
"ayo.."
"terkendalilah.."
hendri menutup matanya. ini adalah definisi bekerja sambil tiduran.
setelah mencoba berkali kali hendri akhirnya bisa mengendalikan pengembangan ototnya. dia berhasil mengembangkan otot di satu tangannya saja.
tangan kanan jadi sangat berat sekarang.
"aku berhasil. lihatlah nyonya laba laba hitam." maksudnya jorogumo.
"kerja bagus. aku sudah menunggu seharian di pinggir lapangan."
hendri terkejut mendengar itu. saat berbaring tadi tanpa sadar dia sudah melewati waktu hampir 20 jam.
"padahal rasanya hanya beberapa menit. ada kejanggalan apa lagi pada diriku??"
"lupakan hal itu dulu."
"terima kasih sudah menunggu nyonya jorogumo."
jorogumo bertanya pada hendri.
"aku kira kau membenci black leaves. kau tidak membenciku walaupun aku pernah menjadi bagian dari mereka?"
hendri menjawab.
"kau bukan lagi anggota mereka. selain itu aku sadar aku tidak cukup kuat untuk melawan prajurit elit black leaves. karena itulah aku membatasi diriku." meski membatasi diri hendri masih meyakini pembalasan dendam harus dilakukan.
"yah terserah..."
jorogumo melambaikan tangannya ke pengawas lapangan.
kode dari jorogumo membuka sebuah pintu masuk di depan hendri dan jorogumo.
kemudian 10 orang berpakaian napi melewati pintu masuk dan berdiri di depan mereka berdua.
"ini adalah ujian untukmu sebelum pergi ber perang hendri graham. kalahkan mereka semua."
"apa yang istimewa dari mereka?" tanya hendri.
"mereka adalah nyarla black leaves yang tertangkap saat perang yaman. mereka semua membuat kerusakan saat di dalam penjara."
"ohh... kalau begitu mereka pantas mati."
"ya, bunuh mereka."
"tunggu..!! siapa yang sebenarnya memberi perintah ini??"
menurut hendri jorogumo terlalu banyak memerintah padahal dia bukan anggota the hunter.
"pemimpin mu." jawab jorogumo.
"mana buktinya?"
"para pengawas di atas sana adalah buktinya. aku adalah aliansi sementara the hunter, jadi kau tidak perlu khawatir aku menipu mu.
mendengar itu hendri tidak bisa curiga lagi.
jorogumo menyingkir ke pinggir lapangan.
"10 nyarla. aku tidak pernah melawan jumlah sebanyak ini sekaligus. tapi sepertinya seru."
komandan noa muncul di ruang pengawas. dia sedang menjaga ujian ini agar tetap di dalam kendali.
ada satu orang lagi yang bertugas menjaga ujian. dia adalah hunter tidak bernama yang selalu membawa belati emas di pinggangnya.
sama seperti north yang dipanggil dengan codename 'north' si belati emas ini memiliki codename 'gold' yang berarti logam mulia.
"aku harap ini cepat selesai." ucap gold.
"dilarang mengantuk saat bekerja." komandan noa menegur gold yang menguap.
__ADS_1
"maaf pak."
para nyarla tahanan itu menunjukkan bentuk asli mereka. siapa sangka kalau sebagian besar nyarla bisa berubah ke bentuk biologis mereka.
dulu hendri mengira para nyarla dominan hanya bisa berubah ke bentuk setengah matang tapi ternyata kenyataannya berbeda.
"sial, ini berbahaya."
ada nyarla badak, hyena, kera, kangguru, kumbang tanduk, kobra, bunglon, kijang, landak, dan buaya air tawar.
"kenapa nyarla seperti ini tidak dibunuh saja saat perang?!!"
para nyarla seukuran mobil itu menyerang secara bergantian. mereka bukanlah prajurit kroco yang menyerang secara bersama sama.
"nyarla sebesar itu bisa menghancurkan semua perabotan disini. ngomong ngomong landak itu lebih garang dari anda." ucap gold.
"mereka sudah diberi peringatan soal itu. tapi sepertinya perabotan yang belum sempat dipindahkan tetap akan hancur."
nyarla badak dan hyena maju lebih dulu. mereka membentuk garis horizontal untuk menyerang dari 2 sisi.
hendri berlari menjauhi kedua nyarla untuk mencari momentum yang tepat.
dia melempar getahnya dan tepat mengenai kaki hyena.
si nyarla badak itu terlihat kokoh namun dia sangat lambat.
hendri bisa dengan mudah membidik organ vital si badak lalu membuat lubang di organ vital itu.
satu mata badak tertembus tombak panjang, lalu mati begitu saja.
"tombak itu sepertinya mengenai otak nya." pikir hendri.
si hyena berhasil melepaskan kakinya. hyena di bantu kobra dan kangguru pun menyerang hendri di saat yang sama.
kobra menggigit kaki, kangguru menendang tubuh lawan sekuat tenaga dan hyena mencakar dari atas.
semua serangan itu tertahan oleh sangkar kayu yang dibuat hendri tepat pada waktunya.
tendangan kangguru cukup kuat untuk menghancurkan perisai kayu dan mengenai badan hendri sampai membuat terpental keluar dari sangkar kayunya.
hendri segera bangkit namun dia langsung dibokong oleh nyarla landak.
merasakan ancaman yang mematikan hendri refleks menumbuhkan duri duri di punggung nya.
duri duri itu melukai wajah si landak, dengan cepat hendri menggunakan ekornya untuk mengangkat tubuh si landak lalu membalikkan nya.
duri si landak menembus tanah lapangan sehingga membuatnya kesulitan membalikan badannya lagi.
saat akan menghabisi si landak hendri lagi lagi dibokong oleh musuh. dia di tanduk oleh kumbang tanduk.
hendri terpental, belum sempat dia bangun sebuah lidah bunglon sudah melingkari pinggangnya.
hendri memotong lidah bunglon tapi dia lebih dulu dilempar si bunglon.
di arah lemparan sudah menunggu nyarla kijang yang siap menyeruduknya dengan tanduk besarnya.
namun alangkah terkejutnya para nyarla itu saat hendri berhasil mematahkan serangan kombinasi mereka dengan satu tangannya.
hendri menggunakan kemampuan yang diajarkan jorogumo.
zraatt.
srak.
kreek.
si kijang dicabik cabik dalam sekejap mata oleh tangan besar itu yang telapak tangannya dipenuhi pisau pisau tajam.
nyarla lain bergidik ngeri melihat betapa cepatnya pembunuhan itu berlangsung.
hendri berpikir.
"aku kira memperbesar otot lengan tidak akan ada bedanya dengan ketika aku melapisi lengan ku dengan kayu. ternyata aku salah, tangan ku terasa lebih bertenaga dengan melakukan ini."
__ADS_1
tiba tiba semangat hendri bergejolak. dia memperlihatkan tatapan yang dalam ke semua musuhnya.
nyarla kera menyerang, dia beradu kekuatan dengan hendri.
namun kera itu sepertinya lupa dengan apa yang baru saja terjadi.
saat menyentuh tangan hendri dia langsung dililit akar pohon berduri kemudian di tombak di kedua bola matanya.
3 nyarla sudah tumbang.
hyena, kobra dan kangguru menyerang bersamaan lagi namun naas mereka bertiga menginjak getah yang membuat mereka terjebak. alhasil hendri dengan cepat memenggal kepala ketiga nyarla itu dengan belati di tangan lainnya.
"tinggal 4 lagi. ini tidak terlalu sulit."
hendri menyerang dengan percaya diri. dia tidak bisa dikalahkan selama memiliki getah super lengket.
para nyarla yang tersisa kecuali nyarla landak berpencar menghindari hendri.
hendri mengincar nyarla berurutan berdasarkan tingkat bahaya mereka, pertama yang dia incar adalah nyarla bunglon yang bisa berkamuflase, lalu nyarla kumbang tanduk, nyarla buaya dan terakhir nyarla landak yang masih terjebak di tanah.
para nyarla itu terus berlari, hendri sadar kalau mereka sudah tidak berniat bertarung lagi. karena menyadari hal itu hendri berhenti di depan jorogumo.
"mereka terus lari nyonya jorogumo. apa aku perlu membunuh para pengecut ini?" tanya hendri.
"bunuh mereka. kau tidak boleh bersikap lembut pada musuh. aku yakin komandan mu juga akan berkata begitu." jawab jorogumo.
"baiklah aku tidak akan ragu lagi."
nyarla bunglon yang lidahnya sudah terpotong ketakutan saat nyarla pohon menandai dirinya.
sementara kumbang tanduk yang percaya diri dengan eksoskeleton nya mencoba menyerang dengan terbang mundur untuk melindungi matanya.
krak.
si kumbang tanduk dipegang oleh sesuatu yang besar. saat berbalik dia melihat wujud berserk dari nyarla pohon.
hendri menghantam si kumbang tanduk hingga eksoskeleton di punggung nya retak.
merasa tidak terima armor kebanggaan nya dihancurkan si kumbang menanduk hendri.
hendri sedikit terpental, namun tidak lama dia berhasil membalas pukulan kumbang tanduk hingga membuat si kumbang terpental ke dinding lapangan.
saat 3 temannya sekarat menghadapi nyarla pohon, si buaya yang tidak kuat hanya bisa terdiam. si nyarla buaya pasrah menunggu ajal nya. dia pun mati dengan kepala terpenggal.
.....
akhirnya tersisa satu nyarla tawanan yaitu si landak yang lemah sama seperti si buaya.
hendri sudah membunuh 8 nyarla seorang diri, sementara 1 nyarla dibunuh oleh komandan noa karena berusaha menyerang pengawas, nyarla itu adalah si kumbang tanduk yang tertusuk duri di jantung nya.
"kau sangat hebat hunter graham." jorogumo memuji hendri.
saat hendri akan membunuh si landak yang terjebak dia tiba tiba menyusut dan kembali ke wujud manusianya.
si landak black leaves ternyata adalah seorang gadis muda. dia meminta ampun kepada hendri.
hendri yang sudah menutup hatinya untuk lawannya sama sekali tidak peduli.
namun saat akan menebas si landak hendri tiba tiba saja tumbang.
dia merasakan nyeri otot yang luar biasa. sudah lewat sehari setelah dia berubah ke mode berserk. situasi pun berbalik memihak si landak karena hendri terbelenggu oleh efek samping kekuatannya sendiri.
"mati kau..."
"mati kauu..."
si landak menumbuhkan duri di bahunya untuk membunuh hendri.
gold dengan cepat bertindak, dia melemparkan belatinya tepat ke tengkuk si landak yang membuatnya tewas di tempat.
ujian terakhir bagi hendri sebelum mengikuti perang pun berakhir. hasilnya akan dinilai oleh para pemimpin.
.....
__ADS_1