
"kenapa aku menyakitinya? padahal aku berencana menjadikannya budakku. ehh..?"
"kenapa aku ingin menjadikannya budakku?untuk membantuku dalam perjalanan?"
"kalau dipikir pikir diriku ini telah berubah"
"aku yang semasa sekolah dulu lembut kini bisa membunuh orang, bahkan aku tidak merasa bersalah sama sekali. aku melakukannya atas dasar balas dendam tapi itu tetap saja salah"
"apakah kekuatan ini akan selamanya bersahabat denganku? ataukah kekuatan ini akan membuatku kehilangan diriku sepenuhnya suatu saat nanti?"
hendri tiba tiba merasa ragu dengan niatnya untuk balas dendam pada black leaves.
"BUAKK!!"
tiba tiba jangkar kapal menghantam kepala hendri dengan keras, membuatnya tersadar kembali.
"hei! assault kau bisa mendengarku?" ucap ripe
"itu berhasil! lakukan lagi!"
"sudah cukup! aku sudah sadar" ucap hendri dengan bahasa tangan
"baguslah sekali assault!"
"kau menang, sekarang perompak itu milikmu"
"pukulanmu barusan itu terlalu berlebihan tau" ucap hendri dengan kesal
"maaf, tadi kau tampak aneh. aku memanggilmu berkali kali tapi tidak direspon. jadi terpaksa kuberi sedikit pukulan" ucap ripe sambil tertawa
ripe mengulurkan tangannya untuk membantu hendri berdiri,
"ada masalah apa graham? kau sudah menang" tanya ripe melalui telepati
"tidak ada masalah. aku hanya terbawa suasana tadi"
"bagaimana keadaan dia?"
"kau mematahkan lengan kanannya dan mungkin juga beberapa tulang rusuknya"
"begitu ya, aku harus minta maaf padanya nanti"
"dia ada di kapal ini. kalau mau nanti kau bisa menemuinya"
"nanti saja. aku ingin menjernihkan pikiranku dulu"
hendri melihat ke sekitarnya, lalu melihat ke langit
"jam berapa sekarang?"
"jam 6 sore"
"tidak terasa hari akan jadi gelap lagi"
"hah?"
tanding ulang selesai dengan hendri yang keluar sebagai pemenangnya. para pelaut kembali ke posnya masing masing, dagger dirawat dengan intensif, sedangkan hendri mencoba menulis sebuah daily.
ucapan dagger masih terngiang di telinga hendri, itulah yang membuatnya ingin menulis diary yang berisikan tentang tekanan mental yang sedang dia hadapi saat ini.
__ADS_1
dia merasa tertekan karena pertama, dia masih belum mempercayai ripe sepenuhnya, apalagi fakta bahwa ripe berasal dari black leaves semakin membuatnya khawatir.
kedua, tentang wanita hitam yang selalu menerornya setelah dia melihat ingatan orang lain tanpa sadar.
ketiga, muncul keraguan dalam dirinya mengenai keinginannya untuk membalaskan dendam. apalagi dia sendiri tidak tau siapa yang ingin dia bunuh dan bagaimana dia akan melakukannya.
ditambah lagi dia merasa bersalah karena melukai dagger. inilah yang membuat hendri kebingungan, kenapa hanya pada dagger dia merasa bersalah.
kunci untuk menyelesaikan semua masalah kecuali masalah dagger ada pada jacob ripe.
jika ripe benar benar membawa hendri ke markas the hunter maka hendri setidaknya akan punya kesempatan untuk membuktikan diri dan mengumpulkan pasukan. dia juga akan tau siapa yang harus dia bunuh melalui the hunter.
ditambah lagi kakeknya yang cerdas pasti menjadi ancaman bagi black leaves maupun the hunter. pasti tidak akan sulit untuk menemukan kakeknya.
tapi kalau ternyata ripe menjebaknya maka berakhirlah sudah. karena itulah hendri menyiapkan siasat untuk melawan ripe saat turun dari kapal nanti.
hendri si pemuda cerdas memperkirakan semua kemungkinan buruk yang akan terjadi dan cara untuk mengantisipasinya.
awan gelap yang tadinya menutup langit berangsur menghilang. malam di lautan atlantik pun menjadi sangat tenang. bagi sebagian pelaut lautan yang tenang itu menyimpan sejuta kengerian.
perjalanan ke benua afrika tepatnya ke ghana akhirnya kembali berlanjut, dengan dikawal oleh dua kapal tempur dan dua kapal perompak kapal kargo yang baru melaju dengan cepat. sedangkan kapal kapal lain yang hancur akibat pertempuran itu ditinggalkan begitu saja mengapung diatas lautan.
ripe mendatangi icarus di kapal kargo,
"masuklah tuan jacob ripe"
"bisa kita ngobrol sebentar tuan icarus"
"tentu saja bisa. jangan terlalu formal, kita bicara santai saja"
"duduklah disini" icarus menyambut ripe dengan baik, setelah menyeduh kopi ripe memulai obrolan dengan icarus.
"malam yang tenang"
"tidak. aku sudah biasa terbang dari satu perbatasan ke perbatasan lain. jarak sedekat ini tidak akan membuatku lelah"
"begitu ya. tuan icarus boleh saya bertanya sesuatu"
"apa itu?"
"apakah anda tau dari mana datangnya aliran listrik di kapal perompak waktu itu"
"tampaknya aliran listrik itu berasal dari sebuah batu"
"apakah batu itu adalah electrum?"
"saya tidak tau. saya tidak pernah melihat batu electrum"
"kalau begitu boleh saya lihat batunya"
icarus menunjukkan batu listrik itu kepada ripe dan ternyata itu bukanlah batu electrum.
batu electum adalah batu yang bisa menghasilkan listrik apabila ditenggelamkan di dalam air. semakin dingin airnya maka semakin besar pula tenaga listrik yang dihasilkan. menurut pengamatan ripe batu yang ditemukan icarus adalah batu tiruan yang hanya memiliki 0,5% kandungan batu electum.
sedangkan batu electrum asli jika direndam ke air laut atlantik yang beku maka akan menghasilkan daya listrik sekuat sambaran petir. batu dipegang hak kepemilikan oleh uni soviet.
sedangkan amerika memegang hak kepemilikan atas besi mobilium. yaitu besi cair yang tidak terhancurkan.
selain kedua material itu masih ada tiga material lagi yang sama sama bisa menentang hukum alam. salah satunya ada di sudan dan dua sisanya tidak diketahui keberadaannya.
__ADS_1
"meski palsu batu ini tetaplah sumber daya yang berharga. aku akan membawanya ke amerika"
"itu mungkin dicuri dari uni soviet. apa kau mau berurusan dengan mereka?"
"mencuri dari pencuri bukanlah hal yang buruk. lagipula uni soviet pasti masih memiliki banyak batu ini"
"terserah anda saja tuan icarus"
"sekarang giliran saya bertanya. apa tujuan komandan torga mengirim anda kesini"
ripe diam untuk sesaat, sambil meminum kopinya
"berita tentang assault palsu yang menyerang icarus dan membunuh armadillo sudah tersebar luas"
"tuan torga hanya penasaran dengan si assault palsu ini. mengenai alasan beliau saya tidak bisa memberitahukannya"
"lalu kenapa anda tidak melaporkan pengkhianatan saya kepada petinggi"
"karena menurut tuan torga hal itu tidak penting. beliau mengirim utusan kemari hanya untuk melacak keberadaannya assault palsu dan kebetulan saja saya mengetahui kesepakatan anda dan orang orang pelabuhan itu"
"huhh. halbel dan kebanyakan anak buahnya memang bermulut ember" ucap icarus dengan kesal di hati
"kalau begitu saya pamit dulu tuan icarus" ripe tiba tiba ingin pergi
"apa anda merasa tidak nyaman tuan ripe"
"bukan begitu. saya hanya merasa sedikit lelah"
"beristirahat tuan icarus. kita tidak tau kapan perang akan datang lagi. jadi beristirahatlah selagi bisa"
"saya tidak suka berperang. jika perang terjadi saya akan tidur di tempat yang tidak bisa ditemukan oleh siapapun dan menunggu perang selesai"
"aku juga ingin melakukannya kalau bisa"
ripe pun pergi,
"aman" ucap icarus
di kamarnya ripe menelepon torga,
"tut tut"
tersambung,
"klee, apa yang terjadi? kenapa putus kontakmu lama sekali"
"badai besar berlangsung berhari hari di laut atlantik pak. rombongan kapal kargo ini juga diserang oleh armada perompak"
"bagaimana bisa bertemu dengan perompak?"
"kapal ini terseret ombak hingga ke perairan venezuela. akan saya jelaskan detail kejadiannya sekarang"
"tidak, nanti saja. aku sedang bertempur sekarang"
"Near telah mengerahkan pasukan baru untuk menggempur pertahanan black leaves di china. pasukan baru ini cukup kuat pasukan noir berhasil dipukul mundur jadi aku pergi membantu noir"
"apakah kita tetap dengan rencana awal pak"
"ganti rencana, bawalah hendri graham menemui near dulu setelah itu baru bawa padaku"
__ADS_1
"siap pak!"
pembicaraan pun berakhir entah apa yang diinginkan torga pada hendri.