MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU

MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU
Kenapa Mesti Aku?


__ADS_3

Happy reading 🌺


Maaf banyak typo 🙏


©©©©©©©©©©©©


🌺🌺


Malam itu akhirnya Dirga tetap tidur di kamar kami.


Aku tak segera menyusul ke tempat tidur. Aku duduk di depan meja riasku dan menghapus sisa sisa riasan make up selepas pesta tadi.


Meski Dirga tidur di kamarku,,, Dan setelah gagalnya malam pengantin mereka,,,tak lantas membuat Dirga mengajakku melanjutkan apa yang sempat tertunda tadi.


Kami tidak melakukan apa apa. Tampaknya Dirga memang sudah kehilangan gairahnya padaku tapi aku lebih suka seperti ini daripada aku harus melayani suami yang sudah mengkhianatiku secara terang terangan.


Suami yang tanpa rasa bersalahnya mengakui bahwa dirinya telah meniduri Vhe sebelum menikahinya,,,


Jijik,,,,


Itu kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini padanya.


Aku jijik jika harus membiarkan benda miliknya yang sudah pernah digunakannya untuk meraup kenikmatan semu bersama wanita lain harus kembali menyusuri tubuhku.


Aku jijik membayangkan jika aku harus menerima sentuhan sentuhan dari jemarinya yang sudah digunakannya untuk memuaskan wanita lain di ranjangnya,,,,


Lalu jika aku jijik,,,


Kenapa aku tak memilih untuk meninggalkannya saja,,,??


Kenapa aku tak langsung pergi saja dari rumah ini dan kembali ke rumah orang tuaku dengan membawa serta kedua anakku,,,??


Jawaban yang ku punya untuk pertanyaan itu hanyalah berupa pertanyaan balik,,,


Kenapa mesti secepat ini aku meninggalkannya,,,??


Kenapa mesti aku yang pergi dari sana,,,??


Kenapa mesti aku yang harus repot mengurus dan membesarkan kedua anakku dan malah menyusahkan orang tuaku sendiri??


Kenapa aku mesti pergi dan membiarkan maduku bersenang senang diatas penderitaanku,,,??


Kenapa mesti aku yang mengalah,, ??


Enak saja,,,


Berbagi suami itu bukan perkara mudah,,,


Aku tak akan biarkan Vhe merasa dan sempat untuk berpikir bahwa kehidupannya akan seperti serial sinetron yang menceritakan tentang lemahnya istri pertama yang harus menderita,,,


Tidak Vhe,,,


Ini bukan sinetron,,,

__ADS_1


Ini kehidupan nyataku yang terusik akibat kehadiranmu,,!!


Dan aku sudah cukup mengalah membagi suamiku denganmu tapi tak akan pernah ku biarkan kamu memilikinya seorang diri,,,


Tidak akan ku biarkan kamu menginjak injak diriku juga,,,


Justru karena kamulah yang di posisi istri kedua Dirga,,, maka tak akan ku biarkan kau yang pertama mendapatkan segala kebahagiaan dari suami kita,,,


Dan jika ada yang bertanya kenapa aku tidak langsung saja mengatakan kebenaran tentang siapa Vhe pada mama dan Dirga,,,??


Hahaha,,,


Kalau ini karena aku ingin mereka merasakan sakit yang lebih terasa menyakitkan,,,


Semakin lama ku biarkan Vhe menipu dan mempermainkan mereka,,, maka akan semakin besar kekecewaan mereka.


Jika secepatnya ku beritahu mereka,,, rasa sakit itu tak seberapa banyaknya.


Jahat??


Ya,, aku memang jahat,,, meski aku tetap mendoakan agar mama kuat menghadapi kenyataan tentang perselingkuhan papa nantinya,,,


Tapi aku tetap ingin semua luka yang mereka ciptakan bisa tertutup kembali dengan rasa puasku yang telah berhasil melampiaskan dendamku pada mereka yang telah menyakitiku,,,


Aku tidak takut dianggap jahat,,,


Aku tidak malu mengakui bahwa selamanya aku tak bisa memaafkan mereka,,,


Tidak,,, Tidak ada ruang dan kata maaf tersisa bagi mereka.


Dan Inilah aku apa adanya,,,


Aku percaya karma itu ada bagi orang yang berbuat jahat,,,


Dan aku juga tidak keberatan jika akulah yang tuhan tunjuk sebagai media perantara terjadinya karma itu sendiri,,,


Ku pandangi pantulan diriku sendiri di cermin meja riasku. Tampak disana ada juga bayangan Dirga yang sudah terlelap memeluk Nathan.


"Terima kasih Dirga atas semua cinta yang pernah kamu berikan untukku,,, Terima kasih juga untuk semua luka yang masih menganga ini,,, meski aku masih ada di sini sebagai istrimu,,, tapi hatiku tidak lagi memilihmu,," batinku.


Hati yang sudah tidak bisa diajak kompromi ini memilih masih bertahan demi hak anak anakku atas rumah dan aset berharga milik Dirga.


Ku perhatikan bentuk wajahku yang makin lama makin membuatku merasa bahwa nama Ayu itu patut ku sandang. Aku memang bertambah Ayu.


Aku yakin jika aku mau,,, aku masih bisa mendapatkan pria lain di luar sana yang mestinya harus lebih baik dari Dirga.


Tapi tidak sekarang,,,


Aku hanya kembali berusaha tak menampik kenyataan,,,,


Aku memang harus mengesampingkan dulu egoku dan memperjuangkan hak anak anak. Itulah kenapa aku memutuskan tetap tinggal dan meneruskan permainan gilaku ini agar aku bisa mengawasi maduku itu.


Agar Vhe tidak mengambil kendali atas semua yang sudah ada.

__ADS_1


Aku tersenyum pada pantulan diriku sendiri,,,


"Kamu itu Ayu,,, Ayu yang sangat ayu,,, Semangatlah Ayu,,, jangan pernah menyerah begitu saja pada wanita yang berusaha menyingkirkanmu,,," batinku.


Ku rebahkan diriku dan mulai ku pejamkan mataky. Aku harus mengistirahatkan otak dan tubuhku agar kuat menghadapi hari esok.


🌺🌺🌺


Vhe menutup pintu apartemennya dengan kasar. dirinya sangat marah atas apa yang sudah terjadi malam ini.


"Bagaimana bisa aku mengambil satu keputusan bodoh dengan pergi dari rumah itu?? Itu hanya membuat Ayu besar kepala dan merasa menang!!!"


Vhe bicara sendiri.


Vhe menggaruk garuk kepalanya mengingat semua itu. Vhe merasa stress akibat tekanan dariku. Belum lagi nafsu yang sudah di ubun ubun tadi membuat Vhe blingsatan.


Vhe butuh pelampiasan.


Vhe pun naik ke tempat tidurnya dan mengutak atik ponselnya. Ditelponnya Dirga,,,


"Mau apalagi?? Dirga sudah tidur!!" aku yang menjawab telponnya.


"Kamu,,,!!! Kenapa kamu yang menjawab telponnya,,,??" sungut Vhe.


"Karena ponselnya dan Dirga juga ada di sebelahku saat ini,,, Dirga tidur di kamarku malam ini. Sudah ya,,, Jangan ganggu!!!" ku matikan telpon itu dan langsung ku mode airplane.


Otomatis Vhe bertambah kesal karena berkali kali mencoba menelpon ulang tapi tidak tersambung.


"Aaarrggghhh,,, Sialaaannn!!!!"


Vhe kesal dan membanting ponselnya di ranjang itu. Vhe benar benar hilang kendali,, Kembali diraihnya ponselnya.


Digeser gesernya layar ponsel itu dan melihat lihat daftar kontaknya.


"Tidak mungkin aku menelpon daddy malam malam begini,,, nenek tua itu pasti curiga jika daddy keluar selarut ini,,,, Aaarrgghhh,,,,!!!" Vhe kesal bukan main dengan keadaan dirinya yang kacau.


Napas Vhe tersengal sengal antara marah dan nafsu birahinya yang semakin ingin dilepaskan,,, Tanpa pikir panjang lagi Vhe pun menelpon papa.


Tidak ada jawaban.


"Aaarrggghhhh,,,,," Vhe kembali kesal.


Vhe pun berganti pakaian dengan pakaian minimnya dan keluar. Dikemudikannya mobilnya menuju sebuah klub malam yang tak jauh dari apartemennya.


Malam itu Vhe pun menghabiskan malamnya dengan duduk sendirian dan minum di bar itu hingga mabuk berat.


Vhe tidak bisa menerima kekalahan dirinya.


\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa


Terima kasih 🌺

__ADS_1


__ADS_2