
hendri berusaha menghentikan pendarahan bianca, sementara si bunglon yang tidak jelas tujuannya itu juga ambruk tidak berdaya di dekat bianca.
"bertahanlah bianca" ucap hendri dengan telepati
avier dan lucy yang berada di tempat lain di dekat sana juga terkena dampak dari teriakan si nyarla kelelawar tapi luka yang mereka dapatkan tidak separah bianca yang berhadapan langsung.
karena teriakan si nyarla sudah berhenti mereka memutuskan untuk menyusul kesana, lalu terlihatlah 2 orang nyarla selain hendri dan bianca yang terbaring di tanah.
"ketua! bianca! "
"dia terkena gelombang suara itu kan?" tanya lucy ke hendri, hendri mengangguk
"kurasa yang tadi itu adalah gelombak ultrasonik yang cukup kuat untuk melumpuhkan indra pendengaran jika terpapar langsung" ucap lucy sambil mengelap darah di wajah bianca
"haruskah kita memanggil tim medis lagi ketua?" tanya avier
"tidak" hendri melambaikan tangannya lalu bertelepati dengan lucy
"kurasa lukanya tidak separah yang kita bayangkan, aku yakin dia bisa menahan luka itu sementara kita mencari 2 sandera yang tersisa"
"tapi bagaimana kalau nyawanya terancam? bisa saja dia mengalami pendarahan di kepalanya karena gelombang itu"
"semoga saja tidak, percayalah padaku lucy... aku akan menemukan 2 sandera yang tersisa secepatnya, jadi kumohon jangan panggil tim medis kemari" hendri memohon kepada lucy
"baiklah kalau begitu... ini juga untuk mencapai tujuan kita masing masing" ucap lucy
"bagus, segera bebaskan sandera itu dan kita pergi ke lokasi berikutnya" perintah hendri ke lucy
tim hendri bergegas menuju ke tempat sandera yang ketiga sambil membawa si hunter wanita dan bianca yang tidak sadarkan diri, untungnya lokasi berikutnya tidak jauh dari sana. ketika sampai disana ada tim lain yang sedang melawan hunter penjaga disana.
ada 2 hunter penjaga di tempat itu mereka berdua berubah bentuk menjadi nyarla jenis kucing tapi bertubuh besar, bahkan lebih sebesar dari tank. tim yang melawan hunter nyarla itu ternyata adalah tim si pemuda mesir yang sebelumnya mengejek tim hendri. terlihat mereka sangat kesusahan menghadapi nyarla kembar itu formasi yang mereka bentuk pun terus terpukul mundur.
"tetap jaga formasi! kita pasti bisa mengalahkan mereka!" ucap si pemuda mesir yang jadi ketua tim
disaat salah satu nyarla melompat menyerang, hendri muncul dari belakang mereka dan melompat menghantam wajah si kucing dengan tangannya yang berubah ukuran menjadi 3x lebih besar.
"buaak!!" pukulannya cukup keras
dengan gesit hendri menggendong lucy melewati anggota tim lain dan 2 nyarla kucing di depannya, dan berhasil sampai ke sandera mereka.
lucy bergegas membuka kunci rantai dan hendri menggunakan akarnya untuk membuat sebuah sangkar untuk melindungi lucy dan sandera.
"beri aku 30 detik" pinta lucy
"baiklah" jawab hendri dengan anggukan
__ADS_1
"itu hendri graham!!" teriak peserta lain
"Meeeooowww!!" satu nyarla kucing menyerang hendri sedangkan satunya lagi menyerang tim lain.
si nyarla kucing menggigit tangan kanan hendri lalu menghantamkannya ke dinding labirin.
ripe yang menyaksikan itu protes kepada pengawas ujian lainnya "kenapa neko itu menyerang hendri graham dengan lebih brutal?"
"kami memang mengizinkan semua hunter melakukan itu pada hendri graham, karena dia punya fisik yang lebih kuat dari manusia jadi kami sepakat memberinya kesulitan yang ekstra"
hendri terhantam ke dinding, tapi dia tidak gentar meski lawannya kali ini sangat kuat. hendri memanjangkan kuku tangan kirinya lalu menusuk rahang bawah si nyarla kucing.
tusukan itu membuatnya kesakitan, setelah si nyarla melepaskan gigitannya, hendri dengan cepat mencakar keempat kaki si kucing hingga membuatnya jatuh ke tanah. nyarla lain pun tidak luput dari amukan hendri, bagaikan predator yang kelaparan hendri menyerang si nyarla.
cakar yang tajam dihunuskan tapi serangan itu meleset, si nyarla balas mencakar tubuh hendri tapi hendri juga berhasil melindungi tubuhnya dengan tangan kirinya. saling cakar terjadi antara hendri dan si nyarla kucing, tidak lama kemudian hendri berhasil menusuk telapak kaki kucing itu lalu lanjut mencakar tubuhnya dan pergelangan kakinya yang lain. kedua nyarla besar itu pun dikalahkan oleh hendri.
hendri melihat ke arah lucy
"sebentar lagi ketua" kata lucy
"hendri graham!! " peserta lain berteriak
"sandera itu adalah milik kami! kalau kau dan timmu tidak muncul kami juga pasti bisa mengalahkan kedua nyarla itu!"
"benar! serahkan sandera itu atau kita bertarung" tantang salah satu dari mereka
"sudah selesai ketua!" lucy membebaskan sandera ketiga mereka, sangkar kayu pun dibuka
"kau sangat keren ketua.. kau mengalahkan dua nyarla besar itu seorang diri hanya dengan cakar"
hendri diam saja menanggapi pujian lucy
"apa kau dengar graham! sandera itu milik kami!" teriak para peserta lain sambil mengangkat senjata mereka
namun saat itu juga mereka melihat tatapan dingin dari hendri yang seakan siap membantai mereka dengan cakar panjangnya.
"sudah hentikan" ucap si pemuda mesir ketua tim mereka
"makhluk yang ada di depan kita bukan manusia. lebih baik kita mengalah daripada dibunuh olehnya"
"tapi.. "
"ayo pergi"
kesombongan dari si pemuda mesir menciut saat melihat kehebatan hendri, timnya pun terpaksa merelakan sandera incaran mereka.
__ADS_1
hendri dan lucy menemui avier dan yang lainnya yang bersembunyi di sisi lain.
"tinggal 1 sandera lagi" ucap lucy
hendri pun melepaskan akar yang menjerat si hunter wanita lalu bertelepati dengannya "terima kasih.. sekarang kesepakatan kecil kita sudah berakhir"
"tunggu! aku akan memberitahu kalian 1 lokasi sandera lagi" ucap si hunter wanita
"benarkah?" tanya lucy "tapi kenapa?"
si hunter wanita menatap hendri lalu berkata "kau sangat licik atau mungkin sangat beruntung hendri graham"
"aku tidak bisa membiarkan peserta bianca terluka seperti itu lebih lama lagi, jadi akan kuberitahu"
"ikuti aku!"
tim hendri bersama dengan 3 sandera yang telah mereka bebaskan berlari ke lokasi berikutnya. tapi di tengah jalan mereka bertemu dengan 2 hunter pria yang bertugas mengganggu peserta ujian sama seperti si hunter wanita.
"kenapa kau malah menuntun mereka ke lokasi sandera frederica?" tanya salah satu hunter
"situasinya rumit akan kujelaskan nanti, sekarang minggirlah!"
"tidak akan, tindakanmu menyalahi aturan ujian"
"setahuku tidak ada aturan yang melarang kita melakukan ini... "
"bwooosh"
hendri berlari melewati hunter frederica untuk menyerang 2 hunter yang menghalangi jalannya.
ada sesuatu yang aneh dari hendri, dulu setelah melawan violet penglihatannya hanya sebatas 15 meter saja tapi sekarang hendri bisa melihat lawan yang berada sangat jauh darinya seperti nyarla kucing sebelumnya dan 2 hunter pengganggu ini.
hendri bisa merasakan hawa makhluk hidup di sekitarnya dengan sinyal yang dipancarkan oleh ranting pohon kecil di kedua bahunya. sinyal dari ranting itu bisa mendeteksi keadaan lingkungan di sekitarnya dalam jarak yang terbatas dan mampu mendeteksi hawa panas dari makhluk hidup sejauh puluhan meter.
mata hendri sebenarnya tidak buta, matanya hanya berfungsi dengan cara yang berbeda.
sederhananya ranting pohon mengirimkan sinyal pelacak lingkungan dan makhluk hidup yang kemudian sinyal itu diterjemahkan oleh mata pohon hendri dengan mengubahnya menjadi proyeksi gambar hitam putih yang sangat detail tapi dengan jarak yang sangat terbatas dan gambaran asap hitam putih untuk hawa panas dari makhluk yang diluar jangkauan proyeksinya.
sinyal deteksi hendri akan sangat luar biasa jika di hutan, karena entah bagaimana caranya pohon pohon menjadi konduktor bagi sinyal deteksi hendri yang membuat penglihatannya menjadi tidak terbatas. (tidak terbatas dalam arti yang sebenarnya)
belum lagi kekuatan fisik dan regenerasinya yang tampak jauh lebih kuat dari terakhir dia melawan ripe.
dengan kekuatan assault nyarlanya yang semakin besar, tidak ada satupun hunter di labirin yang bisa menghentikan hendri saat ini. dengan mudahnya hendri menjatuhkan kedua hunter itu.
"menyingkirlah dari jalanku!" ucap hendri kepada 2 hunter cupu itu
__ADS_1
"inikah hendri graham si assault baru itu?" kedua hunter itu bertanya tanya sambil berkeringat menatap hendri