
"aku tidak bisa lari kemanapun dari mammoth itu, aku harus melawannya hingga bala bantuan datang!" hendri menghindar kesana kemari menghindari amukan dari mammoth noir.
nyarlapostle yang ada disana diinjak injak oleh noir karena menyerang secara membabi buta.
"sudah kuduga membangkitkan para nyarlapostle ini adalah ide yang buruk!" ucap mammoth noir dalam hatinya.
saat noir tidak melihat hendri melemparkan tombak pohon ke wajahnya yang seketika menghancurkan tombak kayu itu.
"kulitnya ternyata sangat keras, pantas saja para hunter kesulitan melawannya" pikir hendri
mata mammoth noir berubah menjadi merah, diiringi dengan ukuran tubuhnya yang semakin membesar.
ini pertama kalinya komandan noir bertarung dengan bentuk nyarlanya. kulit yang keras, tubuh dan tenaga yang besar, dan kesadaran penuh dalam atas dirinya menjadikannya sebagai nyarla terkuat yang pernah ada melebihi arlong.
sebagian kota yaman telah hancur karena amukan mammoth noir. para hunter tingkat tinggi pun banyak yang terbunuh, ini adalah skenario terburuk yang melebihi perkiraan the hunter.
"bagaimana caraku melawan monster yang terus membengkak seperti ini!?"
saat hendri mulai putus asa, disaat itulah seseorang melompat mengejar hendri di udara.
"sial! apakah swordfish bisa mengejarku?!"
saat berbalik dia terkejut karena spiral lah yang mengejarnya. dengan satu kali tendangan dari spiral hendri terpental dan mendarat di sebuah kolam renang.
"spiraaaall!!"
"graaaggkkkk"
noir kini menargetkan spiral si pengkhianat black leaves.
saat noir akan menghantam spiral yang masih berada di udara dia terkena tembakan misil dari para tentara.
serangan tidak berhenti, mammoth noir di bombardir dengan berbagai jenis bom, termasuk cakram peledaknya heida.
"hunter graham! hunter graham!!"
hendri bergegas keluar dari air.
"wakil komandan! syukurlah anda masih hidup"
"bergabung ke pasukan! kita harus membunuh mammoth itu!"
dari jarak itu hendri bisa melihat mammoth noir yang terjebak diantara dua bangunan sambil terus terkena tembakan roket.
"gawat.. aku sebenarnya tidak mau kembali kesana. tapi tidak ada pilihan lain"
siapapun pasti akan takut menyaksikan pemandangan itu, termasuk hendri yang sudah memiliki kekuatan penuh assault nyarla.
saat menuju ke pasukan langkah hendri dan wakil komandan divisi 2 terhenti tiba tiba. bukan hanya mereka berdua, semua yang berada di medan perang itu terdiam saat melihat secercah cahaya terang yang muncul di langit.
"getaran apa ini? aku tidak pernah merasakan getaran seperti ini sebelumnya" getaran yang aneh menembus udara.
"ziiiiiiiiiiiiiiiiingg!!!!!!!"
__ADS_1
bom anti materi dijatuhkan oleh black leaves untuk membunuh para pemburu dan meledak saat meriam laser menembaknya.
ledakan pemusnah atom pun terjadi di langit menghasilkan gesekan kuat di udara dan menyapu bersih seluruh medan perang.
isshin yang mengamati pertempuran melalui drone pun melihat dan merasakan dengan jelas ledakan itu.
"gawat! apakah the hunter sudah kalah?"
"misi kami adalah membantu the hunter memenangkan perang. jika sampai mereka kalah aku tidak akan bisa meminta maaf meski melakukan harakiri sekalipun"
isshin mulai panik melihat keadaan the hunter sementara diluar para bawahan topeng iblisnya sudah dikalahkan oleh pasukan divisi 0.
"bos mereka ada di menara lonceng itu"
"tunggu apa lagi? ayo serang!"
kini ada 6 anggota inti divisi 0 disini, mereka tampaknya cukup yakin bisa mengalahkan isshin. namun seperti kata pepatah "hancur satu tumbuh seribu" disaat mereka hampir mencapai menara lonceng seorang nyarla gorila melompat dan menghalangi jalan mereka disusul dengan pasukan divisi 2 black leaves di belakang mereka.
"nyarla ini adalah komandan divisi kan?" tanya salah satu hunter inti
"orang ini adalah komandan divisi 2 black leaves, goliath. kita sudah pernah melawannya jadi jangan sampai kita membuang banyak waktu"
tanpa basa basi ketua hunter divisi 0 yang bernama Murdock melemparkan sebuah bom ke arah goliath yang seketika membuatnya tumbang.
hunter murdock juga menyalakan bom asap untuk mengabulkan pandangan pasukan musuh lalu menghujani mereka dengan flashbang.
"aku serahkan musuh yang ada disini pada kalian! biar aku yang menghentikan musuh di menara itu!"
hunter murdock menginjak tubuh goliath saat berlari.
aku juga tidak paham, apa si goliath ini cuma main main atau dia memang orang lemah yang kebetulan dapat posisi sebagai komandan.
dia langsung tidak berdaya setelah terkena bom geger otaknya hunter murdock. padahal nyarla selevel komandan divisi lainnya hanya ambruk sebentar saja setelah terkena bom itu. mungkin inilah alasan noir membenci goliath, karena goliath yang lemah ini tidak pantas menjadi komandan divisi.
begitulah juga yang dipikirkan oleh hunter murdock. makanya dia tanpa ada beban pikiran menyerahkan goliath untuk dilawan junior juniornya.
sesampainya di tempat underwave hunter murdock meminta isshin menyerah.
"aku kemari untuk membantu kalian memenangkan perang" isshin mencoba menjelaskan tujuannya, tapi karena isshin tidak memberitahukan semuanya hunter murdock jadi tidak mempercayainya.
"kalau begitu menyerahlah dan biarkan aku mengendalikan monster itu. dengan begitu aku bisa mempercayaimu" ucap hunter murdock.
"tidak bisa tuan, ini adalah kewajibanku dan aku dibayar untuk melakukan ini" penolakan isshin membuat hunter murdock kehilangan kesabarannya.
"kau pekerja yang jujur ya, tapi aku tidak percaya! karena kau telah menjatuhkan sambaran petir ke medan perang!"
hunter murdock melemparkan granat geger otaknya.
isshin yang mengetahui tentang bom itu bergegas menghindar.
"drrrtt"
bom geger otak itu mengenai tim pengendali dan membuatnya tidak sadarkan diri.
__ADS_1
"bagus hunter, sekarang kau membuatku tidak bisa mengetahui rute penyerangan underwave" keluh isshin.
"kau harus belajar cara memberitahu yang lebih baik agar bisa meyakinkan orang lain" ucap hunter murdock.
dia mengeluarkan sepasang pedang api model scimitar, lalu beradu pedang dengan isshin.
"pedangmu keras juga ya" ucap hunter murdock
isshin menatap tajam mata hunter murdock lalu membalas serangannya.
sedangkan medan perang yaman yang terkena gesekan udara dari bom anti materi menjadi sangat senyap karena sebagian besar tentara the hunter dan black leaves telah tewas terkena gelombang suara dahsyat yang membuat otak mereka tercerai.
hendri yang seorang assault nyarla bisa selamat dari gelombang itu karena kemampuan regenerasi yang tinggi tapi saat ini dia masih merasakan sakit luar biasa di kepalanya yang membuatnya tidak sanggup berdiri.
"wakil komandan.. wakil komandan... anda masih hidup?"
wakil komandan ternyata masih hidup. dia memakai sebuah alat penyumbat telinga yang dirancang khusus untuk melindungi otak dari radiasi ledakan bom materi.
"profesor graham sudah membuat alat ini sejak black leaves pertama kali menggunakan bom anti materi"
"kenapa aku tidak mendapat alat bagus seperti itu?" rasa kesal bukan main dirasakan oleh hendri
"nanti saja marahnya hunter graham, lihat kedepan!"
"maaf, penglihatanku terbatas karena wujud nyarla ini. apa yang terjadi disana wakil komandan?"
"mammoth sialan itu menenggelamkan kepalanya ke dalam tubuhnya"
"!!"
"apa aku tidak salah dengar? maksud anda mammoth itu tidak terpengaruh gelombang suara tadi?"
"ini buruk hunter graham, mammoth itu baik baik saja sementara pasukan kita hanya tinggal sedikit"
hendri melihat wakil komandannya yang termenung menatap ke depan.
hendri menghela napas, diiringi dengan rasa sakit yang tersisa dia mencoba bangkit.
"jangan melihat ke depan dengan tatapan seperti itu wakil komandan!"
"saya memang tidak bisa melihatnya tapi saya bisa mendengar detak jantung anda yang tidak stabil"
"jangan putus asa sekarang wakil komandan! di pihak kita ada Sir Near, ada profesor graham dan ada hunter spiral. mereka pasti sudah memprediksikan situasi ini"
"meski mendekati kekalahan, kita tetap harus percaya pada mereka!"
wakil komandan menatap balik mata hendri "kau berani mengajariku ya.. " ucap wakil komandan sambil tersenyum tipis.
"maaf kalau aku sempat patah semangat, mari kita lihat apakah ada perintah dari Sir Near"
ternyata beberapa detik sebelum ledakan tadi Sir Near sudah memperingatkan pasukannya untuk berlindung ke bunker bawah tanah yang sudah disiapkan.
"....."
__ADS_1