Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 115: Sunrise Peak Battle (Part 8) Cahaya Gelap


__ADS_3

2 pasukan dari kubu yang berbeda akan segera bertemu.


berita di televisi mengabarkan pertempuran itu, masyarakat jepang dihimbau tidak keluar rumah namun respon dari masyarakat berbeda beda. masyarakat yang tinggal di daerah pertempuran itu bergegas mengungsi dari rumah mereka.


jalanan macet sehingga menyulitkan pasukan pemburu, beruntungnya tidak ada warga sipil di lokasi jebakan akan dipasang.


north dan hendri bersiap di lokasi yang sudah di tentukan.


li shifeng dan otavio duta bertugas mencari air untuk dialirkan ke jalan. setelah mencari akhirnya mereka menemukan sebuah pemadam api di pinggir jalan.


[kami sudah membasahi jalanan dengan air!]


[sekarang tinggal menunggu mereka]


[jeda waktu dari pengaktifan dan pengaliran listriknya adalah 6 detik hendri graham]


[jadi pastikan kau berada di jarak yang aman]


[hendi gaham mengerkti]


"aduh... ada apa dengan alat bantu bicaraku?"


"suara yang dihasilkan jadi agak gagap?"


terjadi masalah pada alat bantu bicara di tenggorokan hendri, alat itu sedikit membeku karena dia terlalu dekat dengan bilah es katana sebelumnya.


ripe terbang dengan sekuat tenaga dia mulai melambat tinggal 1,3 kilometer lagi menuju jebakan listrik.


setelah menghitung tolong hendri dan north menyalakan tongkat listrik mereka dan meletakkannya ke kubangan air lalu menjauh dari sana.


ripe terbang melewati kubangan air itu.


pcaak!


pcaak!


suara langkah pasukan clone di atas air terdengar secara serentak disusul dengan suara aliran listrik yang besar.


tongkat listrik itu terbuka melepaskan aliran listrik 1400 miliampere ke pasukan clone.


"graaa...."


jeritan keras sekilas terdengar, aliran listrik dahsyat itu membuat mereka tidak bersuara saat tersetrum.


hendri dan north berlari sejauh mungkin dari sana, karena tegangan listrik 1400 miliampere itu sangatlah tinggi dan mematikan.


ripe kehabisan tenaganya dia pun turun tidak jauh dari jebakan itu dan pingsan.


tidak lama kemudian tubuh para clone itu meledak melontarkan proyektil keras berupa tanah liat yang keras atau keramik ke segala arah.


ziing-


kraakk!!


pasukan clone swordfish dan yokai pun hancur seluruhnya oleh jebakan itu.


proyektil berhamburan kemana mana, hunter mikaylov dan haytani melindungi dokter mei, ripe dan himiko namun di depan mereka ada 2 batang pohon yang lebih dahulu melindungi mereka.


north bernapas lega, otavio duta dan li shifeng datang namun arachne hilang entah kemana.


"terima kasih untuk tindakan cepatmu hunter graham.." mikaylov memuji hendri.


hendri menundukkan badannya kepada dokter mei, dia tidak mau bicara karena takut alatnya rusak. kalau sampai alat itu rusak dia akan mengulang operasi pasang chip yang menyakitkan itu lagi.

__ADS_1


"kemana perginya arachne?"


"entahlah, dia hilang saat kita turun dari mobil."


"jangan membuang waktu lagi! ayo bergerak!"


akhirnya setelah penantian panjang tibalah waktunya untuk membawa orang yang ditargetkan ke markas besar the hunter.


rombongan itu berhasil bertemu dengan pasukan pemburu yang sedang menunggu jemputan di salah satu pantai di laut timur. bongkahan es tatara dan arachne yang menghilang juga ada disana.


"barusan anda pergi kemana?" north bertanya pada arachne.


"aku mengambil sesuatu dari kantorku. sesuatu yang bisa digunakan untuk menyerang balik musuh kita."


hendri mendengar suara ombak yang tiba tiba lalu muncullah sesuatu dari bawah air.


di pantai itu ada 2 kapal selam yang merupakan alat transportasi utama the hunter dalam operasi ini.


"jadi kalian datang dengan menaiki ini? kendaraan yang sangat luar biasa.." puji arachne.


kapal selam itu punya mode siluman yang membuatnya tidak terdeteksi saat di bawah permukaan air.


"kapal selam itu tidak hanya punya mode siluman tapi tampaknya juga memiliki banyak senjata."


"aku harap mereka bisa mengalahkan black leaves dan penyihir itu." dokter mei berharap kepada the hunter.


kapal selam berlabuh lalu menurunkan tangga untuk mereka.


"ayo masuk!!"


"akhirnya misi ini berakhir!!"


sorak sorai terdengar dimana mana, komandan spiral mendekati arachne yang naik ke atas kapal selam lalu bertanya apa yang dia rencanakan.


"akan aku beritahu nanti. jangan khawatir tuan, aku tidak akan menyerang kalian. sebagai buktinya aku akan meledakkan makhluk yang telah menciptakan pasukan clone itu untuk kalian."


"aku sudah menyuruh bawahanku untuk melemparkan bom."


di tempat lain, di tepi jurang kegelapan tempat pasukan pemburu pernah di tipu oleh 3 kappa bersaudara berdiri seorang wanita yang berkamuflase dengan mantel tembus pandang.


wanita itu adalah yeon hee, bagian dari divisi 5 black leaves dan teman dekat tatara. dia juga adalah salah satu dari sedikitnya manusia asli yang mengetahui keberadaan terran.


yeon hee melemparkan sebuah bom berukuran kurang lebih kepala manusia dewasa ke jurang itu.


yeon hee lari setelah itu dia mengeluarkan detonator yang cukup canggih dari balik bajunya.


terran yang baru saja kehilangan seluruh bonekanya sedang menciptakan boneka baru. dia sangat marah karena seseorang telah memperlambatnya.


"uhuk.. uhuk.. wanita itu benar benar menjengkelkan! kalau saja dia bukan bagian dari kami... "


terran melihat sesuatu jatuh dari tebing jurang, benda yang tampak asing bagi dirinya, benda itu berbentuk bulat kasar berlapis perak. bersamaan dengan saat itu yeon hee memasukkan kode untuk mengaktifkan detonator, bom mencapai dasar dari jurang kegelapan dan kemudian meledak.


ziiiiiiiiiiiiiiiiingg!!!!!!!


ledakan bom itu menghapuskan semua yang ada di sekitarnya.


itu adalah bom anti materi. ledakannya berbentuk kubah besar dengan diameter lingkaran 700 meter.


terran yang bersembunyi di dasar jurang itu tidak diketahui nasibnya.


[sudah saya ledakkan komandan]


"kerja bagus yeon hee, sayang sekali kau tidak bisa ikut denganku sekarang."

__ADS_1


[tidak apa apa]


[saya akan menunggu anda jika anda berniat kembali]


"sampai jumpa lagi yeon hee.."


hembusan angin kencang bertiup dari daratan. pasukan pemburu yang pernah merasakan sensasi ini sebelumnya menerka nerka apa yang terjadi.


"hembusan angin ini..."


"mungkinkah itu bom anti materi?" tebakan hendri selalu tepat walaupun dia tidak mengatakannya langsung.


"kyaaa..."


seseorang menabrak punggung hendri, dia melayang karena angin kencang.


"anda tidak apa apa?" tanya hendri.


"maafkan aku tuan assault nyarla..." himiko yang menabrak hendri.


"ohh.. kau si iron maiden itu kan? kita pernah bertemu di terowongan bawah tanah."


"iya ya, apa anda baik baik saja? suara anda terdengar serak?"


"aku cuma sakit tenggorokan..."


hendri bicara dalam hatinya..


"jadi itulah dokter mei. ilmuwan yang menyabotase underwave dan menyelamatkan the hunter dari kekalahan dulu."


"kalau dilihat lihat dia cukup muda. apa ini masa kejayaan anak muda? dokter mei, iron-maiden smp, dan aku. kami anak muda yang sudah menjadi bagian dari peperangan bahkan dokter itu sudah menjadi kunci penting dalam perang."


dokter mei menyadari tatapan mata hendri, dia tidak mau menatap balik ke hendri dan pergi ke dalam kapal selam.


"sepertinya aku membuatnya tidak nyaman?"


"kapal selam akan bergerak 2 menit lagi setelah memanaskan mesin!!" teriak salah satu awak kapal.


"yah apapun itu yang penting operasi ini sudah berakhir sekarang."


".....!!"


di tengah kegembiraan atas suksesnya operasi ini, terjadi fenomena alat yang aneh.


cahaya matahari menjadi gelap dan suram, angin laut bertiup lebih kencang dan pandangan para hunter tidak bisa dialihkan dari langit.


ripe yang pingsan perlahan membuka matanya saat perasaan dingin menusuk hatinya dan semua hunter.


arachne yang masih di atas kapal selam menunjukkan ekspresi dingin seolah tahu apa yang akan muncul.


sebuah bola hitam besar muncul di langit bersama dengan suara seorang wanita di kepala mereka semua.


seorang penyihir sekaligus pembawa bencana telah muncul di hadapan mereka semua.


"arachne"


"kenapa kau berkhianat?"


suara wanita itu menggelegar di kepala semua orang. semua pandangan pun tertuju pada arachne.


arachne tersenyum dingin lalu menjawab...


"kenapa?"

__ADS_1


"karena kalian mengecewakan aku..."


..........


__ADS_2