
mansion yang menjadi markas the hunter saat ini sudah tidak ditempati selama lebih dari 12 tahun. meski begitu tempat itu tetap terawat karena setiap minggunya selalu dibersihkan oleh mantan pekerja di mansion itu dahulu. satu tahun yang lalu para anak muda datang dan mengambil alih mansion ini. mereka mengusir orang orang yang merawat mansion lalu menjadikan tempat itu sarang mereka bermain main.
itu adalah tindakan ilegal, tapi sekarang tidak lagi karena jepang sudah berubah total semenjak dikuasai oleh black leaves. pemerintah tidak memperdulikan urusan kecil seperti itu, mereka tidak peduli dengan kondisi rakyat jelata dan terus menatap ke depan mengejar tujuan yang tidak jelas.
mansion ini pun sebenarnya tidak dibeli oleh the hunter melainkan mereka menggunakan nama seorang menteri untuk menguasai dan menutup tempat itu dari lingkungan luar. satu satunya yang mengetahui rahasia markas the hunter itu hanyalah para mantan pekerja mansion yang direkrut oleh komandan spiral untuk berpura pura menjadi suruhan si menteri untuk menjaga mansion.
"ternyata kau lagi pak tua! kami tidak percaya dengan ucapanmu. tidak mungkin ada orang yang tertarik memiliki rumah yang berhantu ini!"
suasana di luar sangat ricuh.
"biarkan saja mereka masuk ke dalam, cepat atau lambat kita memang harus membiarkan orang luar masuk." itu perintah dari komandan spiral.
hendri bersembunyi ke atap bersama dengan hunter luar jepang lainnya.
"seharusnya semua akan baik baik saja. hanya ada satu jalan ke lantai bawah, tinggal menyembunyikan pintu itu maka semua akan beres." pikir hendri.
"silakan masuk tuan tuan. tapi berjanjilah setelah ini jangan mengganggu saya lagi!" ucap si pemilik mansion.
2 orang pemuda pun masuk mengecek isi rumah yang mereka anggap mencurigakan. sebelum masuk ke dalam mereka disemprot dengan cairan disinfektan karena tuan rumah tidak mau ada virus yang masuk ke dalam.
setelah beberapa mereka dibawa berkeliling sampailah mereka ke ruang bawah tanah. yang ada disana hanya satu ruang gudang bekas penyimpanan sake.
kedua pemuda itu sudah melihat langsung isi mansion yang mereka anggap mencurigakan, mereka pun keluar dan menemui pasukan remaja mereka.
"bagaimana?"
pertanyaan itu dijawab dengan gelengan kepala dari si pemuda.
"maaf sudah mengganggu, ayo kita pergi!"
gerombolan pemuda itu pun pergi dengan sukarela.
the hunter tidak membawa banyak barang sehingga mansion itu tidak dihiasi oleh properti yang aneh aneh. jalan ke lorong bawah tanah pun ditutupi dengan mantel kamuflase sehingga tidak ditemukan oleh para pemuda. rutinitas di mansion pun kembali berjalan normal, persiapan menemui torune isshin pun kembali dijalankan.
hendri mengecek pintu masuk mansion dan menemukan beberapa ekor laba laba yang mati tergeletak di atas lantai. itu adalah serangga yang mati karena disemprot cairan disinfektan sebelumnya.
"jadi laba laba ini menempel di baju para pemuda itu?"
"arachne mungkin bisa mengendalikan laba laba, karena itulah ruangan para petinggi di buat tertutup rapat. tidak akan ada satu pun rahasia kita yang bocor keluar karena sir near sangat berhati hati." li shifeng memberitahu hendri.
.....
pemimpin para remaja yang tadi menyerbu the hunter bertemu dengan seseorang. dia bertemu dengan seorang wanita..
__ADS_1
"harusnya disini aman. katakan apa yang kau dapatkan disana!" perintah si wanita.
"itu cuma mansion biasa. tapi sebelum masuk mereka menyemprot kami dengan cairan disinfektan."
"itu bukan cairan disinfektan karena itu membunuh semua laba laba ku."
"entah siapa yang ada di dalam mansion itu, tempat itu juga terisolasi dari luar. kemungkinan hanya 2, yaitu the hunter atau terran. kemungkinan pertama, the hunter melakukan trik yang membuat mereka bisa mengancam anggota parlemen untuk menutupi keberadaan mereka di jepang. kemungkinan kedua, terran si penyihir tua itu menyembunyikan sesuatu dari kita yang dia simpan disana."
"apa kita tidak bisa bertanya langsung pada tuan terran mengenai hal ini?"
"kalau bisa sudah aku lakukan. terran tidak akan pernah menceritakan hal yang bersifat pribadi soal dirinya."
"kita harus tahu apa yang ada di mansion itu bagaimana caranya! aku akan menaruh lebih banyak laba laba disana."
.....
2 hari kemudian...
sore hari di tepi gunung puji...
"tidak aku sangka akan ikut serta dalam misi ini. sir near bilang aku bisa membantu mengalahkan isshin dengan getah ku, tapi aku takut... "
hendri graham, north, li shifeng, esteb vizcarra, sofia velika, otavio duta yang baru pulih dan 3 orang yang wajahnya baru pertama kali dilihat hendri dikirim untuk menemui isshin. bukan hanya itu, komandan spiral pun ikut hadir bersama mereka, sementara elena, marcus, dan jacob ripe diberi tugas berjaga.
setelah berjalan cukup lama memasuki hutan yang sangat lebat mereka sampai di lokasi yang menyajikan pemandangan yang sangat mengerikan. ada banyak sekali mayat yang sudah menjadi tulang belulang disana. hendri bertanya pada komandan spiral siapa mereka dan komandan spiral menjawab...
komandan spiral menjelaskan pada hendri dan yang lainnya tentang sejarah kelam yang terjadi di tanah yang mereka injak saat ini.
"setelah tokyo luluh rantak oleh bom anti materi banyak penduduk yang ketakutan dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. bahkan saat itu ada undangan dari oknum tidak dikenal yang mengajak penduduk untuk melakukan bunuh diri massal."
"astaga... komandan spiral membicarakan perihal orang mati tepat di hadapan mayat nya. harusnya tadi aku tidak bertanya, bagaimana kalau roh mereka marah dan mengikuti ku?" hendri menyesal sudah bertanya.
"....."
"tapi black leaves tidak bodoh, jepang adalah salah satu negara dengan tingkat SDM terbaik di dunia, karena itulah mereka mengutus kitsune untuk mengembalikan semangat juang orang orang ini."
"aku tidak tahu metode apa yang dia gunakan, tapi dia berhasil memperlambat penurunan jumlah penduduk yang bunuh diri akibat tekanan. itulah alasan mengapa kitsune yang lemah itu bisa menjadi orang penting di black leaves cabang jepang."
"lalu kenapa para penduduk memutuskan untuk melakukannya disini?" karena sudah terlanjur hendri bertanya lagi, tapi dia menjaga ucapannya dengan menunjukkan bahasa isyarat, dia tidak ingin menyinggung roh roh yang bersemayam di hutan ini.
"karena di gunung inilah isshin dikabarkan tinggal, percaya atau tidak ada beberapa kelompok penduduk yang menganggap isshin sebagai perwujudan dari susanoo sang dewa badai dari mitologi jepang. mereka mempersembahkan nyawa mereka dengan berbagai cara sambil berharap torune isshin sang perwujudan dewa mau turun ke medan perang dan menghancurkan semua musuh."
"cerita yang seram... "
__ADS_1
tidak berapa lama kemudian terdengar suara pohon tumbang dari arah jam 5. hendri yang kaget tanpa sengaja menyenggol hunter sofia dan membuatnya terguling di tanjakan yang agak curam.
"sofia! kau baik baik saja?"
mereka dilarang memanggil satu sama lain hunter jika belum menemukan isshin.
hunter sofia baik baik saja namun saat dia mengangkat kepalanya dia melihat seseorang yang berpakaian serba hitam dengan tangan buntung sedang diam menatapnya.
hunter sofia kaget dan segera menjauh, raut wajah orang itu sangat menyeramkan, dia terpaku menatap hunter sofia seperti terpaku melihat hantu. komandan spiral menyuruh hunter sofia untuk segera naik, mereka pun meninggalkan orang aneh itu yang masih menunjukkan raut wajah yang sama.
"maaf aku membuatmu terluka.. aku merasa tegang disini."
"tidak apa apa, aku juga begitu saat baru pertama kali.. "
melihat hendri yang ketakutan sifat jahil north mulai kambuh, dia berbisik kepada hendri dan sofia dengan maksud menakut nakuti...
"siapa orang aneh itu? apa dia benar orang?"
sofia biasa saja sedangkan hendri gemetaran, dia memeluk jick dengan erat saking takutnya. ditambah lagi dia benar benar tidak melihat kedatangan orang aneh itu, padahal di hutan matanya jadi tidak memiliki batasan penglihatan, seperti sebuah CCTV yang merekam hal hal aneh di setiap sudut rumah seperti itulah yang dilihat hendri saat ini. suara suara yang asing tidak pernah dia dengar saat menjadi manusia pun berdengung sangat jelas di telinganya. dia benar benar ketakutan saat ini, hunter sofia geram pada north dan berusaha menenangkan hendri.
saat hendri sudah mulai tenang rombongan mereka berhenti, di depan mereka ada jalan setapak yang terputus di tengah hutan.
"apa maksudnya ini?"
hendri mendengar suara semak semak yang diinjak oleh seseorang, ranting pohon pun bergoyang goyang dengan sendirinya, komandan spiral menyadari hal itu dari insting ular nya sementara north tahu dari penglihatan nya yang tajam.
north melemparkan pisau nya ke sebuah pohon.
"keluar lah! jangan menakut nakuti kami!" teriak north.
suara semakin jelas terdengar oleh para hunter, di hadapan mereka seseorang pun muncul. dia memakai topeng kappa lengkap dengan pakaian serba hijau yang merupakan warna dominan dari makhluk mitologi kappa.
"siapa cosplayer ini?"
north dengan mood baik nya sangat tidak sopan, si topeng kappa pun memperkenalkan dirinya sebagai sang penjaga hutan, lalu bertanya siapa kalian?
"kami pasukan khusus, kami ingin bertemu dengan tuan torune isshin." jawab komandan spiral.
"ada ujian yang harus kalian jalani jika ingin bertemu dengan tuan torune isshin. apa kalian akan melakukannya?"
"asalkan itu bisa membuat kami semua menemui tuan torune isshin maka tidak masalah." ucap spiral.
"baiklah kalau begitu ikutlah dengan ku, jangan lupa untuk mendoakan orang orang yang malang ini." ucap si kappa.
__ADS_1
para hunter pun mengikuti si kappa ke tempat permainan.
..........