Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 103: Serbuan Anak Muda


__ADS_3

[tuan graham]


[ada sesuatu yang ingin saya tunjukkan]


"apa yang kau punya?"


[sebenarnya saya menyalin cetak biru dari alat pembaca pikiran tepat sebelum anda menyerahkan kepada komandan spiral]


"sungguh? ayo kita lihat!"


hendri mencetak salinan blueprint lalu membacanya di kamarnya.


"sepertinya komandan spiral juga sudah menyalin blueprint ini. aku berjuang mati matian untuk merebut benda ini dari tatara jadi tidak apa apa kalau aku membacanya kan?"


alat pembaca pikiran itu diberi nama Kage no kanji atau Kage mi. jick membacakan komponen komponen yang diperlukan untuk membuat alat tersebut dan cara membuatnya. di antara semua bahan yang diperlukan ada satu bahan yang tidak mudah untuk didapatkan bahkan bisa dibilang mustahil yaitu batu penghasil listrik electrum.


salah satu serpihan batu electrum pernah dimiliki oleh kapten perompak leon sebelum akhirnya berpindah tangan ke icarus. itu hanya serpihan kecilnya, menurut rumor yang beredar 5 tahun yang lalu rusia menemukan bongkahan raksasa dari batu electrum di dalam gua di bawah sebuah gunung.


serpihan kecil yang dimiliki para perompak atlantik dahulu bisa mengeluarkan daya listrik tinggi yang cukup untuk membuat ripe sekarat, meskipun hanya melihatnya sekilas hendri ingat ukuran batu tersebut yang sebesar kelereng, sementara ukuran batu electrum yang diperlukan untuk membuat alat diperkirakan sebesar kepalan tangan orang dewasa.


"rusia adalah markas besar black leaves, jadi tidak mungkin untuk mendapatkan batu itu. setidaknya aku harus memberikan blueprint ini pada kakek mungkin saja ada jalan lain."


seseorang mengetuk pintu hendri, ternyata itu adalah hunter sofia. setelah menjamunya hendri menanyakan kesehatannya lalu menanyakan alasannya datang kesini.


"saya tahu tentang graham tatara... "


hendri terdiam sejenak lalu menjelaskan kalau dia tidak tahu apapun tentang tatara, dia juga penasaran dengan tatara.


"apa yang kau dapatkan darinya hunter sofia?" hendri bertanya perihal perihal tatara


"dia sangat aneh. bahkan senapan laser hunter otavio bisa dia hindari dengan mudah."


"bagaimana cara dia menghindarinya?"


"dia bisa berubah menjadi gas yang tidak tersentuh."


hendri kaget saat mendengar tatara bisa berubah menjadi gas, dia berpikir...


"padahal waktu melawan ku dan ripe dia tidak pernah berubah menjadi gas. aha! sepertinya aku menemukan kelemahannya!"


"hunter sofia, kau yakin tatara bisa menjadi gas?"


"iya, aku yakin. begitulah cara dia menghindari semua serangan kami."


setelah mendapat informasi itu hendri segera pergi menemui komandan spiral di ruangannya, tapi sofia berkata sesuatu sebelum hendri pergi..


"maaf kalau aku lancang tuan graham, tapi saya sarankan untuk jangan membocorkan informasi tentang graham tatara kepada siapapun selain atasan. karena bisa saja mereka menaruh kebencian kepada profesor graham yang sudah menciptakan tatara."


"benar juga, aku akan berhati hati dalam bicara. terimakasih ya... "


sesampainya di ruangan komandan terlihat para hunter yang sedang sibuk merapikan barang barang.

__ADS_1


"permisi, ada apa ini?"


"tadi ada perkelahian, ada perlu apa hunter graham?"


"saya punya informasi penting untuk disampaikan."


ternyata atasan sudah tahu perihal itu. saat ini para atasan masih memikirkan strategi untuk menghadapi tatara jika dia muncul lagi.


"berdasarkan informasi yang kita dapatkan, kami menyimpulkan bahwa terdapat jeda waktu untuk kemampuan berubah wujudnya tatara. saat melawan tim otavio duta dia bisa berubah menjadi gas sementara saat melawan hunter graham dan hunter ripe tidak."


"meskipun kemampuannya tergolong sangat kuat, tapi kita juga tidak perlu terlalu takut padanya, karena serangan hunter graham terbukti efektif padanya."


maksudnya adalah serangan getah pohon hendri.


"jika tatara muncul lagi kita akan mengalahkannya dengan menggunakan lem super lengket. karena hunter graham tidak boleh sampai menerima luka bakar lagi."


hendri mendapat luka bakar yang cukup serius di bahu kiri setelah dipeluk oleh manusia obor tatara. meskipun rasa sakitnya sudah hilang, tapi bekas lukanya masih ada.


"mohon maaf pak, apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya hendri


"sekarang saatnya kita menemui isshin. kita tidak tahu sekuat apa dia hingga mampu menghabisi 4 anggota divisi 0 seorang diri."


"apa saya akan ikut serta dalam misi ini?"


"akan kami pertimbangkan terlebih dulu. sekarang pergilah!"


hendri keluar dari ruangan, tapi dia tidak pergi dan malah menguping pembicaraan komandan spiral dan para atasan.


"kita harus segera menyelesaikan misi ini! tuan haytani ringo bilang akan terjadi bencana dalam waktu dekat."


"tenang lah semuanya! kita akan menemui torune isshin 2 hari lagi. flying bee yang kita kirimkan sudah menemukan lokasi tempat tinggalnya."


tiba tiba punggung hendri di tepuk dari belakang, ternyata elena sejak tadi memperhatikan hendri.


"menguping atasan itu tidak baik, tuan graham."


"hahahaa... aku cuma penasaran dengan bahan rapat yang dilakukan atasan kita setiap harinya."


setelah kembali dari misi bersama north elena tampak lelah, hendri menyuruhnya beristirahat tapi dia menolak karena masih punya pekerjaan yang harus diselesaikan.


"sampai jumpa tuan graham."


elena yang tampak sangat sibuk membuat hendri penasaran, tapi dia mengabaikan rasa penasaran nya karena ini adalah saatnya dia pergi ke ruang monitor untuk mengawasi regu pengintai.


di tengah jalan hendri dikejutkan dengan dinding mansion yang tiba tiba runtuh. hendri pun bergegas memeriksanya, ternyata di dalam ruangan balik dinding itu ada hunter otavio yang secara tidak sengaja menembakkan senjatanya.


benarkah tidak sengaja??


"kenapa kau tidak bisa memasangkan aku lengan palsu?! aku ingin bertempur!!"


hunter otavio yang lengannya dipotong oleh tatara mengamuk karena tidak bisa membalas dendam. dia bahkan hampir membunuh dokter yang merawatnya dengan menembakkan senjatanya.

__ADS_1


"bukannya tidak bisa, hanya saja tidak ada lengan buatan yang tersisa. tolong bersabarlah hingga kita kembali ke mesir." ucap si dokter yang ketakutan


"kalau kembali ke mesir aku tidak akan bisa membalaskan dendam! setidaknya berikan aku tangan yang bisa menembakkan senapan!"


hunter otavio terus membentak si dokter, hendri yang mendengar bentakan itu menggelengkan kepalanya.


"kenakan sekali kan?" li shifeng muncul di belakang hendri dan mengajaknya bicara


"dia bersikeras ingin bertempur padahal tahu tidak bisa. apalagi dia menggunakan alasan balas dendam. hanya ada 3 kemungkinan yang akan didapatkan oleh orang yang mencari balas dendam. yang pertama, sukses dan kemudian memulai hidup yang baru, kedua, berhenti di tengah jalan karena berbagai alasan, dan ketiga, gagal dan berakhir mati dengan tragis.


"biasanya kemungkinan ke 2 lah yang paling banyak terjadi, orang itu adalah contohnya... alasan dia bergabung dengan pasukan pemburu karena dia ingin membalaskan dendam kematian 2 adiknya. dia terlihat menjanjikan saat awal masuk pasukan pemburu, tapi setelah naik ke posisi yang lebih tinggi dan merasakan kehidupan yang lebih baik dia melupakan balas dendam nya dan berdalih bahwa kehidupan harus terus berjalan."


"sekarang saat kehilangan sesuatu dia kembali berkata ingin balas dendam. kalau aku boleh memprediksi, aku yakin orang ini akan mati dalam waktu dekat. jadi sebaiknya kau jangan dekat dekat dengannya hendri graham."


hendri terdiam mendengar saran dari li shifeng, lalu dia menjawab dengan singkat...


"saya akan berhati hati." setelah itu dia pergi


sukses, menyerah, gagal atau mati. memang benar itulah akhir yang akan didapatkan oleh seseorang jika membalaskan dendam.


"meski harus mati aku akan membalaskan dendam! karena jantungku saat ini berdetak untuk tujuan itu." ucap hendri di dalam hatinya


semangat untuk bertarung bangkit dari dalam dirinya, bersamaan dengan datangnya sesosok monster dari divisi 5 black leaves.


di luar mansion, di antara pepohonan yang rindang, ada banyak remaja yang tampaknya ingin membuat keributan di mansion.


"inikah tempatnya?"


"benar, apa perlu kita serang sekarang?"


"kalau tidak sekarang kapan lagi?"


para penjaga gerbang depan pun dilempari batu oleh para remaja. para remaja itu melakukan karena jahil, mereka bahkan melemparkan sampah kaca ke dalam mansion.


hendri yang berada di dekat sana pun bergegas keluar, tapi dia tidak bisa melakukan apapun karena wujud nyarlanya.


"siapa pemilik mansion ini!! gara gara kalian kami jadi terganggu!!!"


"apa maksud kalian? jangan membuat keributan disini!" bentak penjaga gerbang


"mansion ini adalah tempat kami! kami lah yang merawat tempat ini setelah 12 tahun ditinggalkan pemiliknya, dan kalian seenaknya saja masuk tanpa izin kami!"


para remaja terus melemparkan batu sebagai bentuk kemarahannya. komandan spiral pun mengirimkan seorang pekerja jepang untuk berpura-pura menjadi pemilik mansion. namun para remaja itu tetap tidak sudi tempatnya diambil meski sudah ditunjukkan bukti pemberian rumah.


para remaja yang jumlahnya sekitar 40 orang itu pun menyerang para penjaga. hendri bergegas bersembunyi ke dalam mansion, tidak beberapa lama kemudian gerbang depan pun roboh.


"gawat, kalau mereka berhasil masuk ke dalam mansion persembunyian kami bisa bocor ke luar!"


dari belakang para remaja pria dan wanita itu datang seorang pemuda yang tampak gagah namun congkak. dia tampaknya adalah pemimpin para berandalan ini.


"aku kita lihat isi dari tempat ini sekarang... "

__ADS_1


cobaan selalu ada.


..........


__ADS_2