MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU

MERTUA & MANTAN PACAR SUAMIKU
Fakta Perselingkuhan


__ADS_3

Selamat membaca 🌸


Maaf banyak typo πŸ™


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


🌸🌸


"Biar ibu saja yang mengantar pesanan ke hotel ini,,, sekalian ibu ingin tau seperti apa sih hotel yang sudah memesan catering kita ini,,," kataku pada pegawaiku yang hendak mengantar pesanan menu makan siang untuk staff meetingnya.


"Tidak apa apa bu??" tanya pegawaiku tak yakin.


Keduanya saling berpandangan dan merasa tidak enak padaku.


Selama ini memang aku hampir tak pernah turun tangan lagi dalam urusan pengantaran. Tapi hotel ini menarik perhatianku karena seringnya mereka memesan catering dariku.


"Tidak apa apa,,, salah satu saja dari kalian ikut juga sudah cukup kok." kataku.


"Baik bu,,, Saya saja yang ikut bantu ibu,,," kata salah satunya.


Aku hanya mengangguk dan segera mengambil tasku. Aku tak ingin terlambat mengantarkan pesanan ini. Pegawaiku itu yang menyetir mobil yang sudah bisa ku beli khusus untuk pengantaran pesanan dalam jumlah besar.


Aku juga sudah mampu membeli beberapa unit motor yang kusediakan untuk pengantaran jarak dekat dan pesanan dalam jumlah sedikit.


Untukku sendiri,,,aku juga sudah membeli sebuah mobil city car yang menurutku sudah sangat cukup dan sesuai dengan kebutuhanku. Cukup membuat aku dan anak anak nyaman berkendara.


Entahlah,,,


Aku tak henti hentinya mengucap syukur pada tuhan yang sudah begitu baik kepadaku dengan segala limpahan rejeki yang diperuntukkan untukku. Hingga dalam waktu singkat saja aku bisa memiliki semua kemudahan yang menunjang bisnis cateringku.


Kami pun sampai di sebuah hotel yang lumayan besar dan mewah.


"Kamu yakin ini hotelnya??" tanyaku pada pegawaiku.


"Yakin bu,,, ini kan juga bukan pertama kalinya saya kesini antar pesanan." jawabnya meyakinkanku.


"Benar juga,,, Ibu hanya tidak percaya bagaimana bisa karyawan hotel sekelas ini memilih catering kita." gumamku.


"Tidak perlu heran bu,,, masakan ibu kan memang lezat jadi siapa pun pasti bisa menikmatinya." kata pegawaiku itu.


Aku hanya tersenyum dan menepuk bahunya.

__ADS_1


"Ayo kita turun bu,," ajaknya langsung membuka pintu dan menuju ke bagian belakang mobil untuk membuka bagasinya.


Aku hanya mengangguk namun segera ku urungkan membuka pintuku karena mataku menangkap pemandangan yang menarik di depan sana.


"Papa,,,Vhe,,,?? Sedang apa mereka di sini??" gumamku.


Namun pikiran dewasaku langsung bisa menyimpulkan apa yang sekiranya dilakukan pria dewasa dan wanita dewasa yang bukan pasangannya di tempat seperti ini.


Gerakanku cepat mengambil ponsel dan memvideokan keduanya yang tengah berjalan dan bergandeng mesra dengan Vhe yang terus menggoda papa dengan sentuhan sentuhan nakalnya di dada papa.


Keduanya menuju ke mobil papa yang tepat di parkir di depan mobil cateringku yang tidak mereka kenali ini. Aku memang tak pernah cerita apa apa pada mereka tentang cateringku.


Aku sendiri juga baru menyadari yang di depanku ini adalah mobil papa.


Tetap ku arahkan kamera ponselku pada mereka. Vhe terlihat memeluk mesra papa dan mencium pipi papa manja sebelum masuk ke mobil papa. Papa terlihat sangat menikmati semua perlakuan Vhe kepadanya.


Bahkan kemesraan itu masih berlanjut ketika keduanya sudah berada di dalam mobil. Papa masih sibuk mengelus elus tubuh Vhe. Keduanya mungkin bermain rapi selama ini tapi kali ini keduanya tidak juga menyadari keberadaanku.


Tok tok tok,,,


"Bu,,, mari,,,"


Ketukan di kaca mobilku mengejutkanku. Pegawaiku rupanya sudah selesai mengeluarkan semua nasi kotak itu dan bersiap membawanya masuk ke hotel.


Aku bernapas lega.


Aku tak ingin mereka tau ada aku yang melihatnya karena itu akan sangat tidak sesuai dengan rencanaku. Aku selama ini memilih diam dan pura pura tidak tau karena belum menemukan bukti autentik perselingkuhan mereka.


Dan kini meski aku sudah dapat aku masih ingin diam. Bukan tanpa alasan,,,tapi aku sudah punya alasan tersendiri. Aku tetap ingin melihat kehancuran dan kekecewaan Dirga dan mama.


"Biarkan saja mama dan Dirga sendiri yang menyadarinya,,, cepat lambat perselingkuhan ini pasti terungkap." gumamku.


"Bu,,,mari bu,,, nanti kita terlambat,,," pegawaiku mulai tidak sabar menungguku yang malah melamun.


"Oh iya maaf,,," kataku.


Aku pun membuka pintu mobil dan kembali menguasai kesadaranku.


"Ibu tidak apa apa??" pegawaiku mencemaskanku.


"Tidak,,, ibu tidak apa apa,,, Ayo kita antarkan pesanan ini." ajakku.

__ADS_1


Pegawai itu menurut saja walau dalam hatinya tidak yakin bahwa bosnya ini tidak mengalami masalah apa pun.


Aku makin merasa aneh ketika masuk ke hotel mewah itu. Hotel sekelas ini sungguh sangat mustahil menyukai masakanku. Mereka tentu punya koki hebatnya sendiri untuk restoran yang mereka sediakan di hotel itu tapi kenapa mereka malah memilih cateringku.


Hmmm,,, Aneh.


Tapi ya sudahlah,, Mungkin memang benar kata pegawaiku tadi bahwa masakanku memang enak dan bisa dinikmati siapa pun. Aku semestinya bangga dengan itu.


Ketika selesai bertransaksi dengan bagian terkait yang menerima pesanannya,,, aku pun hendak meninggalkan hotel ini namun ku urungkan langkahku ketika melewati meja resepsionis.


Timbul keinginan untuk menanyakan sesuatu pada resepsionis itu.


"Kamu duluan saja ya,,, Tunggu ibu di mobil. Ada yang ingin ibu tanyakan dulu di resepsionis." kataku pada pegawaiku.


"Baik bu,,, saya permisi,,,"kata pegawaiku.


Aku hanya mengangguk dan membiarkannya meninggalkanku. Aku kemudian menghampiri meja resepsionis itu.


"Selamat siang,,, ada yang bisa saya bantu??" sapa resepsionis cantik itu.


"Selamat siang,,, saya hanya ingin mencari tau apa teman saya masih menginap di sini atau tidak. Ponsel saya mati jadi saya tidak bisa menghubunginya,,," kataku berbohong.


"Baik ibu,,, bisa ibu beritahu nama teman ibu?? Biar saya bantu cek,,," kata resepsionis itu.


"Saya tidak yakin dipesan atas namanya atau nama suaminya,,, tapi coba anda cek atas nama Vhena Aprilia atau Wicaksana,,," kataku.


Resepsionis itu mengangguk kemudian menyibukkam dirinya di depan laptopnya. Setelah beberapa saat kemudian resepsionis itu pun mengatakan sebuah fakta yang memang sangat ingin ku dengar.


"Tamu atas nama nona Vhena Aprilia memang memesan satu kamar di sini ibu,,, hanya untuk hari ini saja. Tapi sepertinya yang bersangkutan sudah tidak menginap di sini lagi karena sudah menyerahkan kembali kuncinya kepada kami." kata resepsionis.


"Oh begitu,,, terima kasih untuk informasinya. Saya akan mencoba menemuinya di tempat lain." ucapku sopan.


Resepsionis itu pun mengangguk sopan dan mengucapkan terima kasih juga kepadaku.


Aku menuju parkiran mobil dengan senyum kepuasan karena benar benar sudah yakin dengan apa yang terjadi antara papa dan Vhe. Selama ini aku memang masih menduga duga saja tapi kali ini aku yakin aku tidak sekedar menduga saja.


Ini fakta,,, Mereka memang berselingkuh selama ini.


\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, like dan komen yaa

__ADS_1


Terima kasih 🌸


__ADS_2