
Selamat membaca πΈ
Maaf banyak typo π
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
πΈπΈπΈ
"Terima kasih tuhan,,, Terima kasih telah mengabulkan doa doa kami. Terima kasih telah memberi kebahagiaan yang berlimpah untuk Ayu putri kami,, Dia berhak mendapatkan kebahagiaan ini setelah semua yang telah terjadi padanya,,,"
Ibu terus berlinang airmata setelah mendengar kabar bahagia dariku. Lewat video call itu aku juga bisa melihat airmata bahagia ayah yang mengalir di wajah tuanya.
Aku memang tak sabar ingin mengabarkan pada mereka hasil pertemuan pertamaku dengan calon mertuaku tadi sekaligus ingin menyampaikan apa saja yang telah kami bicarakan tadi mengenai rencana pernikahan kami nantinya.
Karena terbentur dengan urusan visa dan paspor daddy dan mommy yang memakan waktu,,, Akhirnya kami menyetujui untuk pernikahan kami diselenggarakan saja di LA.
Ayah dan ibu lah yang akan berkunjung ke LA dan menyaksikan pernikahan kami. Atas permintaan maaf serta penjelasan dari Daddy dan mommy juga yang disampaikan oleh Sandy tadi,,, ayah ibu bisa mengerti dan tak mempermasalahkan jika mommy dan daddy berhalangan untuk mengunjungi mereka di Indonesia.
"Tidak apa apa nak Sandy,, Jangan dipermasalahkan. Yang mana yang bisa saja. Kalau orang tua nak Sandy memang berhalangan maka kami saja yang kesana. Yang penting ini demi kebahagiaan kalian." kata ayah.
"Terima kasih ayah atas pengertiannya. Sandy akan siapkan segala sesuatunya untuk persiapan keberangkatan ayah dan ibu nantinya. Jaga kesehatan ya ayah dan ibu,,, Biar bisa ke LA." pesan Sandy.
"Iya nak,, Pasti kami akan jaga kesehatan. Kami juga tidak ingin melewatkan momen pernikahan kalian." kata ibu dengan raut wajah bahagianya.
Aku bahagia merasakan kebahagiaan ini bukan hanya menjadi milikku dan Sandy saja tapi juga milik semua anggota keluarga kami. Pernikahanku yang terkesan mendadak ini juga membuat Angela terkejut karena merasa dikalahkan oleh kami.
Angela dan Wisnu memang sudah jauh lebih dulu menyiapkan semuanya namun mereka telah mengagendakan pernikahan mereka dilaksanakan di pertengahan bulan depan.
"Lah aku sama Wisnu yang sudah prepare sana sini belum siap ehhh malah kalian yang belum siap siap sudah main cuss saja,,," sungut Angela saat ku kabari.
"Hahahha,,,Makanya buruan dong jangan banyak acara,, Yang penting kan nikah sah dulu,,," jawabku.
__ADS_1
"Pokoknya aku mau kita ketemu ya nanti,,, Aku mau kamu cerita lengkap apa saja yang terjadi pas kamu ketemu sama tante Frederica dan om." kata Angela.
"Iya nanti aku main ke tempatmu ya,," kataku.
Beberapa hari berada di LA aku belum bisa sekalipun bertemu Angela karena kesibukan kami masing masing mempersiapkan pernikahan kami.
Untungnya mommy dan daddy menawarkan diri untuk menjaga si kembar selama kami harus kesana kesini mengurus dokumen. Meski Sandy adalah orang kaya tapi rupanya dia tak melulu menggunakan uangnya untuk mengurus dokumen kami.
Lagipula untuk pernikahan antar negara begini prosesnya juga lumayan panjang. Dan hari ini adalah hari di mana dua minggu lagi pernikahan kami akan diselenggarakan.
"Papa bisa antar mama ke tempat Lala gak nanti,,,??" tanyaku pada Sandy saat kami baru saja tiba di hotel tempatku menginap untuk sekedar mandi dulu.
"Bisa ma tapi papa minta maaf karena papa gak bisa nemenin mama di sana ya,,Papa cuma bisa antar dan jemput mama dan anak anak saja. Papa ada meeting penting nanti dengan klien. Apa mama tidak keberatan??" tanya Sandy.
"Kok tanyanya gitu,,, Kan memang meeting dan perusahaan itu tanggung jawab papa,,, Kenapa mama harus keberatan?? Papa juga sudah berjanji mengantar dan menjemput mama kan,,,"kataku sambil membantunya memasang dasi.
Sandy tersenyum dan memegang kedua bahuku.
Aku tersenyum mendengarnya. Betapa pria ini mencintaiku dan anak anakku dengan sepenuh hatinya melebihi segalanya. Hatiku meleleh dan menghangat terus dibuat oleh pria ini.
Bibirku pun juga menghangat dengan kecupan hangatnya dari bibirnya yang kini sudah mulai menyapa bibirku. Tangannya bahkan mulai mengabsen anggota tubuhku namun ku hentikan.
"Sabar dulu,,," ucapku di sela sela ciuman kami.
Sandy mengangguk tanpa melepas bibirnya yang terus melahap bibirku. Ciuman panas itu berlangsung cukup lama apalagi anak anak tidak ada. Puas melahap bibirku Sandy pun melepaskan diri.
"Terima kasih mama,,,Untuk cinta mama,,,Untuk semua kebahagiaan yang mama bawa,,," kata Sandy.
"Sama sama pa,,, Mama juga ingin berterima kasih atas semua yang papa lakukan untuk mama,,," jawabku.
"Ayo papa antar ke tempat Angela. Tapi kita jemput anak anak dulu di rumah mommy ya,,," kata Sandy.
__ADS_1
Aku mengangguk dan menyambar tasku lalu dengan tak melepaskan tangan Sandy kami pun berjalan menuju ke mobil. Seluruh karyawan di hotel itu tampaknya sudah tau siapa aku. Tapi LA bukan Indonesia yang dipenuhi dengan wajah wajah kepo dan ingin tau.
Di sini hampir semua orang cuek dan tidak ingin mencampuri urusan masing masing.
Mobil Sandy membawa kami ke rumah mommy yang dengan berat hati melepaskan si kembar untuk ikut denganku. Namun aku sudah janji akan membiarkan mereka kembali bermain dengan si kembar esok hari saat aku dan Sandy sibuk dengan urusan kami lagi.
"Nanti papa jemput begitu meeting papa selesai ya ma,,"pesan Sandy sebelum meninggalkanku di tempat Angela.
"Tidak perlu buru buru pa,, Nanti mama kabari saja papa kalau mama sudah selesai dengan Lala ya,, Mama masih ingin berlama lama soalnya dengan Lala. Biasalah urusan perempuan,,, " kataku sambil tersenyum.
"Hmmm dasar wanita,,, Baiklah wanitaku,, Just call me later ya sayang,,," ucap Sandy.
Aku mengangguk dan memintanya berhati hati di jalan. Kulambaikan tanganku pada pria tampan yang dua minggu lagi akan resmi jadi milikku itu. Aku pun lantas masuk ke rumah Angela yang sudah menunggu di depan pintu dan turut melambaikan tangannya pada sahabatnya tadi.
"Ayo masuk,, Kita cerita cerita,,," ajak Angela.
"Wisnu mana La,,,??" tanyaku karena tak melihat Wisnu.
"Lagi belanja keperluannya katanya,,, Sebentar lagi juga balik kok.Ayo ceritakan semuanya padaku,, Tidak boleh ada yang dilewatkan yaa,,," ucap Angela semangat.
Dengan tak kalah semangat aku pun mulai menceritakan semuanya pada Angela. Angela yang antusias mendengarnya sesekali memelukku dan turut bahagia atas semua kebahagiaan yang ku dapatkan ini.
"Sebentar yaa,,, Aku buatkan kalian makanan dulu. Nih biar gak bosan,,, kamu boleh lihat lihat foto foto lama Sandy di ponselku sambil menungguku selesai masak."kata Angela memberikan ponselnya padaku.
Aku menerima ponsel itu dengan senang hati dan berharap akan menemukan foto foto aib Sandy yang lucu lucu dan bisa ku buat untuk bahan ejekan padanya.Bagaimana pun juga aku juga penasaran seperti apa sih penampilan pria tampanku itu dulu dulunya.
Satu persatu isi ponsel Angela pun ku buka.
\=\=\=\=\=
Jangan lupa vote,like dan komen yaa
__ADS_1
Terima kasih πΈ