Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 61 : Perubahan Alur


__ADS_3

"apakah ada sesuatu di wajahku hunter ripe?" ucap si belati emas


"tidak ada.. " jawab ripe singkat


"jadi wakil komandan divisi.. ternyata kau berani memerintahkan seseorang yang derajatnya berada di atasmu" ucap ripe dengan kesan mengejek wakil komandan


"di militer aku adalah atasannya, jadi aku berhak menghukumnya jika dia membuat kesalahan. lagipula pemuda itu cukup disiplin berbeda denganmu yang selalu protes saat diberi tugas" wakil komandan menyindir ripe


"kau bukan komandan jadi kurasa tidak apa mengabaikan perintahmu" sahut ripe


"tugas wakil komandan adalah menjadi tangan dan lidah kedua bagi komandannya, jangan bilang kau tidak tahu itu, apa kau tidak pernah sekolah?" sahut wakil komandan


"seingatku waktu itu kaulah yang bersikeras mencalonkan diri sebagai wakil komandan bukan karena dipilih langsung oleh Sir Near" sahut ripe lagi


"tapi aku berhasil mendapat pengakuan dari Sir Near karena kerjaku sangat bagus" sahut wakil komandan lagi


"bla bla bla bla bla"


"sudah sudah, kalian punya pekerjaan lain yang lebih penting daripada bertengkar bukan?" ucap si hunter belati emas mencoba menghentikan adu mulut mereka


"ya.. aku harus memberi instruksi lagi kepada para hunter pemula itu"


wakil komandan mengalah lalu kembali ke tengah lapangan.


"jangan mudah terpancing jacob ripe" kata si hunter belati emas


"aku suka menghadapi orang orang sepertinya secara langsung" ucap ripe sebelum berbalik pergi


sementara itu hendri dan heida sedang membersihkan bangunan markas dari bagian belakang.


"tidak ada siapapun disini, jadi kenapa mereka mencacimu tadi heida?"


"aku adalah anggota baru sama sepertimu, aku bergabung 3 bulan yang lalu"


"waktu itu aku gagal di ujian tapi saat aku akan pulang aku bertemu dengan hunter spiral yang mengajakku bergabung dengan divisinya"


"tentu saja aku tidak menerimanya begitu saja, karena hunter spiral adalah mantan komandan divisi black leaves yang berkhianat dan kemudian bergabung dengan the hunter"


"benarkah?!" hendri terkejut mendengar fakta itu


"kau tidak tahu? hunter spiral bahkan berhasil mencuri salah satu senjata berbahaya milik black leaves yang disebut tabung energi alam"


"apa kegunaan tabung energi alam itu?"


"aku tidak tahu, tapi menurut rumor yang beredar tabung itu bisa menyimpan berbagai energi di dalamnya seperti listrik, uap, hingga nuklir"

__ADS_1


hendri berpikir "jadi spiral sama seperti torga, meski dia adalah agen ganda the hunter tetap saja tidak wajar jika kakek memberikan kunci lab rahasia begitu saja padanya"


"apalagi di dalam lab rahasia bawah tanah itu terdapat senjata yang cukup kuat untuk melumpuhkan nyarla setingkat icarus. jadi meskipun kakek percaya pada spiral belum tentu para hunter terutama Sir Near yang tampak sangat berhati hati percaya padanya"


"aku sangat penasaran karena secara tidak langsung dia telah menyelamatkanku dari icarus, apakah dia memperingatkan warga amerika waktu itu atas kemauannya sendiri.. "


seperti biasa hendri selalu memikirkan banyak hal dan melupakan orang lain yang sedang berbicara dengannya.


"graham!" heida menepuk punggung hendri


"kenapa kau melamun?" tanyanya


"aku hanya memikirkan masa lalu tidak ada hubungannya denganmu" jawab hendri


tiba tiba datanglah angin kencang dari arah barat yang mengguncang seluruh negeri yaman dan menerbangkan semua orang yang berada di tempat terbuka.


"angin darimana ini!" teriak heida, dia nyaris terlempar untungnya hendri sempat menggapai tangannya lalu menyelamatkan sebanyak mungkin hunter di sekitarnya dari terjangan angin yang dahsyat itu.


"bertahanlah semuanya!"


angin kencang itu berlangsung selama 11 menit hingga akhirnya hilang begitu saja meninggalkan kekacauan besar di negeri yaman.


"semua baik baik saja?" tanya hendri


"kurasa tidak" ucap salah satu hunter


saat berlari hendri bertabrakan dengan agen han, salah satu bodyguard yang selalu menjaga profesor graham.


"agen han dimana kakekku?"


"beliau baik baik saja di ruangan yang tertutup, kami lebih mencemaskan anda. tolong ikutlah dengan saya sekarang tuan graham"


"kalau begitu sampai jumpa lagi graham" ucap heida, dia tidak mau mengganggu


"iya, sampai jumpa.. "


mereka berjalan dengan terburu buru ke tempat profesor graham.


"angin yang barusan itu adalah tanda kalau perang akan datang lebih cepat dari yang direncanakan"


"maksudnya?"


"akan saya jelaskan setelah ini"


sesampainya di laboratorium..

__ADS_1


"hendri! kau baik baik saja?" tanya profesor graham dengan khawatir


"aku baik, darimana datangnya hembusan angin itu yang sekuat topan itu kakek?"


"angin itu berasal dari cina yang tidak lain adalah underwave, kakek belum mendapat informasi apapun selain itu. tapi situasi tampaknya akan menjadi sangat buruk jadi kakek membuatkanmu senjata tempur"


"senjata seperti apa?"


"sebelumnya biar kakek jelaskan, tubuhmu tidak cocok dipasangkan senjata maupun armor, karena itu hanya akan memperlambat dan membuatmu kesulitan menggunakan kekuatan nyarlamu"


"jadi kakek memutuskan membuatkan ini untukmu.. "


"ini.. " senjata yang didapat jauh dari ekspektasi hendri


disaat yang sama di ruang rapat, Sir Near memanggil semua eksekutifnya.


Sir Near berdiskusi dengan para eksekutif di ruangan itu yang berasal dari 7 negara yang berbeda. ( nama masing masing dari mereka tidak perlu disebutkan karena tidak terlalu penting dalam pengembangan cerita )


"tampaknya kekuatan underwave meningkat berkali lipat ketimbang sebelumnya" ucap seorang eksekutif


Sir Near berkata "aku dapat kabar dari divisi 0 yang kita kirim ke cina. mereka tidak menemukan tanda tanda keberadaan pasukan black leaves disana"


para eksekutif terkejut bukan main mendengar kabar itu. mereka bertanya tanya kemana perginya pasukan black leaves yang seharusnya menjaga tubuh asli underwave dan duta mereka di cina.


"kira kira rencana seperti apa yang disiapkan oleh black leaves di perang kali ini Sir?"


Sir Near menjawab pertanyaan para eksekutifnya "underwave bergantung pada tabung energi alam untuk hidup"


"sekarang tabung itu ada di tangan kita berkat kerja keras hunter spiral. akibat dari kehilangan tabung energi alam underwave kehilangan penyalur energi kehidupannya dan akan segera mati dalam beberapa bulan ini. itu adalah informasi yang kudapatkan dari torga"


"perang di cina nanti akan menjadi penentuan siapa yang hancur lebih dulu. jadi ketimbang mempertahankan usia underwave, mereka lebih memilih untuk membunuhnya saat ini juga dengan cara memaksimalkan kekuatannya untuk melawan kita"


"jadi maksud anda usaha divisi 0 menyusup ke cina itu sia sia?" tanya salah satu eksekutif


sambil memainkan bolpen di tangannya Sir Near lanjut bicara "tentu saja tidak, tubuh asli underwave masih ada di cina dan kita masih harus membunuhnya agar badai besar itu tidak mengamuk di medan perang nanti"


"tubuh asli underwave mungkin dijaga oleh seorang nyarla atau beberapa prajurit kuat disana. sedangkan untuk cina sendiri, tampaknya sudah tidak tersisa sumber daya apapun disana, sehingga black leaves dengan suka rela meninggalkannya"


"kalau tebakanku benar, black leaves lah yang akan menyerang ke markas kita"


beberapa eksekutif mulai kebingungan.


"maaf menyela Sir, tapi mustahil mereka bisa melalui ladang merkuri kita"


"itu benar, karena itulah mereka akan menyerang dengan cara tidak terduga"

__ADS_1


"mereka akan menyerang dari langit. dengan memanfaatkan underwave sebagai tameng dari serangan misil kita"


"....."


__ADS_2