MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU

MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU
Video Pendek


__ADS_3

Selamat membaca 🌸


Maaf banyak typo πŸ™


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


🌸🌸


Aku mulai tertawa sendiri melihat banyak foto lama Sandy dan Angela. Dari sana aku bisa lihat betapa kedua sahabat ini sangat dekat. Namun tak pernah terlintas dalam benakku bahwa pernah ada cinta di hati Angela untuk Sandy.


Tanganku pun mulai ketagihan membuka buka foto dan video selanjutnya. Hingga tanganku membuka sebuah video Sandy dan mommy yang sedang berada di suatu ruangan yang tampaknya direkam oleh Angela.


Sayangnya video itu hanya berdurasi pendek. tampaknya sudah dipotong hingga aku tak tau kalimat sebelumnya yang diucapkan Sandy.


"Sandy hanya ingin memanfaatkannya untuk membalas dendam pada Vhe,,, Awalnya Sandy hanya mendekatinya agar Vhe cemburu dan balik lagi pada Sandy karena i still love her so much,,,,"


Hanya kalimat itu saja yang diucapkan Sandy di video pendek itu tapi cukup membuat mataku panas dan tiba tiba nanar. Genangan airmataku pun tumpah ruah membasahi rok yang ku kenakan.


Hatiku sakit mendengar kalimat dalam video pendek itu. Harapanku tiba tiba hancur. Aku tiba tiba merasa telah begitu bodoh percaya pada Sandy.


"Jadi begini,,,Kamu hanya memanfaatkanku saja. Kamu masih mencintai Vhe. Kenapa Sandy,, Kenapa kamu setega ini padaku. Lalu apa artinya semua yang kamu lakukan padaku selama ini,, Apa maksudmu sampai mengenalkanku pada orang tuamu,,, Apa jangan jangan mereka juga hanya ingin menjadikanku bahan untuk balas dendam pada Vhe juga,,,Agar Vhe cemburu dan kembali padamu lagi,,,"


"Bodoh kamu Yu,, Semestinya kamu tidak begitu saja percaya pada pria lagi setelah apa yang kamu alami,,,!!! Bodoh,,,,"


Aku terus berpikir buruk tentang Sandy dan keluarganya. Aku juga memaki diriku sendiri yang sudah kecolongan ini. Tak lupa juga memaki Angela yang menyembunyikan semua ini dariku.


"Kenapa La,, Kenapa kamu diam saja,,, Apa kamu juga ingin balas dendam padaku atas perlakuanku dulu padamu???" tanyaku dalam hati.


Kecewa,,


Itu satu satunya kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaanku saat ini.


Calon suamiku,,,


Calon mertuaku,,,


Sahabatku,,,


Semua diam diam mengkhianatiku.


Tak ada yang bisa ku percaya di kota ini,,,

__ADS_1


Semua penipu,,,!!!


Tanpa pikir panjang lagi dan perasaan diliputi bernagai penyesalan dan kekecewaan,, Aku ajak anak anak yang tengah bermain di halaman untuk segera meninggalkan rumah sahabat yang telah bersekongkol dengan Sandy menipuku.


Aku pergi tanpa pamit pada Angela. Aku langsung memanggil taksi untuk mengantarkanku kembali ke hotel. Selama di perjalanan aku juga memesan tiket penerbangan tercepat selanjutnya hari itu juga.


Pulang,,,!!


Hanya itu yang ku pikirkan.


Anak anak yang banyak tanya saat melihatku berkemas kemas di hotel hanya ku minta untuk tidak banyak tanya dulu dan membantuku kemas kemas agar tak ketinggalan pesawat. Untungnya anak anakku yang penurut tidak pernah membuatku sampai marah.


Hatiku sudah dibutakan dengan amarah dan kekecewaan mendalam. Aku bahkan belum memikirkan penjelasan apa yang harus ku berikan kelak pada anak anak. Yang penting pulang dulu. Itu saja.


Usai berkemas aku pun langsung meminta mobil antar jemput hotel mengantarku ke bandara. Aku tak sabar menunggu jam penerbanganku sejam lagi. Aku tak ingin Angela dan Sandy menemukanku di sini dan menghalangi kepergianku.


Hatiku lega saat mendengar nomer penerbanganku telah disebut dan semua penumpang diminta bersiap siap memasuki pesawat.


Aku lega karena tidak ada satu pun yang menyadari kepergianku. Entah mungkin Angela sudah sadar atau belum tapi yang jelas tidak ada yang datang ke bandara dan menghentikanku.


Tidak ada sepatah kata pun yang kuucapkan atau pin ku kirimkan pada Sandy.


Pesawat makin tinggi mengudara membawaku meninggalkan kota yang memberikanku kebahagiaan palsu. Kota yang menyambutku dengan kehangatan namun sekaligus menorehkan luka mendalam dengan kenyataan pahit yang ku terima.


🌸🌸🌸


Di rumah Angela,,,


"Wah kok banyak banget masaknya sayang,,,??" tanya Wisnu yang tiba tiba muncul di dapur.


"Iya kan ada Kadek sama anak anaknya di sini,,," sahut Angela.


"Kadek,,,?? Mana,,??" tanya Wisnu yang tak melihat adanya tamu di rumah itu.


"Loh kan di ruang depan dia,, Memangnya kamu tidak melihatnya tadi??" tanya Angela yang masih tetap sibuk dengan masakannya.


"Tidak ada siapa siapa sayang,,, Tidak ada Kadek maupun anak anaknya di sini." ucap Wisnu.


Angela mematikan kompornya dan menoleh pada Wisnu.


"Masak sih??" tanya Angela yang langsung berjalan ke ruang depan tempat dimana tadi sahabatnya menunggunya.

__ADS_1


Angela tidak menemukan Ayu maupun anak anak di halaman depan. Dia hanya melihat ponselnya yang tergeletak di meja dengan layar yang sudah gelap. Diambilnya ponsel itu dan membuka kunci layarnya.


"Gawat,,,Kadek pasti melihat video ini.Bodoh kamu La,,Bodoh,,, Ceroboh,,,Kamu bahkan lupa menghapus video yang sudah kamu potong ini hingga kata katanya hanya sepenggal kalimat yang pasti menyakiti hati Kadek." batin Angela.


Video panjang yang direkamnya saat mendengar pertama kalinya Sandy menjelaskan tentang perasaannya kepada Ayu pada mommynya itu memang telah diedit dan dipotongnya sebelum dirinya ke Indonesia.


Niat awal menunjukkan video itu agar Ayu mau meninggalkan Sandy dan dia bisa mendapatkan Sandy kini berujung petaka akibat kelalaiannya sendiri.


Video yang dibuatnya itu kini benar benar dilihat oleh Ayu dan pastinya membuatnya kecewa pada Sandy atau bahkan pada dirinya.


Angela mulai panik dan tak menghiraukan Wisnu yang terus bertanya ada apa dengannya. Angela sibuk membongkar laci lacinya mencari keberadaan ponsel lamanya yang dipakainya saat dia merekam video itu.


🌸🌸🌸


Sandy telah menyelesaikan meetingnya. Sesekali dia melirik ponselnya namun tak ada satu pun pesan atau panggilan dari Ayu.


"Apa mama memang belum mau dijemput ya,,?? Tapi aku sudah sangat merindukannya,,," batin Sandy.


Tak mampu menahan rindunya pada Ayu,, Sandy memutuskan untuk menelpon Ayu saja. Alisnya mengkerut saat panggilan itu tidak tersambung. Dilihatnya barisan sinyal ponselnya yang menunjukkan tidak ada masalah dengan jaringannya.


Sekali lagi dicobanya menelpon Ayu namun tetap tak tersambung.


"Kok aneh,,, Apa ponsel mama kehabisan baterai?? Kan bisa pinjam charger punya Angela kalau memang begitu. Tapi kenapa juga sampai kehabisan,,, bukannya mereka hanya ingin saling bertukar cerita. Pasti gak main ponsel kan,,,Hmmm bikin kepikiran saja nih mama." gumam Sandy.


"Telpon Angela saja lah kalau begitu,,," lanjutnya.


Jemari Sandy mencari kontak Angela. Dirinya baru saja hendak menekan tombol telpon saat Angela lebih dulu menghubunginya.


"Hai Angela,,, aku baru saja mau menelponmu,,," kata Sandy begitu mengangkat telpon Angela.


"Ayu pergi,,, Dia tidak pamitan padaku. Cepat kamu cari ke hotel. Jangan banyak tanya dulu apa yang terjadi.Yang penting kamu temukan dulu dia." kata Angela panik.


"Apa??!!! Ada apa ini La,,,???" tanya Sandy bingung.


"Don't ask,,Just find Her,,,Cepat Sandy!!!" tegas Angela.


\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa


Terima kasih 🌸

__ADS_1


__ADS_2