
"siapa yang dibalik pintu? kenapa kau menguping kami?"
"maaf, saya agen han. saya datang kesini karena perintah profesor graham." ucap pria berjas di balik pintu
"silahkan masuk agen han."
"maaf mengganggu waktumu, tuan graham. saya membawakan barang baru dari profesor."
"akhirnya.. senjata apa lagi sekarang?"
sebuah senjata berbentuk armor lengan berwarna biru diberikan pada hendri. armor itu bisa mengeluarkan sebilah pedang panas yang dapat memotong benda sekeras baja dengan mudah. armor itu juga dilengkapi sebuah minigun yang punya variasi peluru, salah satunya peluru api.
Blaaaarrr!!
"hunter graham, dinding rumahmu berlubang!" teriak elena
karena sembarangan menembakkan peluru api dinding kamar hendri hancur. untungnya peluru api itu tidak melukai siapa pun.
"aku kira yang akan keluar adalah api.. " ucap hendri dengan wajah pucat
"harusnya anda baca deskripsi senjatanya dulu.. " ucap agen han dengan wajah pucat
"tenang saja, hunter graham. saya yakin anda tidak akan kena masalah." hibur elena
tidak lama kemudian north datang dan memarahi hendri.
beberapa jam kemudian, tepat jam 2 dini hari. kota yokohama sudah terlelap dalam tidur. di malam musim panas yang panjang, beberapa mobil tampak sedang melintas di jalanan kota yang sepi.
mobil mobil yang mengisi jalanan akhirnya berhenti di tempatnya masing masing. salah satu mobil berhenti di sebuah distrik yang bernama distrik lampion.
2 orang wanita keluar dari mobil itu, mereka mengenakan pakaian tradisional kimono untuk masuk ke distrik tersebut. mereka juga mendorong sebuah kotak besar dan berdalih di dalamnya ada benda penting yang dipesan oleh seorang langganan VIP distrik ini.
"siapa pelanggan VIP yang kalian maksud?" tanya penjaga gerbang distrik
"tuan orobashi"
sembari menunjukkan sebuah name tag khusus para hunter yang menyamar menjadi pekerja dari distrik lain pun dibolehkan masuk tanpa menunjukkan isi kotaknya.
saat masuk para hunter disuguhi pemandangan gemerlap lampion yang spektakuler. banyak kedai yang menjual makanan dan camilan khas jepang seperti takoyaki, permen apel, pisang cokelat dan masih banyak lagi.
berjalan melewati beberapa blok, para hunter sampai di kawasan perumahan tradisional jepang. suasana disana sangat tenang ditambah dengan penerangan dari lampion yang menenangkan hati membuat tempat itu terasa seperti surga malam hari. kawasan itu juga beralaskan tanah subur dengan kolam ikan kecil di setiap rumahnya.
para hunter masuk ke salah satu rumah yang ada disana. bagian dalam rumah itu dijaga oleh 2 wanita cantik yang menyambut tamu di depan pintu.
"irasshaimase."
(selamat datang)
"irasshaimase."
(selamat datang)
"tuan orobashi ada di ruang tamu. biar saya bawakan barangnya."
kedua hunter wanita masuk menemui tuan orobashi yang ternyata adalah komandan spiral. komandan spiral diberi misi untuk menjadi salah satu pelanggan VIP distrik lampion agar bisa membawa masuk pasukan the hunter ke tempat kitsune.
"barangnya sudah datang.. akan saya urus pembayarannya sekarang." ucap spiral
"akan saya tunggu, tuan" ucap hunter wanita
sementara itu para pelayan hendak membuka kotak pesanan yang tertutup rapat.
"ono o kudasai!"
(beri aku kapak)
sesaat si pelayan akan membuka paksa kotak dengan kapak, kotak terbuka dengan sendirinya lalu keluarlah tentakel panjang yang melilit badan si pelayan.
__ADS_1
si pelayan ketakutan saat diserang oleh makhluk aneh di depannya. tidak lama kemudian sesosok manusia yang bukan manusia keluar dari dalam kotak.
"graaaghh.. "
suara napas berat yang menyeramkan terdengar dari mulut makhluk itu. tatapannya tajam mengarah ke si pelayan. tentakel keras yang melilit si pelayan ternyata berasal dari punggung makhluk itu.
seekor anjing juga keluar dari dalam kotak itu.
"peggii.. aanan bunuh.. akuu.. "
si monster mendekatkan wajahnya ke si pelayan, lalu bicara padanya "apa kau wanita baik?"
si pelayan menjawab "iya"
si monster berkata lagi "kalau begitu aku tidak akan membunuhmu. tapi sebagai gantinya bersumpahlah untuk setia padaku."
"aku.. akuu... "
si monster mengancam akan merobek kulit wajah si pelayan jika tidak mau bersumpah. jadi terpaksa si pelayan bersumpah setia pada monster itu.
"bagus. sekarang beritahu aku, dimana lady kitsune berada malam ini?" tanya si monster
"malam ini.. lady kitsune.. ada di kastil lampion.. beliau selalu berada disana saat malam hari. biasanya beliau sudah beristirahat.. jam segini." ucap si pelayan dengan terbata-bata
"bagus kalau dia sedang beristirahat."
"sekarang antar aku ke tempatnya."
"tapi... "
jleb!
kuku si monster menusuk lengan kiri si pelayan. sontak si pelayan menjerit kesakitan namun teriakannya tidak bisa keluar karena tentakel menyumpal mulutnya.
"jangan melawan perintahku. kau masih ingin hidup kan?"
sambil berlinang air mata si pelayan mengangguk.
"hunter graham, apa anda menyakiti wanita itu?" tanya elena
"iya, sedikit. jangan khawatir, hanya luka kecil saja." ucap hendri
"saya dan komandan spiral sudah membersihkan rumah ini. mari kita pergi! sekarang kitsune sedang berada di kastil lampion."
"iya, aku juga dapat informasi itu dari wanita ini."
"tuan spiral sudah pergi lebih dulu. beliau akan membukakan jalan untuk anda agar tidak ketahuan."
"baiklah, mari kita pergi!"
..........
kastil lampion adalah bila eksklusif yang dibuat oleh kitsune. kastil itu dibangun secara khusus hanya untuk kesenangan kitsune semata. di dalamnya tinggal puluhan gadis cantik yang menjadi pelayan bagi kitsune dan pengunjung tertentu. bagi orang orang awam kastil itu adalah simbol kesenangan dan kenikmatan. sedangkan bagi orang orang seperti dari the hunter, tempat itu adalah tanaman venus yang melahap manusia yang berada di dekatnya.
di dalam kastil itu north sudah masuk lebih dulu. lebih tepatnya north menjadi salah satu tamu yang terpilih untuk memasuki kastil itu. north mendapat misi yang sama dengan spiral, bedanya north berhasil menjadi pelanggan VIP yang menarik perhatian kitsune.
north datang dengan memakai topeng tengu. saat ini dia seorang diri di dalam kastil sementara sekelilingnya diselimuti dengan wangi wangian dan gadis berpakaian kimono yang menggoda. namun yang menarik perhatian north bukanlah para oiran itu. melainkan seorang wanita sempurna bertopeng rubah dan berekor besar berwarna emas di depannya.
kitsune bicara dengan bahasa jepang dengan north.
"yokoso, tengu-san"
(selamat datang, tuan tengu)
"anata ga watashi no shotai o hatasu tame ni kitekurete ureshidesu."
(saya senang anda datang untuk memenuhi undangan saya)
__ADS_1
"I don't understand Japanese. do you mind speaking english?"
(Saya tidak mengerti bahasa Jepang. apakah kamu keberatan berbicara bahasa inggris?)
"Oh forgive me. I use English now."
(oh maafkan saya. saya pakai bahasa inggris sekarang)
dialog north dan kitsune akhirnya lancar.
"saya mengundang anda kesini, karena saya menyukai anda, tuan tengu." ucap kitsune
"selama 2 bulan anda menjadi pelanggan VIP kami, anda hanya pernah bersama dengan satu wanita. setiap kali anda berkunjung, anda hanya mendekati satu wanita yang sama."
"jujur saja, anda adalah tipikal pria ideal saya, tuan tengu."
north mengira ini adalah trik kitsune dalam mengambil hati para anggota parlemen.
kitsune menyuruh semua pelayan wanita meninggalkan ruangan itu. north bertanya tanya dalam hatinya. apakah kitsune akan menyerangnya sekarang? karena ini adalah momen yang sempurna untuk memukul kepala seseorang dan mencabut ginjalnya.
namun ternyata semua yang ada di dalam bayangannya salah. kitsune melepaskan kimononya hingga membuat wajah north merah padam.
"gawat! aku tidak boleh tampak gugup! jika tidak dia akan curiga aku berbohong!"
north panik bukan main saat kitsune mengajaknya bermain. north menjadi lengah, saat dia menatap ke depan lagi, kitsune sudah ada di depan wajahnya.
dengan kebuasan seekor binatang yang tengah kelaparan, kitsune mencengkeram tubuh north. dan dengan suara seharus sutra dia berkata kepada north.
"ayo bermain dengan gembira bersamaku, the hunter.. "
"kenapa kau melakukan ini!" tanya north
kitsune mengangkat topengnya hingga bibirnya terlihat. kitsune menjawab pertanyaan north.
"watashi wa anata ga sukidakara"
(karena saya menyukai anda)
"!!"
sementara itu di sisi belakang kastil hendri dan elena berusaha memanjat tembok kastil karena mereka tidak bisa melalui penjaga di gerbang depan.
"berpeganganlah denganku, elena!"
"aku akan melompat langsung ke atas sana!"
"baik!"
saat hendri akan melompat sebuah bilah angin yang tampak tidak asing meluncur ke arah hendri.
dengan cepat hendri membawa elena dan jick melompat sebelum terkena bilah angin itu.
saat berada di udara hendri menyuruh jick mencari darimana datangnya bilah angin itu. siasat itu juga jick memberitahukan bahwa bilah angin itu berasal dari pedangnya swordfish.
"swordfish.. ada disini.. "
hendri terdiam untuk sesaat, dia mengira analisa yang dilakukan jick salah, namun ternyata bilah angin muncul lagi. kali ini ada 3 bilah angin yang berwarna merah menyala yang tidak bisa dihindari hendri. situasi itu memaksa hendri menggunakan armor gauntlet. hendri berhasil membuat perisai kamuflase tepat waktu, serangan dari sosok yang diduga adalah swordfish berhasil ditahan dan hendri serta elena berhasil mendarat di sisi dalam tembok dengan aman.
"kau baik baik saja, elena?"
"aku baik"
"sial! benarkah itu berasal dari swordfish? bukankah swordfish sudah meledakkan dirinya sendiri waktu di yaman? tapi tidak mungkin jick salah melakukan analisa?" kekhawatiran mulai muncul dalam diri hendri
"tidak mungkin itu swordfish! kalau pun dia masih hidup, kenapa dia repot repot datang padahal dia adalah komandan pasukan"
sementara itu, sosok yang menyerang hendri menunjukkan dirinya dan dia benar adalah swordfish.
__ADS_1
musuh yang dikira sudah mati muncul kembali di depan mata.
..........