
Kitsune menyimpan wajah yang buruk rupa di balik topeng yang selalu dia kenakan. kenyataan itu sangat jauh dari apa yang dibayangkan oleh orang-orang yang pernah mendengar suara menggodanya.
"buruk rupa? kitsune??"
"kau yakin, padahal suaranya sangat imut." ucap hendri
"kalau tidak percaya lihat saja nanti saat dia dikeluarkan dari tabung. ada luka menganga melintang di dahi dan matanya. luka itu terlihat membusuk soalnya berwarna hitam." ucap elena meyakinkan hendri
"bagaimana perasaannya saat melihat luka di wajahnya itu ya? aku sedikit kasihan padanya." ucap hendri dengan iba
"meski begitu dia juga orang jahat. entah apapun alasannya dia tetaplah pelaku kejahatan. ayo kita pergi hunter graham! aku sudah melihat wajahnya."
"suaranya terdengar sedih." gumam hendri
kitsune melihat hendri dan elena yang pergi meninggalkan tempat itu. wajah yang buruk di bagian atas dan bibir yang halus berada di satu wajah yang sama. kitsune menatap kedua orang itu dengan perasaan yang bercampur aduk hingga mereka menghilang di balik pintu.
"apa yang harus kita lakukan untuk menghabiskan waktu ya?" tanya elena
"entahlah, mungkin tidur?"
"terserah kau sih, tapi aku punya playstation 5, mau main?"
"kau tahu kan aku tidak bisa melihat sesuatu yang ada di layar.. " ucap hendri dengan kesal
"maaf, aku tidak ingat! tapi bukannya kau bisa melihat gambar di layar monitor flying bee? kau menjadi pengawas di divisi pengintai kan?"
"benar, aku bertugas sebagai pengawas tapi alasan aku bisa tahu apa yang ada di layar monitor karena jick mendeskripsikan semuanya dengan detail. jick bicara tanpa henti selama aku disana hingga membuatku nyaris gila. karena itulah aku bersyukur sekali mendapat tugas lapangan ini."
"pekerjaan anda sangat melelahkan ya. kenapa anda menerima pekerjaan yang melelahkan itu?" tanya elena
"....."
"karena aku punya dendam terhadap black leaves sama seperti yang lainnya. aku bisa saja meminta bantuan kakekku, tapi suatu hari nanti pasti akan datang momen dimana aku tidak bisa meminta bantuan siapapun. karena itulah aku melatih diriku sendiri. aku ingin hidup mandiri, karena aku sudah dewasa."
"prinsipmu yang sederhana itu bisa memotivasi banyak orang loh.. " ucap elena
"elena!" seseorang memanggil elena
"siapa dia elena?" tanya hendri
"dia temanku, otavio duta. dia akan pergi bersama kita."
"iya, aku mengingatnya. octovia duta."
"bukan octovia tapi otavio. kau kira dia musuh spiderman?"
otavio duta adalah seorang hunter asia. dia berusia 40 tahun dengan tinggi badan 175 cm, memiliki kulit putih dan tubuh yang kekar.
__ADS_1
"selamat pagi hunter graham, boleh aku meminjam elena?" tanya otavio
"kenapa kau bertanya padaku tuan otavio duta?"
"habisnya kalian terlihat seperti pasangan kekasih, hehehee.. " ucap otavio sambil bergurau
"jangan sembarangan bicara! aku cuma temannya!" bentak elena
"hahahaa.. kami hanya teman kok." jawab hendri
"hehee.. lagipula mana ada wanita yang tertarik dengan pria bertubuh kayu."
otavio mulai menghina hendri secara halus, hendri yang mendengar itu tentu saja tidak terima.
".....apa!!"
"apa maksudmu barusan tuan otavio duta?" tantang hendri
suasananya menjadi tegang dan semakin tegang saat otavio menerima tantangan hendri.
"perlukah aku jelaskan? sadarlah! apakah dengan wujud seperti itu kau ingin mencintai seorang gadis?"
"pertama, aku tidak mencintainya.kedua, bukan kemauanku jadi seperti ini. ketiga, aku tidak peduli dengan bentuk fisikku. jika suatu saat nanti aku jatuh cinta maka aku akan mengejarnya meskipun dengan tubuh ini. lagipula apa masalahmu? tiba-tiba saja datang dan menghinaku?"
elena diam saja menyaksikan mereka bertengkar. sebenarnya dia sedang mencari cara melelai mereka sebelum ada yang mati.
"apa yang harus aku lakukan untuk menghentikan mereka? kuku hunter graham tampak memanjang sedangkan otavio memiliki baton listrik di belakangnya." pikir elena dengan panik
"hentikan tuan-tuan."
"tuan otavio tolong jangan menggangguku dan tuan graham! meski pun satu kubu kita tidak sedekat itu!" ucap elena dengan tegas kepada otavio
mendengar kata-kata elena, otavio memandangi hendri. sorot matanya yang tajam bertemu dengan sorot mata hendri.
"aku tidak mengerti kenapa makhluk sepertimu dikelilingi banyak orang, hunter graham. padahal kau adalah inkarnasi dari makhluk yang telah menghancurkan sebuah negeri tapi kau malah begitu disukai."
"terus kenapa kalau aku begitu disukai? apakah kau iri padaku?"
ucapan otavio sebelumnya membuat hendri agak sulit mengontrol emosinya. itulah yang membuat dia bicara blak-blakan saat ini.
"iri? tidak. aku hanya benci melihat manusia bersama makhluk menjijikkan sepertimu."
"kau!!"
"sudah cukup tuan otavio! pergilah sebelum aku melaporkan pada atasan!" ancam elena pada otavio
"baiklah, aku akan pergi. tapi ingatlah hunter graham! meskipun kita satu tim jangan harap aku akan bekerjasama denganmu! kita selamanya adalah musuh!" ucap otavio sebelum akhirnya pergi
__ADS_1
elena merasa lega, pertengkaran itu disaksikan oleh north melalui cctv di ruangan monitor.
"haahh... "
"ada apa dengan orang barat itu? apa dia mau mengacaukan operasi nanti?" tanya north ke ketua divisi pengintai di sampingnya
si ketua divisi pengintai menjawab "dia adalah seorang transmigran dari amerika ke asia. dia adalah seorang atlet olahraga yang bermasalah dengan para penggemarnya hingga membuat karirnya berhenti. menurut informasi dia bergabung dengan pasukan relawan saat aliansi antar negara terbentuk dahulu. hingga saat ini dia selalu bertahan dari setiap pertempuran yang ada, bisa dibilang dia seorang veteran the hunter."
"veteran tapi masih menjadi hunter kelas bawah. kalau dilihat dari sifatnya wajar saja sir near tidak mengangkatnya ke tingkat yang lebih tinggi. karena sir near adalah orang yang menyukai kerendahan hati."
yang dikatakan north tidaklah salah. tapi sir near juga memiliki sisi gelapnya sendiri yang tidak pernah diketahui oleh tentara the hunter. contohnya saja saat ini sir near sedang menawan 2 warga sipil yang tidak bersalah demi mencapai tujuannya menemukan dokter mei.
kembali ke north "awasi terus orang itu. aku ingin lihat apa saja yang dia lakukan selama 3 hari ke depan. jika dia melakukan sesuatu yang aneh maka aku akan meminta komandan spiral mengeluarkannya dari operasi ini."
"siap hunter."
setelah melihat sikap otavio hendri bertanya pada yang sudah terjadi pada elena. elena menjawab kalau otavio baru saja melamarnya sehari sebelum malam mereka menyerang kastil kitsune.
itu membuat hendri ternganga. dia tidak percaya ada yang berani melamar seseorang di tengah operasi yang berbahaya ini.
elena menolak lamaran otavio. alasannya tentu saja karena mereka tidak saling kenal ditambah lagi perbedaan usia yang sangat jauh, mereka juga sedang dalam misi penting saat ini. otavio sangat kecewa saat elena menolak dirinya, dia bersumpah akan membuat elena mencintai dirinya bagaimana pun caranya. dia juga bersumpah akan membuat elena kagum dengan kemampuannya di operasi nanti. elena tidak menghiraukan perkataan otavio waktu itu. namun siapa sangka dia malah semakin berani bahkan sampai menantang hendri graham yang dekat dengan elena.
"kenapa jadi ada masalah seperti ini. melamar wanita yang tidak dia kenal lalu menyatakan permusuhan pada orang yang dekat dengannya karena ditolak, apa dia tidak waras?" ucap hendri dengan kesal dalam hatinya
"aku tidak tertarik menikah dengan pria berumur 40 tahun. meskipun kaya dia terlalu tua untukku yang masih berumur 26 tahun." ucap elena kepada hendri
"kau lebih tua 6 tahun dari lucy ya.. "
"ternyata anda tahu usia lucy. oh ya, berapa usia anda?"
"30 tahun." hendri memberi jawaban yang sama dengan jawaban yang dia berikan pada lucy, Acer dan yang lainnya dahulu
setelah ngobrol sebentar elena mengajak hendri sarapan bersama. kebetulan hari itu mereka sama-sama bangun kesiangan karena lelah, jadi belum sempat sarapan.
sedangkan otavio yang sedang berjalan sadar flying bee terus mengikuti dirinya. flying bee mengeluarkan suara yang kecil tapi otavio bisa mendengarnya karena dia memiliki alat bantu pendengaran di telinga kanannya.
otavio berjalan normal, saat sampai di kamarnya dia segera mengunci pintu rapat-rapat. tidak ada kamera di kamar otavio karena lokasi kamarnya terletak di paling ujung koridor bawah tanah lain di mansion itu.
tapi ada sebuah alat pelacak suhu yang tertempel di setiap gagang pintu kamar. jadi keberadaan para hunter dan apa yang mereka lakukan masih bisa dilacak oleh divisi pengintai. tapi tidak semuanya bisa mereka lihat, contohnya saat ini divisi pengintai tidak mengetahui benda apa yang sedang dipegang oleh otavio.
otavio menatap benda di tangannya dengan sorot matanya yang tajam, lalu berkata di dalam hatinya.
"aku benci makhluk menjijikkan itu!!"
"aku benci!! aku benci!!"
"kenapa dia mendapat perhatian sementara aku tidak? padahal aku lebih tampan darinya!"
__ADS_1
"aku akan menghancurkannya!!"
..........