MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU

MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU
Terkuak


__ADS_3

Happy reading ya 🌺


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


🌺


Dirga sama sekali tak mencegahku saat aku meninggalkan kantornya. Dia tetap meneruskan dan menikmati apa yang sudah dilakukan Vhe padanya di depan mata kepalaku.


Aku tak sakit hati lagi,,,


Aku sudah tidak punya waktu untuk merasakan sakit lagi. Terlalu sakit semua yang Dirga,, mama dan Vhe lakukan padaku hingga aku sudah tidak bisa merasakan apa apa lagi.


Aku pulang dengan taksi yang sudah ku panggil. Tidak ada lagi airmata menggenangi mataku. Rasanya semua indra perasaku sudah mati.


Setibamya di rumah,,,


Seperti biasa mama langsung mengomel karena aku terlalu lama di luar.


"Eh Ayu,,, dari mana saja sih,,, mama lapar nih!! Kamu kan belum masak,,,!!!" kata sambutan dari mama.


Aku tak menyahut dan terus menapaki tangga menuju kamarku.


"Hehhh,,, kalau orang tua ngomong di dengerin!!! Mama lapar nih,,,, buruan masak!!!" bentak mama.


Aku menghentikan langkah kakiku. Ku balikkan badanku mengarah pada mama. Papa tampak baru keluar dari kamarnya mungkin karena mendengar teriakan mama.


"Kamu tuli?? Bisu???" teriak mama lagi sambil memandang ke atas ke tangga tempatku berdiri.


Aku lelah dengan semua sikap mama padaku.


"Yang lapar mama kan?? Perut perut mama sendiri kan??? Ya sudah,,, kalau tau bahwa lapar itu harus makan,,, ya sana masak biar ada makanan untuk isi perut mama itu!!!" jawabku acuh.


Mama tampak terkejut dengan jawabanku itu. Terutama papa yang selama ini taunya aku hampir selalu menurut.


"Ehh,,, ini anak nyolot bener!! Kamu lupa kamu itu siapa??? Kamu itu menantu di sini,,, kamu istri Dirga,,, dan aku ini mertuamu!! Lancang sekali kamu bicara begitu!!!" sengit mama lagi.


Dan aku,,, masih tetap dari tempatku berdiri,,,,


"Aku tak pernah merasakan rasanya jadi menantu di rumah ini,,, aku bahkan tidak lagi merasakan indahnya jadi istri Dirga,,, Jadi aku tak perlu kan menghormatimu lagi???"


Aku tak percaya kalimat itu keluar dari mulutku sendiri. Aku tak lagi menunggu dan mendengarkan mama yang masih mengomel.

__ADS_1


Aku masuk dan membanting pintu kamarku dengan keras.


Braaaakkkk!!!!


Mama yang di bawah terkejut mendengarnya.


"Kenapa sebenarnya si Ayu itu,,, kenapa dia tiba tibab begitu berani pada mama,,, papa dengar sendiri kan apa yang di katakannya tadi???" mama menyadarkan papa yang sedari tadi hanya diam dan mencoba menganalisa keadaan.


"Sudah ma,,, sudah!! Mungkin Ayu sedang ada masalah dengan Dirga. Makanya mama jangan terlalu sering mengusik Ayu. Bersikaplah biasa saja,,, kalau mama memang belum bisa menerimanya,,, setidaknya jangan terlalu di tunjukkan. Bagaimana pun anak kita,,, Dirga masih mencintainya." tukas papa.


Mama merengut mendengarnya.


"Lebih baik mama tanya sama Dirga saja,,," ketusnya.


Mama langsung menelpon ke kantor Dirga. Papa hanya geleng kepala melihat mama yang kepo dan selalu ingij tau masalah Dirga.


"Eh Dirga,,, istrimu kerasukan setan apa ya,,, kenapa dia berubah begitu?? Pulang pulang langsung marah,, tidak biasanya dia berani melawan mama." mama mengadu pada Dirga.


"Biarkan saja ma,,, Ayu hanya masih shock saja." kata Dirga enteng.


"Shock,,, apa maksudmu?? Memangnya ada hal apa yang bisa membuatnya begitu??" tanya mama penasaran.


"Ayu sudah tau perselingkuhan Dirga dan Vhe ma,,, Tadi Ayu datang ke kantor dan memergoki kami berduaan di ruangan Dirga."


"Baguslah kalau begitu Dirga,,, mama bangga padamu. Terima kasih ya,,, akhirnya kamu mau menuruti kemauan mama. Ya sudah kalau begitu,,, kembalilah bekerja biar kamu cepat punya banyak uang. Mama ingin kamu secepatnya menikahi Vhe,,, mama ingin mengadakan pesta pernikahan paling mewah untuk kalian."


Mama begitu bersemangat.


Uhuk uhuk,,,,


Lain halnya dengan papa yang terbatuk batuk mendengarnya. Papa langsung keluar menuju ke dapur tepat setelah aku turun dan memasukkan baju kotorku ke ruang cuci baju yang bersebelahan dengan dapur.


Aku sudah mendengar perkataan mama tadi saat hendak menuruni tangga. Hanya saja mama tidak menyadari keberadaanku di sana saking asyiknya membicarakanku dengan Dirga.


Dan aku lagi lagi tak peduli mau seberapa besarnya uang dan dana yang akan mereka keluarkan untuk pesta pernikahan mewah itu.


karena bagiku,,,


Pesta atau pernikahan itu tak akan pernah terjadi tanpa persetujuanku sebagai istri pertama Dirga yang sah di mata hukum.


Aku mendengar sayup sayup suara papa.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan Vhe?? Kenapa kau malah mendekati Dirga juga?? Daddy tidak bisa berbagi dengan Dirga Vhe,,,, Apalagi jika sampai kalian menikah nantinya,,, Daddy tidak mau ya kalau itu terjadi. Daddy tidak akan suka jika saat Daddy menginginkanmu tapi kamu terjebak dengan tuntutan sebagai istri Dirga!!!" kecam papa.


Aku menutup mulutku yang hampir bersuara saking kagetnya mendengar kalimat papa. Kini aku sudah tau semua rahasia dalam keluarga ini.


Rahasia itu pun terkuak,,,


Rahasia yang menghubungkan kami semua pada satu biang kerok. Aku,,,Dirga,,,Papa dan mama,,,, semua terkoneksikan pada satu wanita bernama Vhe.


Sayangnya aku tak bisa mendengar apa yang dikatakan oleh Vhe pada papa. Tapi kalimat papa itu sudah cukup menjelaskan padaku apa status hubungan papa dan Vhe.


"Dasar jalang,,,!! Apa tidak cukup kamu menikah dengan suamimu hingga kamu pun masih menginginkan papa dan suamiku?? Aku tidak akan tinggal diam Vhe,,," batinku.


"Akan ku buktikan bahwa wanita kampungan ini jauh lebih bisa memakai logika dan otaknya dibanding jalang sepertimu!!!" batinku lagi.


Aku bersembunyi di balik pintu ruang binatu saat papa melewati ruangan ini. Aku tidak ingin papa tau keberadaanku di sana.


Segera aku kembali ke kamarku dan mengambil tas ku. Aku harus menjemput Nathan dan Nicholas di sekolah mereka.


"Mau kemana lagi Ayu???" mama bertanya dengan nada mengejek.


Aku hanya mendengus dan tak menyahut. Ku langkahkan saja kakiku lebih cepat agar telingaku tak lagi mendengar apa yang dikatakan mama.


"Dasar,,, sudah kalah posisi bukannya merendah malah sok jadi nyonya." Gerutu mama.


"Lihat saja nanti,, kamu akan menangis darah menyaksikan Dirga menikah lagi!!! Ku pastikan Dirga akan menceraikanmu setelahnya." lanjut mama dalam hati.


Mama pun ke dapur karena kembali ingat akan rasa laparnya tadi. Sampai di dapur mama kesal karena benar benar tak ada makanan yang bisa di makannya langsung.


"Menantu tidak guna!!!" sungut mama sambil menelpon catering langganannya dan memesan makanan untuknya.


"Pesankan juga untuk papa ma,,," kata papa.


"Iya ini mama sekalian juga pesan buat Nathan dan Nicholas. Mama tidak mau cucu mama kelaparan gara gara ibunya sedang ngambek" kata mama yang sebenarnya sangat menyayangi si kembar.


Hanya saja itu semua tetaplah tidak benar jika mama tidak bisa menyayangiku selaku ibu dari si kembar. Mama lupa,,, dari rahimku lah cucunya lahir.


Namun aku tak lagi menginginkan kasih sayang seperti itu,,, Setidaknya untuk saat ini.


\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa

__ADS_1


Terima kasih 🌺


__ADS_2