Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 189 : Kebangkitan yang gagal


__ADS_3


Hendri belum bisa mencerna hal yang terjadi padanya saat ini, padahal seharusnya monster kuno itu sedang dibombardir oleh pesawat tempur tapi kenapa dia bisa setenang ini bicara dengannya.


Monster kuno memperkenalkan dirinya, "SEBELUMNYA AKU ADALAH ENTITAS YANG KALIAN SEBUT ZEUS, SEKARANG AKU ADALAH SANG PREDATOR."


"JADI BAGAIMANA RASANYA MENJADI DIRIKU VERSI MINOR?"


Khawatir terjadi sesuatu pada dirinya Hendri memilih untuk tidak menjawab satu pun pertanyaan yang dilontarkan sang monster kuno.


"Jangan jawab pertanyaan!" Tegas Hendri dalam hati.


Suara hati Hendri dapat didengar oleh monster kuno yang segera membalas kekhawatirannya.


"MANUSIA MEMANG PENAKUT, KAU BAHKAN TAKUT PADA MIMPIMU SENDIRI."


Hendri masih menahan lidah.


"JAWAB AKU MANUSIA! APA MENURUTMU DUNIAMU AKAN BAIK BAIK SAJA SETELAH PEPERANGAN INI BERAKHIR?"


Hendri memberanikan diri menjawab pertanyaan monster kuno, "Tentu saja, setelah kau dan Black Leaves lenyap kami akan memperbaiki dunia,"


"APA MENURUTMU MANUSIA BISA MENGALAHKAN AKU?"


"Tak ada yang mustahil di dunia ini, tak ada yang tak bisa dihancurkan, termasuk kau." Jawab Hendri.


"KITA LIHAT SAJA."


Energi Massive Reactor ditembakkan untuk yang ke 3 kalinya.


Sir Near menatap jamnya.


< Hitung mundur bentulan [00:03] >


[00:02]


[00:01]


Boom!!!


Untuk yang ke 3 kalinya gempa dahsyat mengguncang dunia.


Perang melawan monster kuno dianggap sebagai kiamat oleh beberapa pemuka agama, sehingga orang orang mulai berdoa dengan caranya masing masing, bahkan para atheis telah berdoa kepada tuhan.


Tembakan dari Massive Reactor yang ke 3 mengenai kubah pelindung yang terbuat dari sihir Arknight, sehingga tembakan yang ke 2 juga gagal.


Sir Near memimpin komando, beliau memerintahkan seluruh armada laut dan udara untuk meluncurkan misil dan meriam yang mereka punya.


Pasukan aliansi dunia bersatu menahan pergerakan monster kuno hingga Massive Reactor ke 4 ditembakkan.


Tembakan yang ke 3 dilepaskan dari Kazakhstan. Tembakan ini berhasil mengenai monster kuno dengan telak.


Monster kuno terlempar hingga ke tengah benua Australia. Dia menderita luka yang cukup fatal. Kulitnya terkelupas di banyak bagian paling banyak di bagian dada dan lengan.

__ADS_1


Darah monster kuno yang menetes ke tanah berubah menjadi tanaman dengan bentuk aneh, sementara yang menetes ke tanaman lain secara instan menyuburkan tanaman itu, bahkan tanaman berbuah yang kena tetesan darahnya menjadi sangat subur jika dilihat dari ukurannya.


Penglihatan Hendri dan Monster kuno menjadi satu sehingga Hendri bisa melihat orb energi yang terbang mendekat.


Monster kuno membuka mulutnya dan menelan orb energi itu, Hendri terkejut dengan tindakan monster kuno.


Tak lama kemudian tubuh monster kuno meledak. Tubuh bawahnya hancur berkeping keping sementara tubuh bagian atasnya terlempar sangat jauh.


Para tentara yang melihat itu bersorak sorai, semua orang bergembira melihat sang monster tumbang.


"Tunggu! kenapa kau membunuh dirimu sendiri?!" Wujud monster kuno dalam mimpi Hendri juga terpotong jadi 2.



"KARENA KEBANGKITANKU SUDAH GAGAL SEJAK RED WITCH MEMBUNUH KELIMA PEMBAWA BENCANA."


"TERLALU BANYAK VARIABEL YANG TIDAK MENYENANGKAN. BOM ANTI MATERI, INANG YANG MAMPU MELEPASKAN DIRI DARI KENDALI, ZOMBIE YANG MAMPU MERAMPAS ILMU SIHIR, DAN YANG PALING MEMBUATKU TERKEJUT ADALAH... MANUSIA YANG MAMPU MEM MIRROR 'TUBUHKU',"


"SAMPAIKAN UCAPAN SELAMATKU PADA RED WITCH DAN MANUSIA LAINNYA,"


"KALIAN SUDAH MEMPERPANJANG UMUR DUNIA."


"Hei tunggu!!!" Hendri memanggil monster kuno.


"Kau pikir kau siapa?! bisa datang dan pergi sesuka hatimu! aku akan memburumu dan menghancurkan semua tunas sihir yang kau tinggalkan!"


"LAKUKAN SAJA. AKU ADALAH MAKHLUK ABADI, AKU AKAN TETAP HIDUP WALAU TUBUHKU SUDAH MUSNAH."


"DAN AKU AKAN MENDATANGI CICIT CICIT MU DI MASA DEPAN!!!"


Dalam keadaan tubuh terbelah monster kuno meraung sangat keras, membuat para patriot kembali merasa terancam.


Disaat itulah pesawat pengebom Black Leaves datang dan menjatuhkan bom anti materi.


Saat pesawat pengebom kehabisan bom disaat itulah monster kuno mati dan beberapa negara tiba tiba menjadi hijau. Setelah ditelusuri ternyata penghijauan itu terjadi karena tunas sihir yang tertanam jauh di bawah tanah meledak dan mempengaruhi lingkungan sekitarnya.


Rencana besar pembawa bencana dan monster kuno yang hendak mengeringkan dunia dengan cara menyerap nutrisi nya pun gagal.


Kedua belah kubu berpesta sekaligus berkabung di akhir peperangan ini.


Kehancuran besar yang terjadi akibat dari perang ini antara lain, tenggelamnya benua eropa, termasuk korban tewas mencapai kisaran 900 juta jiwa. Tidak ada yang tersisa, seluruhnya berubah menjadi laut artik (pelaku : Glut).


Setengah wilayah amerika luluh lantak terkena air pasang, termasuk korban tewas mencapai angka 300 juta jiwa. Sektor pertanian banyak yang lumpuh bahkan mungkin tidak bisa digunakan lagi (pelaku : Glut).


40% wilayah Kanada hancur terkena ledakan orb yang dipindahkan oleh monster kuno, termasuk 900 ribu korban tewas (pelaku : Monster kuno).


Dan beberapa tempat lainnya yang rusak akibat pertempuran melawan pembawa bencana baik yang sebelum maupun saat perang akhir.


***


Tercium wangi yang sangat harum. Benar benar harum sampai membangunkan Hendri dari tidurnya.


Violet menjahili Hendri dengan menempelkan palfum di hidungnya.

__ADS_1


Seminggu telah berlalu sejak kematian monster kuno. Hendri dirawat mandiri di rumahnya dan secara eksklusif dirawat oleh 2 suster cantik tapi amatiran Violet dan Elena. Ide itu dicetuskan oleh Jacob Ripe selaku teman baik Hendri.


Teringat dengan urusan yang belum terselesaikan Hendri mengajak Violet pergi ke dokter.


"Kenapa ke dokter? aku tidak sakit." Protes Violet.


"Ada hal yang ingin aku pastikan," jawab Hendri tanpa memberitahukan tujuannya.


Hendri meminta bantuan dokter Mei untuk memeriksa ingatannya. Sebab Hendri khawatir efek samping kekuatan nyarlanya akan menggerogoti ingatannya hingga tak bersisa.


Kebetulan dokter Mei berhasil membuat alat ulang alat pembaca pikiran 'Kagemi' yang dulu dihancurkan Tatara.


"Santai saja tuan Graham. Ingatanmu akan kami kumpulkan." Kata dokter Mei menyalakan mesin.


Sensasi tidur nyenyak terasa menenangkan. Hendri pun bangun dengan sedikit rasa pusing. Itu adalah efek samping dari prosedur bedah ingatan. Dokter Mei memberikan obat sakit kepala.


Lalu sekarang giliran Violet, Hendri memintanya memeriksa kesehatan rahimnya.


Selama pemeriksaan Hendri tidak henti hentinya menyeka keringat. Saat hasil pemeriksaan keluar Hendri tertunduk lemas.


Violet dinyatakan mengidap kondisi infertilitas/ketidaksuburan/kemandulan. Hal itu dapat terjadi karena Hendri mencangkok daging dan darahnya untuk mengobati luka Violet saat pertempuran di laut atlantik dahulu.


Hendri dan Violet tertunduk lesu,


"Maafkan aku Violet," pinta Hendri sembari membungkuk rendah diri di depan Violet.


Dokter Mei memberi isyarat pada ajudannya untuk keluar ruangan meninggalkan Hendri berdua dengan Violet di ruang pemeriksaan.


"Aku akan memaafkanmu dengan satu syarat, jadikan aku istrimu juga,"


Hendri terkejut mendengar syarat itu.


"Aku tidak yakin percaya diri bersaing dengan Elena. Dia lebih cantik, lebih baik, lebih sempurna, dan memiliki relasi serta hubungan baik dengan banyak orang. Sedangkan aku hanya wanita sebatang kara yang tidak bisa hamil."


Hendri mengerti perasaan Violet. Dia adalah salah satu korban hidup dari perang 4 tahun ini.


"Aku tidak ingin sendirian di masa tuaku,"


Entah mengapa kata kata itu menusuk hati Hendri.


"Izinkan aku menjadi bagian dari keluargamu! aku berjanji akan menjadi istri kedua yang baik dan tahu diri!" Pinta Violet penuh harap.


"Baiklah, syarat yang kau ajukan lebih seperti permintaan seumur hidup." Jawaban Hendri mengandung kode.


Hendri bangkit lalu memegang kedua tangan Violet. Dengan hati yang berdebar debar Hendri mengambil sebuah cincin lalu memasangkannya ke jari manis Violet.


"Kita sudah saling sepakat, mari kita menikah,"


Lamaran itu dilanjutka dengan ciuman hangat.


...........................................................................


Terima kasih telah membaca hingga bab ini. Petualangan Hendri Graham telah mencapai babak akhir.

__ADS_1


...........................................................................


__ADS_2