Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 127: Undangan Hunter Asing


__ADS_3

arachne berhasil menjinakkan noir dengan racunnya.


apakah noir mati? entahlah, hanya arachne yang tahu saat ini.


"sudah selesai. apa racunmu bisa mengendalikannya?" tanya komandan noa.


"aku yakin bisa. tapi untuk berjaga jaga sebaiknya noir dipindahkan ke luar kota. dan juga sepertinya butuh waktu untuk merubahnya menjadi yokai sepenuhnya."


"kami mengerti. kalau kau butuh sesuatu katakan saja pada kami. semua keperluanmu akan kami siapkan."


komandan noa bersyukur semuanya berjalan sama seperti yang dikatakan arachne. torga mendekati arachne, dia menanyakan alasan arachne memeluk noir.


"ini salam perpisahan dariku..."


satu masalah pun terselesaikan tanpa banyak kerusakan.


"belum sampai satu hari kami kembali dari jepang sudah banyak hal yang terjadi."


"ditambah lagi aku penasaran apa alasan si xiao fengying itu meminta nomor privasiku."


"....."


begitulah waktu pun berlalu.


hendri berkumpul bersama teman teman satu timnya saat ujian di rumah violet.


arachne menetapkan waktu yang dia perlukan untuk bisa mengendalikan noir. setidaknya butuh satu bulan. kemah pun didirikan di luar kota untuk membantu rencana itu.


dokter mei menyerahkan alat alat yang dia bawa dari jepang untuk keperluan the hunter. beliau juga menyerahkan cetak biru alat pembaca pikiran. setelah membiasakan diri dengan lingkungan the hunter, dokter mei, haytani ringo dan kireina himiko akhirnya mulai bekerja bersama dan berbaur dengan masyarakat. dokter mei pun ditempatkan di tim ilmuwan namun tidak di tim yang sama dengan profesor graham.


para hunter yang pergi untuk misi di jepang diizinkan untuk beristirahat selama beberapa waktu terutama para hunter yang memberi kontribusi besar yaitu north, jacob ripe, li shifeng, elena astrea, maksim mikaylov, otavio duta dan beberapa hunter yang tidak bernama lainnya.


penghormatan terakhir diberikan untuk sofia velika dan esteb vizcarra yang gugur dalam misi. sayang sekali jasad mereka tertinggal di jepang. meskipun begitu upacara pemakaman tetap dilakukan. adik sofia memilih tinggal sendiri karena biaya hidupnya telah ditanggung oleh the hunter dan untuk esteb vizcarra yang tidak punya sanak saudara the hunter menyumbangkan sejumlah besar uang atas nama dirinya ke wawasan anak yatim piatu.


jorogumo dibebaskan dari penjara atas permintaan dari arachne namun dia tetap dalam pengawasan. apalagi north menentang keras pembebasannya dari penjara karena north menganggap jorogumo itu mematikan dan karena dia pernah membuat wajah north melepuh. north dan jorogumo tidak akan pernah akur. sedangkan kitsune tetap berada di penjara untuk sementara waktu.


teknologi katana pengganti suhu yang didapatkan dari tentara jepang mulai dipelajari untuk membuat senjata serupa versi the hunter.


sir near akhirnya memberitahukan perihal 10 pembawa bencana kepada para hunter. soal 10 pembawa bencana yang bersembunyi di belakang black leaves dan ancaman yang mereka bawa. namun sir near tidak memberitahukan secara jelas kemampuan yang dimiliki red witch dan terran. reaksi pasukan pemburu saat itu beragam, namun kebanyakan dari mereka merasa takut jikalau suatu saat nanti monster monster itu muncul kembali. untunglah sir near tidak memberitahukan sihir macam apa yang dimiliki red witch dan terran. pasukan pemburu hanya tahu terran bisa menciptakan tiruan manusia dan red witch bisa mengendalikan api, sementara sihir lainnya masih dirahasiakan oleh the hunter.


profesor graham ikut membuka rahasianya tentang eksperimen manusia setengah abadi. beliau memberitahukannya kepada para petinggi. hanya ada satu makhluk yang tercipta dari eksperimen itu yaitu graham-tatara.


lalu sir near bersama dengan orang orang yang pandai mengatur pasukan menyusun rencana antisipasi jika suatu saat aliansi mereka harus berhadapan dengan pembawa bencana lagi.


dan akhirnya xiao fengying menghubungi hendri graham.


xiao fengying mengatakan sesuatu yang menarik.


[tuan graham. saya sudah melihat aksi anda di medan perang. anda masih butuh sedikit komponen lagi untuk membangkitkan kekuatan assault nyarla yang sebenarnya.]


[apa yang anda tahu soal assault nyarla?]


[saya pernah berurusan dengannya sebelum dia muncul di mata dunia.]


hendri mengerti apa maksud "sebelum muncul di mata dunia".


[bisakah saya bertemu langsung dengan anda?]


[bisa. temui saya di alamat ini.]


alamat dikirimkan.


[kapan kita bisa bertemu?]


[2 hari dari sekarang, jam 10 pagi.]

__ADS_1


[baiklah. sampai jumpa tuan xiao fengying.]


[xiao fengying mengirim emote jempol]


"dia unik juga..."


.....


di hari yang telah ditetapkan hendri dan xiao fengying bertemu.


alamat yang diberikan oleh xiao menuntun hendri ke sebuah perkampungan tengah kota yang mayoritas penduduknya adalah warga cina.


hendri berjalan dengan santai bersama dengan jick.


"ada banyak orang tionghoa disini..."


hendri berjalan melewati rumah per rumah, hingga dia tidak sengaja menyenggol sebuah vas bunga yang sedang dijemur di teras rumah.


vas bunga jatuh.


"huup..."


tapi berhasil ditangkap hendri.


"hampir saja... hehee, refleks ku memang hebat..."


disaat hendri ingin meletakkan kembali vas bunga itu dia tidak sengaja melihat ke dalam rumah yang ada di depannya.


di dalam rumah itu ada banyak tanaman hias yang bisa menerima sensor pendeteksi hendri sehingga hendri bisa melihat menebus tembok rumah dan pintu yang tertutup.


di dalam rumah itu ada seorang wanita dan dua anak kecil yang kemungkinan adalah anaknya sedang mengintip hendri dari celah pintu yang tertutup.


hendri tidak mengerti kenapa mereka begitu jadi dia mengabaikannya saja. sebelum melanjutkan perjalanannya hendri meminta maaf dengan menyatukan kedua telapak tangannya dan menundukkan kepala.


ibu dan kedua anaknya terkejut hendri bisa melihat mereka.


tercium bau alkohol yang kuat dari orang orang itu. mereka menyamarkan botol alkohol yang mereka bawa menjadi botol susu agar anak anak di daerah itu tidak tahu mereka sedang mabuk. tapi tetap saja, aroma alkohol tidak akan bisa disembunyikan dengan mudah. hendri sampai menutup hidungnya karena saking tajamnya bau alkohol.


"mereka mengingatkanku dengan para pemabuk yang tinggal di blok rumahku dulu."


tiba tiba sebuah botol saus terlempar tepat ke kepala hendri. isi dari botol saus itu tidak lain adalah alkohol.


hendri yang tidak merasakan adanya ancaman sebelumnya tidak bisa menghindari botol saus itu. hendri menatap segerombolan orang pemabuk itu.


segera setelahnya orang yang menjadi pelaku bangkit dari tempat duduknya.


"Shù mó...!!" (setan pohon...!!)


jelas sekali orang itu sedang mabuk, tapi di wajahnya terlukis emosi kemarahan yang luar biasa.


setelah kata kata kasar terucap semua orang tionghoa mulai bangkit dari tempatnya.


"Shù mó...!!!"


"Shù mó zài zhèlǐ" (setan pohon ada disini)


[mereka akan menyerang anda tuan]


"aku tahu. apa kita lari saja?"


[jangan lari. ikat saja mereka dengan akar mu. dan mereka terus menerus menyebut anda setan kayu.]


"Gǒu huì shuōhuà!" (anjing bisa bicara!)


"Zhèxiē shì jīqìrén. Xiǎoxīn, mù yāo huì bǎ wǒmen bǎng qǐlái." (Ini adalah robot. Hati-hati, iblis kayu akan mengikat kita.)

__ADS_1


mereka mengambil semua benda keras yang ada di sekitar. hendri teringat dengan kata kata xiao fengying. dia pernah berurusan dengan assault nyarla sebelum assault nyarla muncul di mata dunia. apakah para pemabuk ini juga begitu?


"aku tidak tahu apa masalah kalian. tapi yang jelas aku tidak ada hubungannya dengan setan kayu yang kalian ingat."


"kill the tree demon!!!"


para pemabuk itu menyerang bersamaan. berbicara dengan orang mabuk memang tidak ada gunanya.


kegaduhan berlangsung beberapa saat. penduduk keluar dari rumah mereka untuk melihat apa yang terjadi. disaat mereka sampai ke sumber suara para pemabuk itu sudah terkubur setengah badan ke dalam tanah.


"tidak sulit mengalahkan para pemabuk itu." ucap hendri pada jick.


[sebentar lagi saya sampai, tuan xiao fengying.]


sesampainya di alamat yang ditunjukkan hendri dan jick melihat adalah sebuah rumah gaya arsitektur khas kekaisaran cina. ada delapan pelayan wanita berpakaian tradisional yang menjaga pintu masuk dari rumah mewah yang tanpa pagar itu.


[fasilitas yang anda miliki kalah dibandingkan ini.]


"silahkan masuk tuan."


ucap kedelapan pelayan bersamaan.


"terima kasih. saya masuk dulu."


"ada yang berbeda dari kebiasaan orang orang di rumah ini. biasanya kalau di komik cina tamu sepertiku akan diantar menemui tuan rumah..." pikir hendri.


hendri masuk ke dalam rumah, begitu masuk dia melihat lorong panjang yang di sisi kanan dari ruang itu ada pintu yang di dalamnya adalah ruang tamu.


kenapa hendri tidak masuk ke ruang tamu itu? karena xiao fengying menyuruhnya masuk ke ruang tamu ketiga yang dia temui setelah masuk ke dalam rumah.


pintu ruang tamu ketiga terlihat lalu hendri masuk ke dalamnya. tidak ada seorang pun disana, hanya ada dua buah sofa, meja kayu persegi dan kue serta buah buahan di atasnya. ruangan itu juga dipenuhi dengan berbagai kerajinan guci dan lukisan.


hendri duduk di sofa dan menunggu instruksi selanjutnya.


[saya sudah duduk di ruang tamu ketiga. sekarang apa?]


xiao fengying mengetik sesuatu yang aneh.


[jangan lihat ke atas.]


setelah membaca pesan itu hendri langsung melihat ke atas karena penasaran.


lampu hias yang ada di atas kepalanya pun terjatuh dan menimpanya.


"kenapa lagi lagi...?"


suara kokang peluru terdengar dari luar jendela ruangan itu. hendri dengan cepat membalik meja dan berlindung di baliknya.


drrrrrtttt...!!!


tidak main main, tiga mini gun turret menembaki ruangan itu dari luar jendela.


"aksi penyerangan!? ataukah dia sedang menguji aku??"


"masa bodoh apapun yang terjadi!!"


turret mini gun itu tidak dikendalikan oleh manusia melainkan oleh AI yang terpasang di komputer mereka.


hendri mengaktifkan gauntletnya dan mengaktifkan perisai birunya. peluru turret tidak bisa menembus besi cair yang bermanifestasi menjadi cangkang kura kura biru.


semua turret itu pun hancur dalam sekejap.


xiao fengying masuk ke ruangan itu. dia melihat apa yang telah terjadi. hendri melihat xiao fengying dan bertanya padanya.


"apa ini rencana anda?"

__ADS_1


xiao fengying sedikit tersenyum lalu menjawab. "perlawanan yang anda tunjukkan tadi tidak sesuai dengan yang diharapkan, tuan graham."


.....


__ADS_2