Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 27 : Tidak Bisa Melawan


__ADS_3

Setelah berhenti selama kurang lebih empat hari rombongan kapal pengantar emas ilegal pun kembali melaju.


dagger yang sekarat setelah dihajar hendri sudah sadar. tapi dia masih dalam kondisi kritis karena beberapa tulangnya patah.


8 hari kemudian, dagger sudah bisa berdiri dan berjalan lagi. ketika itu dia melihat sebuah surat yang ditujukan padanya, surat itu dari hendri/assault.


dagger membaca surat itu, disana assault meminta maaf padanya dia juga memberitahukan kalau perjalanan ke benua afrika sudah setengah jalan. assault juga menyuruh dagger untuk datang ke anjungan kapal di sore hari ini.


"sesuai perjanjian tanding ulang kita. kau adalah budakku sekarang. datanglah ke anjungan kapal sore ini atau aku yang akan mendatangimu." tulis hendri di akhir surat


dagger kebingungan, dirinya sudah kehilangan rumah dan teman temannya dan sekarang dirinya dijadikan budak oleh musuhnya.


dagger tidak menyesali keputusannya melakukan tanding ulang yang dia sesali adalah dirinya yang lemah karena kehilangan ketenangan sehingga membuatnya kalah melawan assault.


"apa yang harus kulakukan sekarang?"


"aku harus kembali ke tempat persembunyian. setidaknya aku harus mengamankan semua harta rampasan"


"aku harus mencari cara untuk lari saat turun dari kapal. terutama mencari cara untuk lari dari nyarla belalang itu" pikir dagger


"hei bangunlah perompak!" seorang pelaut membentak dagger,


"kami sudah berbaik hati merawatmu. sekarang balaslah kebaikan kami dengan kerja keras!" perintah si pelaut


"dimana perompak lainnya ditahan? lebih baik aku berada di sel daripada bekerja untuk kalian" sahut dagger dengan marah,


"semua perompak yang selamat sudah mati. mereka semua menjadi subjek percobaan assault kini kau sendirian"


"assault sialaann!!"


dagger yang marah ingin segera menemui assault, tapi dia dihalangi oleh si pelaut. si pelaut dengan berani memegang tangan dagger.


meski tanpa senjata dagger tetaplah kuat, dia menendang ************ si pelaut dengan keras dan kemudian menendang wajahnya sampai membuat si pelaut terkapar.


"perompak itu mengamuk lagi! cepat tangkap dia!" teriak para pelaut,


dengan cepat dagger melewati para pelaut yang menghalangi jalannya, satu kapal jadi rusuh hingga saat dia hampir sampai ke geladak utama seseorang menghentikannya.


"tidak bisakah kau bersikap feminim sedikit?"


"hahh!?"


ternyata orang itu adalah ripe yang tiba tiba muncul di belakang dagger,


di belakang anjungan kapal,


hendri sedang asik memancing dengan menggunakan sebuah katrol yang dia modifikasi menjadi pancingan. entah apa yang bisa dipancing di perairan sedingin itu, lalu datanglah ripe bersama dagger.


"assault!"


bagi yang bingung, ripe akan memanggil hendri dengan nama belakangnya jika tidak ada orang lain disekitarnya.

__ADS_1


"lihat, gadis perompak kita sudah sadar" ucap ripe


"kau mau memancing lagi?"


hendri mengangguk, kemudian dia menulis sesuatu,


"kenapa kau mengikatnya?" hendri bertanya kenapa ripe mengikat dagger


"dia bikin ulah lagi. seorang pelaut malang di bawah sana dibuatnya lajang seumur hidup dan yang lainnya luka luka"


"membuat lajang seumur hidup itu keterlaluan, bawa dia kesini"


"baiklah bos" ucap ripe dengan senyum tipis


"mmm.. mm..!" dagger berbicara dengan mulut disumpal kain,


sambil masih memperhatikan pancingannya hendri mengambil kain yang menyumpal mulut dagger,


"assault! apa benar kau membunuh semua teman temanku!?" ucap dagger dengan nada tinggi


"jika benar maka kau akan menyes..sa.." hendri menyumpal mulut dagger lagi


"bicaralah dengan pelan"


"kami tidak akan menjawab pertanyaanmu kalau kau berisik" ucap ripe


ripe melepas sumpal mulut dagger,


"apa kau membunuh teman temanku" tanya dagger dengan lebih lembut


"tidak" ucap ripe mewakilkan hendri


"jika tidak dimana mereka sekarang?"


"di ruang sel kapal kargo" ucap ripe


"aku ingin bicara padamu mengenai perjalanan yang akan kita lakukan" tulis hendri di bukunya


"aku tidak bisa ikut denganmu, ada hal yang harus kulakukan" kata dagger


"tidak bisa, aku sudah memenangkan pertarungan. jadi mau tidak mau kau harus ikut denganku" hendri memaksa


"saat itu aku tidak tau kalau kapten leon sudah tiada!"


"aku tidak peduli, kau tetap akan ikut denganku apapun akibatnya"


"sudah kubilang ada hal yang harus kulakukan!"


hendri berdebat cukup panjang dengan dagger, hingga..


"lepaskan dia tuan ripe" kata hendei dengan tulisan,

__ADS_1


"baiklah"


dagger menjadi waspada pada hendri saat dia menyuruh ripe membuka ikatannya,


namun baru saja ikatan terakhir di tubuh dagger terlepas, pisau bergerigi yang panjang sudah berada di samping lehernya.


"jangan bikin ulah lagi! diam dan dengarkanlah dia" ancam ripe


"kenapa orang ini begitu royal pada assault? apakah dia punya hutang budi atau semacamnya?" pikir dagger yang bingung dengan sikap royal mantis kepada assault


hendri menyuruh dagger duduk dan dia mulai bercerita dengan menuliskannya di buku dan dengan dibantu oleh ripe.


hendri bercerita tentang dirinya dan tentang misi pencarian dan balas dendamnya. lalu memberitahukan langkah ke depan yang akan dia ambil. namun hendri tidak memberitahukan perihal kemampuannya kepada dagger.


setelah selesai bercerita,


"karena itulah kau akan ikut denganku suka ataupun tidak"


"kau harus mengetahui juga alasan aku tidak bisa melakukannya" dagger membalas ucapan hendri


"kami para perompak adalah warga yang kabur dari beberapa negara di eropa karena masalah tertentu, aku sendiri berasal dari perancis"


"setelah kabur kami membeli beberapa kapal dan pergi ke suatu tempat antah belantah, disanalah kami membangun tempat persembunyian"


"para perompak yang kalian lawan sebelumnya adalah suami, ayah, paman, kakak, adik, kakek, anak dan cucu dari para wanita dan anak anak di tempat antah berantah itu"


"karena itulah aku harus kembali kesana untuk memberitahukan kabar ini"


"bukan untuk menjaga harta rampasan?" tanya ripe


"itu adalah prioritas kedua. yang penting adalah memberitahukan hal ini dulu" ucap dagger dengan tatapan marah ke ripe


ripe yang emosian setelah kena setrum pun menjawab,


"tidak usah pura pura! aku tau kalian sudah mencuri prototipe batu electrum uni soviet. jika aku mengirim ke uni soviet sekarang maka kau pasti akan dieksekusi mati!"


hendri mengangkat tangannya pada ripe, seolah menyuruh ripe untuk diam,


"apa assault!" ucap ripe dengan sedikit kesal


hendri mendekatkan jari telunjuknya ke mulutnya, memberi isyarat pada ripe agar jangan berisik, setelah itu mengalihkan pandangannya pada dagger.


dagger berusaha memalingkan wajahnya agar tidak melihat mata hendri, namun anehnya bola mata dagger tidak bisa digerakkan. menyadari keanehan ini dagger menjadi takut.


hendri mengangkat tangan kanannya dan dagger juga melakukan hal yang sama.


"apa yang terjadi? aku tidak bisa merasakan tangan kananku" ucap dagger di dalam hati


tiba tiba hendri menyentuh bahu dagger,


"ini adalah kemampuanku. kemampuan untuk mengendalikan makhluk hidup"

__ADS_1


"mulai saat ini dan seterusnya kau adalah boneka dagingku"


senyum lebar terlihat di wajah kayu hendri.


__ADS_2