
"kau kenapa graham?" komandan spiral melihat hendri yang gelisah.
"bukan sesuatu yang penting pak, sepertinya saya hanya salah makan."
"tahanlah, jangan sampai kau mengacaukan misi ini."
sofia kepikiran dengan jurang radiasi itu. saat itu dia berhalusinasi melihat sosok yang tidak dia kenali. tapi anehnya sosok itu terlihat sangat jelas seolah bukan halusinasi.
"kita istirahat sejenak untuk menghilangkan dampak radiasi."
setelah istirahat para hunter kembali berjalan. 1 setengah jam kemudian, 5 kilometer setelah melewati hutan bunuh diri.
"danau bekunya mulai kelihatan!"
"wah.. benar benar ada danau beku di musim panas... "
"ayo kita putari danaunya! kediaman torune isshin ada di seberang sungai... "
setelah memutari sungai akhirnya para hunter sampai di sebuah dojo. mereka memperhatikan sekitar, tidak ada yang janggal selain danau beku itu. mereka mengetuk gerbang dojo, tapi tidak ada jawaban.
setelah setengah jam mengetuk pintu...
"kita langsung masuk saja komandan... kalau memang ada orang di dalam berarti mereka tidak sopan karena mengabaikan tamu." saran north.
"ya sudah, kita langsung masuk saja. hunter otavio duta mohon bantuannya."
bruakkh!!
hunter otavio menghancurkan gerbang dojo dengan satu kali pukulan. tapi dia tidak memukul dengan tangan melainkan menggunakan tentakel besi yang dipasang di punggungnya. kedua tangannya dipotong oleh tatara, meski sempat dilarang ikut misi dan sempat ditawari pensiun dia tetap menolak dan akhirnya dirinya kembali bertempur dengan tentakel besi sebagai pengganti tangan.
bagian dalam dojo itu masih terawat, kemungkinan orang-orang dojo sedang pergi saat ini. komandan spiral menyuruh bawahannya untuk memeriksa sekitar bangunan, mereka berinisiatif untuk menunggu.
"tidak ada siapapun disini." ucap hendri kepada spiral setelah menelusuri area belakang.
hunter lain juga memberitahukan hal yang sama. mereka pun menunggu, komandan spiral menyuruh semuanya berkumpul kembali. komandan spiral masuk ke dalam sebuah minka yang terletak tidak jauh darinya.
minka itu terlihat biasa diluar namun begitu masuk dalamnya sangat bagus. ini tidak sopan tapi komandan spiral tidak peduli karena sudah terlanjur. spiral melihat sebuah foto keluarga, ada 3 orang di foto itu ayah, ibu dan seorang anak kecil.
komandan spiral melihat melihat foto itu dengan cermat. dia seperti pernah melihat wajah anak di foto itu. tidak lama kemudian para hunter memanggilnya. komandan spiral yang masih penasaran memotret foto itu untuk dia teliti.
"tempat ini benar-benar kosong komandan."
"kalau begitu kita tunggu perintah dari sir near."
komandan spiral memegang komando tertinggi di operasi ini tapi kalau ada hal yang tidak bisa dia tangani sir near akan mengambil alih komando dan memberi perintah.
"terlalu lama berada disini bisa berbahaya. kami harus menunggu perintah sir."
__ADS_1
mereka menunggu perintah, begitupun dengan pasukan pemerintah yang sedari tadi mengawasi gerak gerik mereka.
"mereka sudah masuk ke dalam dojo. orang yang membunuh kapten miyamoto suzuki juga ada. jadi kapan aku harus meledakkan bomnya?"
itu adalah hajime ren. dia bersama dengan tim tentaranya bersembunyi di bawah tanjakan di sisi lain danau beku yang dilalui the hunter.
"tidak perlu menunggu lama lagi. ledakkan sekarang!"
"akhirnya... "
hendri menyadari ada sesuatu yang terkubur di dalam tanah. ren menekan detonator yang memicu meledaknya bom yang ditanamkan di bawah tanah dojo.
blaarrr!!!
blaarrr!!!
8 bom meledak disaat yang hampir bersamaan, ledakannya cukup besar dengan suara yang sangat nyaring hingga gunung fuji bergetar dan membuat bagian atas danau es retak.
pasukan pengintai sampai keluar dari ruangan mereka saking kerasnya suara ledakan yang bergema dari alat komunikasi.
laba-laba arachne terbawa hembusan angin. wajahnya tampak panik.
hajime ren dan timnya melindungi diri mereka dari ledakan. 3 menit setelah ledakan ren dan timnya naik ke permukaan danau es.
"apakah berhasil? sebenarnya aku tidak yakin dengan cara ini."
ren dan timnya yang beranggotakan 4 orang mempersiapkan senjata mereka dan maju ke dojo yang sudah hancur lebur.
timnya masuk lebih dulu ke dalam dojo untuk menemukan mayat dari pemburu. saat mereka sampai di lapangan tengah tempat para pemburu berkumpul sebelumnya, mereka menemukan sebuah kerangka raksasa berwarna hitam di atas tanah yang berlubang karena ledakan.
"apa ini!"
kerangka itu terbuka disusul dengan sebuah cakram yang menembus kepala salah satu tentara.
"kapten hajime! musuh masih hidup!!"
hajime ren bergegas ke tempat bawahannya itu, tapi dia mendapat serangan dari arah lain. hajime melompat menghindarinya.
"kalian sangat barbar. menghancurkan cagar budaya untuk menghabisi musuh." hunter vizcarra berlindung di dalam sebuah kerangka raksasa. bukan hanya dia, semua hunter berhasil selamat dari ledakan itu dengan berlindung di dalam kerangka raksasa yang totalnya berjumlah 3 kerangka.
"kerangka besar apa itu? apakah itu yokai?" tanya hajime ren.
"kau masih percaya hal mistis di zaman teknologi ajaib seperti ini?" hunter vizcarra bertanya balik.
"lupakan saja. karena kalian masih hidup aku tidak punya pilihan lain sekarang."
"kau mau bertarung 1 vs 10?"
__ADS_1
"lihat saja... "
hendri, otavio, north dan hunter lain menyusul hunter vizcarra. hajime ren melemparkan sebuah smoke untuk mengecoh para hunter tapi usaha digagalkan oleh sofia yang berhasil menembak tangannya.
smoke jatuh dan asap mengepul keluar. north dan hendri menyerang hajime tapi dia sudah menghilang dari balik asap. hajime ren dan bawahannya melarikan diri setelah gagal membunuh para hunter.
"ternyata dia tidak seberang yang aku kira... " ucap hendri dalam hatinya.
kerangka kerangka raksasa yang melindungi para hunter itu sebenarnya adalah tiga hunter asing yang tidak dikenali hendri. mereka adalah robot manusia yang diciptakan khusus untuk melindungi atau menghancurkan. sir near memerintahkan komandan spiral untuk membawa mereka karena beliau sudah memperkirakan akan ada jebakan seperti ini.
"jebakan yang kuno. menaruh bom di tempat tujuan. mirip seperti menutupi lubang di ruang kosong diantara pepohonan."
sir near selalu menghabiskan siang hari dengan mengawasi kinerja hunternya terutama hunter lapangan.
hendri menyentuh kerangka besi yang melindungi...
"aku tidak menyangka ketiga orang itu adalah android. mereka memang agak aneh sih... "
"apa mereka bisa kembali ke bentuk manusia lagi?" tanya hendri.
"tidak. sekali berubah bentuk maka tidak bisa kembali ke bentuk semula. ditambah lagi mereka sudah hancur oleh ledakan barusan." komandan spiral menjawab pertanyaan hendri.
sir near menghubungi para pemburu.
"torune isshin sudah tidak ada. kita gagal menyelesaikan pekerjaan besar dari dokter mei."
"sekarang kembalilah ke markas. akan kami pikirkan rencana ke depannya."
sir near menutup panggilannya.
"suara beliau terdengar kecewa... " ucap hendri dalam hati.
tidak ada pilihan lain, para hunter pun kembali ke markas melalui rute aman mereka. sementara di markas besar the hunter di timur tengah sir near berencana menjalankan rencana B.
"apa rencana anda sekarang sir?" tanya salah satu petinggi yang selalu menemani sir near.
"kita tidak bisa menyerah untuk mendapatkan dokter mei. kita sudah melakukan yang terbaik dan aku tidak ingin pengorbanan dan kerja keras pasukan kita sia sia."
"jadi anda akan melakukannya?"
"ya... "
"jika dia menolak ikut, kita akan memaksanya meski harus bertarung dan membuatnya cacat sekalipun. karena yang penting adalah kepalanya, tidak masalah jika tubuhnya cacat."
"....."
"setelah ini kita akan bicara baik baik dengan dokter mei. semoga saja dia mau bergabung dengan kita tanpa ada pertumpahan darah."
__ADS_1
ambisi sir near dirasakan oleh dokter mei, hatinya tiba tiba menjadi gelisah, disaat itu juga telepon dari the hunter datang.
..........