
"adaa... bianglala di langit..... hhmm..... "
sycho rid tertidur pulas di atas sofa kantornya, dia mengigau melihat karnaval di atas awan.
wuung.....
icarus membawa tim fengying melewati garis pantai yang jauh dari pos penjagaan sycho rid pada malam ini.
icarus meluncur lurus di udara saat melewati garis pantai. hal itu dilakukan untuk menyamarkan hembusan angin dari sayapnya agar sama dengan hembusan angin laut.
icarus juga ditutupi dengan mantel kamuflase agar tidak terlihat dari bawah.
"lihat ke depan, jangan sampai kalian tertelan serangga."
mereka memasuki melalui garis pantai yang berjarak 6 kilometer dari tempat sycho rid. itu artinya 10 kilometer dari pelabuhan brooklyn halbel tempat para perompak di suruh kerja paksa.
"waw apakah kita tidak berat?" elena melihat ke hendri.
"aku tidak seberat itu... " ucap hendri merespon tatapan elena.
"berhenti bicara...!" fengying menegur hendri dan elena.
setelah melewati perbatasan antara laut dan pantai, icarus menurunkan tim fengying di dalam hutan.
"kita berhasil melewati penjaga. sekarang kita akan langsung bergerak ke markas utama militer amerika." kata hunter fengying kepada anggota timnya.
semua orang sudah turun, icarus tanpa basa basi pergi meninggalkan mereka.
"dia datang dan pergi, sama seperti dulu saat di kapal. tapi apa kerjasama yang dilakukan xiao fengying dengannya hanya sebatas mengantarkan kami saja." hendri punya banyak pikiran tentang icarus di dalam kepalanya.
sementara violet memandang icarus dengan tatapan permusuhan.
itu wajar karena icarus lah yang menangkap dan membuat para perompak membocorkan lokasi persembunyian mereka yang mana itu merupakan rumah bagi violet.
"kuharap dia bisa menerima semua hal yang telah terjadi dengan lapang dada."
elena membawa senjata sniper andalannya, sementara xian lier dia membawa sebuah tas besar yang berisi peralatan. entah apa perannya dalam misi ini. mengingat dia adalah hunter baru yang seangkatan dengan hendri.
hendri baru bertemu 2 kali dengan xian lier. pertama saat di tes masuk hunter lapangan atau ujian the hunter dan kedua saat dia sedang dikejar oleh mammoth noir di perang dahulu.
"komunikasi kita dengan the hunter akan terputus begitu kita masuk lebih dalam. karena itulah jangan sampai terpisah apapun yang terjadi."
"baik pak!"
tim fengying menyusuri hutan dengan bermodalkan peta dari satelit. hendri tidak mengenal hutan ini karena dia tidak suka camping atau pun berjalan jalan ke hutan. namun lain cerita dengan hunter fengying, dia mengenal hutan itu dengan baik bahkan dapat menemukan rumah penduduk terdekat tanpa membaca peta.
tim fengying mengendap endap melewati rumah di tengah hutan hingga tidak terasa matahari sudah terbit.
para penjaga kembali memperketat penjagaan, walaupun bos baru mereka si sycho rid sangat santai dan tidak peduli meski ada penyusup.
kembali ke tim fengying...
"kalau berjalan seperti ini butuh waktu berapa lama untuk sampai ke markas utama militer itu?" tanya xian lier.
"kalau begitu 4 hari baru akan sampai. kita akan naik transportasi lagi, jadi tenang saja."
"saat ini dia pasti sedang menunggu untuk mengantarkan kita lagi."
"lagi? maksudmu si icarus akan menjemput kita lagi?" tanya hendri.
"ya, kita harus melewati wilayah penduduk terlebih dulu agar bisa terbang tanpa ketahuan."
menggunakan mata kanan hendri dapat melihat ada beberapa orang di jalan yang akan mereka lalui. 2 anak laki laki dan 1 wanita dan 1 pria 'sepertinya mereka adalah salah satu keluarga yang bertempat tinggal di dalam hutan ini' pikir hendri.
"ada beberapa orang di depan, pak fengying."
__ADS_1
"kalau begitu kita ambil jalan memutar."
tidak lama kemudian seekor anjing pemburu datang dari balik semak semak dan mengejar tim fengying.
"anjing pemburu itu pasti milik penjaga. lumpuhkan dia elena!"
psyuu...
xian lier menembak si anjing dengan peluru bius.
elena terkejut melihat betapa cepatnya xian lier menarik pistol yang dia sarungkan di pinggangnya.
"maaf mengambil bagianmu, nona astrea."
xian lier menghampiri anjing yang tertidur lalu mencabut peluru berbentuk jarum yang dia tembakkan. setelah itu, tim fengying kembali melanjutkan perjalanan mereka.
akhirnya setelah melewati kawasan perumahan hutan, tim fengying bertemu kembali dengan icarus yang sudah berubah menjadi elang kembali dan melanjutkan perjalanan mereka dengan terbang.
"hanya butuh waktu kurang lebih 2 jam jika dengan menaiki icarus."
"bersiaplah hunter graham, sebentar lagi giliranmu."
hendri penasaran kenapa icarus mau membantu mereka. bajingan itu dulu meminta bayaran membunuh penjaga perbatasan amerika - kanada untuk membiarkan hendri keluar dari amerika.
"si bajingan ini benar benar sulit dimengerti. dulu dia dimaafkan oleh black leaves karena berhasil menemukan markas para perompak, tapi sekarang dia mengkhianati mereka lagi. entah apa yang dia pikirkan dan apa yang akan dia minta dari kami atas bantuannya ini."
"terlepas dari kedua hal itu, saat ini sepertinya violet ingin menancapkan belatinya di punggung icarus."
hendri memukul punggung icarus.
pukulannya tampaknya cukup menyakitkan bagi icarus karena keseimbangannya saat terbang sempat terganggu karena pukulan itu.
"siapa yang banyak bergerak?" tanya hunter fengying yang ada di depan mereka semua.
"maaf, itu aku hunter fengying." jawab hendri dengan jujur.
hendri mengacungkan jempolnya pada violet, lalu berkata dengan telepati.
"aku juga ingin menghajar elang ini. karena dulu dia pernah membuatku hampir mati tenggelam."
violet membalas ucapan hendri dalam telepati.
"kalau begitu tolong bantu aku menghajarnya. aku sangat berterima kasih kalau kau mau melakukan itu."
"tidak masalah...!!"
"aku juga ingin membalas kekalahan memalukanku dulu."
dulu saat di pelabuhan milik brooklyn halbel, hendri di hajar habis habisan oleh icarus bahkan sampai menghancurkan banyak kapal dan menenggelamkan hendri ke laut.
tapi hendri yang sekarang berbeda dengan yang dulu. kalau hanya nyarla setingkat icarus, selama hendri masih bisa menjangkaunya dia tidak akan kesulitan untuk mengalahkan icarus.
.....
"selamatt pagii semuaaa... "
"selamat pagi bos."
sycho rid yang baru bangun pagi dikagetkan oleh laporan anak buahnya yang memberitahukan kalau anjingnya telah dibius oleh seseorang.
"kau menggangguku pagi pagi hanya untuk mengatakan itu? pergilah sebelum aku melumatmu." ucap sycho rid pada anak buahnya.
sycho rid memeriksa berkas berkas yang sudah dia kerjakan tadi malam, dan hasilnya semuanya sudah terselesaikan..
"ahhh, akhirnya aku bisa bersantai di akhir pekan... "
__ADS_1
si bawahan masih stay di tempatnya berdiri dan membuat sycho rid penasaran.
"ada lagi yang perlu kau katakan?" tanyanya pada anak buahnya.
"saya hanya merasa ada kejanggalan bos."
si anak buah menjelaskan kejanggalan yang terbesit di dalam hatinya.
"kita semua tahu kalau warga amerika dilarang keras memiliki senapan angin apalagi senjata api. sementara senjata yang membuat anjing saya pingsan adalah senjata dengan peluru bius."
"tunggu, darimana kau tahu anjingmu dibius dan darimana kau tahu bius itu ditembakan?" tanya sycho rid.
"di kepala anjing saya ada sebuah bekas tusukan jarum yang cukup dalam. bukti kalau seseorang menembak anjing saya dengan peluru bius dapat dilihat pada bekas luka tembak yang berada di tengkorak wajah."
sycho rid mulai berpikir, dia berpikir harus menangani hal ini atau tidak.
"baiklah, kurasa memang ada seseorang yang diam diam merakit senjata diantara warga dekat sini."
"akan aku kirimkan tentara untuk memeriksanya."
setelah itu si anak buah keluar dari kantor sycho rid.
"dasar anak kecil...!!"
"dia sama sekali tidak tertarik untuk menyelidiki masalah ini."
orang itu pergi ke sebuah barak yang tidak jauh dari perbatasan.
disana dia menemui orang orang yang tampak menyeramkan. mereka adalah para tentara yang sedang menghabiskan waktu ruang.
"sycho rid benar benar tidak peduli dengan apa yang terjadi!"
"kalau terjadi sesuatu di belakang perbatasan maka kita akan dihabisi oleh komandan arlong." ucapnya kepada para tentara.
"lalu kami harus apa mayor?"
"tidak mungkin penduduk bisa membuat sebuah senapan dengan peluru bius. pasti ada musuh yang telah melewati perbatasan kita."
"sekarang juga kerahkan semua anjing pemburu untuk melacak jejak para penyusup itu di hutan...!!"
2 jam kemudian, tim fengying hampir sampai di markas militer amerika.
hendri merasakan sensasi aneh di tangannya. rasanya seolah olah tangannya di rangkul oleh seseorang. dia merinding saat merasakan sensasi itu.
"sial. kalau aku ingat lagi assault nyarla lee yin itu sangat mengerikan saat dia pertama kali muncul di alam bawah sadarku." gumam hendri dalam hati.
"apakah perasaan merinding ku ini karena aku berada lebih dekat dengannya?"
tiba tiba icarus mengubah arah terbangnya, dia berbelok tajam membuat orang-orang yang ada di atas punggungnya hampir jatuh ke bawah.
untungnya elena berhasil ditangkap oleh fengying sebelum jatuh ke bawah dan hendri berhasil ditahan oleh xian lier.
"jangan lengah! berpegang yang erat."
xian lier mengambil sebuah teropong dari tasnya dan memeriksa ada apa di depan sampai membuat icarus berubah arah.
"di depan sana ada banyak tentara pak fengying."
"apa yang para tentara itu lakukan di tengah gurun pasir seperti ini?"
diantara para tentara yang sedang berkemah di tengah tengah padang pasir, ada satu orang yang cukup mencolok, dia adalah seorang wanita kekar berambut coklat.
icarus tahu siapa wanita itu, dia adalah rekan setianya sycho rid sekaligus kakak angkatnya.
dia tampaknya sengaja mendirikan camp pasukan untuk menjaga pohon assault nyarla.
__ADS_1
.....