Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 180 : Pembentukan Aliansi Terkuat (2)


__ADS_3

Awalnya Swordfish berencana mengerjai Arlong dengan bom Anti Materi. Kejahilan yang menjadi berkah.


Fairy yang sombong lenyap di dalam kubah Anti Materi.


Kematian Fairy langsung diketahui oleh Valkyrie yang kemudian memberitahukannya kepada semua pembawa bencana.


Red Witch memuji keberanian Arlong. Padahal dia dan Swordfish pun bisa terbunuh.


"Aku akan menjilat brokoli, mereka berhasil membunuh Fairy!!!" Ucap Red Witch kegirangan bukan main.


"Tapi mereka juga hampir membunuh kita." Keluh North.


"Ayo kita lanjutkan misi kita." Ajak Sir Near.


Hendri tidak henti tercengang setelah melihat Arlong melemparkan bom Anti Materi tanpa ragu.


Dalam hati dia mengakui kemampuan dan keberanian Arlong.


Fakta itu membuatnya kesal. Karena pencapaiannya mengalahkan pembawa bencana seorang diri dengan mudah dicapai oleh Arlong.


Hendri berlari sendiri ke luar portal. Tepat di depan portal berdiri seorang pria berbaju rock dan bertindik.


"Kau pasukan Black Leaves?" tanya Hendri ke pria itu.


Pria itu tidak menjawab, dia hanya tersenyum lebar lalu berjalan mundur, mensejajarkan diri dengan Arlong dan Swordfish.


Ripe dan North pun berdiri sejajar dengan Hendri, membuat mereka terlihat seperti dua tim sepak bola yang ingin bertanding.


Red Witch masuk ke tengah antara pasukan Hunter dan Black Leaves.


Red Witch bernegosiasi dengan Arlong "Seperti yang kau lihat. Bersama sama kita bisa mengalahkan pembawa bencana."


"Kau cukup meminjamkan lima ton batu Electrum dan setengah dari jumlah bom anti materi yang kau punya."


"Jelaskan dulu rencana kalian." Ucap Arlong.


Ripe dan North saling menatap. Sepertinya rencana negosiasinya berhasil.


Red Witch menjelaskan rencana penyerangan yang dia susun bersama The Hunter.


Dalam rencana ini kedua belah pihak memiliki perannya masing masing. The Hunter akan mengisi energi dalam Massive Reactor. Yang mana tenaga itu akan menjadi senjata penghancur untuk ditembakkan ke monster kuno nanti.

__ADS_1


Di masa lalu tembakan energi itu menciptakan gempa bumi besar yang mengoyak permukaan bumi.


Namun ada beberapa kelemahan dalam rencana ini. Yang pertama, diperlukan batu Electrum dalam jumlah besar untuk mengisi energinya. Yang kedua, tidak ada yang tahu dimana lokasi pasti monster itu.


Jika salah menembak, berpotensi menghancurkan pasukan The Hunter dan Black Leaves itu sendiri, alias senjata makan tuan.


Maka dari itu The Hunter membutuhkan persediaan batu Electrum, salah satu dari 4 materi langka di bumi untuk memulai charge-nya.


Lalu kelemahan yang kedua, adalah kurangnya informasi perihal kemana energi itu akan ditembakkan.


Untuk itu Red Witch berencana menangkap salah satu dari lima pembawa bencana dari ras alien, karena pembawa bencana ras manusia tidak ada yang tahu lokasi pastinya.


Pembawa bencana yang ditargetkan oleh Red Witch adalah Valkyrie, sang penghulu para penyihir.


Mendengar itu Arlong menawarkan dirinya dan Black Leaves untuk menangkap Valkyrie. Namun sebelum itu, dia meminta jaminan dari The Hunter.


Mengingat setelah ini The Hunter akan memiliki batu Electrum dan formula bom anti materi (mungkin. jika prof. Graham berhasil mengurai formulanya) yang merupakan senjata andalan pasukan Black Leaves. Jadi Arlong meminta teknologi The Hunter pula untuk membantu mereka mengalahkan Valkyrie.


Namun Red Witch menjanjikan sesuatu yang lain kepada Arlong.


Bahwa jika mereka memenangkan perang dan berhasil menghabisi semua pembawa bencana, Red Witch akan memberikan Graham-tatara kepada Arlong. Juga mengembalikan semua aset yang dipinjam selama perang.


Arlong tentu tidak percaya kepada janji yang terdengar remeh itu.


Dia mengeluarkan secarik kertas dan pulpen, lalu di atasnya dia menyuruh kedua pemimpin untuk menandatangani perjanjian gencatan senjata.


Di kertas itu juga tertulis pembagian tugas yang harus dilakukan oleh The Hunter juga Black Leaves.


Usai membaca surat gencatan senjata itu, Arlong menandakan


Dengan ini The Hunter dan Black Leaves pun resmi beraliansi.


Black Leaves memberikan lima ton batu Electrum. Red Witch pun membawanya dengan sihir teleportasi.


Namun sebelum pergi Red Witch berkata kalau Arlong butuh kekuatan tambahan. Ia pun mengeluarkan seseorang dari dimensinya.


Badan orang itu penuh dengan perban. Arlong langsung mengenalinya sebagai Kraken.


Hendri dan yang lainnya pun ikut kaget mengetahui Kraken masih hidup dan dirawat oleh Red Witch.


"Jika kau membutuhkan bantuan menangkap Valkyrie jangan sukar untuk menghubungi." Ucap Red Witch kepada Arlong.

__ADS_1


...


Red Witch merasa bangga berhasil membuat kedua kubu pasukan terkuat di muka bumi itu berdamai, mengesampingkan ego dan dendam, bersatu untuk mengalahkan musuh yang lebih besar.


Meski begitu kedua belah pihak sama sama tidak senang dengan keputusan ini termasuk Hendri yang memendam kebencian kepada Arlong.


Saat pulang ke rumah Hendri mendapati kejadian yang sama terulang kembali.


Dia menjumpai Elena dan Violet di rumahnya. Namun alih-alih mengajaknya memadu kasih. Kedua wanita itu sekarang bersaing dengan lebih sehat. Walaupun persaingan mereka tetap membuat Hendri terganggu.


Namun Hendri mencoba mengambil hal positif dari persaingan mereka berdua "Setidaknya mereka tidak mengajak melakukan hal yang aneh-aneh. Ditambah lagi aku bisa menentukan siapa yang terbaik dalam hal mengurus rumah di antara mereka berdua." Pikir Hendri.


Setelah mendapatkan lima ton batu Electrum. The Hunter memulai proyek mengisi daya alat Massive Reactor. Selain itu, alat pembaca pikiran dokter Mei pun sekarang bisa dibuat.


Mengikuti intruksi Blueprint yang dulu mati-matian direbut Hendri dari Tatara. Alat pembaca pikiran itu pun berhasil dibuat dalam waktu 1 minggu, dan berfungsi dengan baik.


Kemajuan demi kemajuan dialami oleh The Hunter, dengan adanya batu Electrum.


Hendri kembali diberikan misi oleh Sir Near untuk menangkap pembawa bencana.


Kali ini dia dan Divisi 2 akan melawan Terran, yang disebut Red Witch sebagai pabrik senjata berjalan.


Terran memiliki atribut sihir untuk menciptakan kloningan makhluk hidup maupun benda mati, dengan kemampuan dan kegunaan yang hampir sama dengan aslinya.


Kloning buatannya rapuh (berdaya tahan rendah) karena terbuat dari tanah liat. Tetapi dapat dibuat dalam jumlah yang tidak terbatas, selama masih ada tanah liat sebagai bahan dasarnya.


Terlepas dari kemampuan hebat yang dimilikinya. Terran tetap harus dihabisi untuk mengurangi kekuatan tempur monster kuno di perang utama nanti.


**


Hendri bertanya mengapa harus dengan Divisi 2 The Hunter.


Sir Near menuturkan kalau Red Witch harus tetap disini untuk melindungi alat Massive Reactor dan markas.


Ditambah lagi Red Witch telah diangkat menjadi Secondary Leader di pasukan Hunter selama perang melawan pembawa bencana.


Divisi 2 menggunakan taktik gerilya. Karena strategi dari Red Witch adalah memecah belah pasukan hunter. Tujuannya agar mereka tidak terkena serangan mematikan yang dilancarkan musuh.


"Jangan sampai mati! Karena perang baru saja dimulai." Titah Sir Near.


..........................................................................................

__ADS_1


Jangan lupa tekan like dan taruh novel ini di rak buku kesayangan kalian. 😄


..........................................................................................


__ADS_2