MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU

MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU
Rencana Rahasia


__ADS_3

Happy reading ya 🤓


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ku hapus airmata yang sedari tadi terus saja menetes tanpa bisa ku kendalikan. Aku sangat bersedih dengan semua yang terjadi padaku beberapa hari ini.


"Cepat pulang sayang" batinku berharap Dirga bisa merasakan penderitaanku.


Aku sempat hilang asa saat melihat kalender yang ku lingkari. Baru sepuluh hari Dirga ke luar kota. Dan itu artinya masih ada sisa waktu lagi dua puluh hari baginya untuk bisa kembali.


Airmataku kembali menetes membayangkan betapa beratnya dua puluh hari itu bagiku. Mama dan Vhe akan sangat puas menyakiti hatiku.


Aku juga tak akan bisa bebas menghubungi Dirga karena mama menyita ponselku sejak terakhir Dirga menelponku pagi tadi.


Dengan langkah gontai aku menuju kamar mandiku dan mengguyur tubuhku. Air yang dingin itu mampu menyiram dan mendinginkan kepalaku yang terasa panas. Ku selesaikan segera ritual mandiku.


Aku keluar kamar dan hendak membereskan semua piring kotor sisa mama dan Vhe saat mendengar obrolan mereka berdua.


Aku mengurungkan langkahku dan memilih mencuri dengar terlebih dulu.


"Jadi kamu akan kembali lagi ke LA Vhe? Malam ini juga?" tanya mama.


"Iya tante,,, liburan Vhe sudah selesai. Vhe harus kembali karena Sandy pasti juga sudah sangat membutuhkanku" jawab Vhe.


"Hmm padahal tante masih senang ada kamu disini. Tante ada yang menemani." lirih mama.


"Maafkan Vhe tante,,, Vhe juga ingin berlama lama disini dan bisa bersama Dirga juga. Tapi mau bagaimana lagi tante? Vhe punya kehidupan sendiri di LA" Jawab Vhe.


Aku merasa ada beribu tetes air yang menyejukkan hatiku mendengar percakapan mereka.


"Jadi Vhe akan segera kembali ke LA? Itu artinya dia tidak aka lagi menggangguku. Dia juga tidak akan membayangi hubungan kami,,,, Syukurlah" batinku lega.


Aku kembali mendengarkan saat suara mama kembali terdengar.


"Kapan kamu berencana punya anak Vhe?" tanya mama.


Aku terkesiap mendengarnya. Tenyata Vhe belum memiliki anak. Pantas saja dia masih bisa menjaga tubuhnya tetap ramping dan indah.


"Ah tante ini seperti Sandy saja yang terus menginginkan agar Vhe segera hamil. Vhe belum siap tante. Vhe belum ingin sepenuhnya mengabdikan hidup Vhe padanya" sahut Vhe.


"Apa maksud Vhe bicara seperti itu? Bukankah jika dia sudah memutuskan menikah dengan pria bernama Sandy itu artinya dia sudah siap menjalani hidup bersamanya?" batinku.


Aku sungguh tak mengerti dengan jalan pikiran Vhe. Wanita itu sungguh penuh misteri.


"Apa karena Dirga?" tanya mama.

__ADS_1


" Bisa dibilang seperti itu tante. Vhe sebenarnya menyesal telah meninggalkan Dirga. Vhe sangat ingin kembali merajut hubungan indah bersamanya tapi saat Vhe kembali,,, Ayu telah berhasil memikatnya" ucap Vhe dengan nada bersedih.


"Seandainya saja waktu itu Dirga tak bersama Ayu,,, Vhe pasti menolak lamaran Sandy. Vhe menerimanya karena Vhe ingin Dirga merasa kehilangan dan salah telah lebih memilih Ayu. Tapi lagi lagi Ayu sialan itu membuat hidup Vhe jadi penuh penyesalan karena Dirga tetap memilihnya" sungut Vhe.


"Apa??? Vhe seolah menyalahkan aku sebagai penyebab ketidakbahagiaan hidupnya saat ini?" gerutuku.


"Tante sebenarnya juga sudah berusaha sekali agar mereka tak sampai menikah. Tapi si miskin itu malah menjerat Dirga dengan kehamilannya" ujar mama dengan nada emosi.


"Wanita itu tau sekali bahwa dengan begitu aku pasti akan mengijinkan Dirga menikahinya" lanjut mama.


Ingin rasanya aku kesana dan protes pada mama.


"Bukannya mama yang malah meminta kami segera melakukannya dulu? Bukannya mama yang memaksa kami segera memproses kehamilan dan tak peduli bahwa itu melanggar norma?" protesku dalam hati.


Ah mama,,,


Kenapa jadi mama melemparkan semua kesalahan padaku,,,


Kenapa mama malah memutar balikkan kenyataan yang ada ma,,,


Kenapa ma,,,


Banyak sekali pertanyaan protes dalam hatiku.


Yang penting Vhe segera menghilang dari negara ini. setidaknya aku punya lebih banyak peluang mempertahankan rumah tanggaku.


"Semoga Sandy suami Vhe juga bisa menahan Vhe agar wanita itu tak kembali pada Dirga" aku mendoakan hubungan mereka secara tidak sengaja.


Aku membereskan meja dan membawa semua piring kotor ke tempat cuci. Derasnya air yang mengalir dan bunyi yang ditimbulkan dari piring piring yang beradu cukup membuatku tak dengar apa pun yang mereka bicarakan lagi.


Aku tenggelam dalam pekerjaanku.


"Kebayang gak sih tante seandainya Vhe yang jadi menantu tante? Vhe akan dengan senang hati hamil anak Dirga. pasti anak kami akan sangat lucu lucu." pancing Vhe.


Mama menoleh padanya. Mencoba mencari tau makna ucapan Vhe itu.


"Vhe sebenarnya sangat ingin segera memiliki anak. Vhe tidak akan menunda kehamilan jika Dirgalah suami Vhe" tegas Vhe.


Kalimat itu mengundang rasa iba dihati mama. Mama mulai menyesali keputusannya mengiyakan permintaan Dirga menikahiku. Mama yang telah mengalah sekarang menyesal.


Mama tak tega membayangkan Vhe hidup bersama Sandy namun tidak bahagia. Mama merasa tidak rela jika Vhe harus menderita. Apalagi mengingat malah aku lah yang bahagia bersama Dirga.


"Tante minta maaf Vhe,, Tante tidak bisa melawan ancaman Dirga yang tak mau menikah dengan yang lain jika tante tak mengijinkannya menikahi Ayu" sesal mama.


"Tapi sekarang sudah tante turuti kan?" tanya Vhe kembali memancing.

__ADS_1


"Maksudmu apa Vhe??" tanya mama.


Vhe mendekati mama dan duduk disampingnya. Vhe kemudian membisikkan kalimat panjang di telinga mama. Mama yang antusias mendengarkan berubah ubah ekspresi wajahnya.


Kadang heran,, kadang senang,, kadang cemas,,,


Aku yang hendak membawakan botol susu berisi asi untuk si kembar menghentikan langkahku kala melihat Vhe yang membisiki mama.


"Bagaimana tante??? Apa rencana Vhe itu bagus??" tanya Vhe mengedipkan matanya.


"Tante setuju sekali dengan rencanamu. Kita tinggal menunggu waktu saja. Dan semua itu akan terjadi. Wahhh Vhe tante senang sekali membayangkan jika hari itu sudah tiba,,,, " seru mama bersemangat.


Apa yang telah mereka rencanakan??


Apakah itu menyangkut diri mereka saja??


Atau mungkin menyangkut aku dan hubunganku dengan Dirga??


Apa rencana rahasia itu,?????


Semoga saja itu bukan hal buruk untukku,,,,


Lindungi aku dan keluarga kecilku tuhan,,,


Vhe dan mama menghentikan tawanya saat melihatku. Aku melangkah saja terus mendekat dan berpura pura tak tau mereka telah merencanakan sesuatu.


"Ini susu Nathan dan Nichol ma" ucapku menyerahkan botol itu.


"Kamu tak ingin mengucapkan selamat jalan padaku Ayu?" tanya Vhe.


"Memangnya kamu mau kemana?" tanyaku pura pura tak mengerti.


"Aku akan kembali ke LA malam ini." ucapnya.


"Selamat jalan kalau begitu. Hati hatilah" ucapku singkat.


Vhe tersenyum dan mengucapkan terima kasih.


"Dan jangan pernah kembali lagi apalagi dengan rencana rahasiamu itu!!!!" lanjutku dalam hati.


\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa


Terima kasih 💞

__ADS_1


__ADS_2