
Ripe menemukan tatara yang sedang memangsa wizard. dengan tubuh bersimbah darah berwarna hijau gelap tatara menatap ripe dan north dari kejauhan.
sulit dipercaya, tapi sepertinya pembawa bencana itu benar benar telah mati dimangsa oleh tatara. ripe menyalakan pedangnya, berjaga jaga jikalau tatara menyerang mereka.
"graham-tatara. kemana kau menghilang setelah kami membekukan mu di jepang waktu itu?" tanya ripe sambil menjaga jarak.
"hah? untuk apa aku memberitahumu! kalian beruntung kita memiliki musuh yang sama kali ini." ucap tatara, dia ingin pergi dari tempat itu.
melihat tatara yang akan melarikan diri ripe berusaha mencegahnya.
"berhenti kau pengecut!! kau pikir kami akan melupakan perbuatan saat di jepang!?"
tatara menunjukkan ekspresi marah pada ripe.
"kau membunuh hunter esteban vizcarra di jurang itu dan menyamar menjadi dirinya demi bisa menikam the hunter dari belakang, kau juga sudah membuat banyak prajurit kami terluka parah."
"aku akan membunuh mu saat ini juga graham-tatara. ah tidak, kau tidak pantas memiliki nama graham. kau hanyalah subyek eksperimen yang menjadi jahat." ripe menantang dan menghina tatara di saat yang bersamaan.
tatara yang tersinggung dengan ucapan ripe pun membalikkan langkahnya.
"aku juga tidak ingin terlahir seperti ini. graham, manlisk, lunar, oscorp, miwa. itu adalah nama belakang dari 5 ilmuwan yang menyatukan ku dan membuat ku terlahir di dunia ini."
tatara berjalan semakin mendekati ripe dan north.
"awalnya aku berniat pergi dengan damai, tapi kalian bawahan profesor graham malah memancing emosi ku. kalian lah yang akan mati disini."
tatara mengarahkan tangannya ke langit lalu tangannya itu berubah menjadi sebuah jaring merah kaku berlapis duri.
saat ripe dan north akan melawan tatara, tiba tiba granat mendarat tepat di tengah antara mereka.
blaarr!!
itu bukanlah granat biasa. daya ledaknya 5x lebih besar dari granat biasa. tapi hanya sebuah granat tidak akan cukup untuk melukai hunter maupun tatara.
north melihat asal granat itu, dari seorang robot yang membawa grenade launcher. lalu suara AI BOARD terdengar.
[the hunter dan graham-tatara. kalian semua akan hancur karena telah membuat kerusakan di tempat ini.] ancam BOARD.
"itukah usaha terbaik mu? menembak ku dengan granat?" ejek tatara.
pasukan robot dari sektor lain pun berdatangan ke sektor 12. sejak awal pasukan keamanan sudah mengepung sektor 12, hanya saja mereka tidak diizinkan masuk karena wizard sedang menggunakan sihirnya.
[kami pasukan keamanan nepal telah menjaga negara ini untuk waktu yang lama.]
[hari ini kami akan memberikan pengabdian terakhir kami, para pasukan keamanan nepal.]
"apa maksudnya pengabdian terakhir?" pikir ripe yang bingung dengan apa yang diucapkan BOARD.
"apa lagi yang bisa kalian lakukan?" tanya tatara dengan nada meremehkan ke BOARD.
"pesawat yang aku tumpangi ke gerbang utara jatuh dan meledak di tengah jalan. robot dan senjata nirawak yang kau banggakan sebagian sudah diretas. maafkan aku BOARD, tapi siapapun bisa melihatnya. ini adalah akhir dari sejarah penjara nepal yang tidak tertembus."
"karena itulah, hentikan usaha mu dan menyerah saja, sebelum apa yang kau lindungi selama ini hancur karena ulah mu sendiri."
tatara mencoba menghentikan sesuatu yang disebut BOARD pengabdian terakhir. karena BOARD mungkin akan mengeluarkan senjata andalan nya dalam perang ini dan itu akan merugikan tatara sebab dia masih berada di nepal. karena itulah terpaksa tatara mengeluarkan kata kata bijak yang bukan gaya nya.
__ADS_1
[graham-tatara, untuk apa kami melindungi simbol kedamaian di dunia yang penuh dengan perang? kedamaian sudah runtuh. bahkan sebelum black leaves menyerang dunia.]
north membujuk ripe untuk segera kabur dari tempat itu, dan menyerahkan BOARD pada dokter mei. operasi knowledge tim penerobos sudah berakhir sekarang.
ripe yang tidak naif akhirnya merelakan keinginannya untuk membunuh tatara, setidaknya untuk saat ini. ripe dan north pun mengendap endap melewati pasukan robot.
BOARD yang menyadari hunter melarikan diri memerintahkan pasukannya untuk mengejar tapi para robot itu tidak bergerak sesuai dengan kendali BOARD.
"sedikit lagi... perlu sedikit benturan lagi..." ucap dokter mei yang mencari celah keamanan BOARD.
ripe dan north dikejar oleh drone buster. karena mereka terlalu lambat ripe dan north pun memutuskan untuk melepas spirit suit mereka dan berubah ke bentuk nyarla demi bisa menjemput rekan rekan dan kembali ke kemah the hunter secepat kilat.
[segeralah kembali ke kemah. pembawa bencana menyerang pasukan kita.]
adelgonde menjadi satu satunya orang yang tahu kalau kemah the hunter sedang diserang. alat komunikasi ripe, north dan fengying tidak berfungsi karena jaringan satelit mereka diputus oleh BOARD saat dia datang.
tanpa diduga sihir pyrokinesis wizard muncul lagi. pilar cahaya kembali bersinar di langit sektor 12 mengagetkan ripe dan north yang masih disana.
"bagaimana bisa? bukankah wizard sudah mati?!" ripe meragukan apa yang dia lihat sebelumnya. mungkinkah wizard hidup lagi?
jawabannya tidak. sihir api itu berasal dari tatara. dia mengangkat jari tengahnya dan mengeluarkan sihir api yang sama dengan wizard.
drone buster yang mengejar ripe dan north musnah terkena sihir api.
perhatian semua orang tertuju pada tatara. tatara tersenyum lalu berkata...
"sepertinya sihir orang itu berpindah kepadaku." ucap tatara sambil menggenggam ibu jari nya. dia bermaksud mengeluarkan sihir angin penekan walaupun tatara sendiri tidak yakin dia bisa mengeluarkannya atau tidak. dia bermaksud menggertak BOARD agar membiarkannya pergi.
"biarkan para hunter itu pergi. atau aku akan menghancurkan mu dan pasukan mu dengan sihir pembawa bencana ini." ancam tatara.
[kenapa kau melindungi hunter?] tanya BOARD.
sementara di tempat lain ripe dan north menjemput fengying lalu menjemput adelgonde dan ketua zafran yang masih hidup. fengying pun berubah menjadi harpy eagle lagi dan terbang menuju kemah tentara.
"kemah kita saat ini sedang diserang oleh pembawa bencana, kita harus segera kembali! tapi hati hati." adelgonde memberitahu anggota timnya, fengying pun mengangguk.
"ada pembawa bencana lagi?! misi ini lebih buruk dari dari yang aku duga." keluh ripe, karisma nya menurun kalau tidak sedang melawan musuh.
"jadi bagaimana dengan pasukan kita di kemah? apa mereka bertahan?" tanya north yang khawatir.
"sir near dan para komandan sedang melawan pembawa bencana, mereka benar benar terpojok sebab pembawa bencana itu membawa lautan besi bersamanya."
"kalau begitu kita akan menyerang nya diam diam dari tempat yang tinggi. dengarkan aku semuanya!"
tim penerobos membuat rencana untuk melawan arknight. karena mereka datang dari arah belakang kemungkinan arknight tidak akan menyadari serangan kejutan mereka.
kembali ke tatara yang sedang asik memainkan sihir wizard.
BOARD mengerahkan pasukan robotnya selagi mereka masih di bawah kendalinya. tapi para robot dibinasakan dengan mudah oleh tatara. sihir api kehancuran, perisai angin tidak tertembus, sihir angin penekan daratan ditambah regenerasi keabadian menjadikan tatara sebagai penyihir terkuat yang pernah ada.
BOARD yang mulai putus asa mengeluarkan senjata terakhirnya. tanah di sektor 10 terbuka mengangkat sebuah senjata biologi yang berbentuk seperti mesin permen kapas. tatara yang tidak tahu apa apa terus membombardir pasukan BOARD.
tidak lama kemudian senjata biologi raksasa itu menyala. dokter mei yang tahu BOARD berencana mengaktifkan sebuah senjata berbahaya berusaha menghentikannya. dokter mei mengambil jalan pintas untuk menghentikan BOARD, yaitu dengan meminta bantuan tatara.
dokter mei meretas drone terdekat dengan tatara, lalu menyalakan perangkat telepon radio di drone itu.
__ADS_1
sementara di samping dokter mei, profesor graham sedang panas dingin membantu pasukan hunter melawan arknight dari jauh. berbeda dengan tim penerobos yang berhasil mengalahkan pembawa bencana, situasi pasukan hunter di luar nepal benar benar dalam bahaya sekarang.
setelah terhubung dengan perangkat telepon drone, dokter mei mengambil napas panjang lalu berteriak memanggil tatara.
[TATARAA...!!!]
semua orang di ruangan itu terkejut termasuk BOARD dan tatara yang sedang berperang.
"suara siapa yang memanggilku??" tatara mencari sumber suara.
BOARD langsung tahu drone mana yang diretas oleh dokter mei, tapi karena waktu pengaktifan alat biologi itu memerlukan waktu 7 menit BOARD pun membiarkan dokter mei berbicara dengan tatara dengan maksud mengulur waktu untuknya.
[Watashitachi o tasuketekudasai!]
(tolong bantu kami!)
tatara tidak mengenali suara wanita jepang itu.
"Anatahadare?" tatara bertanya dengan bahasa jepang, karena lebih mudah untuknya.
(siapa kau?)
[Watashi wa mei hakasedesu. Motto mahō o tsukatte kudasai!] pinta dokter mei pada tatara.
(aku dokter mei. tolong gunakan sihir mu lebih banyak lagi!)
"Anata wa tōbō-shadesu. Naze watashi wa anata o tasukenakereba naranai nodesu ka?"
(anda adalah si buronan itu. kenapa saya harus membantu anda?)
dokter mei terkejut tatara mau mendengarkan ucapannya. tadinya dia mengira tatara akan langsung menghancurkan drone nya.
[sebentar lagi akan ada serangan dari bioweapon yang mematikan. kau tidak dapat melarikan diri dari senjata itu, dan bahkan jika kau abadi, kau akan hidup dengan cacat di kemudian hari.]
[karena itulah bantu aku menghentikan senjata itu dengan terus menggunakan sihir mu!]
tatara berpikir sejenak. apa yang dikatakan dokter mei ada benarnya, sementara dokter mei jadi dipandang buruk oleh beberapa anggota staf karena meminta bantuan tatara untuk keberhasilan misi.
meski merasa tidak enak terutama pada profesor graham, dokter mei tidak perlu cemas, karena ada haytani ringo dan himiko yang selalu menemani di sampingnya.
BOARD menghujani tatara dengan ledakan. namun semua itu tidak bisa melukai tatara yang sekarang memiliki sihir pertahanan angin milik wizard.
"baiklah dokter mei. kau beruntung kita hari ini."
tatara pun mengeluarkan sihir pilar api nya secara terus menerus dengan membabi buta. dampak dari dahsyatnya sihir tatara membuat medan elektromagnetik di sektor 12 berguncang. dokter mei memanfaatkan kekacauan itu untuk mengaktifkan virus ke 2 yang merupakan senjata cadangan dari virus peretas yang dibuat oleh dokter mei.
dengan menekan satu tombol virus ke 2 itu pun aktif dan menelan sistem komputer BOARD. BOARD yang sejak awal sudah kewalahan menghadapi virus itu akhirnya kehilangan kontrol atas pasukan nepal.
pada akhirnya dokter mei berhasil mengambil alih AI BOARD. sayangnya dengan bantuan tatara.
tatara yang melihat para robot menurunkan senjata mereka menghentikan serangannya juga.
"sudah selesai dokter?"
sebuah drone menghampiri tatara.
__ADS_1
[sudah selesai.]
.....