
Akhir perang yaman,
the hunter mengalami kerugian besar dalam perang yang berlangsung sangat singkat ini. bukan hanya kehilangan basis militer, mereka juga kehilangan sebagian besar pasukan non hunter mereka dikarenakan dampak ledakan bom anti materi yang begitu dahsyat.
beruntungnya jalur kereta api bifrost tidak hancur karena pertempuran ini, dengan begitu the hunter bisa leluasa mengangkut para pekerja pria dari mesir dan negara di sekitarnya untuk membantu membangun kembali kota yang telah hancur ini.
tapi ternyata masalahnya lebih dari itu. pipa cairan korosif telah bocor di salah satu bagiannya. hal itu terjadi karena sambaran petir underwave yang pertama yaitu saat hendri dan violet bertemu di dekat arena latihan panah.
kebocoran itu sangat sulit untuk diperbaiki. karena bagian terluar pipa itu sendiri dilapisi oleh mobilium setebal 1 inci.
"hunter graham, apa kau akan tetap disini membantu memperbaiki pipa cairan korosif yang bocor?" tanya salah satu hunter.
"aku rasa tidak. aku tidak punya pengalaman memperbaiki pipa, apalagi pipa yang sebesar itu" jawab hendri.
pipa yang mengalirkan cairan korosif di bawah tanah memiliki luas saluran pipa yang mencapai 7 meter.
"aku hanya akan merepotkan yang lain jika kesana" ucap hendri sambil bercanda.
beberapa jam kemudian..
"lelah sekali.. "
"masih banyak tempat tempat yang harus diselidiki"
hendri mendapat tugas dari spiral untuk membantu mengevakuasi para korban yang terjebak di puing puing bangunan.
dia kelelahan karena diberi tugas mengangkat puing puing bangunan yang tidak bisa dijangkau ekskavator.
hari ini untuk pertama kalinya hendri merasakan pusing dan mual. rasa sakit dan tidak enak badan yang tidak pernah lagi dirasakan oleh hendri kini tiba tiba menyerang dirinya. mungkin itu adalah dampak dari serangan mematikan yang dilancarkan arlong.
"maaf semuanya.. aku tiba tiba merasa kurang sehat.. "
"beristirahat hunter graham, nanti kalau kau sudah baikan tolong bantu kami lagi"
hendri hanya mengangguk.
hendri berniat pergi ke tenda pengungsi yang sama dengan violet, tapi di tengah jalan dia ditemui oleh seorang agen utusan petinggi the hunter.
"permisi, tuan graham. saya punya kabar untuk anda"
"kabar apa yang kau bawa?"
si agen memberitahukan bahwa hendri terpilih sebagai salah satu prajurit yang akan menjalankan operasi penyusupan ke jepang.
tujuan operasi ini adalah menculik seorang pakar teknologi yang identitasnya dirahasiakan oleh pemerintah jepang dari lingkungan luar bahkan dirahasiakan dari pihak black leaves yang menguasai sebagian wilayah jepang.
"operasi penculikan pakar teknologi atau ilmuwan ini kedengarannya berbahaya"
mendengar kata kata keraguan dari hendri si agen pun menjelaskan perihal pesan yang diterima oleh sir near, perihal isshin dan perihal pembajakan underwave.
"sir near ingin menemukan ilmuwan ini lebih dulu, karena kemungkinan black leaves juga akan mencarinya"
"misi ini memang berbahaya, karena anda akan berhadapan dengan militer jepang yang berisikan tentara android canggih, ditambah lagi akan ada pihak dari black leaves yang akan ikut mengganggu misi anda"
"jadi maukah anda ikut dalam operasi ini?"
"akan aku pikirkan dahulu, siapa lagi yang ikut operasi ini?"
"untuk saat ini baru anda dan komandan spiral yang dipilih"
"komandan spiral.. kapan operasi ini akan dilaksanakan? tidak mungkin sekarang kan"
"operasi ini akan dimulai 6 bulan lagi. untuk saat ini kami akan mencari cara untuk menyusupkan orang dalam ke sana"
hendri penasaran kenapa petinggi memilih dirinya untuk misi penting seperti ini.
"kenapa aku dipilih?" tanya hendri.
"saya tidak tahu detailnya, tapi mungkin petinggi ingin anda mendapat lebih banyak pengalaman di lapangan" jawab si agen.
hendri berpikir sejenak..
"baiklah, aku ikut. tolong katakan pada para petinggi bahwa aku akan mengerahkan seluruh kemampuanku untuk mensukseskan operasi ini"
"baik tuan graham, akan saya sampaikan"
"kalau begitu aku permisi dulu ya, ada sesuatu yang harus aku urus"
hendri bergegas pergi meninggalkan tempat itu, tapi dia tidak pergi ke tenda pengungsi seperti rencana awalnya, melainkan pergi ke hutan tempat dia dan ripe bertanding beberapa hari yang lalu.
sambil ditemani anjing robotnya hendri berdiam diri..
"aukk"
"aukk"
"sssttt... jangan berisik anak manis"
si anjing pun langsung duduk diam.
suasananya sangat tenang disana. tempat itu sangat cocok untuk menyejukkan hati yang gusar maupun memperbaiki pikiran yang kacau akibat perang yang tidak masuk akal.
"hahh.. tenanglah diriku. aku harus berlatih lagi agar menjadi lebih kuat"
hendri melakukan praktek meditasi di atas sebuah pohon yang ditebang.
__ADS_1
"untuk menyelesaikan misi yang sulit diperlukan kekuatan dan kerjasama tim yang baik. itulah yang harus dilakukan saat berusaha menuntaskan misi dalam game"
"statistik karakter yang kuat, item kelas tinggi. itu adalah unsur unsur yang diperlukan untuk memenangkan sebuah permainan bertemakan battle royale. untuk saat ini aku akan fokus ke dua hal itu"
"statistik yang kuat.. kekuatan yang besar, skill bertarung yang baik"
hendri mengingat bagaimana swordfish menggunakan pedang cambuknya. memanfaatkan ingatan itu hendri berusaha meniru serangan pedang cambuk swordfish dengan mengubah ekornya menjadi pisau yang berbentuk runcing.
"kenapa aku tidak kepikiran bentuk ini saat melawan swordfish?" hendri bergumam pada dirinya sendiri.
sambil membayangkan swordfish yang mengibaskan pedangnya, hendri mengibaskan ekornya ke pepohonan di dekatnya.
"kraasshh"
ekornya menancap di pepohonan. dia gagal memotong pohon itu menjadi dua. kegagalan itu mungkin karena sisi runcing di ekornya kurang tajam atau mungkin karena ayunan ekornya kurang kuat.
alasan hendri menggunakan ekornya adalah karena dia bisa memotong batang pohon itu dengan mudah jika menggunakan tangannya. jadi kalian ini dia ingin mencoba sesuatu yang berbeda.
dia mencoba lagi, kali ini dia mengambil ancang ancang dengan berlari terlebih dahulu. dengan dorongan dari tubuhnya, hendri berhasil memotong batang pohon itu menjadi dua bagian.
tidak puas hanya satu pohon hendri mencobanya lagi pada pohon pohon lainnya hingga 20 pohon telah dia tebang.
"tebasan lincahnya swordfish belum bisa aku tiru, tapi ini sudah cukup untuk melawannya tanpa harus berubah ke bentuk berserk"
"baiklah yang kedua!"
hendri mengubah tangan kirinya menjadi capit yang sangat besar.
"kekuatan dan tenaga yang besar seperti mammoth itu.. "
hendri membayangkan saat mammoth noir melemparkan puing puing bangunan ke udara setelah itu dia mengapit semua batang pohon yang berserakan lalu sekuat tenaga mengangkatnya.
"aku tahu kekuatan assault nyarla ada batasnya, tapi aku ingin tahu bisakah aku melewati batas itu meskipun hanya sedikit"
"aakkkhhhh...!!!"
"sedikit lagi...!!!"
"bwoooossh"
hendri berhasil mengangkat semua 20 batang pohon besar dengan satu tangan. tapi kekuatan genggamannya tidak bertahan lagi, dia langsung melepaskan batang pohon itu saat berhasil mengangkatnya. akibatnya batang pohon itu terlempar kemana mana dan hampir mengenai dua pekerja yang kebetulan lewat disana.
"apakah ini batang pohon pinus? ternyata pohon pinus juga bisa tumbuh subur di negara ini ya" ucap salah seorang pekerja.
kedua pekerja ini tampaknya bukan berasal dari timur tengah. salah satu pekerja itu bicara dengan logat orang meksiko sementara satunya lagi bicara dengan logat orang jepang.
"ayo kita lihat apa yang terjadi disana"
kedua pekerja berjalan menuju ke tengah hutan kota yang gundul karena terjadi penebangan ilegal. padahal sebenarnya hendri dan ripe yang menggunduli hutan itu.
di tengah hutan mereka melihat hendri sedang duduk diatas pohon yang ditebang.
"bukan, aku rasa itu adalah assault nyarla. aku pernah melihatnya berjalan jalan di kota pinggiran mesir. kalau tidak salah namanya graham" ucap pekerja meksiko.
"jadi dia tidak berbahaya?"
"menurutku tidak. ayo kita sapa dia"
"selamat pagi, tuan assault nyarla" pekerja meksiko menyapa duluan.
"selamat pagi" balas hendri.
"cuacanya cerah ya"
"kenapa orang ini datang datang mengajakku bicara formal seperti ini" gumam hendri dalam hati.
"iya, cukup cerah walaupun sebelumnya sangat kacau"
"apa kau menyaksikan pertempuran the hunter melawan black leaves tadi malam?"
"iya, aku menyaksikannya dari hutan ini. perang yang terjadi tadi malam sangat mengerikan"
"kau tinggal dimana assault nyarla?"
hendri menatap si pekerja meksiko. sejak dulu dia paling benci dengan orang sok akrab yang menanyakan informasi pribadi seperti alamat rumah.
hendri menjawabnya dengan sedikit sinis..
"kenapa kau menanyakan itu pada orang yang tidak mau kenal?"
"aku sedang tidak ingin bicara saat ini, jadi lebih baik kalian berdua pergi"
pekerja jepang mulai ketakutan melihat sikap hendri. dia lantas mengajak teman meksikonya untuk pergi.
"maaf kami mengganggumu assault nyarla" ucap si meksiko.
mereka berdua pun pergi..
"huh! dasar orang orang kepo"
"aku tidak mengira tulangku akan patah saat mengeluarkan tenaga lebih"
tulang di lengan kiri hendri patah karena mengangkat beban yang berlebihan tapi yang lebih buruk, otot otot di lengannya ikut robek dan hancur. inilah alasan mengapa hendri menghentikan latihannya, karena kalau dipaksakan bisa gawat.
"hahhh... " hendri menghela napas seakan tidak merasakan sakit.
__ADS_1
"tampaknya kelemahanku berada di kekuatan. lenganku sampai berantakan seperti ini, selanjutnya aku harus mencoba mengangkatnya dengan dua tangan"
saat sedang menunggu lukanya sembuh, seekor lebah hinggap di bahu hendri.
"lebah?"
"bukan, ini robot.. "
lebah robot itu mengeluarkan sebuah layar proyeksi yang menampilkan profesor graham.
"hendri kau bisa mendengar kakek?"
"aku bisa mendengarmu kakek. robot ini keren! apa kakek yang membuatnya" sifat hendri berubah 180 derajat saat bicara dengan kakeknya.
"robot itu sudah lama digunakan oleh militer amerika hendri. apa kau tidak ingat?"
hendri yang berniat basa basi malah jadi malu sendiri.
"sejak kapan aku malu bicara dengan kakekku sendiri?"
"ahh! lama lama aku jadi seperti orang aneh!"
"dengarkan hendri!" profesor graham berteriak cukup keras pada hendri.
hendri yang tidak pernah mendengar kakeknya berteriak langsung memasang wajah serius.
"aku mendengarkan"
"bergegaslah mengungsi ke mesir. saluran pipa di kota ini sudah tidak bisa diperbaiki lagi"
"dalam waktu kurang dari satu jam, cairan korosif yang terjebak di sambungan pipa itu akan melelehkan semua makhluk hidup yang ada di permukaan tanah"
"apa!"
dalam keadaan panik hendri bergegas kembali ke tenda pengungsi untuk menjemput violet dan teman temannya.
robot anjing yang sangat canggih pun dengan sigap menuntun hendri ke tenda pengungsian sementara robot lebah itu terbang mengikuti hendri.
"jangan khawatirkan kakek. kakek akan pergi ke mesir dengan menggunakan helikopter, sementara kau cepatlah naik ke helikopter 006 yang sudah kakek siapkan untukmu di landasan pacu"
"tunggu sebentar! aku harus menjemput violet dulu!"
"baiklah, tapi cepat!"
sesampainya di tenda pengungsian hendri tidak mendapati siapapun lagi.
di tengah kebingungan hendri bertemu dengan pekerja meksiko yang tadi dia usir.
"sedang mencari sesuatu assault nyarla?"
"kau lagi"
"semua orang sudah dievakuasi. aku kagum pada kecepatan mereka mengevakuasi orang orang yang terluka"
"mereka dievakuasi kemana?"
"dari yang aku dengar kita akan dibawa ke pinggiran negara mesir"
"kalau begitu kita juga harus cepat pergi dari sini!"
"hei! kau mendengarku tidak?"
si pekerja meksiko itu ternyata sedang mabuk berat akibat mengkonsumsi alkohol racikannya sendiri.
"astaga, apa dia tidak tahu meminum alkohol sangat dilarang di yaman"
hendri mengangkat si pekerja meksiko dengan ekornya lalu membawanya ke landasan pacu.
akhirnya kota di pesisir negara yaman itu diselimuti oleh asam yang sangat mematikan. daerah itu kini akan dikenal sebagai lembah kesunyian atau lembah kematian yang akan melelehkan semua makhluk hidup hingga radius 3 kilometer dari batas kotanya.
di dalam pesawat hendri menatap ke luar jendela. walaupun tidak ada yang bisa dia lihat, setidaknya itu membuatnya merasa lebih baik.
"selama 6 bulan ini aku harus terus meningkatkan kemampuan diriku sendiri"
"tunggulah arlong!"
"suatu saat nanti kaulah yang akan terbelah dua!"
akhir dari perang yaman ini menjadi penutup untuk season 1 novel ini.
"....."
....................................................................................
Dear para pembaca..
"terimakasih untuk semua pembaca sekalian atas dukungannya dan komentar penyemangatnya ❤😊"
"saya tidak mengira popularitas novel ini akan sampai 3K di season 1🤗"
"mohon maaf jika penyajian cerita saya agak berantakan, saya baru pertama kali membuat novel yang bersambung seperti Nyarla Day Of Vengeance ini"
"saya berjanji akan mencoba memperbaiki penyajian ceritanya untuk season 2 nanti"
"sehat selalu ya, untuk para pembaca. sampai ketemu lagi di season 2 novel Nyarla Day Of Vengeance😉"
__ADS_1
By.. After Future and Hendri Graham
....................................................................................