
"semua nyarlapostle ini muncul dari sungai. mau tidak mau kita harus melawan mereka, sembari menghadapi tentara jepang. ini sama seperti saat pasukan nyarlapostle yang kami kuburkan di yaman dahulu bangkit dari kuburnya."
"nyarlapostle tahan air? yang benar saja!"
"nyarlapostle tidak bisa hidup di air. apa mungkin mereka sebelumnya mati tapi tiba tiba hidup lagi seperti di yaman atau mungkin ada tempat rahasia di sungai itu?"
"aku harus mencari tahu soal ini!"
"ngomong ngomong saat ini aku sedang bermimpi. mimpi tentang latihan militer pertama ku usia 12 tahun."
"ini adalah gabungan antara mimpi dan kenangan, aku melihat diriku melewati berbagai rintangan yang ada dengan gesit, tentunya rintangan untuk uji coba tentara muda. hehee... masa kecil yang lumayan indah."
"hendri.. "
hendri kecil di dalam mimpi bicara dengan ayahnya aron graham.
"wahh... aku datang ayah!"
"syukurlah ayah pulang, pasti lelah setiap hari menjaga perbatasan negara."
waktu itu pangkat ayah hendri masih kapten, karena ini cerita 14 tahun yang lalu.
"kau sangat cakap hendri. ayah harap kau menjadi tentara yang kuat nantinya." ucap ayah hendri
sayang sekali harapan beliau tidak terwujud. bakat hendri graham hanya sampai disitu, saat umur 16 tahun dia tidak bisa menyelesaikan latihan militer yang dibuat ayahnya, maksudnya tidak bisa menyelesaikan dengan batas waktu yang ditetapkan ayahnya.
"ayah kecewa hendri.. bahkan badanmu tidak bisa dibentuk. mulai saat ini ayah ingin kau belajar lebih giat lagi agar bisa masuk universitas. karena kau tidak bisa menjadi tentara ayah ingin kau menjadi ilmuwan seperti kakek mu!"
"itulah awal mula aku menjauhi ayahku. dari sekian banyak kenangan kenapa harus yang ini sih? ganti ke kenangan lain!"
seperti sedang dalam kondisi lucid dream hendri mengubah mimpinya ke kenangan yang lain. dia memimpikan kenangan indahnya bersama keluarganya, ayah, ibu, kakek, nenek, bibi, paman, sepupu dan teman masa kecilnya. semua kenangannya sama seperti kenangan anak anak pada umumnya, itu wajar karena sejak awal dia hanyalah manusia biasa yang tinggal di dunia yang biasa.
kenapa hendri tiba tiba memimpikan kenangannya dengan keluarganya? karena pertanyaan tatara terus terngiang di kepalanya.
"apa keluargamu harmonis?"
anehnya hanya 3 kata itu yang terus berputar putar di kepalanya.
hendri melihat mau mimpinya seperti sedang melihat film dokumentasi. semuanya sama dengan kejadian di masa lalu.
hendri berpikir apakah dia telah salah mengabaikan keluarganya. ayah, ibu dan neneknya sudah meninggal tapi dia sama sekali tidak berinisiatif untuk berdoa atau pun mencari jasad mereka saat ini. dia juga sama sekali tidak berusaha mencari tahu bagaimana keadaan keluarganya yang lain seperti paman, bibi dan sepupu.
saat terbangun di markas militer tahun lalu dia seharusnya mencari tahu kondisi keluarganya yang lain terlebih dahulu bukannya malah mengemban tujuan konyol untuk membalas dendam.
"kenapa saat itu aku tidak mengingat keluarga ku yang lain? kenapa aku hanya mengingat kakek? dan kenapa aku memutuskan untuk balas dendam begitu saja? padahal kalau aku mengingat diriku di masa lalu aku bukanlah seorang pemberani seperti ini. apa karena saat itu aku panik dan takut?"
pertanyaan pertanyaan terus muncul di kepalanya.
"setelah misi menculik ilmuwan ini berakhir aku ingin kembali ke amerika."
hendri mendengar suara gonggongan jick dari dunia nyata yang kemudian membangunkan dirinya.
__ADS_1
"sudah pagi? luka bakar ku pun sudah hampir sembuh."
[sekarang jam 6 pagi tuan graham]
"terimakasih jick.. "
setelah menjalankan rutinitas pagi sembari menunggu jam 8 hendri menulis di buku hariannya. dia menulis semua yang terjadi kemarin dan menulis harapannya untuk bisa kembali ke amerika dan menemukan anggota keluarganya yang tidak sempat dia temui sebelumnya.
"kitsune sudah tertangkap, misi merebut alat pembaca pikiran gagal tapi kami berhasil mendapatkan cetak birunya, sekarang tinggal misi membuat isshin berpihak pada kami."
"dari yang aku dengar orang bernama isshin ini membantai ratusan pasukan black leaves yang berjaga dan membantai 5 orang hunter divisi 0 hanya dengan sebilah katana. katana sama yang digunakan swordfish saat menyerangku di kastil kitsune."
sebenarnya swordfish yang muncul di kastil kitsune itu adalah tatara yang menyamar. hendri masih tidak menyadari hal itu meskipun dia sempat curiga sebelumnya. tapi berkat penyamaran tatara itulah hendri berhasil mendapatkan pedang katana yang digunakan oleh isshin walaupun sudah hancur setengah.
"kata tim penyidik katana ini punya teknologi yang bisa mengubah suhu di sekitarnya tapi masih tidak diketahui bagaimana cara pedang ini mengeluarkan bilah angin, mungkin karena pedangnya sudah tidak utuh lagi."
hendri mendengar suara gaduh dari luar seperti orang yang berteriak teriak meminta bantuan. hendri keluar untuk memeriksanya. saat berjalan beberapa langkah dia mendengar suara erangan hewan yang aneh.
"suara apa ini? apa ada anjing pemburu yang lepas dan masuk ke dalam mansion?"
hendri bergegas berlari ke sumber suara, suara semakin keras dan akhirnya hendri bertemu dengan sumber suara itu.
makhluk itu berhenti saat melihat hendri, tidak lama kemudian dia melompat ke arah hendri dan mencakar cakarnya.
"wanita! erangan itu dari wanita ini!"
dorongan si wanita membuat hendri terseret hingga ke sebuah gudang di lantai.
"kurang ajar!!" ucap wanita itu
"suara ini! kitsune?"
"ternyata kau ingat dengan suara ku. jangan bergerak jika tidak mau buta!"
kitsune mengarahkan kukunya ke mata hendri.
"walaupun kau menusuk ku aku akan tetap membutakan matamu!" ancam kitsune
"kau kabur saat akan dipindahkan ya?" tanya hendri
hendri akhirnya bisa melihat wajah kitsune yang dikatakan buruk rupa oleh elena. memang ada luka menganga di wajahnya bahkan mata sebelah kirinya sedikit menggelantung karena kelopak matanya tidak ada.
"gara gara kau aku jadi tertangkap!"
"padahal aku tidak punya salah apapun pada mu dan pasukan pemburu!"
"padahal kalau saja kalian datang baik baik malam itu aku akan melayani kalian dengan baik juga.. "
"tapi kenapa? kenapa kalian menghancurkan hidupku?!"
para hunter dan staf yang bertugas memindahkan kitsune pun datang ke tempat itu.
__ADS_1
"tenanglah kitsune! kalau kau bersikap baik kami tidak akan menyakitimu!" ucap salah satu staf
"jangan mendekat atau matanya aku hancurkan!"
ancaman kitsune membuat semua yang ada disana berkeringat panas dingin karena orang yang disandera itu adalah keluarga dari tokoh penting the hunter. hendri yang menjadi sandera tidak menunjukkan ekspresi takut, dia malah merasa kasihan karena sosok kitsune saat ini mengingatkannya pada seorang gadis yang dekat dengannya.
hendri menggerakkan badannya yang ditindah oleh kitsune, tidak disangka kitsune yang pikirannya sedang kacau benar benar menusuk mata hendri.
semua yang ada disana pun panik, mereka berusaha menangkap kitsune namun tiba tiba akar pohon muncul dan menghalangi mereka.
kitsune terjebak di dalam sangkar kayu bersama dengan hendri yang menggenggam tangannya dengan erat.
"lepaskan aku assault nyarla!"
hendri menarik jari kitsune dari matanya lalu berkata dengan suara yang berat.
"kau tidak seharusnya bertanya apa kesalahanmu karena kau sudah tahu itu! kejahatan tetaplah kejahatan! siapapun berhak mengadilimu atas kejahatanmu! tapi hari ini aku melepaskanmu karena kau mengingatkanku pada seseorang!"
kitsune yang takut berusaha menggigit leher hendri tapi hendri berhasil menggigit mulutnya lebih dahulu.
beberapa staf dan hunter melihat ini sebagai ciuman yang tidak biasa, tapi bagi kitsune itu adalah momen paling menyakitkan dalam hidupnya. digigit oleh mulut dan gigi yang terbuat dari kayu membuat rahang bawah kitsune patah.
"sekarang kecantikanmu sudah hilang sepenuhnya. bibir indahmu yang telah memperdaya banyak orang itu sudah hancur, sekarang kau selamanya akan memakai topeng itu!" ucap hendri sambil mengikat kitsune
kitsune tidak berdaya setelah digigit hingga rahang bawahnya hancur, dia pingsan sambil menangis di dalam hatinya.
"cepat masukkan dia ke tabung! jangan sampai kabur lagi!"
"maafkan kami hunter graham, kami tidak sempat membiusnya tadi."
"tidak apa apa. ngomong ngomong kenapa dia dipindahkan?" hendri bertanya kepada salay satu staf
"bawahan dokter mei datang untuk membawa kitsune pergi."
"begitu ya, aku tidak mengira kitsune bisa kita tangkap semudah ini, padahal dia adalah anggota black leaves yang paling berkuasa di jepang."
"saya merasa kita sangat beruntung karena komandan spiral menyamar menjadi pelanggan VIP di distrik lampion."
"benar, kalau bukan karena itu kita pasti butuh waktu berbulan bulan untuk bisa menangkapnya."
setelah ngobrol sebentar hendri kembali ke kamarnya.
"masalah kitsune tampaknya sudah beres, tapi sekarang malah muncul masalah baru lagi, graham tatara."
di waktu yang bersamaan di tempat lain seseorang juga sedang membahas tentang graham tatara.
"tatara? walaupun sudah tua aku tidak akan melupakannya. dia adalah salah satu manusia luar biasa yang telah membuat keajaiban."
profesor graham saat ini sedang membahas mengenai graham tatara dengan sir near di markas besar the hunter cabang mesir.
"tatara tidak akan bisa dibunuh karena dia adalah mayat hidup."
__ADS_1
..........