Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 144 : Penjara Nepal (Part 1)


__ADS_3

tiga jam kemudian, akhirnya violet sadar sepenuhnya dari mabuk nya.


"anggur xiao fengying sangat manis..." violet bergumam.


kepalanya pusing sekali setelah minum anggur yang diberikan fengying.


"hei, kalian sedang makan apa??"


hendri dan elena sedang ditelepon oleh atasan mereka.


hendri dan elena tidak akan ikut serta dalam misi nepal yang akan dilaksanakan sebentar lagi. alasannya karena the hunter hanya akan mengirim beberapa orang saja untuk menyusupi penjara dan meretas sistem keamanannya.


"kau sudah sadar violet."


"apa yang kalian berdua lakukan?"


"kami baru saja selesai makan. kau mau kue?" elena menawarkan kue kurma pemberian pembantu hendri.


"tidak usah."


hendri kesal pada perilaku violet yang mabuk mabukan di tempat umum.


"maaf.. maaf... aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi."


"sudahlah. ayo kita kembali ke tempat kita."


mereka bertiga mendatangi resepsionis rumah sakit, lalu keluar dari rumah sakit.


"tadi ketua fengying bilang kita boleh bersantai selama sisa hari ini. tapi juga jangan sampai terlambat datang ke markas besok pagi." kata elena ke hendri.


violet bukan anggota the hunter.


"apa ada kereta umum yang berangkat ke perbatasan yaman di malam hari?" tanya hendri.


"ada. aku tahu jam datang kereta itu di stasiun." jawab elena.


"kalau begitu kita berkumpul lagi jam 9 malam ini di tempat ini."


"apa yang harus kita lakukan selama menunggu?" violet bertanya.


"bagaimana kalau mengunjungi tempat yang ingin kau kunjungi. aku sendiri ingin singgah di rumah lamaku." ucap hendri.


"emm... aku tidak tahu harus kemana."


"ah, apa kau mau ikut aku violet?"


"kemana, elena?"


"mengunjungi adikku, lucy astrea. kau pernah bertemu dengannya kan."


"hemm... sudah lama aku tidak bertemu dengannya. baiklah aku ikut."


akhirnya hendri mereka bertiga berpisah.


hendri datang ke rumah lamanya di mesir. hendri menghabiskan waktu di rumah itu, sampai dia teringat dengan jick yang dia suruh untuk mengawasi bianca.


"bagaimana kabarnya ya? susah sekali memencet layar smartphone..." hendri menelpon jick tapi tidak diangkat.


"ada apa ini?? mustahil robot telepon itu tidak mengangkat telepon."


"aku harus segera kesana."


jam 20.33.


"kau datang awal sekali graham."


"apa kalian bersenang senang?"

__ADS_1


"senang senang apa yang bisa dilakukan hanya dalam beberapa jam."


setelah itu, hendri, elena dan violet menaiki kereta umum melintasi laut merah ke yaman.


di dalam kereta hendri mendengar beberapa penumpang membicarakan rumor tentang adanya mata mata di aliansi the hunter.


tempat duduk hendri berpisah dari elena dan violet. hendri duduk di samping jendela bersebelahan dengan seorang kakek.


mendengar rumor semacam itu hendri dengan yakin berkata dalam hatinya.


"tidak mungkin ada mata mata di the hunter. tim pengintai flying bee mengawasi seluk beluk setiap kota ini. bahkan setiap hunter yang baru datang ke markas diam diam dipasangi alat pelacak dan bom untuk mencegah mereka berkhianat."


"aktivitas masyarakat juga diawasi dengan sangat ketat. jadi tidak mungkin ada penyusup, kalaupun ada harusnya dia atau mereka tidak akan bertahan lama."


"....."


hendri termenung cukup lama. tiba tiba sesuatu terlintas di pikirannya.


"kira kira apa yang sedang direncanakan oleh musuh?"


"black leaves, disaster readers, lalu bagaimana nasib orang orang yang negaranya diduduki oleh black leaves?"


"aku penasaran."


..........


di negara lain, pasukan besar yang terdiri dari tentara black leaves dan tentara gabungan dari beberapa negara yang mereka kuasai sedang berkumpul di cina.


pasukan besar itu dipimpin oleh 5 orang jenderal dan komandan divisi 6 black leaves.


pertemuan para jenderal sedang berlangsung, saat itu komandan divisi 6 kraken memberikan sebuah alat pelacak getaran untuk mendeteksi kedatangan pasukan hunter.


"dengan alat ini kita bisa melacak kedatangan mereka yang menggunakan mantel kamuflase."


"kita akan menunggu hingga mereka menyelesaikan penyerangan mereka ke nepal. apapun hasil yang mereka dapatkan kita akan tetap menyerang. kalian mengerti..!!"


"bagus."


pasukan black leaves yang mengetahui tujuan pengkhianatan arachne menyiapkan pasukan mereka untuk menyerang aliansi the hunter saat mereka lengah.


kini pasukan the hunter sedang menyiapkan prajurit terbaik mereka untuk membobol penjara paling ketat dan paling berbahaya di dunia. tiga dari para prajurit terbaik itu adalah jacob ripe, north, dan xiao fengying.


di rapat penyusunan strategi yang dipimpin oleh sir near, semua petinggi the hunter mendengarkan rencana yang telah dibuat oleh pemimpin the hunter tersebut.


"dengarkan para pejuang sekalian. kita akan mengirim lima prajurit terpilih untuk masuk ke dalam penjara nepal."


"tugas mereka adalah memasang chip di komputer utama yang akan menghubungkan kita dengan sistem pengendali keamanan penjara nepal."


"silahkan beri tepuk tangan dan doa keselamatan serta keberhasilan pada kelima prajurit ini."


"jacob ripe, dari divisi penyusup."


"north, simbol kekuatan dari divisi 0."


"xiao fengying, sang tentara aliansi dari cina."


"adelgonde, prajurit ahli penyusupan dari belgia."


"alif zafran nayyara, sang jenderal angkatan darat turki."


semua orang bertepuk tangan.


sir near melanjutkan.


"selain kelima prajurit kita, nona arachne juga akan ikut menerobos nepal. dan kita juga akan membawa pasukan kita untuk berjaga jaga."


beberapa petinggi merasa ragu namun yang lainnya juga percaya pada sir near dan the hunter.

__ADS_1


"misi menerobos penjara nepal dengan tujuan mengambil sumber daya dan senjata ini akan dilaksanakan dalam tujuh hari ke depan."


"ahzaa biqital jayid .. !!"


"Hǎohǎo dǎ yī jià..!!"


"Kōun no yūkan'na heishi..!!"


"good luck, and may we win the war."


"udachi i vozvrashchaysya blagopoluchno."


"haeng-un-eul bibnida, jangsu."


"chúc may mắn, năm người lính được chọn .. !!"


ucapan selamat berjuang dan doa diucapkan dalam berbagai berbahasa dunia.


the hunter yang telah menjadi tempat berlindung bagi orang orang yang lari dari kekuasaan black leaves sekarang akan kembali mengibarkan bendera perang pada musuh musuhnya.


"dengar itu jorogumo. ini pertama kalinya aku mendengar ucapan yang sama dalam bahasa yang berbeda beda terdengar dari satu ruangan."


arachne mendengarkan dari ruang lain yang bersebelahan dengan ruang rapat.


"iya, the hunter.. ah bukan, maksud saya sir near itu benar benar hebat. bukan hanya berhasil mendapat kepercayaan dari orang orang hebat, dia bahkan membentuk aliansi besar yang mampu bertahan dari serangan black leaves hingga sejauh ini."


jorogumo sedang memberikan pelayanan spa pada komandannya, si arachne.


"apa kau penasaran dengan kisah nya jorogumo?" tanya arachne.


"tidak juga. saya tidak tertarik mendengar kisah inspiratif." jawab jorogumo dingin.


"baiklah, kalau kau tidak mau dengar." arachne menyukai jawaban sifat dingin jorogumo.


pasukan the hunter kini siap pergi ke nepal.


disaat dua kekuatan besar di dunia mulai bergerak untuk perang yang tidak dapat mereka prediksi. salah satu disaster readers, the red witch mengirimkan utusannya ke nepal.


utusan itu tidak lain adalah graham-tatara sang wujud dari kegilaan profesor erick graham di masa lalu.


dia diberi perintah oleh red witch untuk memberitahukan kedatangan pasukan the hunter dalam waktu dekat kepada Artificial Interligent yang menjaga nepal.


"apakah masih jauh..."


"kenapa tidak ada transportasi ke tempat itu?"


tatara berjalan kaki dari bhutan ke nepal. red witch menyuruhnya berjalan kaki dari bhutan dengan alasan tatara juga harus berusaha sendiri untuk mencapai tempat yang dituju.


"penyihir sialan. dia menyuruh menyampaikan pesan ini secepat mungkin, tapi anehnya dia malah menyuruhku berjalan dari tempat yang sejauh ini."


"padahal dia bisa teleportasi dengan lubang hitamnya itu, tapi kenapa malah menyuruhku yang lambat ini."


red witch mengancam tatara. jika pesannya tidak sampai ke penjaga nepal sebelum satu minggu red witch akan membuat tatara meneguk air laut hingga dia ingin mati. selain itu jika tatara mencoba kabur atau berkhianat pun red witch juga akan mengejar dan menghabisinya.


meskipun siksaan dari red witch tidak terlalu menyakitkan tapi tatara tetap takut pada makhluk yang lebih superior darinya.


"kalau begini aku harus bergerak secepat mungkin."


tatara berubah bentuk menjadi seekor burung. jalan yang harus dia tempuh masih sangat jauh, ditambah lagi dia mulai lapar.


sambil terbang tatara memikirkan tentang perintah yang diberikan red witch.


"kenapa red witch tidak teleportasi ke nepal. apakah dia takut bertemu penjaga nepal? ataukah mungkin... "


".....kemampuan teleportasi nya itu ada batasan jaraknya?"


.....

__ADS_1


__ADS_2