya mendapatkan penolakan. Jika kemarin dari mommy papi maka kali ini dari Angela.


🌸🌸🌸


"Memangnya siapa cinta sejatimu itu Lala??" tanya pria di hadapan Angela yang sedari tadi juga ikut mendengarkan obrolan Vhe.


"Tentu saja kamu dong sayang,,," jawab Angela sambil menggenggam tangan Wisnu.


"Beneran???" tanya Wisnu.


"Hmmmm Gak sih,,, Itu cuma bohongan kok,,," jawab Angela sambil menjulurkan lidahnya mengolok olok Wisnu.


Wisnu yang merasa diolok olok pun hanya tertawa lalu menarik tangan dan tubuh Angela agar lebih dekat dengannya dan dia pun membalas genggaman tangan Angela dan sesekali menciumi Angela.


"Aku bahagia bersamamu Lala,,," ucap Wisnu.


"Aku juga sayang,,," jawab Lala.


Sebuah ciuman hangat pun mendarat di bibir Angela detik berikutnya. Angela membalas hangat ciuman itu dengan sepenuh hatinya.


Hubungan dan cinta mereka merekah sejak Ayu memberikan nomer ponsel Wisnu dan Angela menghubunginya. Rasa ketertarikan dan kecocokan membuat mereka makin dekat dan tidak butuh waktu lagi untuk yakin dengan pilihannya.


Wisnu bahkan sudah melamar Angela di depan ayah dan ibu selaku orang tua angkat Angela. Angela juga suddah menerima lamaran Wisnu dengan syarat Wisnu akan mengikutinya ke LA. Karena Angela tidak ingin tinggal jauh lagi dari Ayu yang juga akan di bawa Sandy ke LA.


Wisnu pun menyanggupi persyaratan Angela itu.


"Kalau begitu tunggu apalagi,,,, Kita menikah bersama sama ya di LA,,," kata Sandy.


"Hmmm enak saja,,, Ketemu keluargamu dulu dong,,," protes Ayu.


Semua pun hanya tertawa melihat Sandy yang garuk garuk kepala karena baru sadar ada hal yang belum. dilakukannya.


\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan komen yaa


Terima kasih 🌸


__ADS_2