
"duduklah dengan santai kalau mau bicara denganku." ucap Sir Near pada hendri.
"sebelum itu dengan segala hormat izinkan saya memperkenalkan diri saya. nama saya Hendri Graham saya hunter asal amerika serikat, saya.. "
"baiklah.. baiklah.. aku sudah tahu siapa dirimu. aku mengundangmu secara khusus untuk menanyakan beberapa hal."
"aku hampir lupa orang ini pimpinan tertinggi the hunter karena tingkahnya." pikir hendri.
hendri duduk di tanah lalu Sir Near menanyakan beberapa hal.
"jawab pertanyaanku dengan jujur.. apakah kau pernah merasa dirimu terhubung dengan sesuatu yang asing diluar dirimu?"
hendri menjawab pertanyaan Sir Near.
"sesuatu yang asing... aku pernah 2 kali bermimpi bertemu dengan seorang wanita yang mengerikan. pertama kali aku bertemu dengannya dia menyuruhku agar tetap hidup kemudian menghilang. lalu yang kedua, dia berkata padaku untuk membunuh 10 pembawa bencana."
Sir near terkejut mendengar 10 pembawa bencana keluar dari mulut hendri, dia pun menjelaskan kepada hendri apa yang disebut sebagai 10 pembawa bencana.
"biar kuberitahu, 10 pembawa bencana adalah afiliasi dari black leaves. mereka menggunakan jasa black leaves untuk mencapai tujuan mereka. tujuan yang kumaksud adalah membangkitkan monster raksasa yang dapat menyerap habis energi kehidupan di seluruh planet ini."
"!!"
"jangan jangan... wajah besar bernapas di rekaman yang ditunjukkan ripe itu adalah si monster raksasa itu."
Sir Near menatap hendri.
"jacob ripe sudah menunjukkan video itu padamu kan?" tanya Sir Near.
"iya..."
"wajah raksasa bernapas itu hanyalah ukuran awalnya saja. wujud akhirnya akan semakin besar tergantung dari seberapa banyak energi yang dia serap."
"maaf.. dari mana anda tahu hal seperti ini?"
"aku adalah penemu dari gua bawah tanah di video itu. aku menemukannya secara tidak sengaja 2 tahun yang lalu saat memimpin pasukan aliansi berperang."
"dimana tepatnya lokasi gua bawah tanah itu?"
"di siberia tepatnya bagian utara. entah mengapa pikiran ku tentang lokasi pasti tempat itu menjadi sangat kacau. bahkan semua hunter yang selamat dari sana juga mengalami amnesia ringan."
hendri tidak mendengarkan ucapan sir near itu.
"jadi apa rencana anda untuk menghentikan 10 pembawa bencana?"
"....."
"ini rumit.. untuk mencapai mereka kita harus melewati black leaves lalu menguasai wilayah nepal. wilayah nepal saat ini dilindungi oleh mesin dan sistem yang mengerikan. karena itulah sebelum menyerang nepal kita akan hancurkan underwave dulu."
"apa kau tahu siapa wanita yang muncul di mimpimu itu?" Sir Near bertanya lagi.
"kurasa dia adalah assault nyarla yang asli, karena dia pernah bilang bahwa aku semakin menyatu dengannya."
"dengar hunter graham.. assault nyarla yang ada dalam dirimu memiliki kemampuan untuk menyerap energi kehidupan suatu makhluk sama seperti monster yang ingin dihidupkan pembawa bencana."
__ADS_1
"lalu?" tanya hendri dengan penasaran.
"bisa jadi assault nyarla adalah kloningan dari makhluk itu, itu cuma teoriku sih.. apa kau punya pertanyaan?"
"aku punya.. maaf, maksudnya saya punya.. "
"saya akan bergabung ke divisi berapa dan apa peran saya di perang nanti?"
"aku baru memikirkannya.. kau akan masuk ke divisi 2. disana ada seseorang yang sangat handal mengendalikan kekuatan nyarlanya." jawab Sir Near.
"baiklah Sir."
"sekarang kau boleh pulang. jangan lupa untuk datang ke basis utama militer besok, usahakan berada disana sebelum jam 08.00 pagi agar citra baikmu tetap terjaga."
"Siap laksanakan pak!!"
Sir Near pun pergi dikarenakan malam yang semakin dingin, sedangkan hendri sedang dalam perjalanan pulang sekarang.
"bagaimana kesan pertama anda pada Sir Near hunter graham?" tanya sopir.
"beliau orang yang sederhana.. dan sangat friendly..."
tidak lama setelah itu si sopir menelepon seseorang kemudian berkata pada hendri.
"hunter graham ada seseorang dari the hunter cabang mesir yang ingin bertemu anda sekarang."
"ada apa lagi di malam hari begini?" pikir hendri.
"baik tuan..." si sopir pun mematikan ponselnya.
di perjalanan hendri sadar kalau si supir tidak mengantarnya ke rumah melainkan ke tempat yang tidak dia kenal.
"mau kemana kita supir?"
"menemui utusan dari mesir. utusan ini datang atas perintah dari kepala cabang, jadi saya tidak berani menolak. saya harap anda tidak berprasangka buruk terhadap saya."
"tidak, antar saja aku menemuinya."
di malam yang semakin larut hendri pergi menjumpai seorang utusan yang datang tanpa tujuan jelas.
si utusan dari mesir meminta bertemu di lapangan milik militer yaman.
"lapangan militer? apa yang diinginkan utusan itu dariku?"
sesampainya di wilayah militer yaman mereka langsung diizinkan untuk masuk menuju ke lapangan militer, disana si utusan sudah menunggu.
"selamat malam hendri graham.. bagaimana kabarmu?" sapa si utusan.
"suara ini... hunter miqdad!" suara hunter miqdad masih teringat dengan jelas karena dia adalah satu satunya lawan yang berhasil membuat hendri kehilangan anggota timnya.
"kenapa dia yang diutus menemuiku? apa sebenarnya permasalahan disini?"
"aku datang untuk memberi ujian kelulusan tambahan. nilai yang kau dapat di ujian itu warnanya kuning yang artinya kurang. lalu karena kau kehilangan 1 anggota saat melawanku maka pengawas ujian sepakat untuk mengulang pertarungan kita, satu lawan satu.. "
__ADS_1
"apakah ada peraturan seperti sebelumnya kali ini?" tanya hendri.
miqdad terkejut.. "ternyata kau bisa bicara ya!"
miqdad tersenyum, dia memiliki karakter yang mirip dengan jacob ripe.
"tidak ada peraturan ataupun protokol keselamatan. cukup bertarung hingga salah satu dari kita tidak bisa bangun lagi."
"kalau begitu aku bisa lebih baik dari sebelumnya." ucap hendri.
miqdad mengeluarkan tombaknya yang sebenarnya.
"mari bertarung dengan sepenuh hati hunter graham."
hendri mengeluarkan ekornya.
"aku perlu serangan yang besar untuk menembus perisai transparannya."
hunter miqdad maju lebih dulu.. gaya bertarungnya masih sama yaitu memutar tombaknya tapi kali ini tombak yang dia gunakan adalah sungguhan yang terbuat dari besi. jadi serangan yang dihasilkan pun lebih besar damagenya.
mereka bertarung jarak dekat, perisai transparan hunter miqdad menangkis semua serangan kuat hendri.
"aku tidak diuntungkan karena tanah di tempat ini tidak bisa aku gali. aku harus menyerangnya dari titik buta agar perisainya tidak bergerak."
bergerak ke titik buta miqdad bukanlah hal mudah apalagi tombaknya bisa memanjang seperti tongkat sun go kong.
"cakar dan tinju besarmu itu tidak ada berguna jika tidak bisa mengenai lawanmu!" ucap hunter miqdad.
dengan menjatuhkan akar akarnya ke tanah hendri berhasil mengelabui hunter miqdad dan berhasil menusuk lengan sebelah kanannya.
"uhh.. " melihat celah yang ada hendri bergegas melayangkan cakarnya namun gerakannya terlalu mudah untuk dibaca, akibatnya telapak tangan hendri malah ditusuk oleh miqdad.
"dia lebih cepat dariku!!" saat hendri akan menjauh, miqdad menarik pangkal tombaknya dan mengeluarkan tombak lain yang lebih pendek, yang kemudian dia gunakan untuk menusuk lengan kiri hendri.
2 serangan fatal diterima oleh hendri ditambah lagi kedua tombak yang menancap itu tidak bisa dicabut.
"ada apa dengan ujung tombaknya ini? kenapa tidak bisa kutarik?" gumam hendri.
"sekarang kau membuatku marah." ucap hunter miqdad.
miqdad mengangkat wajahnya, ternyata dia juga terkena serangan hendri tepat di wajah sebelah kirinya.
"bertarung dengan senjata jarak dekat seperti ini sudah ketinggalan jaman kan graham.. " hunter miqdad meraih sesuatu di sabuk belakangnya.
"kali ini aku akan gunakan senjata jarak jauh."
hunter miqdad mengeluarkan sebatang besi yang kemudian berubah menjadi sebuah crossbow. lalu menonaktifkan fungsi kamuflase pada perisainya untuk mengambil anak panahnya. ternyata perisai transparan itu cukup besar, sayangnya hendri tidak bisa melihatnya karena jaraknya terlalu jauh.
"apa yang kau lakukan?" hendri bertanya kenapa miqdad diam saja.
"mempersiapkan senjataku yang baru.. "
.....
__ADS_1