Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 80 : Terlambat Satu Langkah


__ADS_3

....................


"masih mau disiksa lagi?"


dibalik wajah imutnya himiko punya jiwa psikopat yang kental. dia secara diam diam menyimpan berbagai alat untuk torture atau penyiksaan termasuk alat seperti ayunan judas, penarik tubuh hingga banteng kuningan dan masih banyak lagi. semua alat siksaan itu dia simpan di ruang bawah tanah rumahnya.


dengan nyawa yang hampir habis di peremuk kepala si pencuri meminta ampun pada himiko namun sia sia.


"siapa suruh kau mengusik ketenanganku dan keluargaku"


himiko memutar sekrup di atas peremuk kepala dan membunuh si pencuri dengan perlahan dan sadis.


perlu beberapa menit untuk himiko memutar sekrup akibatnya eksekusi mati yang mengerikan itu harus berlangsung selama beberapa menit hingga akhirnya si pencuri tewas sebelum himiko memutar habis sekrupnya.


"haduhh.. kenapa aku semakin lama semakin lemah"


himiko menelepon rekan kerjanya dari agen pemerintah untuk mengurus mayat si pencuri. inilah sisi gelap dari kireina himiko, psikopat yang bertugas sebagai agen pemerintah dan sekaligus seorang siswi smp.


tanpa disadari oleh himiko, ada seseorang yang mematai matainya kebiasaan gilanya. melalui robot lebah pengintai, identitas himiko sebagai agen rahasia pemerintah jepang akhirnya terbongkar oleh orang orang yang mengirimkan lebah pengintai itu.


satu minggu kemudian, himiko mendapat kabar kalau ibunya pingsan di rumah. ibunya himiko memang punya riwayat penyakit jantung jadi himiko tidak pikir panjang saat mendapat telepon tentang kejadian itu dari adiknya.


sesampainya di rumah, himiko disambut dengan suasana sunyi yang aneh. saat masuk ke rumah himiko mendengar teriakan adiknya koisuke yang memanggilnya dari dalam rumah.


"koisuke!"


himiko membuka pintu kamar ibunya namun tidak menemukan siapapun. himiko mulai kebingungan, dia mengira kedua adiknya sedang mengerjai dirinya, namun pemikirannya itu sirna saat dia menemukan banyak serpihan kayu di dekat pintu masuk kamarnya.


"darimana datangnya ini?"


tiba tiba himiko dipukul dari belakang dengan cukup keras, tapi itu tidak cukup untuk membuatnya pingsan. himiko berbalik namun tepat disaat itu kain hitam membekap wajahnya.


orang yang menyerang himiko sangat kuat, akhirnya himiko pingsan setelah disuntik dengan bius.


....................


beberapa menit setelah kejadian itu, kedua adik himiko datang bersama ibunya. ibunya himiko baik baik saja, malahan dia habis kembali dari berbelanja ke mall.

__ADS_1


mereka tidak menyadari ada hal buruk yang menimpa himiko karena bukan mereka yang menyuruh himiko untuk pulang ke rumah. akibatnya tidak ada yang akan datang menolong himiko untuk sementara ini.


....................


di suatu tempat yang gelap himiko terbangun dengan kondisi badan yang terikat dengan kuat. dia tidak bisa melihat apapun karena sangat gelap, dia hanya bisa mendengar suara orang lain di sekitarnya yang samar samar.


himiko berusaha membebaskan dirinya.. "tubuhku tidak bertenaga. apa ini karena bius yang sebelumnya?"


baru saja akan mencoba membuka satu simpul ikatan dirinya langsung dikejutkan oleh sebuah belati yang terlempar tepat ke samping wajahnya.


pelaku pelemparan itu menunjukkan dirinya, dia adalah seorang pemuda jepang tampan yang memperkenalkan dirinya sebagai Kaito.


"apa apaan ini? lepaskan aku! dasar hidung belang!"


kaito bicara dengan suara yang sangat serak, kemungkinan itu bukanlah suara aslinya. dia berkata "kireina himiko, kau adalah salah satu produk sukses dari eksperimen manusia super The Iron Maiden, benar bukan?"


himiko terkejut orang itu tahu tentang eksperimen iron maiden. dia memikirkan jawaban terbaik untuk mengelabui kaito.


himiko berpikir.. "tidak mungkin orang ini menculik aku hanya untuk memastikan sesuatu. dia pasti sudah tahu aku adalah salah satu iron maiden"


"lebih baik aku jujur saja, apalagi dia mungkin sedang menyandera ibu dan adik adikku"


kaito memicingkan matanya lalu dia menyuruh himiko untuk membuktikan ucapannya. lantai yang diinjak himiko tiba tiba terbuka, menjatuhkannya ke tempat yang lebih gelap lagi.


"aku dengar para iron maiden itu punya tenaga dan kemampuan bertarung yang luar biasa. ditambah lagi, mereka bisa melihat dalam gelap. kalau kau memang salah satu dari mereka maka kalahkan kucing besar yang ada di sekitarmu tanpa melihat" ucap kaito dari lantai atas.


kaito mengunci himiko di ruangan bawah tanah lalu dengan santainya bermain game mobile sementara himiko mulai mendengar suara di sekitarnya.


karena badannya masih lemah himiko terpaksa membuka ikatannya dengan perlahan lahan supaya tidak diserang dulu oleh kucing besar yang dia sangka adalah singa. sementara diatas kaito tiba tiba mendapat email dari rekannya yang mengatakan kalau hewan yang ada di bawah sana bukan singa.


kaito tertawa jahat saat membaca email dari rekannya itu.. "hahahaa.. kalian semua memang kejam! bahkan hewan peliharaan yang lucu pun kalian jadikan mesin pembunuh.. hahahahaa.. "


di bawah himiko mulai menyayat tali yang mengikatnya menggunakan silet yang dia sembunyikan di balik jam tangannya. perlahan tapi pasti, himiko mulai berkeringat karena disana memang sangat panas.


satu ikatan berhasil dibuka, tapi masih ada 4 ikatan lagi. belum selesai himiko membuka ikatan kedua dia sudah diserang oleh makhluk yang mengintainya di kegelapan.


malang sekali untuk himiko, dia tergigit tepat di bahu kanannya. saat itu himiko sadar bahwa yang menyerangnya bukanlah singa maupun harimau, melainkan seekor anjing.

__ADS_1


"gigitannya tidak terlalu sakit, tapi ada apa dengan anjing ini?"


himiko menghantamkan anjing yang menggigitnya ke lantai lalu menginjaknya. kekuatan dari himiko mulai terlihat, hanya dengan satu kali injakan anjing itu langsung hancur berkeping keping.


"anjing ini.. "


"anjing rabies!!"


himiko digigit oleh seekor anjing rabies. virus rabies sangatlah mematikan bagi manusia, jika himiko tidak segera mendapat pengobatan dan vaksin maka dapat dipastikan nyawanya akan melayang tidak lama lagi.


himiko mulai panik, dia buru buru memotong tali di tangannya karena saat ini dia antara kandang kandang anjing rabies yang berjumlah puluhan.


seekor anjing menyerang himiko namun himiko berhasil melepas ikatannya dan mencekik anjing itu saat melompat ke arahnya. kekuatan iron maiden himiko telah kembali, dia langsung menghancurkan leher anjing rabies dengan genggaman tangannya.


"anjing rabies ini jelas bukan berasal dari pemerintah jepang. ini juga bukan ujian"


"kaito.. kau berasal dari black leaves"


kaito mendengar ucapan himiko di bawah tapi dia tidak memperdulikannya karena tidak penting.


"dengarlah black leaves! kalau sampai terjadi sesuatu pada keluargaku, aku akan menghancurkan kalian!!" ancam himiko


"kau tidak akan bisa melawan kami gadis kecil! sebab kau akan segera menjadi makan siang dari anjing anjing gila itu!" ucap kaito dari atas


benar saja, setelah kaito mengatakan itu semua pintu kandang terbuka membebaskan semua anjing gila di dalamnya.


himiko mencoba lari dari tempat itu dengan memukul lantai atas sekuat mungkin. namun hasilnya nihil, karena dia dikurung di dalam sebuah ruangan yang terbuat dari baja.


terpaksa himiko melawan anjing anjing itu dengan tangan kosong. kaito yang mengawasi dari atas menikmati kesengsaraan himiko yang tanpa henti digigiti anjing.


"aku percaya kau iron maiden, himiko kireina. sebab kau punya resistensi racun yang luar biasa. kalau kau manusia biasa, kau pasti sudah mati beberapa detik setelah tergigit oleh anjing anjing itu"


kaito menonton pertarungan himiko melawan anjing anjing gila melalui CCTV. tapi entah apa yang diinginkan oleh kaito, sekarang dia membuka akuarium berisi ribuan ular beracun untuk membunuh himiko.


"apa yang diinginkan orang gila ini?" himiko semakin marah


"kami tidak puas jika kau membunuh para anjing rabies itu dengan begitu mudah, jadi sekarang kami tingkatkan kesulitannya. sekarang di depanmu ada ribuan ular penembak racun. bunuh semua ular itu dan aku akan mengakui dirimu sebagai iron maiden" ucap kaito dari lantai atas

__ADS_1


"dasar black leaves gila...!!"


"....."


__ADS_2