
"tidak bagus kalau kita langsung bentrok dengan musuh di hari pertama."
"tolong carikan jalan yang bersih icarus."
icarus menurut saja. dia terbang memutari kemah para penjaga sambil terus mengawasi gerak gerik mereka.
awan hitam menggumpal di langit, tampaknya sebentar lagi akan turun hujan deras.
tetesan air jatuh ke pundak hendri.
"apakah awan itu underwave??" tanya hendri.
"bukan. itu hanya awan hujan biasa. semoga saja hujan turun dengan deras, cuaca yang buruk bisa mengaburkan pandangan musuh kita." jawab fengying.
hendri penasaran dengan reaksi badannya saat mendekati assault nyarla.
kenapa baru sekarang sensasi seperti itu terasa? kenapa dulu saat dia bangun dari komanya dan pergi menjauh dari pohon assault nyarla tidak terasa apapun?
apakah ini pertanda buruk?
pertanyaan - pertanyaan itu terus muncul di kepalanya.
semua berjalan mulus. icarus memutari kemah penjaga tanpa terdeteksi oleh mereka.
dan sampailah mereka ke pohon assault nyarla.
namun disana ada gangguan lagi.
ada 2 orang remaja laki laki dan perempuan yang sedang memotret tempat itu.
icarus mendarat di dekat pohon assault nyarla. tim fengying pun turun bergantian.
"elena pergi awasi orang orang Itu! jika mereka kesini katakan kalau kita adalah pasukan penjaga."
"baiklah, biar aku mengawasi mereka." ucap elena. dia mengambil sniper nya dan mengawasi para remaja itu.
"tunggu elena!!!"
xian lier berteriak dengan keras. suaranya mungkin didengar oleh orang orang tadi.
xian menyusul elena.
"jangan lewat sana."
"hah.. kenapa??"
"ada jebakan.."
elena berlindung ke xian lier.
"dimana??"
fengying dan hendri memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan xian lier.
"apakah jebakannya ada di tanah??"
"bukan. lihat ini."
xian lier mengangkat telunjuknya lalu menekan perlahan seutas benang tak kasat mata yang melintang di depannya.
"jebakan granat??"
hendri kagum dengan xian lier. dia bisa melihat benang yang transparan seperti itu dari kejauhan.
"hampir saja aku mati. terimakasih ya.."
"ada banyak jebakan disini. kau sangat beruntung karena berhasil melewatinya dengan selamat."
"itu berkat kau.." elena memuji xian.
"tidak. itu bukan karena aku, lihatlah di belakangmu tapi hati hati."
xian lier menunjukkan seutas benang lagi yang telah dilewati oleh elena.
benang itu sebatas lutut. kalau bukan karena cara berlarinya yang unik elena pasti sudah terkena jebakan itu.
"bisakah kau menemaniku xian lier??" tanya elena.
"elena, xian, kembalilah kesini..! tugas mengawasi dibatalkan."
melihat itu hendri penasaran dengan latar belakang xian lier.
"pak fengying, aku penasaran apa pekerjaan xian lier sebelum ini??"
tanpa ragu xiao fengying menjawab.
"dia adalah seorang pengawas satwa liar. kemudian dia menjadi seorang polisi spesialis penjinak bom."
"benarkah hanya itu? kalau dilihat dari kemampuannya sepertinya dia sangat hebat soal menemukan jebakan."
xiao fengying menyuruh xian membersihkan jalan menuju pohon assault nyarla.
"sepertinya penjaga perbatasan barulah yang telah memasang jebakan disini."
satu persatu jebakan ditemukan, kebanyakan adalah jebakan granat yang benang pemicunya tersambung satu sama lain.
__ADS_1
tak lama kemudian hujan deras turun.
para tentara yang berkemah di kejauhan berteduh di tenda mereka.
para remaja di tempat itu berlindung dengan cara tiarap di atas pasir lalu menutupi diri mereka dengan terpal.
violet dan elena disuruh mengawasi sekitar dengan teropong, sementara hendri, fengying, dan xian turun ke dalam bunker.
"disinikah perjalananmu dimulai tuang graham?" tanya hunter fengying.
"lebih tepatnya disinilah penderitaan ku dimulai." jawab hendri sambil mendekat ke pohon.
"tidak ada jebakan disini." kata xian.
"sekarang saatnya hendri graham. cobalah bertelepati dengan assault nyarla. jika dia menjawab telepatimu berarti dia masih hidup."
hunter fengying menyuruh xian lier mengawasi bersama violet dan elena. sementara fengying akan menjaga jika terjadi hal buruk padanya saat sedang bertelepati.
sebenarnya yang ingin diketahui hunter fengying adalah apakah wanita yang muncul di mimpi hendri graham saat sekarat itu benar benar dia yang melakukan telepati ataukah wanita itu hanya khayalan hendri.
karena dulu setelah keruntuhan amerika, torga pernah datang kesini untuk mengetahui keadaan istrinya.
dia tahu kalau istrinya lee yin punya kemampuan untuk bertelepati dengan orang yang disentuhnya, namun setelah berjam jam torga menyentuh dan mengajak bicara lee yin tetap tidak membalas ucapannya.
perasaan sedih dan kekecewaan torga dia bagikan kepada teman baiknya zhuge fengying, dan kemudian sampai ke telinga xiao fengying.
"mari kita buktikan kebenarannya paman zhuge. apakah prediksi ku ini benar atau tidak." ucap xiao fengying dalam hati. dia cukup berdebar dengan pembuktian ini.
sementara itu, hendri bicara dalam hati..
"sebenarnya sejak dulu aku penasaran bagaimana kekuatan dari pohon bisa membuat seseorang bisa bertelepati."
"semua kekuatan yang aku miliki. wajah yang aku lihat saat sekarat. semua perubahan menyakitkan yang aku rasakan. semuanya berasal dari dia."
hendri melihat hunter fengying memegang sebuah pedang panjang di tangannya.
hendri mengira pedang itu untuk menghentikannya namun sebenarnya tujuan fengying mengeluarkan pedang itu adalah untuk mengusir kerumunan nyamuk yang menyerangnya.
"apakah ini berbahaya?? yah sudahlah, kalau bahaya kita nikmati saja!!"
hendri dengan berani menyentuh pohon assault nyarla.
suara suara mulai terdengar seperti saat hendri bertelepati dengan orang lain. reaksi ini menunjukkan bahwa assault nyarla lee yin masih hidup.
namun masih terlalu cepat untuk menyimpulkan, hendri menunggu assault nyarla menjawab panggilannya.
"lee yin....."
"lee yin....."
"apakah kau mendengarku.....?"
"apakah kau masih hidup.....?"
"aku adalah assault nyarla sama sepertimu....."
suara yang bukan suara aneh mulai terdengar di benak hendri.
"assault nyarla lee yin membalas ucapanku..!!!" ucap hendri kepada hunter fengying.
"bagus..!! ajak dia bicara seperti yang sudah aku ajarkan." perintah hunter fengying.
"baik..!!"
"aku adalah assault nyarla sama sepertimu....."
".....akhirnya kau datang juga....."
inilah dia assault nyarla lee yin!!
"jadi kau benar benar masih hidup assault nyarla lee yin.....??"
".....benar....."
"ketua fengying..!!!"
xian lier memberitahu kalau ada banyak orang yang menuju kesini.
orang orang itu tidak membawa senjata api namun membawa benda tajam.
"MUNGKIN MEREKA HANYA LEWAT SAJA..!!!" kata xiao fengying.
xian lier turun ke bawah agar lebih mudah bicara.
"mereka terus menunjuk ke markas ini ketua. sepertinya mereka berencana menyerbu tempat ini."
"apa mungkin mereka melakukan patroli darurat ke tempat ini??"
"aku sangat yakin kita tidak ketahuan saat melewati perbatasan. karena aku sudah menyuruh bawahanku yang menyamar menjadi anggota penjaga perbatasan untuk menuangkan obat tidur dosis tinggi ke tong alkohol sycho rid dan anak buahnya."
xian lier menunjukkan foto yang dia ambil menggunakan hp nya.
meskipun foto itu agak buram karena tertutup tetesan hujan namun bisa dilihat ada cukup banyak kepala yang menuju kesini.
hunter fengying menyuruh xian lier bertukar posisi dengannya untuk mengawasi hendri.
__ADS_1
"hendri graham sedang bicara dengan assault nyarla? lalu anda mau kemana ketua??"
"aku mau menyerang dari belakang."
hunter fengying mengeluarkan sebuah topeng dan jas coklat dari tas yang dibawanya lalu mengenakan keduanya.
"awasi dia xian lier. aku akan segera kembali kalau pertempuran tidak bisa dihindari."
xiao fengying pun naik ke atas bunker. disana elena dan violet kaget melihat kehadiran seorang kakek tua dibelakang mereka.
"hwaaa...!!! apakah itu hantu penunggu markas ini?!"
elena menjerit, ternyata dia punya sifat konyol di dalam dirinya, yang tidak ragu dia tunjukkan di saat situasi serius seperti ini.
"aku xiao fengying. tetap fokus tapi jangan menembak elena astrea. aku akan coba mengusir mereka."
"berhati hatilah ketua fengying..."
hunter fengying menyamar menjadi kakek kakek tua. dia berjalan menembus hujan lebat lalu duduk berteduh di bawah barikade yang hancur.
"apa rencana ketua fengying??"
"apa dia ingin mengajak bicara orang orang menyeramkan itu dan memberitahu kalau dia adalah ayah dari salah satu korban serangan assault nyarla."
xiao fengying menunggu orang orang itu.
sementara xian lier mengawasi dengan santai.
mengetahui assault nyarla masih hidup perasaan hendri bercampur aduk.
assault nyarla adalah monster yang dimana dunia telah menjatuhkan harga diri pasukan militer amerika. namun di sisi lain dia juga tahu kalau assault nyarla adalah korban dari arlong, dan semua yang dia perbuat adalah karena dia tidak bisa melawan perintah dan ancaman arlong.
setelah menenangkan dirinya hendri menanyakan hal pertama yang paling membuatnya penasaran setelah xiao fengying memberitahukan hipotesis nya tentang hubungan hendri dan lee yin.
"assault nyarla lee yin, apakah aku saat ini berada di bawah kendali mu.....?"
assault nyarla diam sejenak.
hendri tidak merasakan apa apa saat bertelepati dengan assault nyarla. berbeda dengan saat dirinya bertelepati dengan ripe, violet atau orang lain yang mana saat itu hendri bisa merasakan perasaan senang atau gelisah yang mereka alami walaupun hanya sedikit.
sementara assault nyarla ini.. dia benar benar kosong padahal kalau dari ucapan dan cara bicaranya dia jelas jelas memiliki emosi.
".....itu tergantung seberapa kuat kesadaran mu atas dirimu sendiri....."
"jadi aku tidak dikendalikan oleh mu kan.....?"
".....meskipun pengaruh ku kecil tapi tetap ada kemungkinan aku bisa mengendalikan mu hendri graham....."
".....karena kau adalah salah satu boneka pohon yang aku ciptakan....."
"boneka pohon apa maksudmu.....??"
".....aku punya kemampuan yang sama dengan arachne. aku bisa mengubah manusia maupun nyarla menjadi monster pohon yang patuh pada perintahku....."
".....bedanya, kau tidak menerima darahku secara langsung melainkan hanya menerima sedikit DNA ku saja....."
"aku masih belum paham....."
".....kau memang bodoh hendri graham...."
hendri tidak terima dengan perkataan assault nyarla.
"apa maksudmu.....?"
"kenapa tiba tiba mencaciku.....?"
hendri mendengar suara tawa kecil assault nyarla.
".....kau pikir dirimu hebat hendri graham.....?"
".....kau pikir mental mu sangat kuat waktu itu sampai bisa menerima kondisi dirimu.....?"
"apa maksudmu.....?" hendri bertanya lagi.
".....apakah kau ingat dirimu sebelum menjadi assault nyarla.....?" tanya assault nyarla lee yin.
".....kau lemah, bermental lembek, penakut dan tidak pandai dalam bersosialisasi....."
itu adalah ingatan lama yang telah memudar dari ingatan hendri. bagaimana assault nyarla bisa mengetahui hal itu.
"kau bisa membaca pikiranku.....??"
assault nyarla mengabaikan pertanyaan dari hendri yang bingung dan terus melanjutkan membongkar masa lalu hendri.
".....kau adalah seorang pecundang yang beruntung lahir di keluarga kaya dan berada. apakah kau ingat itu.....?"
hendri yang terbawa oleh ucapan assault nyarla pun menjawab dengan jujur.
"ya, aku ingat....."
".....saat kau bangun di markas ini satu tahun yang lalu. kau langsung bisa menerima keadaan dirimu saat ini dan menyemangati dirimu untuk tidak putus asa....."
".....menurutmu darimana semua tekad dan keberanian itu berasal....."
hendri menunggu jawaban dari assault nyarla.
__ADS_1
..........