
Selamat membaca πΈ
Maaf banyak typo π
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
πΈπΈπΈ
"Kurang ajar!!!!"
Vhe memukul mukul kemudi mobilnya sepanjang jalan. Hatinya bukan main kesal mengetahui bahwa Sandy mantan suaminya malah kini menjalin kasih dengan Ayu.
Bukan itu saja,,, bahkan pria yang setau Vhe hanya mencintai dirinya bisa bisanya menyalahkannya dan tak membelanya di depan Ayu.
Belum lagi rasa kesalnya mengetahui bahwa musuhnya malah mengetahui boroknya. Perselingkuhannya dengan papa dan mencurigai siapa ayah biologis bayinya.
"Ayu,,!! Ayu,,,!! Ayu saja terus yang jadi penghalangku. Mau jadi istri Dirga harus melawannya,,, Mau jadi nyonya dan penguasa harta Dirga lagi lagi harus melawannya. Sekarang pun masih harus melawan dia karena dia tau semuanya. Brengsek kamu Ayu!!!" lagi lagi Vhe memukul kemudinya.
"Sandy lagi,,,!! Apa sih yang dilihatnya dari perempuan kampung itu?? Jelas jelas wanita itu kalah jauh jika dibandingkan aku yang lebih modis ini,, Sandy tinggal di LA semestinya bisa tau seperti apa tampilan wanita cantik kekinian. Ayu??? Sandy pasti kena pelet wanita itu!!! Atau mungkin Dirga juga ya selama ini???" Vhe tiba tiba punya pikiran seperti itu.
"Yaa,,, pasti kampungan itu pakai guna guna. Huhh dasar jalang kampung!!! Aku harus bisa membuat Sandy meninggalkan wanita itu. Meski aku tak ingin kembali pada Sandy tapi aku dendam karena dia telah mempermalukanku di depan jalang itu!!!" sungut Vhe.
Saking emosinya dan banyak pikiran Vhe tak memperhatikan jalanan hingga akhirnya mobilnya membentur sebuah mobil di depannya karena dia tak melihat bahwa lampu lalu lintas berwarna merah.
Braakkk,,,!!!
Vhe terkejut bukan main menyadari dirinya telah menabrak mobil di depannya. Vhe tambah terkejut melihat pengemudinya yang turun dan tampak kesal melihat kondisi mobilnya.
Pemilik mobil itu menghampiri mobil Vhe dan memintanya turun. Vhe menurut dan membuka pintu mobilnya.
"Tanggung jawab ya,, Kamu yang menabrak dari belakang. Makanya kalau nyetir itu lihat lihat dong!!!" pemilik mobil yang seorang wanita itu terus mengomel tanpa melihat wajah Vhe.
Puas mengomel dan tak mendapat jawaban apa pun wanita itu pun tambah kesal dan melihat ke arah Vhe.
"Vhe???" wanita itu heran dan tak menyangka bertemu dengan Vhe.
Dirinya makin heran melihat kondisi Vhe yang sedang hamil. Sebagai sahabat Sandy dirinya tau betul bahwa Vhe anti hamil.
"Iya Angela,,, Aku. Kenapa kamu bisa di sini??" tanya Vhe.
Tiiiiiiinnn,, Tiiiinnnnn,,,,
__ADS_1
Belum sempat Angela menjawab bunyi klakson sudah terdengar riuh. Akhirnya mereka memutuskan untuk menepikan mobilnya dulu.
"Kita bicarakan masalah mobilmu di sana saja."Kata Vhe sambil menunjuk ke sebuah kafe di seberang jalan.
"Ok" jawab Angela singkat meski dirinya sebenarnya enggan berurusan dengan wanita yang pernah jadi rivalnya menarik perhatian Sandy itu.
"Apa kabarmu Angela??" tanya Vhe begitu mereka telah duduk dan memesan minuman.
"Baik. Kita bicarakan saja urusan mobilnya. Aku tidak mau pemilik mobil yang ku sewa menuntutku banyak."ketus Angela.
"Oh itu gampang,,, Ini kartu nama suamiku. Kamu bisa layangkan tagihan bengkel untuk perbaikan mobilmu kesana langsung. Dia akan membayar semuanya."ucap Vhe sombong.
Vhe pasti tak ingin Angela tau bahwa suaminya kini sudah kere. Angela pun menerima kartu nama itu dan sekilas membaca nama yang ada di kartu itu dan nama perusahaannya juga.
"Cargo?? Jadi kamu meninggalkan Sandy yang kaya raya itu demi pemilik Cargo rendahan ini??" ejek Angela.
"Kaya raya?? Harta Sandy sudah ku ambil semua. Kaya dari mananya?? Yang ada pria itu saking kerenya sekarang rela jual diri ke janda kaya jadi jadian." sungut Vhe yang tak terima di ejek.
"Ayu maksudmu?? Mantan istri suamimu itu??" tanya Angela yang sudah tau semuanya.
"Kamu tau dari mana??" selidik Vhe.
"Ayolah Vhe,,, aku ini sahabat terbaik Sandy. Aku tau semuanya tentang dia. Tentang bodohnya mantan istrinya yang merasa telah mengambil alih semua kekayaannya,,, Tentang siapa wanita yang kini di dekatinya. Aku tau semua,,,!!!" ketus Angela.
Angela tertawa terbahak bahak mendengarnya.
"See,,, Bahkan dalam hal ini pun sampai sekarang kamu belum tau. Aku heran kenapa Sandy dulu lebih memilih wanita bodoh sepertimu daripada aku yang jelas jelas lebih cerdas dan memahaminya." ejek Angela lagi.
"Cukup Angela,,, katakan saja apa alasanmu mengatai aku bodoh!!" titah Vhe.
"Bodoh karena kamu tidak pernah tau seberapa banyal kekayaan Sandy. Sandy dan keluarganya bukan hanya memiliki kekayaan yang kamu rampas saja. Itu belum secuil dari yang kekayaan mereka sesungguhnya. Selama menikah denganmu Sandy memang sengaja tak mengatakan padamu seberapa banyak kekayaannya karena sifat borosmu itu,,, Sandy ingin kamu prihatin dan tidak shopping terus terusan." jelas Angela.
"Jadi?? Sandy masih kaya??" tanya Vhe.
"Dia bahkan bisa menggaji seribu karyawan sekelas suamimu sekarang. Itu pun hanya dijadikan karyawan Ob nya saja." sinis Angela.
"Sialan!!! Angela terus saja menghinaku. Tapi apa benar semua yang dikatakannya ini?? Sandy masih kaya. Apa lebih baik ku manfaatkan saja Angela untuk memisahkan Sandy dan jalang kampung itu??" batin Vhe.
Vhe tersenyum senang ketika terpikir hal itu.
"Lupakan tentang suamiku dan kekayaannya yang tak seberapa jika dibanding Sandy karena aku mencintainya."kata Vhe berbohong.
__ADS_1
"Bagaimana denganmu sendiri Angela,,, Apa kamu masih punya perasaan yang sama pada Sandy?? Apa kamu juga akan mengalah pada Ayu seperti kamu mengalah kepadaku dulu??" tanya Vhe mulai memancing.
"Apa urusannya denganmu??"sungut Angela.
"Ada,,, Kita bisa bekerjasama." jawab Vhe.
"Untuk??" tanya Angela.
"Memisahkan Ayu dan Sandy. Aku ingin Ayu tak mendapatkan Sandy. Keenakan perempuan kampung itu!! Tapi kamu tenang saja. Aku tak akan mengambilnya darimu lagi karena seperti yang sudah ku bilang padamu tadi. Aku mencintai suamiku. Lihat bukti cinta kami ini,,," kata Vhe menunjuk perut buncitnya.
Angela diam tak menyahut. Dia masih berpikir dan tak langsung percaya begitu saja dengan seorang Vhe yang diketahuinya memang licik.
Tapi rasa keinginannya untuk memiliki Sandy juga sangat besar dan dia sendiri sudah lelah berpura pura menjadi sahabat.
Angela ingin Sandy memahami perasaaanya,,,
Merasakan cintanya,,,
Angela lelah jadi tempat cerita semua tentang hidup Sandy,,,
Angela ingin Sandy hanya membahas tentang mereka berdua,,,
Bukan Ayu atau pun wanita lain lagi.
"Bagaimana Angela?? Apa kita sepakat??" tanya Vhe lagi.
Vhe yakin betul Angela tak akan menolak tawarannya karena Vhe bisa melihat betapa Angela masih sangat menginginkan Sandy.
Tanpa menunggu jawaban Angela,,, Vhe pun mengulurkan tangannya.
Angela ragu.
"Ayo,,, Demi hatimu sendiri Angela." bujuk Vhe.
Angela makin galau dan dengan penuh keraguan dia oun menyambut uluran tangan Vhe yang tidak benar benar akan membantunya. Vhe berniat menusuknya dari belakang begitu berpisah dengan Ayu.
"Kali ini aku tak akan bodoh melepas Sandy yang kaya raya itu Angela" batin Vhe sembari tersenyum manis pada Angela yang menyetujui kesepakatan itu.
\=\=\=\=\=\=
Jangan lupa vote, like dan komen yaa
__ADS_1
Terima kasih πΈ