Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 151 : Fasilitas Bawah Tanah Nepal


__ADS_3

Hari ini pertempuran demi untuk membobol penjara nepal telah dimulai.


kemah pasukan pemburu di bombardir oleh misil yang dikirimkan oleh pasukan nepal. the hunter menerbangkan drone pembawa panas setinggi mungkin melewati awan, trik ini berhasil menyingkirkan misil misil pencari panas yang ditembakkan pasukan nepal.


"bagaimana keadaan disana?"


[semua misil nya meledak di atas awan karena mengikuti drone.]


[ngomong ngomong soal panas. awan gelap di langit juga terdeteksi bersuhu sangat tinggi. panas ekstrem yang tebal itu membuat radar ku tidak bisa mendeteksi langit di baliknya.]


"apa kau bisa menahan serangan mereka AI? " tanya arknight.


[tentu saja.] jawab BOARD dengan yakin.


di sektor 12, kantor cabang kendali yang menjadi target tim penerobos. puluhan mesin perang membidik langit. teknologi pencari panas mereka kacau karena awan aneh yang tiba tiba muncul. awan panas itu hanya mencakup gerbang timur dan sebagian sektor 12.


komandan pasukan nepal BOARD pun mengendalikan unit pasukannya di sektor 12 dan berencana melepaskan tembakan buta ke langit. namun saat tembakan akan dilepaskan tiba tiba saja awan panas itu terjatuh dan menutupi sektor 12.


[awannya jatuh ke tanah.]


"apa!?" arknight terkejut. dia melihat awan di atasnya.


"kita salah... itu bukan hanya sekedar awan."


tepat disaat awan panas terjatuh di sektor 12, ledakan besar terjadi di dekat kantor cabang disusul dengan ledakan beruntun yang berlangsung tanpa henti. di tengah kepulan awan, para robot yang buta tidak bisa menghindari ledakan yang terjadi di mana mana, BOARD juga tidak bisa mendeteksi musuh, dia benar benar kewalahan menghadapi trik sederhana ini. arknight yang melihat itu pun tertawa, dia mengejek BOARD yang seperti pecundang saat menghadapi pasukan perang.


"sudah ku duga kau akan kesulitan. para pencipta mu tidak merancang mu menjadi mesin perang melainkan menjadi penjaga harta karun." ucap arknight.


[kau terlalu cepat menyimpulkan.]


[kalau tidak bisa melihat musuh maka yang harus dilakukan adalah membuat musuh menampakkan diri.]


Kembali ke sektor 12. para robot mengipas ngipaskan tangan mereka bersamaan untuk menghilangkan awan, tanpa sengaja salah satu dari mereka menyentuh sesuatu yang melayang. itu adalah drone yang memiliki teknologi panas. drone itulah yang telah membawa awan ke tanah.


para robot juga menemukan drone pengebom yang menyebabkan ledakan terjadi di mana mana. saat drone pengebom itu disentuh mereka langsung meledak sehingga menghancurkan semua yang berjarak 10 meter darinya, itulah yang menyebabkan ledakan beruntun terjadi.

__ADS_1


pesta ledakan itu terjadi hampir selama 2 menit dengan jumlah ledakan yang terjadi secara keseluruhan adalah 167 kali.


pasukan robot sektor 12 pun binasa terkecuali turret yang berada di bawah tanah. bagian atas kantor cabang sektor 12 hancur oleh ledakan drone pengebom. arknight menyaksikan itu dari kamera salah satu turret. BOARD membuka tanah lalu mengeluarkan sebuah kipas raksasa untuk meniup awan.


20 kipas raksasa dikerahkan untuk membersihkan area seluas 800 meter yang tertutup awan tebal. setelah semua awan hilang, pasukan robot menyisiri area itu dan menemukan bangkai pesawat jet di dekat kantor cabang.


bagian atas kantor cabang telah hancur, BOARD mendeteksi pintu masuk ke fasilitas bawah tanah kantor cabang terbuka padahal dia tidak membukanya.


mengetahui the hunter sudah masuk ke fasilitas bawah tanah penjara nepal, BOARD segera mengaktifkan pasukan keamanan di sana. namun tindakannya di protes oleh arknight.


"tunggu BOARD! biarkan saja the hunter masuk ke sana."


[tidak bisa.] BOARD menolak perintah arknight.


[ancaman seperti apapun harus dilenyapkan.]


"mereka tidak akan bisa keluar dari sana. karena disana ada makhluk itu."


[apakah pembawa bencana kehancuran akan menggunakan kekuatannya?]


"dia selalu menunggu kesempatan untuk menunjukkan kekuatannya pada the hunter. jadi biarkan dia melawan mereka. lagipula tidak mungkin wizard akan kalah." jelas arknight pada BOARD.


[pembawa bencana tidak mungkin bisa dikalahkan.] ucap arknight lagi.


[entahlah, saya tidak tahu karena tidak pernah bertemu dengan pembawa bencana.] jawab komandan kraken.


pasukan divisi 6 black leaves dan pasukan militer dari beberapa negara eropa memantau keadaan dari gerbang utara. black leaves sudah memasuki gerbang utara atas izin BOARD, mereka sedang berada di sektor 8 dan sedang bergerak ke masuk ke nepal.


pintu menuju fasilitas bawah tanah ditutup kembali oleh BOARD. peretas di pihak the hunter tidak berusaha membuka pintu itu lagi, hingga tim penerobos menyelesaikan misinya.


tim penerobos yang beranggotakan 5 orang ini, berjalan dengan hati hati di fasilitas bawah tanah itu. mereka memiliki denah keseluruhan fasilitas itu. BOARD mengaktifkan banyak jebakan di fasilitas itu, jebakan gas, jebakan hidrogen, turret penembak, hingga hujan lahar panas menjadi jebakan yang sangat mematikan. untungnya hunter adelgonde yang ahli penyusupan menemukan semua jebakan itu sehingga ripe dan yang lainnya tidak terpanggang.


ketua zafran memegang denah fasilitas nya.


"hati hati, kita akan turun ke lantai dasar melalui lift besi tunggal." perintah ketua zafran.

__ADS_1


ripe merasa ini keamanan di penjara ini masih tergolong mudah untuk ditembus. hanya ada robot tentara yang bisa dengan mudah dilumpuhkan dengan setrum, lalu jebakan yang walaupun mematikan namun masih bisa dilewati tanpa meretas mereka hanya menemui jebakan dia khawatir mereka sudah masuk jebakan. tidak lama setelah ripe berpikir seperti itu, mereka sampai ke lift besi yang dimaksud namun mereka harus melewati beberapa robot berbentuk telur.


north mengeluarkan sebuah stun gun lalu menyetrum robot telur satu persatu, namun robot robot itu ternyata memiliki cangkang yang dapat menahan semua jenis tembakan termasuk listrik.


karena tembakan north, para robot telur itu pun dapat mendeteksi keberadaan tim penerobos yang kasat mata.


teknologi kamuflase spirit suit yang luar biasa membuat para hunter bisa mengeksplorasi dengan bebas seperti seorang hantu, namun peluru yang keluar dari senapan mereka bisa dilihat oleh mata, BOARD yang sejak mengawasi melalui CCTV pun mengetahui apa target the hunter.


[mereka menuju ke center computer.]


"sepertinya mereka ingin meretas sistem keamanan nepal. itu artinya dokter dari jepang yang meretas underwave juga ikut dalam pertempuran ini." ucap arknight.


"kita harus terus mengawasi mereka. aku penasaran sebenarnya benda apa yang diinginkan arachne sampai sampai dia mengkhianati black leaves untuk mendapatkannya." jelas arknight pada BOARD.


robot robot mendeteksi pergeseran udara tipis dan tembakan listrik, mereka pun mengeluarkan sebuah selang dari tubuh mereka lalu api menyembur keluar dari selang itu. itu adalah sebuah flamethrower.


ripe dan yang lainnya mundur perlahan lahan menjauhi nyala api yang membara dari flamethrower sembari mencari titik lemah dari robot robot itu, namun di belakang ripe dan yang lainnya robot robot yang sama berdatangan bahkan jumlahnya 3x lebih banyak dari yang ada di depan mereka.


disaat mereka terkepung, ketua zafran dengan cepat menarik pedang yang dia gantung di punggungnya. dari bilah pedang itu muncul embun es yang sangat dingin, yang dengan 1x tebasan dapat memadamkan api dan membekukan para robot yang menghalangi jalan mereka.


di saat yang bersamaan, north melakukan hal yang sama pada robot robot di belakang mereka. karena banyaknya robot yang membeku membuat jalan untuk kembali tertutup, tapi itu tidak masalah.


"akhirnya kita menggunakan senjata ini." ucap north.


sebelum menuruni lift yang hanya terdiri dari sebilah besi di tengah lubang yang dalam, ketua zafran lebih duli menjatuhkan sebuah light stick untuk melihat berapa kedalaman lubang itu.


setelah diamati ternyata kedalamannya kurang lebih 20 meter.


para hunter pun turun dengan hati hati ke dasar tempat itu, dan sampailah mereka di depan sebuah pintu besi yang tertutup rapat.


"pintu ini cukup tebal. kita butuh bahan peledak untuk membukanya. jacob ripe dinamit nya!"


ripe memasang dinamit lalu meledakkan pintu besi itu. setelah diledakkan pintunya sedikit terbuka, lewat celah pintu adelgonde mengintip untuk melihat keadaan ruangan di balik pintu itu.


adelgonde terkejut saat melihat ruangan berdinding putih yang cukup luas dengan langit langit yang tinggi. kondisi ruangan di dalam sana berbeda sekali dengan kondisi di luar sini yang kotor dan terlihat seperti bekas tambang.

__ADS_1


adelgonde mendorong pintu perlahan, tidak ada jebakan saat pintu dibuka, namun ada seseorang yang sudah menunggu mereka disana.


...


__ADS_2