
Di suatu tempat melewati angkasa yang luas ada sebuah dunia yang dipenuhi oleh tumbuh tumbuhan hijau dan batu batuan hitam.
dunia itu dihuni oleh para makhluk humanoid yang perkasa. mereka sangat menyukai perang dan penaklukan bahkan dikatakan mereka bisa menjelajah hingga ke ujung alam semesta hanya untuk menemukan dan menaklukkan ras ras lain di alam semesta tersebut.
hingga pada suatu hari.. cahaya terang turun dari langit yang hitam menjadi sepucuk tunas dan merubah bebatuan di sekitarnya menjadi berkilauan seperti kristal.
kehidupan yang asing itu menimbulkan perselisihan, satu pihak ingin memusnahkannya dan pihak lainnya ingin membiarkannya tetap hidup.
untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa humanoid itu saling berperang. aku juga tidak paham kenapa tunas bisa memicu terjadinya perang.
setelah perang yang cukup singkat pihak yang menginginkan tunas tetap hidup berhasil menang dan sebagai akibatnya tunas misterius itu tetap mereka pelihara.
ribuan tahun berlalu.. tunas yang awalnya dikira akan memberi dampak baik malah menjadi sumber bencana. tanpa mereka sadari satu persatu dari bangsa mereka mulai lenyap, hingga pada suatu hari tunas yang sudah tumbuh menjadi pohon dan hutan raksasa di sekelilingnya menyerap energi kehidupan di planet mereka.
para humanoid yang menyadari bencana mencoba menghancurkan pohon itu tapi saat mereka menebangnya pohon raksasa itu menyatu dengan hutan di sekitarnya dan berubah menjadi makhluk raksasa yang ukurannya menutupi setengah dari planet mereka tinggal.
penyesalan selalu datang belakangan...
ras humanoid yang terkenal sebagai para penakluk pun dibinasakan oleh perang yang mereka ciptakan sendiri dan sebagai hasil dari perang itu monster yang mampu menelan segalanya bahkan kegelapan pun terlahir.
dunia itu menjadi sangat gelap seperti dasar laut terdalam, suara raungan mereka yang dibinasakan oleh monster itu serasa merobek tubuhmu..
"makhluk itulah yang tertidur di dunia kita saat ini"
"lama tidak bicara denganmu hendri graham.. "
"....."
Yaman, 30 November 2063, pukul 00.12
baru saja dibicarakan, wanita hitam alias lee yin menampakkan dirinya lagi dalam mimpi hendri.
"mau apa lagi kau?" tanya hendri sambil memalingkan wajahnya
"sekarang aku bisa bicara lebih banyak denganmu"
"aku adalah assault nyarla asli, tapi dulunya aku adalah manusia normal sepertimu. namaku waktu masih menjadi manusia adalah lee yin.. "
"lee yin.. aku mendengarkan.. " respon hendri
"aku belum sepenuhnya mati karena aku terhubung dengan monster mengerikan yang kau lihat barusan"
"sel assault nyarla merupakan pecahan dari monster pelahap kehidupan itu. monster itu bisa melihat ingatan makhluk lainnya jadi kita juga bisa tapi ada persyaratan tertentu yang harus kita penuhi untuk melakukannya"
"dulu aku harus menusuk kepala seseorang untuk melihat ingatannya, sedangkan kau harus mengalami luka berat dulu baru bisa melakukannya"
"setelah tertusuk tombak kau membaca ingatanku yang bersemayam di dalam dirimu"
"jadi yang barusan kulihat itu adalah ingatan di dalam ingatan?"
"iya.. itu adalah serpihan ingatan monster pelahap yang kulihat lalu terwariskan padamu"
hendri meragukan apa yang dia lihat barusan, dia lantas bertanya kepada lee yin kenapa dia mempercayainya ingatan itu benar benar dari kejadian asli.
"semenjak menjadi nyarla diriku selalu terhubung dengan makhluk itu"
"kau juga sama.. kau terhubung denganku"
__ADS_1
"??"
"kenapa kau diam saja?" tanya assault nyarla
"tidak ada yang perlu kukatakan.. katakan saja semua yang kau tahu selagi kita bisa bertemu"
"....."
"baik kulanjutkan.. "
"berhati hatilah dengan Sir Near, dia tahu banyak tentang monster itu. padahal seharusnya yang tahu hanya petinggi black leaves, 10 pembawa bencana, aku dan kau"
hendri mendengarkan ucapan assault nyarla tanpa merespon sedikitpun. dia memalingkan wajahnya karena tidak ingin melihat wajah seseorang yang dia anggap musuhnya.
assault nyarla tiba tiba menghilang lalu muncul tetap di depan wajah hendri..
senyum tipis dari wajahnya yang hitam membuat siapapun yang melihatnya merasa ketakutan.
assault nyarla memeluk tubuh hendri yang kaku.. "sekarang aku sudah benar benar menyatu denganmu. kekuatanmu akan meningkat lagi saat kau bangun nanti, itu akan jadi yang terakhir kalinya dariku"
"tapi jangan khawatir, kekuatan nyarlamu yang sesungguhnya bukan hanya pohon"
"apa maksudmu?" tanya hendri dengan penasaran
"tebaklah.. apa saja yang sudah masuk ke tubuhmu saat dirawat" assault nyarla bertanya dengan suara yang sangat halus
"obat obatan.. " jawab hendri
"kenalilah dirimu sendiri dengan begitu kau bisa mencapai potensi maksimal dari kekuatanmu"
"ziiiiiiing..... "
hendri bergumam "si assault itu bisa jadi jalan untukku menjadi lebih kuat"
"aku harus mencari cara bicara dengannya lagi tapi sebelum itu aku ingin tahu lebih banyak tentang diriku"
keesokan harinya
"bangun! ini sudah pukul 06.00, kau mau jadi pegawai teladan atau tidak?" ucap violet membangunkan hendri.
"iya iya.. terimakasih sudah membangunkanku"
"untung saja tidurku tidak terganggu oleh mimpi itu" pikir hendri
"kira kira apa ya yang meningkat pada diriku sekarang"
setelah bersiap siap hendri diberi bekal yang dititipkan oleh kakeknya, lalu berangkat ke basis militer the hunter yang tidak jauh dari sana.
"ini hari pertamaku sebagai hunter, aku harus terlihat kuat dan bermartabat"
hendri mengikuti pengarahan di hari pertamanya untuk saat ini tugasnya sebagai hunter hanyalah berkenalan dengan anggota divisi lainnya dan berlatih.
sebagian besar anggota divisi 2 sudah pergi ke perbatasan cina untuk persiapan perang.
"penglihatanku tidak banyak peningkatan, pendengaran, kekuatan, dan stamina pun hanya meningkat sedikit"
"ini berbeda sekali dengan saat di kapal kargo, waktu itu semua kemampuanku meningkat hingga 4x lipat. contohnya penglihatanku yang awalnya hanya 3 meter meningkat menjadi 12 meter"
__ADS_1
"nanti saja deh kucari tahu, lagipula.. "
"ada banyak orang yang menyeramkan disini"
ada 30 orang atau hunter di ruangan itu, mereka memakai seragam hitam yang sama dan kebanyakan dari mereka memiliki belati berwarna perunggu sedangkan sisanya belati biasa.
"apa cuma aku hunter kelas 1 di ruangan ini?" pikir hendri
"lihat itu assault nyarla"
"jadi dia benar benar menjadi hunter?"
"bukankah dia adalah musuh! kenapa dia ada disini? di basis militer the hunter?"
"jangan membuatnya tersinggung, dia punya belati perak"
"keganassannya sudah terkenal sedari dulu, wajar saja dia langsung jadi kelas 1"
ruangan itu sangat ramai dengan perbincangan sembunyi sembunyi tentang assault nyarla.
"aku bisa mendengar kalian" ucap hendri mengagetkan para hunter disana
hendri berjalan ke para hunter yang duduk berkelompok di ujung ruangan. mereka semua mempunyai belati perunggu.
"mereka terlihat lebih mendominasi ketimbang hunter lain di ruangan ini" pikir hendri
"boleh aku berkenalan dengan kalian semua?" tanya hendri
mereka saling menatap lalu salah satu dari mereka berkata "iya, kau boleh memperkenalkan diri"
"selamat pagi, namaku hendri graham aku datang dari Amerika serikat, tujuanku bergabung dengan the hunter adalah untuk membinasakan black leaves" hendri bicara dengan nada yang berwibawa lalu membungkukkan badannya ala orang jepang.
setelah itu salah satu hunter balik memperkenalkan dirinya pada hendri "aku Richard Rez, dari amerika sama sepertimu. motivasiku bergabung dengan the hunter semata mata untuk uang" richard berjabat tangan dengan hendri, sedangkan hunter lainnya tidak mau menyebutkan nama mereka.
"kudengar kau beberapa kali berhadapan dengan penjaga perbatasan black leaves dalam perjalanan kemari"
"benar, aku beruntung saat itu masih bisa selamat"
richard tiba tiba mendorong hendri
"kenapa kau mendorongku?" tanya hendri
"karena aku sudah tidak tahan melihat wajahmu yang menjijikkan itu" ucapnya dengan sombong
"apa?!" hendri mulai merasa kesal
"pergi cari orang lain saja untuk diajak bicara. aku tidak peduli kau cucu siapa, karena di dalam dirimu terdapat monster yang sudah mempermalukan negaraku"
"amerika juga adalah negaraku" ucap hendri sambil mengepalkan tangannya
melihat situasi yang semakin panas beberapa hunter berusaha melelai mereka. untung saja tidak terjadi perkelahian, karena kalau sampai terjadi di richard sombong itu pasti akan masuk rumah sakit.
"abaikan saja dia hendri graham" ucap seorang hunter wanita disana
"terimakasih sudah ikut campur, siapa namamu?"
"kau harus membayar jika ingin tahu namaku"
__ADS_1
"??"