Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 192 : Akhir dari peperangan panjang


__ADS_3

Dua kapal tempur beradu meriam. Sang kapten melompat ke dek kapal Napoleon. Dua orang yang serupa tapi tak sama bertemu. Secercah kemiripan membuat segalanya berkesan.


Hendri berjalan santai ke tempat kraken berada. Disana jacob ripe melompat kesana kemari guna menyelamatkan penduduk dari amukan sang monster.


Kehadiran Hendri di tempat itu langsung dirasakan oleh Kraken. Hubungan gaib antara dua orang yang pernah saling bunuh menggetarkan hati keduanya.


Kraken yang sebesar gedung. Hendri yang seukuran manusia namun memiliki kekuatan setara monster. Tanpa berbicara, tanpa menatap, hubungan gaib itu mendorong mereka untuk saling menyerang.


Tentakel kraken berhasil dihindari hendri. Duri kayu hendri berhasil dihindari oleh kraken.


Hendri berbicara dengan kraken lewat telepati. Sontak kraken terkejut karena dia tidak tersentuh kayu assault nyarla sedikit pun.


"...apa kau senang membuat kerusakan seperti ini..?? " tanya hendri sembari mempertahakan tatapan tajamnya.


"Kau keren sekali dengan jas hitam panjang itu bocah. Padahal saat itu kau sudah seperti bubur di mulutku."


Bualan kraken di balas dengan kekuatan penuh dari assault nyarla penyihir. Segenggam darahnya masuk ke dalam tanah, lalu seekor monster pohon dengan ukuran sama persis dengan kraken keluar dari tanah. Lingkungan itu juga menjadi hijau saat monster itu muncul.


Kraken bicara ke hendri lewat telepati yang masih terhubung, "apa kau tidak khawatir orang-orang membencimu? kau membuat miniatur monster kuno di tengah kota seperti ini."


"Aku tidak peduli, kalau memang itu takdir ku."


Monster pohon hendri menyerang kraken dengan ekornya. Kraken pun membalas serangan itu dengan tentakelnya.


Hendri pun menangkap tentakel kraken lalu mengubah monster pohon menjadi akar raksasa. Kekuatan pohon hendri berhasil mengikat si kraken. Akar itu tidak bisa dihancurkan walaupun kraken sudah berusaha.


"...dasar monster!!! datang darimana kekuatanmu ini!?! "


Mendengar kata monster hendri pun mendapatkan sebuah inspirasi.


"Monster yang menjaga tempat ini dari kalian para penjajah. Akan aku ***** kau dengan itu."


Dengan kekuatan sihir hendri mengubah akar yang mengikat kraken menjadi cairan panas yang melelehkan. Namun cairan mirip lava saja belum cukup untuk membunuh kraken.


Hendri pun mengeluarkan variasi serangan yang lain. Kali ini dia meruntuhkan tanah yang pijak kraken. Membuatnya terjatuh sedikit.


"untuk apa serangan yang tidak berguna itu..?? "


"Lihat dulu baik-baik sebelum membual."


Tanaman merambat melilit kaki kraken. Dia sudah menginjak tanaman benalu. Dengan cepat akar benalu melambat ke tubuhnya. Walau kraken sudah menjauhi tanaman itu tetap saja benalu yang sudah menaiki merambat dengan cepat.


"Itu adalah benalu peminum darah. Sekali kau menyentuhnya, dia akan terus tumbuh sebanyak sel darah yang ada di dalam tubuhmu," hendri memberitahu kalau mustahil kraken bisa selamat dari serangan itu.


Ripe melarang anggota militer untuk menembakkan satu peluru pun. Karena peluru bisa memperlambat pertumbuhan akar benalu hendri.


Kraken yang tidak percaya nyawanya tengah di ujung tanduk pun mengamuk sejadi-jadinya. Dia melemparkan semua yang bisa digenggam ke hendri.


Hendri bergumam dalam pikirannya, "Setelah aku berbicara dengan monster kuno hari itu. Ada hal yang tidak aku sampaikan kepada siapapun. Aku merasa energi sihirku berlipat ganda."


"Sekarang aku melihat langsung sebesar apa perubahan ku. Jujur, aku pun tidak mengerti kenapa bisa seperti ini."


"Itu karena kau reinkarnasi nya. Sadar Kau itu berbeda dari assault nyarla asli. Kau adalah reinkarnasi dari monster itu. Karena itulah kau bisa menggunakan kekuatannya. Dasar monster!"


Hendri tersenyum bahagia, "Kalau begitu dengan senang hati akan ku pakai kekuatannya. Untuk solo kalian semua dan menghancurkan Black Leaves."


Hendri memberi komando menggunakan tangannya. Duri-duri tajam membentuk anak panah, menusuk kraken dari sisi kanan hingga tembus ke sisi kiri.


Hendri menyatukan telapak tangannya, lalu dinding berduri menjepit kraken dari dua sisi bagai sebuah mulut buaya.


Kraken yang terbakar cairan panas, terkena parasit benalu, tertusuk panah kayu, sampai terhimpit dinding berduri pun mulai putus asa.


Di tengah penderitaan nya kraken melihat hendri berjalan mendekatinya. Lalu monster kraken pun diubah menjadi adonan kue.


Usai beres membunuh kraken hendri bergegas mengejar inti dari operasi black leaves. Yaitu arlong yang sedang menuju markas utama.

__ADS_1


Hendri meminta para hunter untuk membakar mayat kraken untuk mencegahnya regenerasi kembali.


Lalu dengan menaiki zet pribadi milik penduduk dia dan ripe melaju ke markas.


*


*


- di markas militer -


Profesor graham yang tengah bersembunyi didatangi tamu tak diduga. Tatara yang berhasil menyusup sampai ke bagian tengah markas.


"Halo, rupanya kau bersembunyi disini profesor." sapa tatara.


"Tatara kau datang untuk membunuhku?"


"Tidak. Aku akan membuatmu merasakan penderitaan yang aku rasakan selama ini."


Agen han selaku bodyguard profesor graham berinisiatif mengulur waktu.


"ADA MUSUH DISINI..!!! DIA GRAHAM-TATARA..!!! BAWA SEMUA YANG KALIAN PUNYA KESINI..!!!! " teriak agen han memanggil bantuan. Entah butuh berapa lama sampai para militer datang. Yang pasti agen han tahu betul dia akan mati hari ini.


"Saya akan mengulur waktu!! Anda larilah ke pintu belakang profesor!! "


Agen han menembaki tatara. Tatara berlindung di belakang tangannya. Dengan begitu mudahnya tatara mendekati agen han lalu membunuhnya menggunakan lengannya yang berbentuk pecut.


Profesor graham berlari secepat mungkin dari tatara yang wujudnya berubah seperti gurita. Akhirnya profesor graham tertangkap. Dia sangat senang, terlihat dari ekspresi wajahnya yang tersenyum cemerlang.


"Sekarang saatnya kau dihukum."


Tatara memasukkan jarinya ke kepala profesor graham.


Pasukan bersenjata yang terlambat datang pun menyaksikan profesor graham dibungkus daging oleh tatara.


"Jangan ada yang menyerang. Kalau aku melepaskan ini, dia akan mati dengan otak di luar."


Sayang sekali transfer otak itu berhasil dilakukan oleh tatara. Namun sebelum benar-benar kehilangan kemampuan berpikirnya profesor graham menyuntikkan sel pemecah DNA ke tatara.


Profesor graham kehilangan kecerdasannya, namun dia berhasil mencegah otaknya itu digunakan oleh orang jahat. Tatara yang sudah menyelesaikan balas dendam nya pun harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya juga telah dikalahkan.


Tatara dan profesor graham sama-sama tergeletak di lantai. Otak pria malang itu kini berada di kepala profesor graham. Membuat graham melihat kenangan-kenangan buruk korban perang.


Profesor graham menyesal telah menciptakan tatara. Tapi sudah terlambat untuk itu.


Arlong yang hampir sampai pun dicegat oleh hendri dan ripe.


"Ketemu kau arlong! "


Hendri menggunakan tumbuhan untuk mendarat dengan selamat.


Keduanya saling berhadapan. Hendri merasakan tekanan spiritual yang kuat dari arlong. Terakhir kali dia hampir mati di tangannya. Bayangkan seberapa berbahayanya serigala itu dengan teknologi anti materi.


"Majulah teror*s! teror akan berakhir hari ini! " tantang hendri dengan segenap keberanian.


"Sama sepertimu, aku pun akan mengalahkanmu dalam satu serangan. "


Hendri menyodorkan tangan, lalu ripe menebas tangannya. Darah yang mengalir dia ubah menjadi serangan ber output besar. Pohon cemara montezuma menghantam arlong. Perisai anti materinya butuh waktu untuk menguraikan pohon itu.


Hendri telah menemukan kelemahan dari teknologi anti materi arlong. Pohon cemara montezuma adalah salah satu pohon dengan batang paling tebal di dunia. Dengan kayu pohon itu hendri membuat sebuah kapak yang amat besar.


Akan tetapi arlong berhasil keluar dari batang pohon itu, dan mencakar kapak hendri.


Hendri dan arlong beradu serangan. Serangan arlong lebih kuat. Sehingga dia berhasil menghancurkan kapak hendri.


Sekali lagi hendri menyerang dengan kapak. Namun kali ini dia berhasil menghindari serangan arlong dan menebas punggungnya. Saat satu luka dipicu tiba-tiba muncul luka lainnya.

__ADS_1


Tubuh arlong kini dipenuhi luka cabikan. Hendri mencoba mencerna apa yang terjadi. Namun arlong dengan senang hati memberitahunya.


"Teknologi ini belum stabil. Semakin lama aku bertarung maka semakin rusak juga tubuhku. "


"Kenapa kau memberitahukan kelemahanmu? " tanya hendri.


"Karena kurang menarik rasanya kalau kau lari sekarang. Teruslah bertarung sampai salah satu dari kita mati."


"Begitulah rencanaku. "


Hendri menyiapkan satu serangan terkuat yang menggunakan output darah terbesar.


Hendri dan arlong pun kembali beradu serangan.


Hendri kehilangan tangan kirinya, dan arlong tertusuk di dadanya. Hendri menyerahkan semuanya ke satu serangan itu. Racun, parasit, mutasi pembusuk dan segalanya.


Arlong menendang hendri. wajah hendri pun hancur setengahnya.


Parasit benalu mulai mengkontaminasi sel darah arlong. Luka tusuk di dadanya membuat daya tahan tubuhnya menurun drastis.


Arlong terduduk di tanah.


- Flashback arlong -


Allan Landscher bergabung dengan divisi eksperimental sebagai subjek nyarla pertama amerika serikat. Tujuannya hanya satu, memasukkan ibunya ke tabung rekonstruksi.


Namun tidak ada yang mengerti tujuan mulia itu. Dia menjadi menjelma dari nyarla lemah menjadi nyarla kuat berkat kerja kerasnya mengasah insting berburu serigala.


Saat sel arlong bermutasi jadi lebih mengerikan dia melarikan diri dari lab dengan bantuan profesor Alfaron.


Saat pulang ke rumah dilihatnya sang kakak bianca sedang menangis di atas mayat ibunya. Semua kekayaan yang dia terima jadi tidak ada artinya. Dia bersama kakaknya meninggalkan tempat itu dan mendatangi lab penelitian lainnya.


Disanalah untuk pertama kalinya dia bertemu dengan kraken di lab meksiko, kemudian swordfish di jepang, dan noir di rusia.


Kemudian Black Leaves pun terbentuk. Arlong terus memperbanyak personel nya, dengan cara menghasut dan melakukan berbagai pekerjaan ilegal bahkan tindakan spionase yang mengancam perjanjian damai antar negara. Semata-mata untuk mendapatkan dukungan.


Ketika memiliki kekuatan yang cukup. Arlong memanfaatkan balik mereka. Membantu profesor alfaron menyelesaikan penemuan terhebatnya yang dikenal sebagai bom anti materi.


Mendominasi dunia dengan kekuatan adu kuasa, gabungan 3 teknologi terhebat ciptaan manusia.


- Flashback berakhir -


Namun kekuasaan itu harus berakhir gara-gara campur tangan pihak asing.


Arlong bangkit kembali. Dia melancarkan serangan terakhir ke hendri.


Serangan itu meleset. Hendri pun melancarkan serangan balasan. Dia menghantam arlong dengan kapaknya.


Serangan itu kena telak di tubuhnya. Hendri merasa puas. Sementara arlong sudah kehabisan waktu.


Perlahan-lahan teknologi anti materi nya kehilangan keseimbangan dan menimpa badannya.


Tubuh arlong pun lenyap tidak bersisa. Mayatnya yang menjadi debu itu perlahan tenggelam ke dalam tanah.


"orang yang masa lalunya sedih terus terkenang. Sedangkan aku malah melupakan masa laluku yang bahagia. Kurasa kita imbas."


Noir sudah mati. Kraken sudah mati. Swordfish menghilang. Tatara tertangkap. Dan yang paling penting arlong sudah mati. Peperangan selama 4 tahun pun dimenangkan oleh The Hunter.


...


Chapter Selanjutnya : Untukmu yang abadi


...........................................................................


Terima kasih telah membaca sampai bab ini. Petualangan Hendri Graham telah mencapai babak akhir.

__ADS_1


...........................................................................


__ADS_2