
Sang prajurit membenamkan pedangnya di sebuah desa. Tempat yang kiranya cocok untuk akhir hayatnya. Peperangan telah sirna. Air mata bahagia menyambut kedatangan generasi baru.
Di sebuah bar di pinggiran mesir. Ripe bertemu dengan Heida yang bekerja sebagai beriste.
"Halo nona cantik, boleh aku minta segelas susu. " pinta ripe.
"Susu? tidak mau anggur atau kopi? "
"Kopi susu boleh, tapi tawarannya harus 50:50. Aku sedang coba berhenti minum alkohol. Ini karena temanku. Entah kenapa aku merasa kurang beruntung gara-gara minum alkohol. " tutur ripe, dia menyandarkan tangan dan dagunya di meja bar dengan malas.
"Kalau alkohol membuatmu merasa kurang beruntung, apa kau prajurit? Kau punya masalah dengan tingkat kemabukanmu? " tanya Heida sembari memasukkan air panas gelas.
"Kau tahu ya. Yah begitulah. Gara-gara kecepatanku melambat saat menyelamatkan warga dari amukan komandan black leaves. "
Heida mendengarkan dengan baik. Heida dan Ripe sudah lama saling kenal.
"Ngomong-ngomong bagaimana dengan keputusan rapatnya? " tanya Heida ke ripe sembari menuangkan susu ke dalam kopi.
"Hendri graham terpilih sebagai jantung operasi ini. Dia akan memulai misinya tahun depan, setelah the hunter membersihkan sisa-sisa dari Black Leaves, dan mencabut semua tunas monster kuno. "
Tim ekspedisi khusus di bentuk menemukan tunas-tunas sihir yang tertanam di bawah tanah. Selain itu dibentuk pula tim sukarelawan yang dibentuk dari para korban perang untuk memperbaiki setiap kerusakan negara yang terdampak, kolaborasi antara The Hunter dengan masyarakat negeri tersebut.
Selama proses pencarian tunas sihir itu, Red Witch bangun dari komanya. Hendri menemuinya untuk membantu pengobatannya.
Hendri memandang tubuh Red Witch yang kurus bagai daun kering. Dia juga menua.
"Kau tidak akan bisa menggobatiku... sedari awal harusnya aku sudah mati. Tapi ternyata umurku belum habis... " ucap red witch dengan lirih.
Hendri berbisik dengan pelan, "Kenapa kau mengorbankan dirimu untuk kami, "
Red Witch memberikan jawaban singkat, "...karena aku masih mencintai manusia. Walaupun aku belulang kali menyerang kalian sebagai penyihir, aku tetap berharap bisa kembali seperti dulu. "
Nenek red witch memegang pipi hendri, "walau kondisiku seperti ini, aku tidak akan menyerah untuk hidup. Sama seperti kau dan lee yin, aku pun akan berjuang untuk hidup. "
Setelah pertemuan itu hendri dan red witch pun menjadi sangat dekat. Seminggu sekali hendri mengunjungi red witch di rumah sakit. mengupas buah untuknya, dan menonton drama komedi bersama.
Walau semuanya tampak baik-baik saja., namun hendri sebenarnya sangat khawatir. Dia khawatir wujudnya akan kembali seperti dulu, mengingat sumber energi sihir akan dihancurkan.
Beberapa bulan kemudian, Elena dinyatakan hamil. Berita baik ini membuat hendri terguncang. Beberapa bulannya lagi, anak dalam kandungan elena dinyatakan berjenis kelamin perempuan.
Lalu beberapa bulannya lagi, tepatnya 6 bulan setelah pengumuman kehamilan elena, elena melahirkan putrinya secara normal di rumah nya dan hendri.
Bayi perempuan itu diberi nama Heona Graham. Heona gabungan dari 'He' ndri, Vi 'o' let, dan Ele 'na' . Jadi Heona merupakan gabungan dari nama ketiga orang tuanya.
Heona memiliki rambut pirang seperti hendri dan mata hitam seperti elena. Violet sebagai ibu tirinya pun boleh menjadikan Heona sebagai anak kandungnya. Yahh begitulah. Keluarga kecil yang terbentuk pasca perang pun menjalani hidup mereka yang baru.
"Ini kopi susumu. Aku traktir ukuran dobel karena kau memberitahuku kalau graham sudah punya anak. "
"Kau mau berkunjung ke rumahnya? " tanya ripe.
"Tentu saja! aku dan hendri graham adalah teman dekat sejak perang yaman dimulai. "
"Hah! bahkan kau juga dekat dengannya?! kenapa dia bisa berteman dengan banyak gadis?!! "
__ADS_1
Ripe merasa tidak adil. Dia yang menjadi patriot sejak lama bahkan sebelum black leaves menyerang, kalah beruntung dari anak kemarin sore.
"Huhuhuhuu.. "
Ripe mulai menangis.
"Kenapa lagi tuan ripe? " tanya heida bingung dengan ripe.
"Kemarin aku baru saja putus dengan kekasihku. Padahal kami sudah jalan 5 tahun. Dia selalu mendukung ku saat akan berangkat berperang. Tapi dia malah dijodohkan oleh orang tuanya. Aku benar-benar tidak bisa melupakannya. huhuhuu... "
Heida menepuk pundak ripe dengan iba. Tak lama kemudian seorang perempuan bercadar datang ke bar itu. Sekuriti sempat melarangnya masuk, tapi kemudian wanita itu berteriak.
"Ripe!!!! "
Ripe menoleh ke wanita itu. Perasaannya semakin memburuk ketika melihat mata biru si wanita.
"Kenapa kau kesini kamalia? bukankah hari ini kau akan melayat ke rumah mempelai pria pilihan orang tuamu. " Ripe salah menyebut kata 'mengunjungi' jadi 'melayat'.
"Bukan melayat tapi berkunjung... " bisik heida memberitahu kesalahan ripe.
"Ya itu... "
"Suruh mereka melepaskanku dulu! "
"Lepaskan dia tuan tuan. Dia temanku. "
Sekuriti melepas kamalia. Dengan malu malu kamalia mendekati ripe, membuat ripe kembali berharap.
"Aku menolak perjodohan itu. Kita bisa bersama asalkan kau masuk agamaku. Bagaimana..? "
"Benarkah.. itu..? " tanya ripe masih tidak percaya.
Kamalia tersenyum, "tidak perlu khawatir. akan kuajari kau bacaan bacaan sholat. "
Ripe sangat bahagia. Dia tertunduk saking lemasnya.
Heida tersenyum lalu memotret momen itu.
(akhirnya saya bikin adegan romanceπ)
Ripe pun mendapatkan happy ending menikah dengan pujaan hatinya.
Sir Near mengingatkan kalau kontrak kerja ripe masih 6 tahun lagi. Jadi selama itu dia tidak boleh berhenti.
Sir Near mengingat memori masa kecilnya. Seorang anak broken home menjadi pahlawan perang. Siapa yang menyangka dongeng macam itu beneran terjadi.
Dokter Mei dan Haytani Ringo masuk tanpa permisi ke ruangan sir near.
"Sir Near. Saya mau meminta izin untuk bergabung di penelitian otak profesor graham. " (Dokter mei)
"Silahkan saja dokter mei. Aku harap kau bisa menggunakan alat pembaca pikiran ke otak profesor graham. Biar bagaimanapun kita masih membutuhkan kecerdasan beliau. "
Sir Near setuju dan dokter mei pun bergabung ke penelitian.
__ADS_1
Dokter mei si ilmuwan, dokter, dan pakar muda ini. Mengabdikan hidupnya untuk inovasi dan pengetahuan. Karena itulah dia dengan senang hati akan membantu profesor graham mendapatkan kecerdasannya kembali. Sir Near dan komandan spiral juga memastikan, apabila nanti isi otak profesor graham berhasil dipisahkan dari tatara, mereka berjanji akan mengembalikan kecerdasan itu ke profesor graham. Tentunya setelah dimanfaatkan sedikit.
Lalu soal tatara. Pria malang itu masih hidup, bahkan saat kepala dibongkar dan otaknya di ambil. Tatara menjalani hari-harinya dengan penuh penderitaan. Perlu diingat kalau sel pemecah dna tidak mengenai kepala dan otak.
Mungkin itulah karma yang dia dapatkan karena telah berjalan di jalur yang salah.
Sir Near yang tidak tega pun berinisiatif menghancurkan tubuh tatara dengan menenggelamkannya ke sungai asam di yaman. Demikianlah akhir kisah tatara si frankenstein abadi. Tidak diketahui apakah dia mati atau tidak di dasar sungai asam Hanya rantai mobilium yang bisa menarik nya keluar dari sana.
Para mantan anggota black leaves, seperti Arachne, torga, zhuge fengying, jorogumo, dan lain lain, diadili oleh pengadilan the hunter. Harusnya mereka diadili oleh seluruh dunia, namun sir near memalsukan kematian mereka. Torga, zhuge fengying, dan arachne terbebas dari hukuman. Malah mereka mendapat gelar pahlawan perang berkat jasanya dalam peperangan.
Sisa-sisa ketiranian Black Leaves dilenyapkan.
Black Leaves telah hilang dari permukaan bumi. Walau ada juga orang-orang yang menginginkan Black Leaves. Namun mereka menjadi kaum minor yang tidak berani menunjukkan eksistensi diri.
Swordfish belum ditemukan. Begitupun dengan profesor alfaron si otak dibalik terciptanya perisai anti materi yang sangat berbahaya.
Hendri graham menikmati kehidupan barunya bersama keluarga yang baru. Terutama di waktu malam dengan kedua istri penurutnya.
Walaupun kedua istri nya sama-sama tidak pandai memasak, hendri tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena bisa mendapatkan dua gadis muda yang cantik dan penurut saja sudah sangat spesial baginya.
Jujur saja dia tidak menyangka kedua gadis itu terutama violet akan jadi penurut setelah ia pasangkan cincin di jari mereka.
Sebagai suami dan ayah yang baik hendri bekerja keras untuk keluarganya. Tidak terlalu keras juga, dia hanya bekerja seperlunya dan kembali mendapat bayaran yang besar setelah ekonomi mesir pulih.
Kini dia sedang bersiap-siap untuk melakukan perjalanan keliling dunia mencabut tunas-tunas sihir yang telah ditemukan.
Hendri berpamitan dengan keluarganya, terutama dengan Heona, Elena, dan Violet.
"Pappaa... " ucap Heona sambil berusaha menggapai hendri.
"Papa berangkat kerja dulu ya, "
Hendri mencium kening Heona lalu berangkat untuk misi terakhirnya.
"Aku pasti akan pulang. Heona, istri-istriku. Teman-teman The Hunter dan semua orang yang aku lupakan. Aku akan berjuang untuk hidup dan untuk menghidupimu. "
Cahaya baru muncul di mata hendri, menjadi penuntun jalannya di masa depan.
.................................................................................
...β’ Nyarla Day of Vengeance β’...
......Terima kasih banyak, kalian adalah para pembaca berharga yang menyaksikan kisah ini π₯π......
Saya author After Future menuliskan semua rasa sakit yang saya rasakan ketika menulis novel ini. Momen itu terjadi di saat penulisan season 1. Tapi sekarang saya sudah tidak apa-apa, dan cerita ini berakhir dengan ending terindah untuk tokoh utama kita.
Saya memberikan begitu banyak cinta di cerita fantasi, karena itulah cerita ini sangat berarti bagi saya. Sekali lagi terima kasih banyak kalian semua yang sudah memberikan dukungan lewat kolom komentar ππ
Dalam waktu dekat saya akan membuat cerita/novel fantasi baru lagi. Jadi pantengin terus akun ini yak π
__ADS_1
...- tamat -...