
Di dalam bunker rahasia.
"uhh.. aku tidak menyangka si arlong itu menjadi sangat kuat dalam sekejap"
"tolong jangan banyak bergerak tuan ripe, nanti imfusnya copot!"
ripe yang sebelumnya sekarat melawan arlong berhasil bertahan berkat pertolongan cepat dari divisi medis the hunter.
"tuan ripe, ada panggilan hologram dari hendri graham"
"angkat saja"
hologram hendri muncul.
"bagaimana keadaanmu ripe?" tanya hendri.
"pernah lebih baik.. "
"bisa kita bicara sebentar? aku berjanji tidak akan lama"
"santai saja graham.. "
ripe menyuruh semua perawat keluar. hendri mulai bicara..
"aku akan langsung ke intinya"
"setelah kau tumbang arlong berusaha membantu komandan gajah hitam itu dan di tengah perjalanan aku berpapasan dengannya. saat itu ada torga yang mengejarnya, torga melemparkanku ke arah arlong dan berakhir dengan membuat tubuhku terbelah dua dan terbang tinggi ke udara"
ripe terkejut mendengar hal itu.
"kau sudah bertemu torga?"
"yaa.. dia orang yang berengsek!"
"jangan berpikir seperti itu graham. lihat sisi positifnya, dia percaya kau mampu menghentikan arlong, karena itulah dia melemparkanmu tanpa pikir panjang"
itu tidak membuat hendri senang.
"ada satu hal lagi yang mau aku tanyakan, apa arlong memang sekuat itu dari awal ataukah dia memerlukan proses untuk menjadi kuat?"
hendri teringat dengan apa yang dia lihat di ingatan violet tentang serigala monster yang semakin lama semakin besar. mungkin saja arlong di nyarla serigala ini juga seperti itu.
ripe menjawab pertanyaan hendri "aku rasa tidak, hanya ukuran tubuhnya saja yang semakin lama semakin besar sementara kekuatan dan kecepatannya sama saja"
"begitu ya, itu melegakan"
"ngomong ngomong apa kau melihat wajah aslinya" ripe bertanya pada hendri.
hendri mengingat sejenak.
"tidak, aku hanya lihat wajah werewolfnya"
"ah sayang sekali.. padahal jika kita tahu identitas aslinya akan lebih mudah untuk mengalahkannya" ucap ripe.
"komandan musuh jelas tidak akan mengungkapkan identitasnya" pikir hendri.
"terima kasih untuk waktumu ripe. aku pamit"
"jangan sampai terbelah dua lagi graham. dan jangan lupa mengunjungi kakekmu dan violet"
"kakek! astaga bagaimana aku bisa lupa pada kakek!"
"sampai jumpa sobat"
hendri langsung mematikan hologramnya.
"haha.. dasar anak muda"
__ADS_1
ripe memanggil para perawat lalu meminta mereka memasangkan infus khusus agar dia bisa berjalan.
"lebih baik anda jangan bergerak dulu tuan ripe" saran seorang perawat.
"tenang... aku ini kuat. aku mau melihat keadaan di luar"
ripe membuka pintu keluar, dia terkejut bukan main saat mendapati torga berada di balik pintunya.
"tuan torga!"
"kau mau kemana tuan ripe?" tanya torga pada ripe.
"saya mau menghirup udara segar.. "
"itu cuma alasanmu kan"
"hahaa.. anda memang pintar. ngomong ngomong apa anda kesini untuk menjenguk saya?"
"ya, aku membawakan buah tangan dari cina"
torga membawakan makanan khas cina kesukaan ripe dan ripe menerimanya dengan senang hati.
"maaf merepotkan tuan torga. aku terima ya.. "
"baiklah, sampai jumpa tuan ripe"
"anda langsung pergi?"
"ada orang lain yang harus aku jenguk"
ripe penasaran siapa orang yang ingin dijenguk torga karena setahunya hanya dialah orang yang punya hubungan dekat dengan torga.
karena penasaran ripe ikut bersama torga meskipun sempat dilarang oleh para perawat.
setelah berjalan cukup jauh melewati banyak tenda akhirnya mereka sampai di tenda paling ujung dari sebelah barat.
ripe yang menjadi mata mata tahu siapa orang itu.
"rouge! kepala cabang black leaves di india!" ucap ripe dengan cukup keras.
"pelankan suaramu tuan ripe, kita harus merahasiakan identitas rouge dari para hunter"
fengying si kepala pelayan ada disana untuk menjaga rouge.
saat ini 4 mantan anggota black leaves berkumpul di satu tenda milik the hunter.
torga alias hyunsu si pengkhianat sekaligus mantan komandan divisi 4 black leaves, jacob ripe orang kepercayaan torga nomor 2, fengying orang kepercayaan torga nomor 1 dan sekarang ada rouge kepala cabang black leaves di india sekaligus bertugas sebagai pembunuh bayaran di medan perang.
"near tahu soal ini kan?"
"kau harus menyewa seribu orang jika ingin membuat near percaya pada kebohonganmu"
"huhh.. " torga merasakan sakit di mata kanannya yang buta.
"tuan ripe bagaimana lukamu? apakah masih sakit?" tanya torga pada ripe.
"tidak sakit lagi"
"aneh.. kenapa luka bekas cakaran arlong di tubuhku masih terasa sakit hingga saat ini. apalagi luka pada mata kananku ini"
"mungkin karena anda sudah berumur jadinya daya tahan tubuh anda juga berkurang" ripe menjawab dengan yakin.
"itu tidak mungkin, karena tuan torga adalah nyarla. mungkin sel hewan tuan torga menyebabkan infeksi saat terkena cakar arlong" fengying berteori.
"hahh.. "
"aku merasa bersalah sudah melemparkan si assault baru itu"
__ADS_1
"walaupun dia selamat, tetap saja aku sudah mengantarkannya ke kematian"
torga merasa bersalah telah bertindak seenaknya pada hendri.
"apa anda masih ingin menemuinya?" tanya ripe.
"tidak, dia bukan istriku lee yin" jawab torga dengan pasrah bercampur kecewa.
"syukurlah.. aku tidak bisa membayangkan jika seandainya tuan torga menganggap graham sebagai istrinya" pikir ripe.
(jangan pikirkan ucapan ripe barusan ya)
"kenapa anda membawa rouge kemari tuan torga?"
"dia adalah kerabatnya hydra"
"apa! hydra? apa aku salah dengar?" semua yang mendengar nama hydra selalu terkejut dan menggigil.
torga berbicara "hydra adalah salah satu bencana berjalan yang tersembunyi di black leaves. kalau dibandingkan, hydra jauh lebih kuat dari noir dan bahkan mungkin lebih kuat dari arlong"
"aku sengaja menyelamatkan rouge karena tidak ingin mendapat masalah dengan hydra"
"tapi kalau begini bukankah kita tampak seperti sedang menyandera rouge?" ripe gemetaran.
"tidak juga, arlong membuang rouge saat di medan perang. si brengsek itu tahu aku akan datang dari arah itu dan sengaja meletakkan rouge disana. entah apa alasan arlong membuangnya, tapi yang jelas tindakan arlong ini pasti akan membuat hydra bergerak"
fengying mendengarkan dengan serius ucapan torga.
"akan sangat berbahaya jika hydra menandai kita sebagai musuhnya. karena black leaves sendiri tidak bisa sepenuhnya mengendalikan hydra"
"jika di masa depan hydra muncul maka dia akan menjadi ancaman yang lebih mengerikan ketimbang bom anti materi. aku sudah memberikan informasi ini pada near, jadi kita sudah resmi bergabung dengan the hunter sekarang"
ripe tidak berharap mendengar nama hydra, akibatnya dia sekarang mengalami tekanan batin yang cukup berat.
hydra adalah musuh baru yang kekuatannya di sebut sebut setara dengan arlong. namun yang membuat orang ini berbahaya adalah dirinya adalah orang yang tidak peduli kawan maupun lawan dan selalu bertindak sesuka hatinya.
entah seberapa menakutkan hydra di ingatan para pengkhianat black leaves ini.
sementara itu di tempat lain hendri graham sedang membantu mengevakuasi para korban perang.
di tengah kesibukannya, hendri merasa matanya tersengat sesuatu yang panas.
"akhh.. apa ini?"
"ada apa hunter graham?"
"tiba tiba mataku terasa panas.. "
hendri menutup wajahnya, rasa panas yang dirasakan hendri tidaklah parah hanya seperti saat mata kita menatap langsung ke matahari.
"apa sebenarnya yang panas ini tuan hunter?"
"mungkin itu adalah hawa panas dari matahari pagi"
"matahari pagi.. "
"benar, fajar sedang terbit, itu sangat indah nikmatilah selagi bisa" ucap si hunter.
hendri mencari sumber panas yang menyinari matanya, lalu merentangkan tangannya.
perlahan lahan kehangatan yang tidak bisa dirasakan oleh tubuhnya mulai kembali. kehangatan saat sinar matahari menyinari tubuh manusia, perlahan lahan hendri bisa sinar matahari melewati kulit kayunya dan memberi kehangatan pada tubuhnya yang mati rasa.
"indra perasaku mulai berfungsi lagi. terimakasih, selalu ada hal baik setelah hal buruk"
"ditambah lagi, mataku mulai bisa melihat sinar yang tidak berbentuk"
"semoga saja suatu saat aku bisa kembali ke bentuk manusiaku seperti ripe"
__ADS_1
"....."