Nyarla Day Of Vengeance

Nyarla Day Of Vengeance
Chapter 187 : Kartu Joker


__ADS_3

Akhir dari peperangan melawan Disaster Readers mulai terlihat.


Setelah Glut sang pembawa bencana lautan menenggelamkan Eropa dan sekitarnya, monster kuno sudah mendapat nutrisi yang cukup untuk bangkit dari tidur panjangnya.


"Katakan dimana kalian menyembunyikan monster itu!!" Swordfish mengancam akan menghancurkan Valkyrie yang tersisa bola matanya saja.


!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Suara dentuman lempeng bumi terdengar dari laut fasifik selatan. Pasukan penjaga garis Australia menemukan keanehan di inti samudra.


Palung samudra baru tiba tiba muncul dan ukurannya terus melebar.


Yang mengerikan adalah kemunculan gelembung udara massive yang bersumber dari dasar palung.


Lempengan bumi bergerak mengakibatkan gempa bumi hebat di semenanjung asia tenggara.


[Tes~ tes~] - Saluran frekuensi radio -


Pihak Hunter yang sudah mengetahui kebangkitan monster kuno mencoba memberitahukannya kepada seluruh dunia.


Dokter Mei meretas semua perangkat elektronik yang ada di dunia guna menyiarkan berita besar ini.


[Salam semuanya, tolong hentikan aktivitas apapun yang kalian lakukan saat ini, karena apa yang akan saya sampaikan mungkin akan menjadi akhir atau awal bagi kita semua.] Pembukaan dari Dokter Mei.


[Saya ilmuwan Jepang Kagami Mei, saya berpihak pada pasukan Hunter. Saat ini pasukan Hunter dan pasukan Black Leaves...]


[Tengah bersatu untuk menghentikan rencana jahat dari sebuah kultus yang ingin menghancurkan dunia.]


Sampai sini tanggapan orang orang di seluruh dunia beragam, kebanyakan menganggap kalau siaran itu hanyalah Gimmick berlebihan mengenai perang yang berlangsung antara The Hunter dan Black Leaves.


[Saya yakin sebagian besar dari anda menganggap saya pembohong, karena itulah lihat siaran langsung dari samudra pasifik ini.]


Siaran langsung memperlihatkan gelembung udara dalam jumlah massive keluar dari dasar lautan. Dalam Narasi disebutkan kalau sesuatu yang besar sedang naik ke permukaan bumi.


Ekspresi orang orang mulai berubah walau ada beberapa yang malah tertawa. Dokter Mei melanjutkan, [Apapun yang muncul dari dalam samudra nantinya adalah ulah dari kultus sesat yang sedang kontak fisik dengan pasukan The Hunter dan Black Leaves.]


[Kami akan berjuang hingga mati, tapi jika kami tidak bisa maka anda sekalianlah yang harus mempertahankan bumi.]


[Selamat tinggal... ]


"Cut!!"


Dokter Mei menghela nafas panjang, dia mencurahkan kegelisahannya selama siaran tadi kepada Himiko.


"Aku tidak pandai bicara ya..." Dokter Mei cemberut.


"Anda mengatakan semua yang dunia perlu tahu Dokter, jangan berkecil hati." Hibur Himiko.


Sekarang semuanya tergantung pada pasukan aliansi.


Profesor Graham dan Arachne tampak terburu buru pergi ke suatu tempat.


"Kita mau kemana Profesor?" Arachne mengikuti dengan tergesa gesa.


"Ke tempat Massive Reactor disembunyikan. Maaf kami memindahkannya tanpa izin darimu."


Massive Reactor disembunyikan di Turki. Taktik ini dilakukan untuk mengecoh target serangan pembawa bencana. Pasukan yang besar sengaja di tempatkan di Mesir agar musuh mengira senjata pamungkas itu diletakkan disana.


Dokter Mei mendongak ke jendela, jejak bentrokan sihir bagaikan pelangi di malam hari.


Red Witch masih berjuang melawan Fairy, untungnya hingga detik ini Fairy tidak tahu kalau Massive Reactor tidak berada di Mesir.


Di semenanjung Asia Tenggara monster kuno akan segera keluar. Di sebelah timur Afrika ada pembawa bencana Glut.


Red Witch memohon pada Hendri, Tatara, dan Arlong untuk melemahkan Zeus sedikit lagi.


Arlong menyerang lebih dulu. Tujuannya adalah untuk memberitahu 2 petarung lainnya bagaimana dia bertarung.


"Makan ini Werewolf!"


Zeus menembakkan petirnya ke tubuh Arlong.

__ADS_1


Tubuh Arlong yang dilapisi Barrier Anti Materi pun secara otomatis mengurai partikel penyusun petir, sehingga serangan Zeus lenyap seketika.


Ingatan Valkyrie ditransfer ke otak Zeus. Secepat kilat dia menghindari cakar Arlong.


Seolah dapat pijakan di angin, Arlong melangkah di udara. Lagi lagi Zeus dapat menghindar.


"Rasakan itu penyihir!!" Batin Hendri.


Hendri adalah dalang dari kejanggalan itu. Dia menggunakan sihir psikokinesis Dilhade untuk memadatkan udara sehingga Arlong dapat berpijak alias terbang.


"Aku beri nama jurus ini... penjara psikis!!"


Udara memadat menciptakan sebuah kerangkeng sihir yang kuat. Zeus tidak bisa menembusnya karena diganggu terus oleh Arlong. Anehnya perisai anti materi Arlong tidak mempengaruhi sihir itu.


Zeus mengeluarkan ledakan petir, dia menyadari titik lemah Arlong ada di kakinya, sehingga dia menembakkan petir ke kaki Arlong.


Zzttt...!!!


Arlong dilindungi oleh perisai tak terlihat milik Tatara.


Zeus mulai geram, dia menciptakan Wyvern berelemen sihir listrik sekali lagi. Namun tiba tiba saja Wyvern ditembaki dengan rudal oleh pesawat militer Jepang.


Sebelum ini Arlong meminta bantuan Mayor Jenderal Jepang dan permintaannya dikabulkan.


Pesawat jet Jepang menembaki Zeus dengan misil.


Para pengganggu itu dengan mudah dilenyapkan oleh Zeus dengan sambaran petir dari ujung jarinya.


Pilot Jepang tidak menyerah, mereka menabrakkan pesawatnya ke Wyvern Zeus. Upaya kamikaze itu berhasil mengelabui Zeus, ketiga prajurit Ace melancarkan serangan kuat mereka masing masing.


Hendri mendapatkan Zeus, namun tanaman yang dia gunakan tidak akan bertahan lama. Arlong terkena meriam mulut Zeus, akan tetapi itu hanyalah clone. Arlong yang asli bersembunyi di antara puluhan clone yang dibuat Hendri.


Tatara bantu menahannya dengan mengubah dirinya menjadi benang tipis yang menusuk hingga ke dalam sel Zeus.


"Cepat bunuh dia!!!" Hendri memerintah Arlong.


Zeus mengalirkan listrik ke dalam tubuhnya guna membunuh Tatara namun terlambat sebab Arlong yang asli sudah memenggal kepalanya.


Kepala Zeus berputar sehingga dia bisa melihat wajah serigala yang memenggalnya. Arlong pun melenyapkan tubuh Zeus dengan cara berlapis teknologi anti materinya.


"Hahh.. hahh..."


Hendri sangat lelah. Dia menggunakan sangat banyak darah dalam pertempuran ini. Sementara itu berita kematian Zeus diketahui oleh Valkyrie yang segera memerintah Fairy untuk membunuh Red Witch.


Red Witch dalam bahaya, dia ditusuk pedang berbentuk tangan monster dan dicekik oleh Fairy.


"The Hunter!! tembak dia dengan laser!!!" Perintah Red Witch.


"Tapi kau juga akan kena!!" Sanggah Sir Near.


"Lakukan saja!!"


Fairy menghindari meriam laser itu, tidak disangka Red Witch mendapat momentum untuk melepaskan diri dan memotong tangan Fairy dengan sihir ruangnya.


"Dasar manusia optimis!" (Fairy)


"The Hunter! Tembakkan Massive Reactor ke arah monster air (Glut) !!" Perintah Red Witch.


[Dengarkan kata katanya! Tembak!] Sir Near menegaskan perintah Red Witch.


Profesor Graham menekan tombol peluncuran. Dengan modifikasi dari Profesor Graham alat itu bisa menembak layaknya meriam. Energi berwarna hitam pekat di tembakkan ke koordinat pembawa bencana lautan.


Ngerinya energi hitam ini menyeret ledakan nuklir, sehingga jalur laut, darat, dan udara yang dilaluinya binasa.


Sir Near menyetel waktu 2 menit di jam tangannya. Itu adalah waktu yang diperlukan energi nuklir hitam untuk mencapai target.


Red Witch membakar langit. Orang orang mesir ada naga merah di langit. Kedua penyihir yang memiliki batasan kekuatan tidak jelas ini pun kembali bertarung, saling menciptakan sihir yang membuat semu orang terpana.


Di tengah bentrokan sihir itu Sir Near nekat terbang mendekati Fairy. Dengan spirit suit Sir Near berhasil meninju wajah Fairy.


Setelah ditinju Fairy bisa melihat Sir Near, namun dia bingung tujuan serangan barusan.

__ADS_1


Tak lama kemudian wajah Fairy membusuk dikarenakan racun yang terkandung di tinju Sir Near.


Fairy sadar kalau Sir Near adalah Chimera Nyarla sehingga dia mengincar Sir Near, namun Sir Near tidak bisa ditangkap karena sama cepatnya dengan peluru dan bisa bermanuver dengan tajam.


Red Witch pun memanfaatkan momen itu untuk membuka portal black hole sekali lagi.


Portal Black Hole itu muncul di dekat semua pembawa bencana pihak alien. Di belakang mayat Valkyrie, di atas mayat Zeus, di tengah kegelapan yang dibuat Zero, dan di belakang perisai sihir Fairy.


Para pembawa bencana yang telah dikalahkan oleh pasukan aliansi pun terhisap ke dalamnya, termasuk Zero yang tidak bisa bertahan, sedangkan Fairy bisa bertahan namun tidak lama.


Dia terhisap setelah menghindari meriam laser dan bola api Red Witch.


Para pembawa bencana itu dipindahkan ke bagian timur Afrika, tempat pembawa bencana Glut berada.


Fairy, Zero, Valkyrie, Zeus, Glut kini berada di satu koordinat yang sama.


Tepat disaat itu juga energi nuklir hitam menghantam mereka berlima. Ledakan besar menyebabkan gempa bumi besar yang menghancurkan daratan, pegunungan, lautan, dan peradaban yang telah dibangun manusia.


Afrika, Asia, Eropa, dan benua Amerika yang paling terkena dampaknya. Untungnya pasukan Hunter sempat naik ke pesawat.


Sementara markas besar The Hunter runtuh diguncang gempa berkekuatan 140 magnitudo lebih.


Ratusan Jutaan orang tak bersalah menjadi korban.


Gempa baru berhenti setelah 10 menit benturan.


Sir Near memanggil pasukannya lewat server komunikasi utama The Hunter.


[Memanggil para Hunter... ] (Sir Near)


[Memanggil para Hunter... ]


[Tim penghalau bencana lautan, berapa banyak yang selamat..??] Tanya Sir Near.


[Kami semua selamat pak... syukurlah... ] Komandan Spiral menjawab panggilan.


Pesawat yang ditumpangi Komandan Spiral dan yang lainnya berhasil menghindar dari ledakan.


Saluran komunikasi menjadi ramai oleh suara Hunter hunter yang ditugaskan ke tempat lain.


Sir Near menanyakan kondisi yang lain.


[Profesor Graham, bagaimana tempatmu?]


[Aku dan Nona Arachne sempat evakuasi, tapi tidak banyak yang selamat dari sini.] Jawab Profesor Graham dengan sedih.


[Para Komandan kalian baik baik saja?]


[Semua selamat Sir.] Jawab Ripe.


[Mereka tidak menyerang kalian kan? Black Leaves.] Tanya Sir Near.


[Kami diberi pesawat sendiri, tampaknya mereka tidak ada niatan untuk menyerang.]


- Di pihak Black Leaves -


Hydra menyayangkan keputusan Kraken dan Swordfish yang membiarkan para Hunter pergi begitu saja, menurutnya mereka melewatkan kesempatan emas untuk melemahkan kekuatan inti The Hunter.


Namun Swordfish berdalih keputusan ini diambil untuk mencegah kehancuran pasukan Blood Dawn. Karena setelah perang ini berakhir Black Leaves akan melancarkan serangan besar besaran ke pasukan The Hunter.


"Bersabarlah nak, The Hunter sudah melemah sekarang," Swordfish menyinggung soal kehancuran markas The Hunter. Dia melanjutkan, "Dalam perang kita harus menghancurkan pihak yang paling membahayakan terlebih dahulu."


Kendati demikian Swordfish juga sedikit menyesal karena melepaskan mereka.


Sementara itu para ahli dan peneliti berbondong bondong mendatangi titik munculnya lengkungan bumi baru.


Mereka menurunkan kapal selam nirawak super tangguh untuk memeriksa ke kedalaman laut, namun alangkah terkejutnya mereka saat melihat cekungan raksasa yang ternyata sebuah bola mata berada di balik cekungan raksasa itu.


Monster kuno pun keluar dari sangkar lautan yang selama ini melindungi dan menyembunyikan dirinya.


.......................................................................................

__ADS_1


Terima kasih buat semua yang telah membaca hingga bab ini. Petualangan Hendri Graham telah mencapai fase ending.


.......................................................................................


__ADS_2