Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 154 : Mengalahkan Pembawa Bencana, Vs Wizard


__ADS_3

Telah teridentifikasi ada 2 pembawa bencana di nepal.


disaster reader of slump, arknight, menantang pasukan utama the hunter dan tantangannya diterima oleh pemimpin militer tertinggi the hunter yaitu sir near.


lalu disaster reader of destruction, wizard, yang berpotensi menjadi ancaman serius harus dibunuh saat ini juga.


setelah pertemuan demi memperkenalkan 5 anggota tim penerobos waktu itu. sir near memberitahukan 3 operasi yang akan dilakukan saat penyerbuan penjara nepal ini.


yang pertama, untuk mengambil alih sistem keamanan penjara nepal. tim penerobos dan dokter mei akan menjadi tombak utama dalam operasi ini. yang kedua, membawa keluar alat bernama massive reactor. arachne akan menjadikan mammoth noir sebagai alat berat untuk membawa alat itu keluar. yang ketiga, operasi sampingan yang hanya akan dilakukan apabila pembawa bencana muncul, adalah operasi knowledge. operasi ini bertujuan untuk mengungkap identitas ras dari pembawa bencana dengan cara mengalahkan dan membunuhnya.


bzzt....


ziing...


dor! dor!


blaarr!


gemuruh suara suara yang tidak bisa dijelaskan berasal dari apa memenuhi ruang komando pasukan the hunter.


dokter mei dengan semangat nya menjatuhkan jari jari nya yang halus ke keyboard guna membuat coding super cepat untuk meretas BOARD. perang coding antara dokter mei dan BOARD ini sudah berlangsung hampir 20 menit. sistem komando pasukan keamanan nepal dibuat kacau balau oleh mereka, terutama pasukan di sektor 12. para robot disana sudah menembaki disaster reader of destruction yang tentu saja memancing kemarahan si pembawa bencana.


disaster reader of destruction atau kita panggil saja wizard, mengamuk dan menghancurkan semua mesin berjalan di sekitar nya. dia menggenggam jempol kanan nya lalu mematahkan ibu jari tangan kanan nya itu. setelah wizard melakukan hal itu udara yang ada di sekitarnya menjadi sangat berat. saking beratnya pasukan robot pun sampai terdorong ke tanah hingga akhirnya remuk seperti kawanan semut yang terinjak oleh kaki manusia.


semua yang ada disana gepeng oleh tekanan udara yang sangat amat kuat terkecuali wizard yang mengeluarkan sihir itu. wizard melihat keadaan jempol kanannya. jarinya itu berangsur angsur sembuh dengan sendirinya.


tiba tiba wizard merasakan hawa menjadi sangat panas, dia refleks melihat ke langit dan dia pun melihat sebuah lingkaran api yang sangat besar jatuh ke arahnya.


swooosshh...


lingkaran api itu jatuh ke tanah mengenai beberapa robot sementara wizard berhasil menghindar.


"api? dilihat dari kecepatan jatuhnya yang lambat, lingkaran api tadi bukan berasal dari tembakan senjata berat. lagipula api bukanlah materi, dan tidak mungkin api bisa menyala tanpa adanya materi yang bereaksi. jadi bagaimana bisa sebuah lingkaran api jatuh ke tanah??"


di sepersekian detik wizard berpikir, lingkaran api muncul lagi tapi kini dari arah kiri dan kanannya. wizard melompat menghindari serangan itu lagi, namun di depannya muncul sebuah bilah es yang sangat besar.


sebuah terkena bilah es itu wizard mengangkat jari tengahnya lalu menembakkan laser yang langsung menghancurkan bilah es itu berkeping keping.


"jari tengah, pyrokinesis."


wizard berbalik lalu mematahkan jempol kirinya seketika mengaktifkan sihir tekanan udara yang kemudian meremukkan daerah di sekitarnya.


tanah tempat wizard berpijak rusak parah. wizard yang tidak bisa melihat musuhnya meminta bantuan BOARD.


"dimana para hunter itu AI?!" teriak wizard.


drone BOARD yang berada di atas langit menangkap suara gesekan kaki tepat di samping wizard.


"ibu jari, aerokinesis."


suara itu tepat berada di sisi kanan wizard. menyadari ada orang yang tak kasar mata di dekatnya wizard secepat mungkin mengarahkan jari tengahnya ke arah suara itu berasal.


kreeett...


tangan kanan wizard berhasil dibekukan oleh xiao fengying. wizard tidak bisa melihat lawannya, tapi dia bisa melihat pedang yang digunakan oleh fengying melayang di udara.


fengying menarik pedang elementer dari sarungnya, untuk memberikan serangan penghabisan pada wizard. tapi dia sedikit terburu buru.

__ADS_1


"mati kau..."


ziing...


tebasan api fengying berhasil digagalkan oleh wizard yang kembali menggunakan jari tengahnya. satu pedang elementer xiao fengying hancur. tangan kanannya juga lenyap terkena laser wizard.


"sialan!!" rintih xiao fengying dalam hati.


fengying pun bergegas menjauh dari wizard. meskipun xiao fengying memakai spirit suit tetap sulit untuk melawan wizard yang punya jangkauan serangan sangat luas.


[bagaimana keadaan mu?] tanya ripe di alat komunikasi.


[aku kehilangan tangan kanan ku.] jawab fengying.


[menjauh darinya fengying! bantu kami dari belakang.] perintah ripe.


xiao fengying kesal diperintah oleh ripe, tapi mau tidak mau dia harus menuruti perintah wakil ketua tim.


[baiklah.]


fengying mundur sejauh 30 meter dari wizard. dia menyiapkan stun gun yang bisa menyetrum lawan dari jarak 50 meter.


sementara itu ripe dan north, duo lamborghini dari the hunter ini bersiap menyerang wizard. dengan kecepatan mereka yang luar biasa mereka sanggup melompat tanpa terdeteksi oleh drone BOARD di atas sana.


dalam sekejap ripe dan north menutup jarak mereka dan berada 10 meter dari wizard. hal itu dilakukan agar mereka memiliki waktu untuk menghidari pyrokinesis nya wizard kalau kalau dia mengarahkan jarinya.


[tebas dia dengan api! kali ini pasti kena!] perintah ripe pada north yang menyerang dari sisi lain wizard.


[ya!]


blaarr!!


xiao fengying menyaksikan dari jauh. tebasan api yang dikeluarkan oleh ripe dan north meledak sebelum mencapai wizard, dan yang lebih parahnya lagi, bilah api meledak mementalkan ripe dan north serta membuat spirit suit mereka terkena damage.


wizard memecahkan es di tangan kanannya menggunakan pyrokinesis di jari tengahnya yang membeku. setelah itu dengan sembarang mengalahkan jarinya, tapi sialnya pyrokinesis wizard malah tepat mengarah ke north yang habis terpental karena serangannya sendiri.


xiao fengying yang melihat north dalam bahaya bergegas menembak dengan stun gun nya, namun tembakannya itu berhasil di antisipasi oleh wizard. wizard mengangkat jari telunjuk dan jari manisnya bersamaan, lalu muncullah sebuah dinding tidak kasat mata yang memblokir peluru setrum xiao fengying.


"sial! makhluk ini juga bisa membuat perisai?!" xiao fengying kesal dengan musuh yang dilawannya. merasa kesal padahal yang dilawannya adalah pembawa bencana, hanya xiao fengying yang bisa merasakan hal seperti itu. ripe menganalisa kemampuan ke 4 wizard dan memberitahukannya pada markas. karena tidak ada waktu untuk menjelaskan secara rinci ripe langsung mengatakannya saja.


"jari kelingking, metallokinesis."


"jari manis dan telunjuk, aerokinesis yang membentuk sebuah perisai vertikal." ripe menyimpulkan bentuk perisai tak kasat mata itu setelah melihat penyebaran aliran listrik dari peluru stun gun yang hancur.


"aku dapat melihat kalian, hunter..." ucap wizard sebelum menembakkan laser api pada north. beruntung north sudah berdiri dan dapat menghindarinya.


"tentu saja kau dapat melihat kami." ripe membalas ucapan wizard.


ripe mengecek spirit suit nya dan ternyata spirit suit di salah satu bagian tubuhnya telah rusak. bagian perut sebelah kiri ripe sekarang tidak dilindungi oleh spirit suit karena fungsi suit di bagian itu telah rusak setelah terkena bilah api dari pedang elementer. bukan hanya spirit suit ripe yang rusak, spirit suit di leher sebelah kanan north juga rusak dan dapat dilihat oleh wizard.


kini situasinya tidak menguntungkan. awalnya wizard terasa payah karena dia tidak bisa melihat musuhnya, tapi sekarang ripe dan north bisa dilihat oleh wizard sehingga membuat mereka kewalahan menghadapi pembawa bencana itu.


wizard membombardir ripe dan north dengan pyrokinesis, sementara fengying yang belum terlihat terus membantu dengan menembaki wizard, namun usaha fengying sia sia karena wizard punya sihir angin yang melindungi nya.


profesor graham yang melihat ripe dan north kesulitan menghadapi wizard ingin membantu mereka dengan meretas artileri nirawak di dekat sana, agar menembak wizard dengan misil. tentunya dengan bantuan dokter mei. namun disaat profesor graham akan melakukan itu, dia dan anggota staf yang lainnya dibuat ternganga dengan apa yang terlihat di layar monitor.


di layar monitor itu terlihat wizard ditikam dari belakang menggunakan pedang yang sangat besar.

__ADS_1


wizard kena mental. dia sama sekali tidak mendeteksi keberadaan orang lain di belakangnya.


ripe, north dan fengying yang kewalahan pun terkejut melihat kejadian itu.


wizard memalingkan wajahnya dan melihat wajah yang tidak asing baginya. pembawa pesan dari red witch, yang mereka ajak bekerja sama untuk menggulingkan red witch dan mereka perintahkan untuk menemui pasukan black leaves di gerbang utara sana.


graham-tatara.


"apa... yang kau lakukan?!!"


"bukankah kita sudah sepakat untuk bekerja sama!!" wizard marah besar dengan pengkhianatan yang dilakukan tatara, terlebih lagi dia yang harus kena lebih dulu.


ripe dan north memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan daya maksimal yang bisa ditampung pedang elementer mereka, guna memberikan serangan dengan daya hancur dan jangkauan area yang paling luas. meskipun kaget dengan kedatangan tatara yang tiba tiba ripe memerintahkan north untuk tidak perlu lagi menghabisi tatara sekaligus.


saat tatara akan mengatakannya alasan menikam dari belakang (mengkhianati), wizard lebih dulu menekuk tangan kiri nya dan mengarahkan jari tengahnya pada tatara.


namun tidak seperti yang dibayangkan wizard. tatara malah menggigit jari wizard dan menerima mentah mentah laser api wizard.


tubuh bagian kiri tatara pun lenyap namun tatara malah tertawa kegirangan.


"HAHAHAAHAHAHAA...!!!"


"terima kasih sudah menghancurkan tubuh ku! aku paling malas saat harus merobek dada ku untuk menelan mangsa yang utuh!"


bagian tubuh tatara yang lenyap beregenerasi kembali namun bukan membentuk tubuh manusia melainkan sesuatu yang lain.


tatara berubah menjadi monster dengan mata hitam yang mengerikan lalu dia membuka mulut nya lebar lebar. arknight yang ditikam oleh tatara tidak bisa meloloskan diri, apalagi kelemahan sihir kinesis nya adalah jarak yang dekat dengannya.


leher tatara memanjang seperti seekor jerapah lalu garis mulutnya memanjang hingga ke perutnya, memperlihatkan sebuah terkaman besar pada wizard.


insting dan energi sihir wizard yang meraung seolah memberitahunya kalau ini adalah akhir dari hidupnya.


"aku tidak akan mati..."


"AKU TIDAK AKAN MATII!!!" wizard melakukan upaya terakhirnya dengan mematahkan 2 ibu jarinya bersamaan.


wizard pun diterkam oleh tatara. sementara sihir angin penekannya menghancurkan setengah dari sektor 12.


...


krauuk... krak... kraak...


tatara tidak terkena sihir angin itu karena dia berada sangat dekat dengan wizard. tatara pun memangsa tubuh wizard, sementara kepalanya sudah putus oleh gigitan tatara.


ripe yang membaca situasi dengan cepat berhasil menyelamatkan 2 rekannya dari sihir angin mematikan milik wizard.


"untung saja tadi dia bilang 'tidak ingin mati' sebelum mengeluarkan sihirnya. kalau tidak kita semua pasti sudah remuk." ucap ripe yang bergidik ngeri.


"kita harus segera kembali ke sana! si graham-tatara itu pasti punya maksud dengan mengikuti kita datang ke nepal." ucap north.


tatara menikmati makanan nya yang tidak lazim. sudah bertahun tahun semenjak terakhir kali dia memakan daging manusia. eh, tapi apa pembawa bencana itu termasuk manusia?


tatara menyeka darah wizard yang menempel di matanya, lalu memberitahu alasannya membatalkan kerjasamanya dengan wizard dan arknight pada mayat wizard yang hanya tersisa organ dalamnya saja.


"kau ingin tahu alasan ku? alasannya sederhana. aku tidak ingin terlibat lebih jauh dengan kalian para penyihir."


"terlibat dengan penyihir merah itu saja sudah membuat ku nyaris gila. apalagi kalau harus terlibat dengan lebih banyak makhluk sepertinya."

__ADS_1


"...kalian pembawa bencana tidak abadi ya. lihatlah darah berwarna hijau gelap ini.. benar benar menjijikkan."


.....


__ADS_2