Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 156 : Tersembunyi Dalam Logam


__ADS_3

Kemah the hunter.


"strategi apa ini..."


"sir near ikut berperang... terlebih lagi dia sendiri yang menghampiri pembawa bencana itu..."


hendri merasakan kepalanya seakan berputar, detak jantungnya memburu menyaksikan sir near berdiri di hadapan pembawa bencana.


"sir near... anda benar benar pemberani. saya tidak tahu strategi apa ini, tapi saya kagum pada keberanian anda..." ucap hendri sambil menangis terharu.


[tes, tes,]


[bersiaplah. operasi knowledge akan dilaksanakan.]


[hei! kau dengar aku hendri graham? jangan sampai mati.]


"iya, saya mendengar anda komandan spiral."


"arknight menyerang!!" peringatan dari elena terdengar ke seluruh pasukan.


sebuah pasak besi hampir saja membunuh sir near. beruntung sir near berhasil menghindarinya dengan terbang. sepasang sayap capung tumbuh di punggung sir near, mengindikasikan kalau dia adalah seorang nyarla jenis capung.


"kau ingin tahu aku ini apa? aku manusia sama seperti mu. bedanya aku punya energi sihir, sementara kau punya gen hewan." ucap arknight pada sir near. arknight belum tahu kalau orang yang dihadapinya saat ini adalah pemimpin tertinggi aliansi the hunter.


arknight mengepalkan tangannya, gerakan tangan itu diikuti oleh dinding besi yang terbelah dan membentuk sebuah ombak tsunami raksasa.


arknight menyeringai. dia bukanlah orang yang suka membuang buang waktu, dia berniat menghabisi pasukan hunter dengan satu serangan saja.


tapi bukannya takut melihat ombak besi cair yang semakin tinggi menutupi langit, pasukan hunter malah bergerak maju mendatangi arknight.


"bagus, kemarilah. tenggelam di dalam besi tidak jauh berbeda seperti tenggelam dalam air." ucap arknight sembari memasang kuda kuda untuk menjatuhkan tsunami besi ke pasukan hunter.


elena menurunkan senjatanya. dia sangat takut apalagi saat dinding besi itu berubah menjadi sebuah ombak yang sangat tinggi.


"bolehkah aku kabur dari sini..." ucap elena yang gemetar pada hendri.


hendri yang mendengar ucapan putus asa dari elena menjawab sambil berusaha meyakinkannya.


"aku juga takut. tapi mustahil untuk kabur sekarang. jadi lebih baik kita berjuang sampai akhir." ucap hendri.


kata kata hendri tidak membuat elena merasa lebih baik sampai dia melihat arknight dibawa terbang ke langit.


hendri dan elena yang berada paling dekat dengan arknight terkejut melihat arknight tiba tiba terbang melesat ke langit.


"dasar nyarla capung!!"


sir near adalah seorang nyarla capung yang abnormal. dia dengan sangat melewati pasak besi yang melindungi arknight lalu menyeretnya ke langit. hal itu dilakukan dengan harapan arknight tidak bisa mengendalikan ombak besinya.


"pasukan mu dibawah sana akan tetap binasa!!" teriak arknight. ombak besi pun meluncur ke pasukan hunter.


hendri yang tahu kalau mustahil untuk selamat jika tersentuh cairan besi itu pun segera lari bersama elena.


[pasukan mundur!!!]


[ini yang situasi di luar perkiraan!!!]


pasukan hunter pun berlari secepat mungkin meninggalkan kemah mereka.


sir near dengan sekuat tenaga berusaha mencegah situasi agar tidak bertambah buruk. dia menyeret arknight melewati awan, dia menahan kedua tangan arknight lalu memelintir tangannya. tidak berhenti sampai disitu sir near juga menggigit leher arknight dan mencabik arteri karotis nya.


"akan aku bunuh kau!!"

__ADS_1


"itu saja yang bisa kau lakukan??"


"...??"


"lihat baik baik lawan mu manusia capung."


sir near tidak sadar kalau ternyata arknight yang dia seret ke langit adalah sebuah patung besi. arknight yang sebenarnya berada di bawah sana mengendalikan ombak besi.


"apa ini sihir pembelah diri??"


"untuk apa kau mengetahui sihir apa yang aku gunakan. toh kau tidak akan bisa menggunakan sihir."


arknight yang diseret sir near berubah menjadi besi cair yang dingin.


melihat pasukannya berada dalam bahaya di bawah sana sir near bergegas kembali namun sebelum turun dia melihat pilar cahaya wizard dari kejauhan. pertarungan disini memang terjadi pada waktu yang bersamaan dengan pertarungan tim penerobos melawan wizard.


[ini sir near. kembali ke pesawat! aku ulangi kembali ke pesawat!] perintah sir near.


ombak besi arknight mengejar para hunter. besi cair ini memiliki suhu yang sangat tinggi alias sangat panas. hendri mengetahui fakta itu karena mata nyarlanya bisa melihat suhu panas.


pasukan hunter berhasil masuk ke pesawat dan selamat dari terjangan ombak kematian itu.


pesawat yang dinaiki para hunter adalah induk pesawat yang sangat besar, dan dapat menampung hingga 1000 hunter di dalamnya.


hendri dan elena naik ke pesawat yang sama. sementara komandan spiral, noa, dan arc berada di pesawat yang berbeda beda. ketiga komandan menunggu perintah menyerang dari atasan.


sir near yang dapat terbang mengamati area sekitar. daratan sudah tertutupi oleh logam panas, aroma logam yang bercampur tanah menyeruak di hidung sir near.


arknight menghilang diantara lautan logam.


[kalian melihatnya?] tanya sir near.


para komandan bingung dengan pertanyaan sir near.


"arknight yang tadi aku serang berubah menjadi logam. sepertinya itu sihir pembelah diri."


[begitu ya.]


"bagaimana dengan staf disana profesor graham? apa ada yang melihatnya?" tanya sir near pada tim di markas the hunter.


[dia tidak terlihat di manapun sir.]


setelah mencari dengan hati hati selama beberapa menit, sir near mendapat informasi dari tim pengawas pertempuran di markas.


[sir near, pembawa bencana di dalam nepal telah dibunuh.]


sir near terkejut mendengarnya.


"sungguh. ternyata pembawa bencana benar benar bisa dibunuh."


[benar sir. tapi yang membunuh pembawa bencana itu bukanlah tim penerobos. tapi tatara, prajurit rahasia jepang yang mengganggu operasi kita menjemput dokter mei dulu.]


"tatara tiba tiba muncul di nepal... lalu bagaimana keadaan tim penerobos?"


saat sir near mendengarkan penjelasan tim pengawas, sebuah anak panah meluncur dengan sangat kencang ke arahnya. saat sir near menyadarinya sudah terlambat. sayap kiri sir near rusak terkena anak panah itu dan membuatnya terjatuh.


"sir near tertembak!! kita harus menyelamatkan beliau komandan!!" pinta salah satu kru pesawat dengan panik.


"tidak usah. sir near bisa menjaga dirinya sendiri."


saat terjatuh sir near mencabut dan menumbuhkan sayapnya lagi secara instan. sehingga menyelamatkannya dari bahaya kejatuhan.

__ADS_1


anak panah yang mengenai sir near adalah logam yang dibentuk menjadi anak panah. terlihat dari kubangan logam cair yang terpisah jauh dari lautan logam yang dibuat arknight.


"dimana kau pembawa bencana? bukankah kau ingin menghabisi kami?" ejek sir near pada arknight. tapi meskipun berkata begitu bukan berarti sir near menganggap remeh arknight yang bersembunyi dari pasukan hunter.


sir near menghubungi komandan noa.


[di pesawat mu ada tombak petir kan?] tanya sir near.


[ada. akan kami siapkan.] jawab komandan noa.


[logam adalah penghantar listrik. kalau tubuh pembawa bencana itu masih manusia dia pasti akan tersengat listrik. jatuhkan tombak petir.]


pesawat no. 87 yang dinaiki komandan noa mengaktifkan salah satu senjatanya yaitu tombak petir. sementara 2 pesawat lainnya masih berputar di sekitar area demi mencari keberadaan arknight.


[tombak petir siap dijatuhkan. perhitungan mundur dimulai.]


[3...]


[2...]


[1...!]


tombak petir dijatuhkan. disaat itulah arknight menunjukkan dirinya yang keluar dari dalam lautan logam.


arknight menciptakan sebuah anak panah dan menembakkan anak panah itu tepat ke ujung tombak petir yang menjadi inti energi listrik senjata itu. akibat dari benturan dengan panah logam, tombak petir pun hancur dan serpihan inti listrik yang masih menyala jatuh ke lautan logam.


namun disaat listrik menjalar di logam arknight dengan cepat membelah laut logamnya menjadi beberapa bagian sehingga dia pun selamat dari pecahan tombak petir.


tanpa basa basi arknight melesatkan beberapa anak panah seukuran truk ke pesawat para hunter.


pesawat yang ditumpangi komandan noa dan divisi 1 berhasil menghindar berkat pilot berpengalaman yang pernah bekerja di angkatan udara. sementara pesawat yang ditumpangi divisi 2 tertembak anak panah pada bagian buritannya. sementara pesawat divisi 3 menerima kerusakan ringan di sayap sebelah kanan.


pesawat no. 90 yang ditumpangi divisi 2 termasuk hendri akan segera jatuh. melihat itu arknight kembali bicara dengan pengeras suara yang dipinjamkan BOARD.


[hei nyarla capung! aku dengar dari alat komunikasi kalau pembawa bencana yang berada di nepal telah mati dibunuh oleh tatara.] ucap arknight pada sir near.


"kau bisa mendengar pembicaraan ku? ngomong ngomong kenapa cara bicara mu yang tadinya sopan berubah?"


[pembawa bencana yang ada di nepal belum mati. sebab aku masih bisa merasakan sihirnya.] ucap arknight sambil tertawa kecil.


mendengar pernyataan arknight sir menjadi bingung. tadi memang sir near tidak mendengar penjelasan tim pengawas sampai selesai. jadi sekarang sir near bertanya lagi.


[profesor graham. pembawa bencana itu sudah mati atau belum?] tanya sir near.


[entahlah sir. komunikasi kita dengan tim penerobos terputus saat AI BOARD datang kesana.] jelas profesor graham.


[haahh...]


[anda ini profesor graham...]


[ya sudahlah, aku akan pikirkan cara lain untuk mengalahkan si bencana ini.]


arknight memperhatikan nyarla capung di atasnya. sebenarnya arknight penasaran siapa orang itu, dia sepertinya bukan orang sembarangan di the hunter.


"tuan arknight." sir near memanggil arknight sembari turun secara perlahan.


"perkenalkan saya sir near. pemimpin tertinggi the hunter."


mendengar itu arknight tidak terlalu terkejut, sebab dia sudah curiga sedari awal, yang membuatnya terkejut adalah kata kata sir near setelah itu.


"apakah anda berani bertarung satu lawan satu denganku?"

__ADS_1


.....


__ADS_2