Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 121: Kerja Sama Yang Sulit Dari Arachne


__ADS_3

markas the hunter terlihat normal di luar tapi begitu kalian masuk hingga cukup dalam akan banyak pemandangan absurd yang terlihat.


salah satunya di tengah jalan mereka bertemu dengan komandan belial yang sedang dalam bentuk nyarlanya. hal itu membuat bingung dokter mei, himiko dan haytani karena ada seekor beruang tegak yang membawa setumpuk meriam di punggungnya.


"beruang apa itu? kalian punya teknologi untuk memerintah hewan buas...?"


"itu adalah salah satu prajurit nyarla terbaik kami, komandan sean belial. berhati hatilah dengannya, dia orangnya sedikit emosional."


komandan belial mengalihkan pandangannya kepada dokter mei. meski sempat kaget dokter mei menundukkan kepalanya sebagai bentuk sapaan.


sir near menyapa komandan belial.. "selamat pagi komandan sean belial.


"selamat pagi sir..." jawab komandan belial lalu dia langsung pergi.


"kebanyakan orang sibuk di pagi hari."


setelah memperlihatkan letak gudang penyimpanan sir near menyudahi berkelilingnya.


"tunggu!" haytani menyela.


"ada apa tuan haytani?"


"dimana ruang komando tempat ini?"


"itu rahasia.."


jawaban sir near membuat haytani sedikit tersinggung sedangkan dokter mei bingung dengan sikap yang ditunjukkan sir near.


"kenapa harus merahasiakan sesuatu yang umum dari dokter mei? apakah anda mencurigai kami?"


"tenanglah haytani..." dokter mei mencoba meredakan emosi haytani.


sir near menjawab.. "pusat komando adalah tempat tertutup yang hanya bisa dimasuki oleh petinggi dan diakses oleh petinggi. dokter, anda memang memiliki pangkat yang sama dengan profesor graham dan saya percaya sepenuhnya pada anda."


"tapi ada beberapa petinggi yang tidak setuju dengan saya jadi mau tidak mau anda harus membuktikan diri anda sekali lagi kepada kami. setelah itu barulah anda akan mendapatkan kekuasaan yang sama dengan profesor graham."


dokter mei menunjukkan ekspresi tidak senang.


"sepertinya anda salah paham sir near. saya tidak menginginkan kekuasaan sebesar itu. tapi kalau para petinggi the hunter ingin saya membuktikan diri maka saya akan melakukannya."


sir near menunjukkan senyum kecil lalu bicara kepada haytani.


"mohon maklumi sikap para petinggi kami tuan dan nona jepang. mereka para petinggi adalah wakil rakyat dari bangsa bangsa yang telah dirugikan oleh black leaves. karena itulah mereka sangat berhati hati dalam mengambil keputusan."


"kalau begitu apa yang harus dokter mei lakukan untuk membuktikan dirinya?" tanya haytani.


"kami akan pikirkan sesuatu, sekarang kalian semua boleh beristirahat."


tiba tiba di depan mereka turun sebuah lift.


"sir near apa tidak apa apa kalau kami beristirahat sekarang?" tanya dokter mei dengan ragu.


"tidak apa apa. kami sudah menyiapkan tempat tinggal sementara di dalam markas. semua fasilitas sudah kami siapkan kalau anda merasa tidak nyaman dengan lingkungan disini silahkan sampaikan kepada penjaga, anda bebas memilih mau tinggal dimanapun."


"baiklah. terimakasih untuk kebaikan the hunter."


sir near mengantarkan dokter mei, himiko dan haytani ke kamar berbeda yang bersebelahan satu sama lain agar membuat mereka nyaman. kamar mereka terletak di lantai atas markas yang sebagian besar difungsikan sebagai kantor.


sir near masuk ke dalam ruangan rapat, disana arachne sudah menunggu kedatangannya. dia duduk di salah satu kursi di pinggir meja bundar.


di dalam ruangan itu juga ada para petinggi yang the hunter termasuk kakek mustafa.


"maaf membuatmu kalian semua menunggu lama terutama anda nona arachne. terima kasih untuk bantuanmu di jepang." sir near bicara dan meminta maaf dengan lembut.


"oh tidak apa.. si imut mei itu memang menjadi prioritas misi kalian."


sir near duduk di kursi yang berseberangan dengan arachne.


"selamat datang nona arachne. saya harap kita bisa menjalin hubungan yang lebih baik ketimbang sebelumnya."


"iya saya juga berharap begitu..."


sir near merubah ekspresi wajahnya menjadi serius namun tetap menunjukkan senyum berkharisma di wajahnya.


"saya akan langsung ke intinya. tuan tuan petinggi tidak diizinkan bicara hingga arachne selesai menjelaskan maksud dan tujuannya. nona arachne, kerja sama apa yang anda inginkan dari the hunter?"


arachne memilih kata katanya... "saya ingin meminta bantuan pasukan anda untuk memasuki daratan penjara nepal. ada sebuah alat bernama massive reactor yang saya butuhkan di tempat itu."

__ADS_1


"alat apa massive reactor itu lebih tepatnya?"


"alat untuk mengubah energi listrik menjadi suatu energi yang kegunaannya mirip dengan energi nuklir."


sir near bertanya lagi.. "anda bilang alat itu berbahaya. apakah alat itu pernah menyebabkan bencana?"


pertanyaan dari sir near yang sangat akurat dengan sejarah kelam membuat arachne sedikit gugup dan berdebar.


arachne pun menjawab dengan jelas.. "ya"


"bencana apa yang ditimbulkan alat itu nona arachne?"


"punishment from god."


arachne pun menceritakan kisah yang sama dengan yang dia ceritakan kepada hendri, spiral dan north saat di kapal selam tapi ceritanya kali ini lebih lengkap.


suara gertakan gigi dan tatapan murka menusuk arachne dari pertengahan cerita hingga ke akhir cerita. bahkan sir near yang selalu tersenyum pun menurunkan bibirnya. meskipun arachne bukanlah penyebab dari bencana itu tapi tetap saja dia adalah keturunan dari orang yang telah menciptakannya.


"tuan tuan petinggi sekalian, anda sudah diperbolehkan untuknya berbicara."


"dosa sebesar apapun akan lenyap jika orang tersebut mati. tapi kesan yang buruk akan menurun ke anak cucu orang tersebut selama para korban masih mengingatnya."


"kakekmu menciptakan alat yang membunuh jutaan jiwa dan menyebabkan terjadinya perang dunia pertama. lantas kenapa kami harus membantumu dan mengambil alat terkutuk itu?" tanya sir near.


"karena hanya dengan alat itulah kita bisa membunuh monster yang coba dihidupkan oleh black leaves."


brak!


seorang petinggi yang berasal dari cina memukul meja dengan keras. semua mata tertuju pada petinggi itu.


"monster apa yang kau maksud arachne? apakah monster itu sangat besar dan kuat? ataukah monster yang kau maksud adalah wajah bernapas raksasa yang ada di dalam gua bawah tanah?!"


"itu informasi rahasia tuan tang!" ucap salah satu petinggi dengan nada kasar.


si petinggi dari cina pun membalas dengan nada yang sama kasarnya.


"diam kau pak tua! apa kau tidak paham apa maksud dari ucapan wanita ini?! dia berencana membobol daratan penjara yang merupakan simbol perdamaian dunia dan mengambil alat penghasil nuklir terkutuk untuk digunakan lagi!!"


"....."


petinggi yang membentak petinggi cina itu pun terdiam. sir near bicara... "semua yang anda katakan benar tuan tang. nona arachne, kau ingin gempa bumi dahsyat itu terulang kembali?"


"tentu saja tidak. seperti yang saya ceritakan, bencana itu terjadi karena hulu ledak yang dicuri dan digunakan sembarangan. tapi kalau ada saya bencana seperti itu tidak akan terjadi lagi."


para petinggi merasa tidak puas dengan jawaban itu mereka pun terus melontarkan pertanyaan kepada arachne beberapa dari mereka bahkan melontarkan pertanyaan yang sulit untuk dijawab oleh arachne seolah mereka tidak ingin arachne bekerja sama dengan the hunter. sir near menepuk tangannya, sir near terus menepuk tangannya hingga suara tepukannya bergema dan menarik perhatian para petinggi.


setelah itu masuklah seorang staf yang membawa minuman lalu meletakkan secangkir minuman hangat dengan berbagai rasa di depan para petinggi dan arachne.


"maaf saya lupa menyajikan minuman untuk anda sekalian."


sir near menghirup kopi jahe kesukaannya.


"kalau anda ingin bicara habiskan dulu minuman yang saya berikan." ucap sir near kepada para petinggi.


"untuk apa ini sir near? kita sedang rapat formal saat ini."


"saya lihat anda terlalu terbawa emosi tuan tang. jadi minumlah dulu agar perasaan anda lebih tenang. itu adalah minuman favorit anda saat bersantai."


petinggi tang akhirnya mengalah dan rapat kembali tenang.


"nona arachne, kami tidak bisa membantu anda melakukan itu. karena alat itu terlalu berbahaya." ucap sir near.


"sir near sepertinya anda dan para petinggi telah salah paham. saya mengajukan kerja sama yang akan menguntungkan kedua belah pihak bukan meminta bantuan sepihak dari the hunter."


"saya juga tahu nepal adalah simbol perdamaian dunia tapi itu dulu sebelum black leaves menyerang. sekarang simbol perdamaian dunia adalah the hunter yang sekarang tengah berdiri di hadapan saya."


kata kata arachne menarik perhatian para petinggi dan sir near.


"teruskan.."


"sebagai pasukan perlawanan yang berperang untuk melenyapkan black leaves the hunter tidak boleh kalah. di nepal juga ada banyak sumber daya besi yang diperlukan oleh the hunter saat ini."


".....! sumber daya besi. darimana anda tahu kami membutuhkannya?"


"saya sempat berbicara dengan dua gadis kembar sebelum datang kesini. merekalah yang memberitahu saya perihal proyek yang sedang kalian jalankan."


"dua gadis kembar? jangan jangan itu kirano bersaudara." pikir sir near.

__ADS_1


"kami memang sangat memerlukan besi. tapi apa yang akan kami dapatkan selain itu?"


"kalau berhasil mendapatkan alat itu saya bersumpah akan mengabdikan diri saya untuk the hunter. saya punya kekuatan yang cukup untuk menghancurkan satu divisi black leaves seorang diri."


haha... sekarang saya tertarik untuk bekerja sama dengan anda nona arachne. tapi ngomong ngomong berdasarkan cerita anda massive reactor itu sangat besar. jadi bagaimana cara anda memindahkan alat itu?"


arachne berkata dengan yakin di hadapan semua petinggi.


"saya akan meminjam kekuatan noir untuk menyeret alat itu sampai kesini."


"!"


"!!"


"!!!"


"jangan terima sir!!" larang petinggi dari cina. orang ini adalah tipe pemimpin yang tidak berani mengambil keputusan beresiko.


"....."


"baiklah aku terima tawaranmu. tapi pikirkanlah cara untuk membujuk noir yang temperamen itu."


para petinggi ternganga, mereka tidak menyangka sir near yang seorang pemimpin demokratis tiba tiba menjadi seorang otoriter. hal ini tentu saja memancing ketidakpuasan yang akan menjadi masalah kedepannya. tapi sir near tampak tidak peduli saat ini. dia memerintahkan bawahannya untuk memanggil seorang hunte ke markas.


"panggil hunter hendri graham kesini!"


.....


kembali ke hendri, setelah gagal membuat kue dia membantu mencabut tanaman singkong di taman belakang rumahnya dan violet.


sraakk...


orang orang yang melihat betapa cepatnya hendri melakukan pekerjaan memintanya untuk membantu mencabut singkong di rumah mereka juga.


"2 rumah lagi. aku harus tampil baik di masyarakat seperti yang diperintahkan komandan spiral."


"shukran lak ealaa almusaeadati. fi manzilay , la yujad siwaa alnisa' , waladayna dayman mashakil mae kuli hasadin." (terima kasih untuk bantuannya. di rumah saya hanya ada wanita, dan kami selalu memiliki masalah dengan setiap panen.)


[tidak masalah nyonya ini pekerjaan saya]


ucapan para warga yang berbahasa arab diterjemahkan oleh jick menjadi bahasa inggris. sedangkan ucapan hendri yang berbahasa inggris diterjemahkan menjadi bahasa arab agar hendri bisa bicara lancar dengan masyarakat.


"akhirnya selesai juga."


"laqad kan alqalil min almal ealaa sabil alshukri." (itu sedikit uang sebagai ucapan terima kasih.)


hendri mengembalikan uang itu. dia tidak mau menerimanya karena dia sendiri memiliki banyak uang.


[tidak usah nyonya. berikan saja kepada seseorang yang lebih membutuhkan. saya pergi dulu ya.]


hendri langsung pergi setelah mengembalikan uangnya.


beberapa anak mengejarnya karena tertarik pada wujud pohonnya. para orang tua anak anak pun ikut mengejar.


hendri berlari lebih kencang hingga tidak bisa dikejar dan menghilang di balik perumahan.


"akhirnya selesai juga. ini gara gara kau yang menarik perhatian anak anak tetangga jick! jadinya mereka datang dan meminta bantuanku."


[lihat sisi baiknya tuan graham. sekarang reputasi anda akan semakin baik di mata masyarakat.]


"iya, semoga saja begitu."


tiba tiba muncul dua orang di depan hendri. mereka adalah dua gadis kembar yang berwajah jepang.


"benar anda tuan hendri graham?"


"iya, benar."


"kami berdua adalah hunter dari jepang. saya kirano miwa dan ini adik saya kirano asagiri."


"kami dengar anda ikut dalam operasi ke jepang. bagaimana kondisi negeri jepang saat ini?"


"kondisi negeri jepang..."


tepat disaat itu jick menerima panggilan telepon dari markas.


..........

__ADS_1


__ADS_2