Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 46 : Semakin Sulit


__ADS_3

Tim hendri berhasil mendapatkan 1 sandera dan mengalahkan 2 orang hunter dalam waktu 42 menit. tapi sayangnya satu anggota mereka juga gugur dalam upaya ini.


"Li Xiayue, Gagal"


"meskipun kuat kau masih tidak bisa menjaga rekanmu"


"sekarang nilaimu akan dikurangi 20 dari seratus" kata miqdad


"huhh.. aku tahu itu.. " pikir hendri


hendri meminta lucy menggantikan peran lixia sebagai lidahnya. saat mereka bertelepati lucy memberitahu hendri apa yang dilihatnya sebelumnya. bianca yang merasa bersalah karena tidak serius sejak awal pun meminta maaf kepada timnya.


"maaf"


"kalau saja aku tidak ragu sebelumnya, nona lixia pasti tidak akan gugur..."


"....."


"tidak apa apa bianca, kami.. "


"harusnya kau bisa bersikap lebih dewasa bianca" avier memotong ucapan lucy


mereka berdua serentak menatap avier


"avier.. aku yakin bianca tidak bermaksud mempersulit kita"


"bukan aku.. ketua yang mengatakan itu.. " yang menegur bianca bukanlah avier melainkan hendri yang bertelepati dengannya.


"ketua.. " bianca menatap hendri dengan wajah cemas


melalui avier hendri menasehati bianca "tidak hanya kau, aku yakin kita semua sudah tahu apa yang menanti jika lulus dari ujian ini"


"benar, yang menanti itu adalah.. peluru, ledakan, darah, luka, dan rasa takut yang tidak terbayangkan"


"tapi hal itu tidak akan menghentikan kita untuk menginjakkan kaki ke medan yang kejam itu"


"karena kita punya alasan dan tujuan"


"tujuanku adalah menghancurkan dan membunuh semua anggota black leaves sebagai bayaran karena telah menghancurkan negeriku dan merenggut semua yang kumiliki"


"aku tidak akan mundur hingga tujuanku tercapai, lalu bagaimana denganmu? tidak.. maksudku bagaimana dengan kalian?" bianca, lucy dan avier mengingat alasan mereka ingin menjadi hunter.


"aku ingin membebaskan negeriku rusia dari cengkeram kekuasan black leaves" ucap lucy


"aku ingin menjadi seorang prajurit setelah menyaksikan langsung gempuran aliansi antar negara ke black leaves beberapa tahun yang lalu"


"aku tidak punya dendam pribadi, ini hanya hasrat ingin merasakan pertempuran saja" ucap avier


bianca masih terdiam, tapi aku bisa menebak apa alasan dan tujuannya...


"aku ingin meneruskan warisan keluargaku yang sudah menjadi tentara selama 5 generasi" ucap bianca


"begitu ya... "

__ADS_1


"kalau begitu kau bisa menjadi seorang tentara sekaligus pemburu"


"ayahku adalah seorang jenderal, beliau pernah berkata... kalau kau ingin jadi tentara maka belajarlah menembak, kalau kau ingin jadi perwira belajarlah memimpin, tapi kalau kau ingin menjadi seorang pejuang maka belajarlah untuk berpegang teguh pada pendirianmu. karena di sepanjang jalan akan ada banyak rintangan yang akan menggoyahkanmu.. "


"maaf aku bicara terlalu panjang... intinya aku berharap kau tidak merasa pesimis lagi pada kemampuanmu dan jangan biarkan orang lain memandang rendah dirimu"


"lalu setelah ini aku ingin kau meminta maaf pada lixia bagaimanapun caranya. apa kau mengerti?"


"aku mengerti ketua... sekali lagi aku minta maaf... "


setelah memberi nasehat dan puas mendengar jawaban bianca hendri melanjutkan perjalanan lagi sambil menjaga sandera yang mereka miliki.


"beritahu aku keberadaan 2 sandera lainnya" ucap hendri ke hunter wanita


"apa kau yakin? aku bisa saja menuntunmu ke hunter kuat lainnya"


"tidak masalah.. lagipula aku yakin semua sandera yang dijaga oleh hunter lemah sudah diambil oleh tim lain sekarang"


mereka melanjutkan perjalanan ke sandera berikutnya. di perjalanan hendri berhasil membujuk si hunter wanita agar mau memberitahu lebih banyak tentang ujian sesi 3 ini.


di labirin yang memiliki luas 1,9 kilometer dan panjang 3,2 kilometer ini terdapat 24 sandera yang tersebar di lokasi yang berbeda beda. lokasi dan jumlah para sandera itu akan direset setiap 1 jam sekali.


jadi semisal ada 3 tim yang masing masing sudah menyelamatkan 6 sandera maka jumlah sandera yang tersisa di labirin tinggal 6. jumlah itu akan direset kembali menjadi 24 jika sudah lewat 1 jam semenjak ujian dimulai begitupun seterusnya.


itu adalah basic dari ujian ini, ada juga faktor lain yang bisa mereset jumlah para sandera yaitu jika semua sandera yang ada di dalam labirin sudah diselamatkan sehingga tidak tersisa sandera untuk diselamatkan oleh tim lainnya.


ternyata di bawah labirin ini terdapat lantai yang terhubung langsung. melalui lantai itulah para sandera bisa bergerak dengan bebas jika jumlah mereka direset.


"aku suka ide mereka dalam membuat ujian ini" pikir hendri


"Zzzz... zzz... " ripe tertidur saat mengawasi ujian


"ripe! ripe!!"


"waahh..? aku ketiduran ya?"


"cuci wajahmu! tim hendri graham akan bertarung dengan hunter penjaga lagi"


"dimana posisi mereka?"


"di zona K"


tim hendri menuju ke sektor K, tempat hunter kuat lainnya berada.


"sudah sampai, itu biliknya... "


"terima kasih... dan aku minta maaf nona hunter" ucap hendri melalui telepati


"aku berjanji akan memperbaiki wajahmu... " meski hendri melakukannya untuk lulus tidak ada salahnya meminta maaf.


"jangan mementingkan emosi pribadi ditengah pertempuran, fokus saja menjaga anggota timmu" ucap si hunter wanita


"baik"

__ADS_1


"lucy.. kita akan menjaga sandera, sedangkan bianca dan ketua akan menyelamatkan sandera" ucap avier


"kali ini jangan ada yang gugur!"


hendri mengangguk


"baik"


"aku tidak akan mengecewakan kalian lagi"


saat akan menyerang hendri bertelepati sebentar dengan bianca untuk memberitahunya strategi yang akan digunakan untuk menyerang.


tidak lama kemudian hendri dan bianca menunjukkan diri mereka ke hunter penjaga.


"hendri graham, quiero ver cuán fuerte es la encarnación del atacante nyarla"


(hendri graham, saya ingin melihat seberapa kuat inkarnasi penyerang nyarla) ucap si hunter


"aku kenal bahasa yang asing ini, ini adalah bahasa spanyol"


si hunter mengeluarkan senjatanya yang berbentuk tali **** dan berlapis besi.


hendri dan bianca menyerang bersamaan dari 2 arah.


saat berlari hendri menyadari ada jebakan yang ditanam di tanah dan berhasil menghindarinya namun tanpa sempat menghindar tali **** mengenai hendri dan menjerat tangan kirinya sementara bianca dihadang oleh nyarla bunglon yang sebelumnya menyerang lucy.


**** besi tidak sekuat tombaknya miqdad sehingga hendri bisa menanganinya dengan mudah.


"Si el lazo de hierro es inútil, ¿qué tal esto?"


(jika **** besi tidak berguna, bagaimana dengan ini?) saat hendri sudah di depannya tangan si hunter tiba tiba berubah menjadi sayap kelelawar dengan sangat cepat, dia kemudian menarik napas panjang.


"semuanya!!" hendri berusaha menyelamatkan anggota timnya


"LAAAAAAAAAAAAARRRR!!!!!"


"NGIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIING!!!!!"


teriak yang sangat keras dan menyakitkan di telinga terdengar ke seluruh penjuru labirin bahkan sampai ke ruang pengawas ujian yang berada di atas permukaan tanah.


para peserta yang ada di labirin tidak sanggup bergerak karena getaran suara si hunter yang merobek telinga mereka.


beruntung hendri berhasil menghentikan teriakan si hunter dengan menyumpal mulutnya menggunakan akar pohon, telinga hendri mengeluarkan darah yang banyak tapi lain cerita dengan bianca, dia sudah ambruk ke tanah.


"aku tidak boleh kehilangan anggota lagi! bertahanlah bianca, lucy, avier akan kuhajar orang ini!"


si hunter berusaha melepaskan diri dari jeratan akar tapi hendri berhasil menghentikannya dan mempererat jeratan akarnya, lalu menghajar wajahnya.


pukulan demi pukulan dilayangkan oleh hendri sampai si hunter mengakui kekalahannya. tapi hendri tidak mempercayainya dia tidak mau berhenti dan terus menghajar wajah si nyarla kelelawar. hendri baru berhenti setelah mematahkan rahang bawah si hunter, lalu meninggalkan dalam keadaan masih terikat.


sandera kedua berhasil didapatkan.


hendri bergegas mengecek keadaan bianca, darah tidak hanya keluar dari telinganya melainkan juga keluar dari hidung, mulut dan celah matanya.

__ADS_1


"apa yang harus kulakukan untuk menolongnya?"


__ADS_2