Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 120: Dokter Mei Bergabung Dengan Aliansi


__ADS_3

"dengan senang hati saya akan memberitahukan semuanya kepada anda tuan."


"setelah rudal meledak arachne tiba tiba menawari sebuah kerjasama dengan kita..."


komandan spiral menceritakan secara terperinci apa yang terjadi setelah kemunculan clone swordfish dan meledaknya rudal.


.....


"jadi begitu. tidak saya sangka akan terjadi hal seperti itu."


"kalau anda sudah mengerti kami mau pamit pergi."


seseorang masuk ke dalam rumah itu, orang itu adalah arachne.


"kenapa dia kemari? padahal aku sudah menyuruh mikaylov mengantarkannya ke markas." pikir komandan spiral.


"sepertinya ada yang tidak beres!" pikir hendri.


arachne duduk bersama mereka, dia menunjukkan wajah serius.


"luangkan waktu kalian sebentar lagi tuan tuan. ada beberapa hal lagi yang mau aku tanyakan."


suasananya berubah menjadi serius. hendri bisa mendengar samar samar suara orang lain dari sisi lain tembok batu di belakang mereka. hal itu tidak aneh karena seorang petinggi pastilah membawa pengawal. tapi yang aneh adalah lokasi rumah pertemuan itu yang ada di dalam gang kecil yang tertutup.


pembicaraan dengan petinggi ini sepertinya lebih serius dari yang para hunter bayangkan.


"aku benar benar terkejut saat mendengar black leaves malah membantu kita dalam operasi ini. lebih terkejut ketimbang saat torga menghubungi kita setelah asosiasi dihancurkan."


"entah kenapa keberuntungan semacam ini selalu muncul saat kita sedang terpuruk. pertama torga dan sekarang arachne, menurutku sir near naif karena dia mempercayai keberuntungan semacam ini bisa terjadi 2 kali."


"jadi maksud anda arachne itu mencurigakan?" potong komandan spiral.


arachne diam saja mendengarkan.


"apakah kau tidak curiga spiral? wanita ini datang di momen yang sangat tepat seolah dia sudah merencanakannya dengan matang. bahkan saat 2 makhluk yang tidak teridentifikasi muncul dia sudah menyiapkan bom anti materi untuk digunakan."


"menurutku wanita ini terlalu berbahaya untuk ditunjukkan jalan ke markas besar the hunter yang menjadi pusat keamanan masyarakat kita. kau juga berpikir demikian kan spiral?"


benar. komandan spiral juga berpikir demikian. alasan dia membawa arachne pun sebenarnya adalah sebuah pertaruhan besar. karena jika ditolak arachne akan membantai mereka dan jika diterima arachne akan mencapai markas asosiasi hunter dan akan mendapatkan informasi soal kekuatan tempur yang dimiliki the hunter.


namun terlepas dari semua kemungkinan negatif yang ada, ada juga kemungkinan positif dari membawa arachne ke markas besar. dan hal itulah yang sedang diharapkan oleh komandan spiral saat ini.


"semua yang anda katakan benar tuan. tapi saya juga sudah mempertimbangkan dampak positif dan keuntungan yang akan kita dapatkan dengan bekerjasama dengan nona arachne."


"anda juga tidak perlu khawatir tuan. nona arachne tidak akan berbuat apa apa karena dia sudah berada di markas besar pasukan kita."


"wahh aku tersinggung.." gumam arachne dalam hati.


"tuan. sejauh ini kita sudah berutang kepada nona arachne jadi tolong biarkan dia pergi menemui orang yang bisa melunasi utang itu." orang yang bisa melunasi utang adalah sir near.


"hmm, baiklah kalian boleh pergi. tapi ingat spiral! kalau mantan black leaves ini sampai berbuat hal yang merugikan maka kau akan jadi salah satu orang yang harus bertanggung jawab!"


"aku terima."


..........


para hunter pun pergi. mood arachne berubah setelah mendengar itu tapi yang dikatakan pak tua itu juga tidak salah.


"pulanglah semuanya. beristirahatlah untuk operasi berikutnya." perintah komandan spiral.


"anda mau mengantar arachne sendirian?" tanya ripe.


"jangan banyak tanya. pulang dan bersantailah sebelum operasi berikutnya dimulai."


para hunter pun pulang ke tempat tinggal mereka masing masing yang sudah disiapkan oleh markas.


hendri dikawal oleh 4 orang tentara. dia pulang dengan jalan kaki dikarenakan rumahnya cukup dekat melewati perumahan warga. 2 kilometer dekat dari mana!

__ADS_1


"kalau kalian lelah pulang saja tuan tuan tentara.." ucap hendri.


"tidak apa apa hunter graham."


[tega sekali kau melupakanku tuan graham]


[apa mata anda baik baik saja]


"aku lupa dengan jick saking senangnya bisa melihat lagi."


"mataku masih aman aman saja. tolong awasi keadaan sekitar seperti biasanya jick."


[siap hunter]


.....


hendri sampai di rumahnya. seperti yang dibayangkan dari status keluarga profesor graham, hendri mendapatkan rumah yang besar dan cukup mewah bergaya khas timur tengah.


"kakek benar benar membuatku jadi sultan.."


di depan rumah ada seorang pembantu bercadar yang menyambut hendri.


"selamat datang tuan graham. saya kepala pembantu baru di rumah ini, nama saya sofia nadira."


"sofia..."


sekilas hendri teringat dengan hunter sofia yang gugur dalam pertempuran.


"salam kenal kak sofia. saya hendri graham. mohon maaf kalau nanti selimut saya sering kotor dan sulit untuk dibersihkan."


"itu memang pekerjaan saya tuan graham. silahkan masuk dan beristirahatlah.."


hendri masuk ke dalam rumah. hal pertama yang dia lakukan adalah menyalakan TV.


"aku penasaran bagaimana reaksi masyarakat saat mendengar berita kesuksesan operasi ini.."


meskipun sedih karena tidak disambut tapi hendri tetap bersyukur karena orang-orang timur tengah mau menerima dirinya.


"jujur saja aku tidak pernah mengira akan seberuntung ini. saat aku terbangun sendirian di bekas markas militer amerika. aku mengira orang-orang akan mengucilkan aku karena aku adalah assault nyarla.


"tapi saat aku bertemu razor weish dan orang orang di pelabuhan sudut pandangku terhadap diriku sendiri perlahan lahan berubah. kemudian aku bertemu ripe, violet, north, kakek, komandan spiral, sir near, lucy, avier, lixia, bianca, migdad, heida, elena, li shifeng dan lebih banyak lagi."


"pertemuan dengan mereka memberiku keinginan hidup selain untuk balas dendam."


"....."


jick menerima panggilan telepon dari seseorang. orang tersebut adalah violet.


"dia belum pulang ke rumahnya?"


sama seperti sebelumnya. sebelum perang yaman violet tinggal satu apartemen dengan hendri sementara sekarang violet tinggal berseberangan rumah dengan hendri.


"dia masih bekerja di restoran?"


"sepertinya begitu tuan. belakangan ini dia tidak mau menggunakan fasilitas yang telah disediakan secara gratis dan lebih memilih membayarnya." jawab kak sofia.


"dia pasti merasa tidak nyaman karena menumpang denganku."


jick memberikan telepon pada hendri.


"baru juga dibicarakan..."


[hei graham! apa kau lelah?]


"kau sangat energik hari ini. apa ada hal baik yang terjadi?"


[ada, tapi kau tidak perlu tahu..]

__ADS_1


[ayo kita rayakan kesuksesan operasi the hunter di restoran malam ini!]


"sejak kapan kau peduli pada the hunter?"


[bukan aku yang merencanakan ini tapi teman-temanmu]


"teman-temanku?"


[lucy dan avier]


[lucy bilang kau harus datang! aku akan menunggumu di pusat kota. kita pergi bersama ya..]


"iya aku akan datang"


"tidak ada salahnya juga bersantai sedikit.."


[kalau begitu sampai jumpa nanti malam]


setelah undangan singkat itu hendri merenung.


"apa yang harus aku lakukan sambil menunggu malam tiba?"


[berlatih saja tuan]


"terima kasih untuk sarannya tapi aku bosan berlatih terus. ada ide lain jick?"


"bagaimana kalau anda belajar memasak tuan graham?" kak sofia menyarankan sesuatu yang seumur hidup tidak pernah dilakukan hendri.


"memasak itu agak tidak cocok untukku kak sofia. apabila tangan kayuku tidak cocok untuk membuat makanan."


"tinggal pakai sarung tangan saja."


tidak memiliki pilihan lain hendri pun diajari memasak oleh kak sofia. sementara itu di markas the hunter dokter mei akhirnya bertemu dengan sir near.


sir near berjabat tangan dengan dokter mei yang ditemani haytani ringo dan kireina himiko.


"selamat datang di benteng pertahanan utama kami dokter. seperti yang sudah kita sepakati, mulai saat ini anda adalah bagian dari the hunter. begitupun kalian berdua tuan haytani dan nona kireina."


sebenarnya haytani berencana tetap tinggal di jepang untuk menyelamatkan pasukan pengawal dokter mei namun jacob ripe tidak mau menurunkannya saat mereka di kejar oleh clone swordfish dan malah membawanya ke pasukan the hunter yang sedang menunggu dokter mei. alhasil dia jadi terbawa karena pasukan the hunter yang berbondong bondong masuk ke kapal selam.


"gara gara belalang itu aku jadi meninggalkan teman temanku! selain itu aku tidak menyangka dia semuda itu." maksudnya sir near.


"mohon bantuannya mulai sekarang sir near. saya dokter mei berjanji untuk setia kepada anda."


"bukan setia kepada saya tapi kepada aliansi the hunter."


"baiklah.."


"nah kalau begitu ayo saya ajak berkeliling lingkungan markas dulu."


"bicara sir ini sedikit tidak formal." pikir himiko.


sir near menunjukkan seluruh seluk beluk dari markas termasuk penjara yang menahan para pasukan black leaves. sir near juga menunjukkan penjara khusus yang hanya diisi oleh satu orang.


"siapa orang yang dirantai dengan rantai berduri itu sir near?" tanya dokter mei.


"oh orang itu adalah salah satu komandan black leaves yang tertangkap di perang yaman."


"namanya noir."


"dia dirantai dengan sekuat itu berarti dia adalah orang yang berbahaya kan?" tanya haytani.


"benar. kalau kami sampai lengah sedikit saja atau jika terjadi kesalahan sistem sedikit saja, orang itu bisa menghancurkan markas dia dalam sekejap saat dia berubah ke bentuk nyarlanya."


noir masih hidup. dia menatap semua orang di depannya dengan tatapan bengis seolah mengisyaratkan bahwa belenggu di tubuhnya suatu saat pasti akan dia hancurkan lali setelah itu dia akan menghancurkan semua orang yang pernah bertatapan mata dengannya.


selain noir masih ada satu orang lagi yaitu rouge yang saat ini dikurung di penjara khusus yang tertutup rapat.

__ADS_1


..........


__ADS_2